USG Transvaginal

26 May 2021|Nurul Rafiqua
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
USG transvaginal menggunakan probe khusus yang akan dimasukkan ke vaginaUSG transvaginal menggunakan probe khusus

Apa itu USG transvaginal?

USG transvaginal adalah jenis USG yang berfungsi untuk menampilkan gambaran bagian dalam organ reproduksi wanita. Mulai dari vagina, leher rahim (serviks), rahim, hingga tuba falopi. USG transvaginal juga memiliki istilah lain, yaitu USG endovaginal

Prosedur pemindaian ini dilakukan oleh seorang dokter kandungan untuk pemeriksaan kehamilan. Akan tetapi, USG endovaginal juga digunakan untuk mendiagnosis suatu kondisi kesehatan yang memengaruhi organ reproduksi wanita. 

Berbeda dengan ultrasound perut (USG abdomen), jalur pemeriksaan USG transvaginal tidak dilakukan di atas permukaan kulit, melainkan melalui bagian dalam vagina. 

USG transvaginal dilakukan dengan alat bernama transducer atau probe yang berbentuk seperti tongkat. Nantinya, alat ini akan dimasukkan sekitar 5-7,5 cm ke dalam vagina. 

Alat ini dilengkapi dengan sensor pada ujungnya untuk memancarkan gelombang suara pada area organ yang ditargetkan. Proses ini akan menghasilkan rekaman dari jaringan dan struktur organ, lalu pantulannya akan ditampilkan pada monitor USG. 

Pemeriksaan USG tidak menghasilkan radiasi, sehingga aman digunakan dan tidak memiliki efek samping yang berbahaya.

Apa tujuan dilakukannya USG transvaginal? 

Sebagai pemeriksaan kehamilan, USG transvaginal umumnya dilakukan pada trimester pertama. Pada usia kehamilan tersebut, USG transvaginal dapat menawarkan hasil yang lebih detail dan akurat dibandingkan dengan USG abdomen. 

Dokter sering merekomendasikan USG transvaginal pada ibu hamil karena memiliki banyak fungsi, di antaranya adalah:

  • Memastikan kehamilan pada semester awal
  • Memantau detak jantung janin
  • Memeriksa perubahan pada serviks yang dapat menyebabkan komplikasi, seperti keguguran atau kelahiran prematur
  • Memeriksa kelainan pada plasenta
  • Mengidentifikasi sumber perdarahan vagina
  • Membantu menentukan tanggal persalinan yang lebih akurat.
  • Mendiagnosis kemungkinan keguguran

Selain memeriksa kondisi ibu dan janin, USG transvaginal juga ditujukan untuk mendeteksi dan mengevaluasi berbagai kondisi, seperti:

  • Perdarahan dari vagina tanpa penyebab yang jelas
  • Nyeri panggul
  • Kehamilan ektopik, yakni kehamilan di luar rahim, biasanya di tuba falopi
  • Gangguan kesuburan (infertilitas)
  • Mendeteksi kista atau miom
  • Memastikan IUD (KB spiral) terpasang dengan baik
  • Memastikan hasil pemeriksaan panggul atau perut yang tidak normal

Apa saja persiapan untuk menjalani USG transvaginal?

USG transvaginal merupakan tindakan medis yang cukup sederhana dan tidak memerlukan banyak persiapan. Dokter mungkin akan meminta pasien untuk minum air putih sekitar 4 gelas,  kurang lebih satu jam sebelum prosedur dimulai. Sebelum proses USG selesai, pasien juga dilarang untuk buang air kecil.

Hal tersebut dilakukan agar kandung kemih pasien tetap penuh. Pasalnya, kandung kemih yang penuh dapat membantu membedakan tampilan organ lain yang berada di area panggul. Jadi, alat USG bisa menghasilkan gambar struktur rahim, serviks, ovarium, plasenta, dan janin yang lebih jelas. 

Jika Anda sedang menstruasi dan menggunakan tampon, pasien perlu mengeluarkan tampon sebelum pemeriksaan. 

Dokter atau perawat kemudian akan meminta Anda membuka pakaian bagian bawah dan menggunakan gaun khusus dari rumah sakit.

Bagaimana USG transvaginal dilakukan?

Prosedur USG transvaginal umumnya menghabiskan waktu selama kurang lebih 15-30 menit. 

  • Pasien akan diminta untuk berbaring di kasur pemeriksaan dengan lutut ditekuk. Kaki pasien akan ditopang dengan penyangga khusus.
  • Dokter akan melapisi tongkat probe dengan kondom dan gel.
  • Dokter lalu memasukkan probe ke dalam vagina.
  • Probe kemudian akan menyalurkan gelombang suara berfrekuensi tinggi dan menghasilkan gambar organ reproduksi pasien di monitor. 
  • Dokter akan menggerakkan transducer secara perlahan-lahan dengan arah yang berbeda untuk melihat keseluruhan organ panggul pasien. 
  • Saat menggerakkan transducer, dokter biasanya akan menunjukkan pancaran gambar di monitor sambil menjelaskannya kepada pasien.
  • Setelah selesai, probe akan dikeluarkan dari vagina, dan pasien diperbolehkan duduk serta kembali mengenakan pakaiannya.

Pada beberapa kasus, metode USG transvaginal khusus bernama saline infusion sonography (SIS) mungkin diperlukan. SIS menggunakan alat ultrasonografi dan cairan saline steril.

Fungsi USG transvaginal jenis ini adalah menghasilkan gambaran rahim dengan lebih jelas.

Seperti apa hasil USG transvaginal?

Hasil pemeriksaan USG transvaginal akan dianalisis oleh dokter spesialis radiologi. Kondisi medis yang dapat ditemukan dari gambar ini antara lain:

Dokter kandungan juga mungkin saja menjelaskan hasil pemeriksaan USG transvaginal sembari ia memeriksa.

Apa saja risiko komplikasi USG transvaginal?

USG transvaginal adalah prosedur yang aman dan minim risiko. Pasien mungkin hanya merasakan efek tidak nyaman akibat tekanan yang dihasilkan saat alat transducer dimasukkan ke dalam vagina.

Meski begitu, prosesnya tidak akan menghasilkan rasa sakit. Rasa tidak nyaman tersebut juga akan hilang setelah pemeriksaan selesai.

Bila rasa tidak nyaman terus berlangsung dan sangat mengganggu, baik selama atau sesudah pemeriksaan, jangan ragu untuk memberitahukannya pada dokter maupun tenaga medis.

Berapa biaya USG transvaginal?

Harga USG transvaginal dapat bervariasi tergantung fasilitas kesehatan yang menyediakannya. Umumnya pasien harus mengeluarkan biaya sebesar Rp200.000-p750.000 untuk satu sesi USG transvaginal. Harga tersebut biasanya belum termasuk dengan biaya konsultasi dokter.

masalah infertilitaspolip rahimmasalah reproduksipemeriksaan kehamilanusg

Healthline. https://www.healthline.com/health/transvaginal-ultrasound
Diakses pada 7 Desember 2021

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323041
Diakses pada 7 Desember 2021

Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/003779.htm
Diakses pada 7 Desember 2021

WebMD. https://www.webmd.com/baby/transvaginal-ultrasound
Diakses pada 7 Desember 2021

Viewamiracle. https://viewamiracle.com/drink-water-before-ultrasound/
Diakses pada 7 Desember 2021

Inside Radiology. https://www.insideradiology.com.au/transvaginal-ultrasound/
Diakses pada 7 Desember 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email