USG Transvaginal

26 May 2021|dr. Levina Felicia
Ditinjau olehdr. Reni Utari
USG transvaginal menggunakan probe khusus yang akan dimasukkan ke vaginaUSG transvaginal menggunakan probe khusus

Apa itu USG transvaginal?

USG transvaginal adalah prosedur pemeriksaan ultrasonografi panggul untuk memeriksa organ reproduksi wanita. Mulai dari vagina, leher rahim (serviks), rahim, hingga tuba falopi.
Pemeriksaan USG mengunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar dari organ dalam.Transvaginal berarti melalui vagina. Pemeriksaan pencitraan ini dapat mengidentifikasi abnormalitas dan membantu dokter dalam mendiagnosis berbagai penyakit.Pemeriksaan USG tidak menghasilkan radiasi, sehingga aman digunakan dan tidak memiliki efek samping yang berbahaya.USG transvaginal berbeda dengan USG perut atau panggul biasa. Pada USG perut atau panggul, alat khusus bernama transducer atau probe diletakkan di atas perut. Sementara pada USG transvaginal, dokter akan memasukkan probe ke dalam vagina pasien.

Kenapa USG transvaginal diperlukan?

USG transvaginal diperlukan untuk mendeteksi dan mengevaluasi pasien dengan kondisi-kondisi berikut:
  • Hasil pemeriksaan panggul atau perut yang tidak normal
  • Perdarahan dari vagina tanpa penyebab yang jelas
  • Nyeri panggul
  • Kehamilan ektopik, yakni kehamilan di luar rahim, biasanya di tuba falopi
  • Gangguan kesuburan (infertilitas)
  • Mendeteksi kista atau miom
  • Memastikan IUD (KB spiral) terpasang dengan baik
Dokter juga dapat merekomendasikan USG transvaginal bagi ibu hamil untuk:
  • Memantau detak jantung janin
  • Memeriksa perubahan pada serviks yang dapat menyebabkan komplikasi seperti keguguran atau kelahiran prematur
  • Memeriksa kelainan pada plasenta
  • Mengidentifikasi sumber perdarahan vagina
  • Mendiagnosis kemungkinan keguguran
  • Memastikan kehamilan pada semester awal

Apa saja persiapan untuk menjalani USG transvaginal?

Beberapa persiapan yang perlu dilakukan sebelum USG transvaginal meliputi:
  • Bila dokter memerlukan kandung kemih yang penuh selama pemeriksaan, pasien akan diminta untuk minum air putih atau cairan lain setidaknya satu jam sebelum prosedur. Kandung kemih yang penuh akan membantu dalam mengangkat usus sehingga bisa menghasilkan gambar organ panggul yang lebih jernih.
  • Bila sedang menstruasi dan menggunakan tampon, pasien perlu mengeluarkan tampon sebelum pemeriksaan.
  • Pasien akan diminta membuka pakaian bagian bawah dan menggunakan gaun khusus dari rumah sakit.

Bagaimana USG transvaginal dilakukan?

USG transvaginal dikalkukan dengan langkah-langkah berikut:
  • Pasien akan diminta untuk berbaring di meja pemeriksaan dengan lutut ditekuk. Kaki pasien akan ditopang dengan penyangga khusus.
  • Dokter akan melapisi transducer atau probe dengan kondom dan gel.
  • Dokter lalu memasukkan transducer atau probe ke dalam vagina. Pasien mungkin akan terasa tidak nyaman.
  • Transducer atau probe akan menghasilkan gambar organ dalam di monitor. Pasien juga dapat melihatnya.
  • Dokter akan memindahkan transducer atau probe secara perlahan-lahan untuk melihat organ panggul pasien.
  • Setelah selesai, transducer atau probe akan dikeluarkan dari vagina, dan pasien diperbolehkan duduk serta kembali mengenakan pakaiannya.
Pada beberapa kasus, metode USG transvaginal khusus bernama saline infusion sonography (SIS) mungkin diperlukan. Alat ini akan memungkinkan dokter untuk melihat gambaran rahim dengan lebih jelas.

Seperti apa hasil USG transvaginal?

Hasil pemeriksaan USG transvaginal akan dianalisis oleh dokter spesialis radiologi. Kondisi medis yang dapat ditemukan dari gambar ini antara lain:

Apa saja yang perlu diperhatikan setelah USG transvaginal?

Tidak ada hal khusus yang perlu dilakukan setelah USG transvaginal. Pasien juga bisa langsung pulang sesudah menjalani pemeriksaan.

Apa saja risiko komplikasi USG transvaginal?

USG transvaginal tidak memiliki faktor risiko. Prosedur ini aman untuk dijalani oleh ibu hamil. Pasalnya, tidak ada radiasi yang digunakan.Meski begitu, pasien mungkin akan merasa sedikit tekanan dan tidak nyaman saat alat transducer dimasukkan ke dalam vagina. Keluhan ini akan hilang setelah pemeriksaan selesai.Bila rasa tidak nyaman terus berlangsung dan sangat mengganggu, baik selama atau sesudah pemeriksaan, jangan ragu untuk memberitahukannya pada dokter maupun tenaga medis.
masalah infertilitaspolip rahimmasalah reproduksipemeriksaan kehamilanusg
Healthline. https://www.healthline.com/health/transvaginal-ultrasound
Diakses pada 25 Mei 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323041
Diakses pada 25 Mei 2021
Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/003779.htm
Diakses pada 25 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email