Tes Kreatin Fosfokinase (CPK)

14 Mar 2023|dr. Levina Felicia
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Sampel darah pasien akan diambil pada tes kreatin fosfokinase (CPK)Tes kreatin fosfokinase (CPK) membutuhkan sampel darah

Apa itu tes kreatin fosfokinase?

Kreatin fosfokinase (CKP) atau yang dikenal juga dengan nama kreatin kinase (CK) adalah enzim yang berada pada otot rangka, otot jantung, dan jaringan otak. Kadar enzim ini dapat meningkat setelah serangan jantung, cedera otot, olahraga berat, konsumsi alkohol berlebih, atau konsumsi obat-obatan tertentu.

Tes kreatin fosfokinase adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk mengukur kadar enzim tersebut dalam tubuh.

Terdapat tiga jenis enzim kreatin fosfokinase, yaitu:

  • CK-MM, yang terdapat pada otot rangka
  • CK-MB, yang terdapat pada otot jantung
  • CK-BB, yang terdapat pada jaringan otak

Pada kondisi normal, kadar kreatin fosfokinase tergolong rendah dalam darah. Kadarnya yang tinggi mengindikasikan adanya cedera pada jaringan otot, jantung, atau otak.

Kondisi yang paling umum terjadi adalah cedera pada jaringan otot. Ketika otot mengalami kerusakan, enzim CPK akan keluar ke pembuluh darah sehingga kadarnya akan meningkat saat diperiksa.

Sementara CK-MB merupakan pemeriksaan yang cukup sering dilakukan sebagai penanda biologis (biomarker atau cardiac marker) dari penyakit jantung.

Kenapa tes kreatin fosfokinase diperlukan?

Tes kreatin fosfokinase paling sering digunakan untuk mendiagnosis dan memantau cedera dan penyakit yang menyerang otot. Penyakit ini meliputi:

  • Muscular dystrophy

Penyakit genetik yang langka ini paling umum dialami oleh kaum pria. Distrofi otot ditandai dengan kelemahan, kerusakan, dan hilangnya fungsi otot rangka.

  • Rhabdomyolisis

Rhabdomyolisis yang ditandai dengan kehancuran jaringan otot yang berlangsung sangat cepat. Kondisi ini dapat disebabkan oleh cedera atau kondisi medis pada otot lain.

Tes kreatin fosfokinase juga dapat digunakan untuk membantu dokter dalam mendiagnosis serangan jantung dan mengevaluasi penyebab nyeri dada yang dirasakan oleh pasien.

Siapa yang membutuhkan tes kreatin fosfokinase?

Tes kreatin fosfokinase dilakukan bila dokter mencurigai adanya kerusakan otot yang terjadi akibat penyakit pada otot. Misalnya, muscular dystrophy atau cedera pada otot (seperti trauma atau luka bakar yang luas).

Pemeriksaan ini juga akan dilakukan bila pasien memiliki gejala yang menandakan cedera otot dan bisa berupa:

Karena kadar kreatin fosfokinase baru mencapai puncak pada dua hari setelah cedera otot, tes ini perlu dilakukan beberapa kali guna memantau kerusakan otot.

Di samping itu, tes kreatin fosfokinase juga dilakukan bila pasien memiliki gejala tidak khas yang terjadi setelah:

  • Konsumsi obat-obatan seperti statin
  • Terpapar substansi yang dapat menyebabkan kerusakan otot.

Sementara pada tes kreatin fosfokinase untuk mendiagnosis adanya serangan jantung, tes lain mungkin diperlukan guna memastikan diagnosis.

Apa saja persiapan untuk menjalani tes kreatin fosfokinase?

Tidak ada persiapan khusus yang perlu dilakukan sebelum Anda menjalani tes kreatin fosfokinase.

Bagaimana prosedur tes kreatin fosfokinase dilakukan?

