Tes IQ bisa diawali dengan pemberian soal-soal yang harus dijawab
Tes IQ bisa berupa soal-soal yang harus dijawab

Apa itu tes IQ?

Tes IQ adalah pemeriksaan untuk mengukur tingkat intelegensi atau kecerdasan seseorang secara umum. Hasilnya kemudian dibandingkan dengan nilai rata-rata yang telah tersedia.

Tes intellectual quotient dapat membantu dokter dalam mendiagnosis disabilitas intelektual atau mengukur potensi intelektual seseorang.

Akan tetapi, tes IQ hanyalah salah satu cara untuk mengukur kecerdasan seseorang. Untuk mendiagnosis disabilitas intelektual, dokter perlu melakukan pemeriksaan dan observasi lebih lanjut.

Karena itu, tes IQ tidak bisa dijadikan satu-satunya patokan untuk mengukur tingkat intelektual pasien.

Kenapa tes IQ diperlukan?

Tes IQ bertujuan mengukur tingkat intelegensi seseorang. Pemeriksaan ini dapat mengevaluasi tingkat kemampuan fungsional yang meliputi bahasa, matematika, analisis, dan spasial. Ini berarti, tes IQ bukan berfungsi menilai bakat atau potensi pasien di masa depan.

Faktor lain juga perlu dipertimbangkan karena juga dapat mempengaruhi kecerdasan. Misalnya, genetik dan lingkungan.

Siapa yang membutuhkan tes IQ?

Skrining saat kehamilan dapat mendeteksi kemungkinan disabilitas intelektual sebelum bayi dilahirkan. Skrining biasanya dilakukan pada ibu hamil berusia 35 tahun atau lebih, dan wanita yang mengonsumsi obat-obatan terlarang atau alkohol selama kehamilan.

Bila terdapat kelainan pada hasil skrining kehamilan tersebut, dokter spesialis anak akan menyarankan tes IQ untuk anak di kemudian hari.

Tes IQ juga dilakukan ketika orang tua atau dokter mencurigai adanya disabilitas intelektual pada anak.

Bagaimana prosedur tes IQ dilakukan?

Prosedur tes IQ dilakukan dengan meminta pasien untuk mengerjakan soal-soal dalam batas waktu tertentu.

Menjawab berbagai pertanyaan tersebut bertujuan mengukur faktor-faktor kecerdasan pasien. Misalnya, logika, matematika, dan pengetahuan umum.

Tes berbentuk soal-soal ini juga mengevaluasi kemampuan seseorang dalam mengelompokkan sesuatu, serta mencari hubungan dan analogi dari suatu konsep.

Pada umumnya, tes IQ dilakukan dalam waktu tiga jam. Pasien akan membutuhkan kertas dan pensil untuk mengerjakan tes. Pada beberapa tes, kalkulator juga mungkin diperlukan.

Pastikan tidak ada gangguan selama tiga jam pengerjaan tes tersebut. Pasien perlu membaca soal dengan hati-hati dan memilih jawaban yang dirasa benar.

Terdapat berbagai jenis tes IQ yang tersedia dan sering digunakan. Berikut contohnya:

  • Wechsler Preschool and Primary Scale of Intelligence
  • Stanford-Binet Intelligence Scales
  • Differential Ability Scales
  • Kaufman Assessment Battery for Children

Soal-soal pada tes IQ tersebut sudah melalui proses standardisasi, yakni pengujian soal pada orang yang telah mewakili populasi umum. Hal ini dilakukan agar hasil pemeriksaan dapat merepresentasikan populasi umum seakurat mungkin.

Seperti apa hasil tes IQ?

Hasil tes IQ terbagi menjadi dua, yakni skor tinggi dan rendah. Berikut penjelasannya:

  • Skor tinggi

Hasil IQ dikatakan tinggi bila mencapai angka lebih dari 100. Pasien dengan skor IQ di atas 100 tergolong memiliki intelegensi yang tinggi.

Sementara pasien dengan nilai IQ di atas 130 memiliki tingkat intelegensi sangat tinggi. Kelompok orang ini tidak jarang disebut genius.

  • Skor rendah

Hasil skor IQ di bawah 100 dikatakan rendah, terutama di bawah 70 karena dapat menandakan gangguan belajar.

Apa yang harus dilakukan bila hasil tes IQ rendah?

Tes IQ merupakan tahap pertama untuk mendiagnosis kelainan intelektual. Bila anak Anda memiliki nilai IQ rendah, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut yang bisa berupa:

  • Skrining keterampilan adaptif (adaptive skills screening)
  • Tes darah
  • Ultrasonografi otak
  • Skrining kesehatan mental menyeluruh

Saat ini, hasil tes IQ masih digunakan sebagai tolak ulur kecerdasan seseorang di beberapa bidang. Namun harap diingat sekali lagi bahwa bahwa ini tidaklah tepat. Perlu pemeriksaan secara menyeluruh oleh psikolog untuk menentukan tingkat kecerdasan seseorang.

Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/001912.htm
Diakses pada 16 Mei 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/iq-testing
Diakses pada 16 Mei 2020

Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/how-are-scores-on-iq-tests-calculated-2795584
Diakses pada 16 Mei 2020

ACE Intelligence. http://www.aceintelligence.com/about_iq_tests.php
Diakses pada 16 Mei 2020

Artikel Terkait

Orangtua dengan helicopter parenting seringkali memaksakan keinginan mereka tanpa mempertimbangkan perasaan anak

Helicopter Parenting, Saat Anak Terus Berada di Bayang-Bayang Orangtua

Pola asuh helikopter alias helicopter parenting ditujukan bagi orangtua yang terus-menerus mengawasi anak seperti helikopter yang berputar-putar di atas. Helicopter parenting membuat anak tak bisa mengolah emosi saat dunia tak berpihak pada mereka.