Ultrasound (USG)

08 Feb 2020|dr. M. Helmi A.
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ultrasound bisa dimanfaatkan untuk mengevaluasi organ dalam, selain untuk memeriksa kehamilan.Selain untuk memeriksa kehamilan, teknologi ultrasound juga digunakan untuk mengevaluasi organ dalam.

Apa itu ultrasound?

Ultrasound diagnostik atau sonografi adalah suatu prosedur tes diagnostik klinis yang menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi, untuk menangkap gambaran langsung struktur dalam tubuh manusia. Teknologi ini serupa dengan teknologi yang digunakan oleh sonar dan radar untuk mendeteksi pesawat atau kapal.
Teknologi ultrasound atau USG dapat membantu dokter memerika organ dalam tubuh, pembuluh darah, dan jaringan, tanpa harus membuat sayatan. Berbeda dari tes pencitraan lainnya, teknologi ultrasound tidak menggunakan radiasi. Oleh karena itu, ultrasound aman digunakan untuk memeriksa janin selama masa kehamilan.

Kenapa ultrasound diperlukan?

Pemeriksaan dengan teknologi ultrasound (USG) dilakukan untuk kepentingan klinis yang berfungsi:
  • Memeriksa janin selama masa kehamilan
  • Memeriksa organ dalam seperti kandung kemih, kantung empedu, kelenjar tiroid, ginjal, hati, limpa, testis, ovarium, uterus, pembuluh darah dan mata, saat terjadi gangguan berupa nyeri, pembengkakan, atau gejala lainnya
  • Memeriksa gangguan sendi dan gangguan metabolik pada tulang
  • Membantu dokter bedah menjalankan beberapa prosedur medis seperti mengarahkan jarum untuk biopsi atau pengambilan jaringan
  • Memeriksa benjolan pada payudara
  • Mendeteksi masalah genital dan prostat

Apa yang harus dipersiapkan sebelum menjalani ultrasound?

Persiapan tes diagnostik dengan ultrasound bergantung dari area atau organ yang akan diperiksa. Bila ultrasound akan dilakukan pada daerah perut atau abdomen, maka dokter akan meminta Anda untuk berpuasa selama 8-12 jam. Sebab, makanan yang belum tercerna dapat menghambat jalannya frekuensi suara, sehingga membuat gambaran yang didapat oleh ultrasound menjadi kurang jelas.Untuk pemeriksaan ultrasound pada daerah kandung empedu, hati, pankreas, atau limpa, dokter akan meminta Anda mengonsumsi makanan tanpa lemak pada malam hari sebelumnya, dan berpuasa hingga waktu pemeriksaan dilakukan. Namun, Anda tetap dapat minum air dan mengonsumsi obat-obatan yang rutin diminum.Untuk pemeriksaan ultrasound pada kandung kemih, dokter akan meminta Anda untuk minum banyak air dan menahan buang air kemih sementara, sehingga kandung kemih penuh dan lebih mudah. Jangan lupa untuk selalu memberitahukan pada dokter tentang seluruh obat-obatan ataupun ramuan herbal yang Anda konsumsi sehari-hari, sebelum pemeriksaan dilakukan.

Apa yang harus dilakukan sebelum menjalani prosedur ultrasound?

Sebelum pemeriksaan dilakukan, dokter akan meminta Anda untuk berganti pakaian dengan mengenakan baju yang telah disediakan, atau menggunakan pakaian yang longgar. Selanjutnya, Anda akan diminta untuk terlentang, melepaskan perhiasan, dan membuka bagian yang akan diperiksa.

Bagaimana ultrasound dilakukan?

Prosedur USG akan memakan waktu kurang dari 30 menit, bergantung dari area yang diperiksa. Berikut ini adalah prosedur-prosedur yang akan dijalani pasien selama tes ultrasound:
  1. Dokter atau teknisi ultrasound akan mengoleskan gel pelicin pada kulit di sekitar area yang akan diperiksa. Gel pelicin ini berguna untuk mengurangi gesekan antara transduser ultrasound dengan kulit. Selain itu, gel pelicin itu juga berfungsi untuk membantu transmisi gelombang suara.
  2. Kemudian, setelah transduser dinyalakan, transduser akan mengeluarkan gelombang suara dengan frekuensi tinggi (tidak dapat didengar oleh telinga manusia) yang akan ditangkap oleh bagian tubuh padat seperti organ dalam atau tulang. Beberapa metode ultrasound seperti transesophageal echocardiogram, transrectal ultrasound, dan transvaginal ultrasound dilakukan dengan memasukkan transduser ke esofagus, rektum, atau vagina.
  3. Gaung atau gema dari gelombang suara tersebut dipantulkan dan diproses oleh komputer.
    Komputer akan memproses dan menghasilkan gambar yang akan diinterpretasikan oleh dokter.
    Anda mungkin akan diminta untuk mengubah posisi beberapa kali, supaya gambar yang dihasilkan lebih jelas dan mudah diinterpretasi.

Apa yang harus dilakukan setelah menjalani prosedur ultrasound?

Setelah prosedur USG selesai dilakukan, dokter atau teknisi ultrasound akan membersihkan gel pelicin dari kulit. Anda dapat melakukan aktivitas seperti biasa setelah prosedur selesai dilakukan.

Seperti apa hasil ultrasound?

Dokter akan mengevaluasi gambar hasil USG dan melihat ada tidaknya abnormalitas. Setelah itu, dokter akan mendiskusikannya dengan pasien.Bila terdapat kondisi tidak normal pada pemeriksaan ultrasound, sejumlah prosedur pemeriksaan lain mungkin perlu dilakukan. Misalnya, CT-scan, MRI, dan biopsi jaringan. Jenis tes pindai ini akan dianjurkan oleh dokter berdasarkan bagian tubuh yang diperiksa.Sementara apabila hasil USG sudah bisa menentukan diagnosis, dokter akan langsung memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi yang diderita oleh pasien.

Apa saja komplikasi ultrasound?

Teknologi ultrasound merupakan teknologi aman dan hingga kini belum ditemukan adanya risiko dari prosedur ini. Meski demikian, rasa tidak nyaman mungkin dapat dirasakan pada saat transduser digerakkan di atas kulit atau ketika transduser dimasukkan ke dalam esofagus, rektum, atau vagina.
nyeri sendipenyakit kandungankandung kemihpemeriksaan kehamilan
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/ultrasound/about/pac-20395177
Diakses pada 5 Februari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/ultrasound
Diakses pada 5 Februari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email