USG Doppler

25 Mar 2020|dr. M. Helmi A.
Ditinjau olehdr. Reni Utari
USG Doppler dilakukan untuk mendiagnosis kerusakan pembuluh darah.USG Doppler mampu mendiagnosis kerusakan pembuluh darah.

Apa itu prosedur USG Doppler?

USG Doppler adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat gambaran peredaran darah di pembuluh darah vena dan arteri. USG ini bukan untuk melihat kondisi janin di dalam kandungan, melainkan untuk mendeteksi adanya kelainan pembuluh darah. Karena itu, USG Doppler biasanya dipakai untuk membantu mendiagnosis penyakit jantung, penyempitan pembuluh darah, hingga tumor pembuluh darah.

USG Doppler bisa menghasilkan gambar pembuluh darah menggunakan gelombang suara. Alat USG ini akan memancarkan gelombang suara yang dipantulkan oleh objek bergerak, seperti sel darah. Pantulan inilah yang menimbulkan gambaran aliran darah di dalam pembuluh darah, untuk mengukur kecepatan aliran darah. Pengukuran dilakukan dengan memantau laju perubahan (frekuensi) suara.

Pemeriksaan USG Doppler tidak dapat menghasilkan gambar bergerak seperti darah yang sedang mengalir. Namun, prosedur ini bisa memperkirakan seberapa cepat darah mengalir di tubuh kita. Sehingga apabila ada penyumbatan, penyempitan, ataupun gangguan aliran lainnya, dokter dapat mengetahuinya dengan lebih jelas.

Mengapa pemeriksaan USG Doppler perlu dilakukan?

USG Doppler dilakukan untuk mengevaluasi aliran darah, terutama bila terdapat pembuntuan atau abnormalitas lainnya. USG Doppler biasanya dilakukan untuk mendiagnosis beberapa kondisi seperti:

  • Kerusakan pembuluh darah
  • Kelainan struktur jantung
  • Pembuntuan di pembuluh darah, misalnya pada kondisi trombosis vena
  • Penebalan atau penyempitan pembuluh darah
  • Tromboflebitis
  • Penurunan sirkulasi darah ke kaki (penyakit arteri perifer)
  • Penyempitan pembuluh darah di leher (stenosis arteri karotis)
  • Penyakit jantung bawaan
  • Tumor pembuluh darah di kaki
  • Tromboangtis obliterans
  • Aneurisma pada pembuluh darah arteri atau aorta
  • Gangguan fungsi jantung atau gangguan peredaran darah selama tindakan bedah maupun kehamilan

Apa yang harus dipersiapkan sebelum menjalani prosedur USG Doppler?

Umumnya, tidak dibutuhkan persiapan khusus sebelum menjalani prosedur USG Doppler. Namun, Anda akan diminta untuk menghentikan kebiasaan merokok beberapa jam sebelum prosedur dilakukan. Sebab, merokok dapat membuat pembuluh darah menyempit.

Bila Anda seorang wanita dan akan menjalani USG Doppler untuk evaluasi organ panggul, dokter akan meminta untuk minum sesuai instruksi 1 jam sebelum USG Doppler dilakukan.

Sementara itu, jika Anda akan menjalani USG Doppler untuk memeriksa kondisi tertentu di perut, dokter mungkin akan menginstruksikan Anda untuk berpuasa selama 6-12 jam sebelum pemeriksaan dilakukan. Namun selama masa puasa ini, Anda masih boleh minum sedikit air untuk membantu menelan obat rutin yang perlu diminum. 

Apa yang akan dilakukan tim medis pada prosedur USG Doppler?

Prosedur USG Doppler merupakan prosedur bebas nyeri, tidak bersifat invasif, dan berlangsung kurang lebih selama 30-45 menit. Anda akan diminta untuk mengganti pakaian dan melepas aksesoris yang terpasang di lengan atau kaki, bila diperlukan. Anda akan diminta untuk berbaring di meja periksa bila sudah siap.

Tim medis akan memasang manset pengukur tekanan darah di beberapa tempat, bergantung dari lokasi pemeriksaan seperti di pergelangan kaki atau paha, untuk mengukur perbedaan tekanan di berbagai lokasi.

Setelah itu, tim medis akan mengoleskan gel pelumas pada transduser dan mulai menggerakkan transduser di sekitar daerah yang diperiksa, untuk menghasilkan gambaran peredaran darah. Setelah prosedur selesai dilakukan, Anda dapat beraktivitas kembali seperti sediakala.

Hasil apa yang didapatkan dari USG Doppler?

Hasil pemeriksaan USG Doppler dapat digunakan oleh tim medis untuk menentukan kondisi kesehatan dari pembuluh darah vena dan arteri Anda. Hasil disebut normal apabila tidak ditemukan kelainan dari gambaran USG Doppler seperti pembuntuan atau penyempitan pembuluh darah. Bila ditemukan kelainan gambaran pada USG Doppler, hal tersebut dapat mengindikasikan kondisi seperti:

  • Bekuan darah
  • Pembuntuan pembuluh darah akibat penumpukan kolesterol
  • Penyempitan pembuluh darah
  • Spasme arteri koroner

Beberapa faktor dapat memengaruhi hasil pembacaan USG Doppler seperti obesitas, aritmia, penyakit kardiovaskular, dan merokok sebelum prosedur dilakukan.

Apa saja risiko dari prosedur USG Doppler?

Prosedur USG Doppler merupakan prosedur yang aman, tidak menimbulkan rasa nyeri, dan tanpa paparan sinar radiasi.

pembuluh darahperedaran darahusg

Mayo Clinic.
https://www.mayoclinic.org/doppler-ultrasound/expert-answers/faq-20058452
Diakses pada 26 Maret 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/326824#overview
Diakses pada 17 Maret 2020

WebMD. https://www.webmd.com/dvt/Doppler-ultrasound-what-isit#1
Diakses pada 17 Maret 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email