Sebelum melakukan tes gula darah, Anda dianjurkan berpuasa selama 8 jam
Tes gula darah bermanfaat bagi Anda yang sedang diet, terkena gejala diabetes, dan untuk mengontrol kesehatan

Apa Itu Tes Gula Darah?

Tes gula darah merupakan tes yang bertujuan untuk mengetahui kadar glukosa yang ada dalam darah. Glukosa merupakan zat yang berasal dari makanan dengan kandungan karbohidrat yang memiliki fungsi sebagai sumber energi bagi tubuh. Tes ini bermanfaat bagi Anda yang sedang diet, terkena gejala penyakit diabetes, dan untuk mengontrol kesehatan. Tes ini biasanya dilakukan setelah Anda berpuasa selama 8 jam.

Kenapa Tes Gula Darah Perlu Dilaksanakan?

Tes ini dilakukan untuk memberitahu Anda mengenai:

  • Jika Anda sedang menjalani diet dan fokus dalam olahraga
  • Untuk mengetahui efektivitas obat diabetes yang sedang Anda konsumsi
  • Pengawasan terhadap pengobatan diabetes Anda
  • Sebagai pemeriksaan rutin untuk menjaga kesehatan

Tes gula darah juga diperlukan karena ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko terkena diabetes. Faktor-faktor tersebut antara lain:

  • Anda sudah berusia 45 tahun atau lebih
  • Kelebihan berat badan
  • Anda kurang olahraga
  • Anda memiliki tekanan darah tinggi, trigliserida tinggi, dan DHL (kadar kolesterol baik)  yang rendah
  • Anda memiliki riwayat diabetes gestasional atau pernah melahirkan bayi yang beratnya mencapai 4 kilogram
  • Anda pernah mengalami resistensi insulin
  • Anda pernah dan sedang mengalami stroke dan hipertensi
  • Dalam keluarga Anda ada yang terkena diabetes
  • Sering buang air kecil
  • Penglihatan mulai kabur
  • Pingsan
  • Bingung dan sering bicara melantur
  • Kejang-kejang pertama kalinya

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Melaksanakan Tes Gula dalam Darah?

Anda akan menjalani puasa selama 8 jam sebelum tes gula dalam darah dilakukan.

Apa yang Akan Dilakukan Selama Prosedur Tes Gula Dalam Darah?

Tes gula dalam darah memerlukan sebuah alat elektronik bernama glukometer. Alat ini dapat membaca kadar gula dari sampel darah Anda. Biasanya darah diambil dari ujung jari dan ditempatkan pada strip tes satu kali pakai. Dokter biasanya akan mengajari Anda untuk melakukan tes secara mandiri, dokter juga akan mengajari bagaimana cara menggunakan glukometer dan Anda dapat mempelajari hasilnya sendiri. Secara umum beginilah tahapan dalam melakukan tes gula dalam darah:

  1. Langkah pertama adalah mencuci dan mengeringkan tangan Anda
  2. Kemudian masukkan strip tes ke glukometer
  3. Tusuk ujung jari Anda menggunakan jarum yang sudah tersedia di tes kit
  4. Tekan ujung jari Anda hingga mengeluarkan setetes darah.
  5. Setelah beberapa detik, meteran akan menampilkan kadar glukosa darah Anda pada layar
  6. Hasil uji darah akan berbeda jika Anda mengambil sampel dari lokasi lain, seperti lengan dan telapak tangan. Hasil juga akan berbeda jika Anda sebelumnya sudah melakukan olahraga.

Hasil Apa yang Didapatkan dari Pelaksanaan Tes Gula dalam Darah?

Hasil yang muncul dari tes ini bergantung pada kondisi Anda sebelumnya, misalnya apakah sebelumnya Anda sudah makan atau sedang berpuasa. Berikut ini adalah hasil tes gula darah antara orang dengan diabetes dan normal.

  • Sebelum Sarapan

Orang yang tidak terkena diabetes akan memiliki kandungan gula dalam darah di bawah 70 hingga 99 mg/dL, sementara orang yang terkena diabetes kandungan gula dalam darahnya 80 hingga 130 mg/dL.

  • Sebelum makan siang, makan malam, dan memakan camilan

Orang yang tidak terkena diabetes akan memiliki kandungan gula dalam darah di bawah 70 hingga 99 mg/dL, sementara orang yang terkena diabetes kandungan gula dalam darahnya 80 hingga 130 mg/dL.

  • 2 jam setelah makan

Orang yang tidak terkena diabetes akan memiliki kandungan gula dalam darah di bawah 140 mg/dL, dan orang yang terkena diabetes kandungan gula dalam darahnya di bawah 180 mg/dL.

Jika memiliki kadar gula darah 100 hingga 125 mg/dL, berarti kandungan gula darah Anda cukup tinggi dan masuk dalam kategori prediabetes. Ada kemungkinan Anda terkena diabetes tipe 2. Kemudian jika gula darah 126 mg/dL dan lebih tinggi, Anda telah terkena diabetes. Beberapa obat bisa mempengaruhi hasil tes Anda, sehingga sebelum menjalani tes beritahukan obat yang sedang dikonsumsi. Kemudian untuk wanita muda dengan tubuh kurus biasanya kadar gula darah 70 mg/dL masuk dalam kategori normal. 

Kapan Waktu Menemui Dokter Kembali Setelah Melaksanakan Tes Gula dalam Darah?

Diskusikan bersama dokter mengenai target kadar gula darah yang ingin capai serta tes dilakukan. Tanyakan juga pada dokter bagaimana mengatasi kadar gula darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Pelajari juga mengenai gejala-gejala yang terjadi akibat gula darah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. Simpan juga catatan hasil tes gula darah tersebut sebagai acuan jika melakukan tes kembali di kemudian hari. Catatan tersebut juga membantu dokter untuk melakukan program diet gula dari makanan, obat-obatan, dan program olahraga yang akan Anda lakukan. 

Adakah Risiko dalam Melaksanakan Tes Gula dalam Darah?

Ada risiko dalam menjalani tes gula dalam darah. Pembuluh vena setiap orang memiliki perbedaan ukuran, sehingga ada beberapa orang yang cukup sulit dalam mengambil sampel darah. Risiko lainnya yang mungkin terjadi adalah:

  • Pendarahan yang berlebihan
  • Pingsan dan merasa pusing
  • Anda perlu menusuk jari beberapa kali agar darah bisa keluar
  • Hematoma (menumpuknya darah di bawah kulit)
  • Infeksi (biasanya terjadi karena kulit tertusuk oleh benda yang kurang higienis)

Healthline. https://www.healthline.com/health/blood-sugar-tests#results.
Diakses pada 28 Januari 2020

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/blood-sugar/art-20046628.
Diakses pada 28 Januari 2020

Medlinplus. https://medlineplus.gov/ency/article/003482.htm.
Diakses pada 28 Januari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/diabetes/guide/how-test-blood-glucose#1.
Diakses pada 28 Januari 2020

Artikel Terkait

Gula darah tinggi pada penderita diabetes bisa terjadi apabila insulin yang disuntikkan sudah kedaluwarsa

Waspadai Gula Darah Tinggi pada Penderita Diabetes Bisa Terus Naik

Beberapa penyebab gula darah tinggi pada penderita diabetes, antara lain kurang tidur, stres, dehhidrasi, dan terlalu banyak konsumsi karbohidrat. Gula darah yang tinggi jika dibiarkan akan menimbulkan komplikasi.