USG 4 Dimensi

14 Jan 2020|dr. Levina Felicia
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
USG 4 dimensi umumnya dilakukan pada trimester ketiga kehamilanUSG 4 dimensi biasa dilakukan pada trimester terakhir kehamilan

Apa itu prosedur USG 4 dimensi?

Ultrasonografi (USG) merupakan pemeriksaan yang umum dilakukan selama kehamilan. Pemeriksaan ini penting guna menyediakan gambar mengenai kondisi janin.
Pemeriksaan USG menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar. Tiap gambar memperlihatkan potongan-potongan gambar tubuh janin.USG termasuk pemeriksaan yang dipilih dalam kehamilan karena memiliki banyak keuntungan dibandingkan pemeriksaan pencitraan lainnya. Beberapa kelebihannya meliputi:
  • Dapat menampilkan gambar janin sesuai dengan waktu pemeriksaan atau secara real-time
  • Tidak invasif
  • Tidak menggunakan radiasi, sehingga tidak berbahaya bagi janin maupun ibu
  • Interaktif karena petugas medis dapat menampilkan gambar dari berbagai sisi dengan menggerakan probe (sebuah alat yang diletakkan pada permukaan perut)
Ultrasonografi memiliki banyak jenis. Salah satunya USG 4 dimensi.USG 4 dimensi adalah salah satu jenis USG yang tidak hanya menampilkan gambar, tapi juga video janin. Karena menampilkan efek video seperti film, orang tua dapat melihat janin ketika ia sedang tersenyum, membalik badan, atau menguap.

Kenapa USG 4 dimensi diperlukan?

Pemeriksaan ultrasonografi yang umum dilakukan pada ibu hamil adalah USG 2 dimensi. USG ini hanya dapat menampilkan gambar organ dalam dan tulang janin.Selain USG 2 dimensi, ada pula jenis pemeriksaan USG lain yang meliputi USG 3 dimensi dan USG 4 dimensi.Pada USG 3 dimensi, gambar bayi dari permukaan luar dapat ditampilkan. Sementara USG 4 dimensi bisa menampilkan gambar bergerak dari janin, dan merupakan teknologi ultrasonografi terbaru dan paling canggih.Seperti pemeriksaan ultrasonografi lainnya, USG 4 dimensi dilakukan untuk:
  • Memastikan bahwa perkembangan janin dalam kondisi normal
  • Memastikan hari perkiraan lahir (HPL) dan usia kehamilan
  • Mendeteksi atau memastikan kehamilan ganda (kembar)
  • Memeriksa kondisi medis lain yang dapat mempengaruhi kehamilan
  • Memastikan posisi plasenta dalam rahim
Agar hasilnya akurat, USG 4 dimensi perlu dilakukan di antara usia kehamilan 26 hingga 30 minggu. Dalam waktu ini, bayi sudah memiliki kandungan lemak bawah kulit yang cukup banyak, sehingga gambar permukaan kulit yang dihasilkan akan menjadi lebih sesuai dengan aslinya.

Siapa yang membutuhkan USG 4 dimensi?

Semua ibu hamil dapat melakukan USG 4 dimensi. Tetapi dokter hanya merekomendasikannya bila terdapat kemungkinan cacat bawaan, kelainan kongenital, atau kondisi medis lain di bawah ini:
  • Neural tube defect
  • Foetal aneuploidy
  • Bibir sumbing, yang tidak terdeteksi dengan USG 2 dimensi
  • Mioma uteri atau polip rahim
  • Pendarahan subkorionik
  • Massa dalam ovarium
Akan tetapi, diperlukan lebih banyak detail untuk menghasilkan gambar bergerak dalam USG 4 dimensi. Karena itu, prosedur ini membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan USG biasa.Sekali pemeriksaan Usg 4 dimensi bisa memakan waktu hingga 45 menit. Jadi janin akan lebih banyak terpapar gelombang suara.Gelombang suara menghasilkan getaran dan energi panas ringan dalam jaringan tubuh. Gangguan pada janin mungkin terjadi apabila paparan gelombang suara melebihi anjuran medis. Inilah alasan kenapa USG 4 dimensi tidak direkomendasikan tanpa alasan medis yang jelas.USG 4 dimensi juga tidak termasuk dalam pemeriksaan rutin. Orang tua dapat memilih sendiri waktu yang diinginkan untuk menjalaninya.

Apa saja persiapan untuk menjalani USG 4 dimensi?

Pemeriksaan akan dilakukan di area perut dan pasien akan diminta untuk membuka pakaian bagian atas. Oleh karena itu, hindari mengenakan pakaian berlapis agar prosedur lebih mudah dilakukan.

Bagaimana prosedur USG 4 dimensi dilakukan?

Prosedur USG 4 dimensi meliputi:
  • Pasien diminta untuk berbaring di meja pemeriksaan.
  • Gel akan dioleskan di atas perut pasien. Gel ini berfungsi menghantarkan gelombang suara, sehingga gambar akan lebih mudah ditangkap.
  • Alat khusus bernama probe akan digerakkan memutar di atas perut untuk menghasilkan gambar yang muncul pada layar.
  • Gambar tersebut akan diamati untuk memeriksa ada tidaknya kelainan pada janin.
USG 4 dimensi  biasanya membutuhkan waktu 15 hingga 20 menit, namun bisa juga mencapai 45 menit. Prosedur ini tidak menimbulkan rasa nyeri dan relatif nyaman bagi sang ibu, dan tidak memerlukan obat bius dalam prosesnya.

Seperti apa hasil USG 4 dimensi?

Setelah pemeriksaan, orangtua akan mendapatkan salinan film dari USG 4 dimensi janinnya untuk dibawa pulang. Dokter akan memberitahukan apabila ditemukan kondisi janin yang tidak normal.

Apa saja yang perlu diperhatikan setelah USG 4 dimensi?

Tidak ada hal khusus yang perlu dilakukan sesudah USG 4 dimensi. Setelah prosedur, dokter atau petugas kesehatan hanya perlu membersihkan gel yang sudah dioleskan di atas perut pasien.

Apa saja risiko USG 4 dimensi?

Karena melibatkan penggunaan gelombang suara, para ahli menyarankan penggunaan USG 4 dimensi dengan hati-hati dan seminimal mungkin.Meski ada sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa prosedur ini sama amannya dengan USG 2 dimensi, beberapa pakar medis berpendapat bahwa USG 4 dimensi memberi paparan gelombang suara berlebihan pada janin.Karena itu, tindakan medis ini hanya merekomendasikan ketika ada indikasi medis yang jelas. Ini berarti, USG 4 dimensi bukanlah prosedur pemeriksaan kehamilan yang wajib Anda jalani.
usgtes kehamilanpemeriksaan kehamilan
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/fetal-ultrasound/about/pac-20394149
Diakses pada 4 Maret 2020
News Medical. https://www.news-medical.net/health/Ultrasound-scans-e28093-is-there-a-difference-between-3D-and-4D-scans.aspx
Diakses pada 4 Maret 2020
Jurnal of Health and Medical Informatics. https://pdfs.semanticscholar.org/cdc7/0cd384dd2f567a18e5b12c2b516c8095571a.pdf
Diakses pada 4 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email