Tes Kesehatan Calon Pengantin (Premarital Check Up)

Tes kesehatan calon pengantin atau premarital check up termasuk langkah penting sebelum menikah
Tes kesehatan calon pengantin atau premarital check up penting dijalani sebelum menikah

Apa itu tes kesehatan calon pengantin (premarital check up)?

Tes kesehatan calon pengantin atau premarital check up adalah pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh yang dilakukan sebelum pasangan menikah.

Namun di negara kita, kesadaran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan calon pengantin belum terlalu tinggi. Padahal pemeriksaan ini penting untuk mendukung keluarga yang sehat. Keluarga yang sehat didefinisikan sebagai keluarga yang sehat secara fisik, psikis, seksual, dan sosial.

Pemeriksaan kesehatan calon pengantin terdiri dari pemeriksaan penapisan terhadap penyakit keturunan tertentu serta penyakit menular seksual.

Kenapa tes kesehatan calon pengantin diperlukan?

Pemeriksaan ini dianjurkan bagi setiap calon pengantin. Tujuan dari premarital check up antara lain:

  • Mengurangi kemungkinan penyakit keturunan (anemia sel sabit, thalasemia, dan lain-lain) serta penyakti menular (hepatitis B, hepatitis C, AIDS, dan lain-lain)
  • Meningkatkan kesadaran calon pengantin akan konsep pernikahan dan keluarga yang sehat
  • Mengurangi beban institusi kesehatan dan bank darah
  • Menghindari kemungkinan masalah sosial dan psikologis pada keluarga, terutama bagi anak nantinya.

Seberapa sering Anda harus menjalani tes kesehatan calon pengantin?

Premarital check up dapat sebaiknya dilakukan 3 bulan sebelum hari pernikahan sehingga calon pengantin dapat mempertimbangkan baik-baik sebelum melangsungkan pernikahan. Pemeriksaan penapisan untuk penyakit menular dapat dilakukan ulang ketika dibutuhkan.

Apa saja persiapan untuk menjalani tes kesehatan calon pengantin?

Anda tidak perlu melakukan persiapan khusus sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan calon pengantin (premarital check up).

Bagaimana tes kesehatan calon pengantin dilakukan?

Tahapan pemeriksaan kesehatan calon pengantin (premarital check up) adalah sebagai berikut:

  • Pemeriksaan fisik secara lengkap

Pada tahap ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dari ujung kepala sampai ujung kaki (head to toe) lengkap seperti pada general check up.

  • Pemeriksaan penyakit hereditas

Pemeriksaan penyakit hereditas atau penyakit yang diturunkan dimulai dari menanyakan apakah terdapat riwayat penyakit keturunan pada keluarga dari kedua pihak calon pengantin.

Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan darah lengkap, pemeriksaan penapisan terhadap anemia sel sabit, dan pemeriksaan elektroforesis untuk menapis kemungkinan thalassemia.

  • Pemeriksaan penyakit menular

Pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan penapisan terhadap penyakit menular seksual yang berbahaya seperti hepatitis B, hepatitis C, dan AIDS.

  • Pemeriksaan organ reproduksi

Pemeriksaan ini bertujuan mengevaluasi kesuburan serta kesehatan organ reproduksi calon pengantin.

Seperti apa hasil tes kesehatan calon pengantin?

Hasil pemeriksaan kesehatan calon pengantin adalah sebagai berikut:

  • Apakah seseorang mengidap anemia sel sabit atau thalassemia atau hanya sebagai karier saja (pembawa faktor genetik namun tidak mengidap penyakit itu sendiri).
  • Apakah seseorang mengalami penyakit infeksi hepatitis B, hepatitis C, atau AIDS.

Apa yang harus dilakukan bila hasil tes kesehatan calon pengantin tidak normal?

Keputusan untuk tetap melangsungkan pernikahan atau tidak tetap berada pada tangan masing-masing pasangan.

Bila hasil pemeriksaan menunjukkan risiko penyakit keturunan pada anak dan bila Anda dan pasangan Anda tetap mantap untuk melansungkan pernikahan, maka pemeriksaan preimplantation genetic diagnosis (PGD) dapat Anda pertimbangkan sebelum merencanakan kehamilan.

PDG termasuk pemeriksaan yang mahal dan mungkin sedikit menguras energi dan emosi karena efektivitasnya tidak dapat dijamin 100%. Namun bagi pasangan berisiko tinggi yang tetap ingin memiliki anak, PDG dapat dipertimbangkan.

Apa saja komplikasi tes kesehatan calon pengantin?

Pada umumnya, tidak terdapat risiko pemeriksaan ini. Tes ini justru akan menghindarkan pasangan dari masalah-masalah kesehatan, psikososial, dan sosial di masa mendatang.

Kementerian Kesehatan. http://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-pemeriksaan-kesehatan-pra-nikah
Diakses pada 8 Juli 2020

Kingdom of Saudi Arabia Ministry of National Guard Health Affairs. https://ngha.med.sa/English/HealthAwareness/Articles/Pages/PremaritalScreening.aspx
Diakses pada 8 Juli 2020

Kingdom of Saudi Arabia Ministry of National Guard Health Affairs. https://ngha.med.sa/English/HealthAwareness/Articles/Pages/PGD.aspx
Diakses pada 8 Juli 2020

Ministry of Health Saudi Arabia. https://www.moh.gov.sa/en/HealthAwareness/Beforemarriage/Pages/default.aspx
Diakses pada 8 Juli 2020

Artikel Terkait

Jerawat di kelamin bisa muncul dengan beragam gejala

Kenali Jerawat di Kelamin agar Tak Salah Pengobatan

Jerawat di kelamin termasuk umum terjadi. Kemunculannya bisa karena alergi, folikulitis, hingga penyakit tertentu. Penting untuk mengenali gejalanya agar tak membahayakan.