Pada tes kreatin fosfokinase, tenaga medis akan mengambil sampel darah pasien. Berikut prosedurnya:

  • Tenaga medis akan membersihkan area pengambilan darah (biasanya di siku bagian dalam) dengan cairan antiseptik untuk membunuh kuman.
  • Lengan atas akan diikat dengan perban elastis agar aliran darah di lengan dapat terkumpul dan pembuluh darah vena mudah ditemukan.
  • Setelah vena ditemukan, darah akan diambil dengan cara menyuntikkan jarum steril ke pembuluh darah.
  • Tabung khusus lalu dipasang di belakang jarum untuk menampung sampel darah.
  • Ketika sampel darah sudah cukup, jarum akan dilepas dan bagian yang disuntik akan ditutup dengan perban.

Prosedur pengambilan darah biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit. Pasien mungkin merasa sedikit nyeri saat jarum disuntikkan atau dilepaskan.

Seperti apa hasil tes kreatin fosfokinase?

Hasil tes kreatin fosfokinase akan ditunjukkan dalam satuan unit per liter (U/L). Kadar kreatin fosfokinase yang normal meliputi:

  • 39-308 U/L untuk pria
  • 26-192 U/L untuk wanita

Angka normal tersebut perlu diukur secara berkala atau sesuai anjuran dokter, yakni di atas tiga bulan.

Hasil tes kreatin fosfokinase yang melebihi normal bisa menandakan cedera atau penyakit pada otot, jantung, maupun otak. Untuk memastikan kondisi pasien, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memeriksa kadar masing-masing enzim secara spesifik dan terpisah, yakni CK-MM, CK-MB, dan CK-BB. Berikut penjelasannya:

  • Kadar CK-MM yang tinggi menandakan cedera atau penyakit otot, seperti muscular dystrophy dan rhabdomyolisis.
  • Kadar CK-MB yang tinggi menandakan peradangan pada otot jantung atau serangan jantung.
  • Kadar CK-MB yang tinggi menandakan pasien mengalami stroke atau cedera otak.

Sementara kondisi lain yang dapat menyebabkan peningkatan kadar kreatin fosfokinase meliputi:

  • Gumpalan darah
  • Infeksi
  • Kelainan hormon, seperti gangguan pada kelenjar tiroid dan adrenal
  • Operasi yang berlangsung lama
  • Obat-obatan tertentu
  • Olahraga berat

Apa yang harus dilakukan bila hasil tes kreatin fosfokinase tidak normal?

Seperti yang telah dijelaskan, banyak kondisi medis yang dapat menyebabkan peningkatan kadar kreatin fosfokinase. Karena itu, dokter akan membandingkan peningkatan kadar enzim ini dengan hasil pemeriksaan lain, gejala yang dialami oleh pasien, dan riwayat kesehatan pasien secara umum.

Apa saja yang perlu diperhatikan setelah tes kreatin fosfokinase?

Tidak ada hal khusus yang perlu dilakukan setelah tes kreatin fosfokinase. Pasien umumnya bisa pulang atau kembali beraktivitas.

Apa saja risiko tes kreatin fosfokinase?

Risiko pengambilan darah sangatlah kecil, termasuk pada tes kreatin fosfokinase. Pasien mungkin akan mengalami nyeri ringan atau memar pada lokasi pengambilan darah, tetapi gejala ini akan menghilang dengan sendirinya.

cedera ototdistrofi ototserangan jantung

Medline Plus. https://medlineplus.gov/lab-tests/creatine-kinase/
Diakses pada 28 April 2020

Medline Plus.https://medlineplus.gov/ency/article/003503.htm
Diakses pada 28 April 2020

Health Link British Columbia. https://www.healthlinkbc.ca/medical-tests/abq5121#abq5130
Diakses pada 28 April 2020

University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=167&ContentID=creatine_kinase_blood
Diakses pada 28 April 2020

Lab Tests Online. https://labtestsonline.org/tests/creatine-kinase-ck
Diakses pada 28 April 2020

Mayo Clinic Laboratories. https://www.mayocliniclabs.com/test-catalog/Clinical+and+Interpretive/8336
Diakses pada 28 April 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email