Tes Gula Darah

15 Jan 2020|dr. Levina Felicia
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Anda dapat menggunakan glukometer untuk melakukan tes gula darahTes gula darah bisa dilakukan sendiri dengan glukometer

Apa itu tes gula darah?

Tes gula darah adalah prosedur pemeriksaan kadar gula (glukosa) dalam darah. Tes ini dapat dilakukan untuk membantu dokter dalam mendiagnosis penyakit diabetes
Tak hanya itu, tes gula darah juga diperlukan untuk mengendalikan dan mencegah komplikasi bagi pengidap diabetes.Kadar gula dalam darah diatur oleh hormon bernama insulin. Namun pada penderita diabetes, insulin yang dihasilkan oleh tubuh tidak cukup atau tidak bekerja dengan baik.Akibatnya, glukosa bisa menumpuk dalam darah. Kadar glukosa yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan organ bila tidak ditangani dengan baik.

Berapa biaya tes gula darah?

Biaya tes gula darah bervariasi tergantung pada jenis dan tempat dilakukannya pemeriksaan. Secara umum, biaya tes gula darah tidak terlalu mahal.Asuransi kesehatan nasional (BPJS Kesehatan) juga sudah menanggung biaya pemeriksaan ini bagi pasien dengan indikasi medis dari dokter yang menanganinya.

Kenapa tes gula darah diperlukan? 

Tes gula darah bertujuan memeriksa kadar glukosa dalam tubuh Anda. Pemeriksaan ini seringkali digunakan untuk memantau dan mendiagnosis penyakit diabetes.Pemeriksaan gula darah juga diperlukan untuk menyediakan informasi bagi dokter yang kemudian bermanfaat dalam menentukan pengobatan diabetes. Secara umum, fungsi tes gula darah meliputi:
  • Memantau efektivitas obat diabetes pada kadar gula darah
  • Mengidentifikasi kadar gula darah, baik yang tinggi maupun rendah
  • Memantau perkembangan penderita dalam mencapai target pengobatan diabetes
  • Melihat pengaruh olahraga dan pola makan terhadap kadar gula darah
  • Melihat pengaruh faktor lain, seperti penyakit tertentu atau stres

Siapa yang membutuhkan tes gula darah?

Dokter akan menyarankan tes gula darah untuk orang dengan gejala kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) atau kadar gula darah rendah (hipoglikemia).

Orang yang mengalami gejala hiperglikemia

  • Rasa haus yang meningkat
  • Buang air kecil menjadi lebih sering
  • Pandangan kabur
  • Rasa lelah
  • Luka yang sukar sembuh

Orang yang mengalami gejala hipoglikemia

  • Cemas
  • Berkeringat
  • Tubuh gemetar
  • Rasa lapar
  • Kebingungan atau linglung

Orang yang memiliki faktor risiko diabetes

Pasien dengan faktor risiko diabetes juga memerlukan tes gula darah. Faktor-faktor ini meliputi:

Wanita hamil

Selain pada pasien diabetes dan hipoglikemia, tes gula darah juga dilakukan pada wanita hamil saat usia kehamilan mencapai 24 hingga 28 minggu. Pemeriksaan ini bertujuan mengecek kemungkinan diabetes gestasional, yakni diabetes yang terjadi selama kehamilan.

Apa saja jenis tes gula darah?

Tipe pemeriksaan gula darah yang Anda jalani akan ditentukan oleh dokter. Berikut empat jenis tes gula darah yang tersedia:
  • Tes gula darah sewaktu

Jenis tes gula darah ini bisa dilakukan kapan saja dengan pengambilan sampel darah.
  • Tes gula darah puasa

Tes gula darah puasa harus dilakukan setelah Anda berpuasa terlebih dulu.
  • Tes gula darah dua jam setelah makan

Tes gula darah dua jam setelah makan biasanya dilakukan berpasangan dengan tes gula darah puasa. Tes ini bertujuan mengetahui kemampuan tubuh Anda dalam mengatur kadar gula darah. Kadar gula darah akan meninggi setelah dua jam makan, lalu akan kembali turun pada 2-3 jam sesudah Anda makan.
  • Tes hemoglobin A1c (HbA1c)

Prosedur tes ini juga dijalani dengan pengambilan sampel darah untuk menilai kadar gula darah Anda pada 2-3 bulan terakhir. 

Seberapa sering Anda harus menjalani tes gula darah?

Dokter akan memberi tahu mengenai seberapa sering tes gula darah yang perlu dilakukan. Frekuensi pemeriksaan ini tergantung pada tipe diabetes dan rencana pengobatan Anda.

Apa saja persiapan untuk menjalani tes gula darah?

Langkah-langkah persiapan untuk tes gula darah bisa Anda lakukan berdasarkan jenis pemeriksaan yang akan Anda jalani. Simak penjelasan di bawah ini:

Persiapan tes gula darah puasa 

Sesuai namanya, Anda tidak boleh makan atau minum apapun selain air putih dalam delapan jam sebelum tes gula darah puasa. Hal ini dilakukan agar hasilnya akurat dan tidak dipengaruhi oleh asupan Anda. Karena itu, tes ini sebaiknya dijadwalkan pada pagi hari sehingga pasien tidak perlu berpuasa di siang hari. 

Persiapan tes gula darah sewaktu 

Pada tes gula darah ini, Anda diperbolehkan makan dan minum sebelum pemeriksaan. Ini berarti, tidak ada persiapan khusus yang perlu Anda lakukan.

Persiapan lainnya

Sebelum pemeriksaan gula darah, informasikan pada dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda konsumsi. Beberapa jenis obat dapat memengaruhi kadar gula darah Anda, sehingga dokter bisa meminta Anda untuk berhenti mengonsumsinya.Beberapa jenis obat yang dapat mempengaruhi kadar glukosa darah meliputi:
  • Kortikosteroid
  • Diuretik
  • Pil kontrasepsi
  • Obat terapi hormon
  • Epinefrin
  • Aspirin
  • Obat antipsikotik
  • Litium
  • Obat antidepresan trisiklik
  • Monoamine oxidase inhibitor (MAOI)
  • Fenitoin
  • Sulfonilurea
Selain itu, kondisi stres fisik yang berat juga dapat meningkatkan kadar gula darah, seperti operasi, trauma, stroke, atau serangan jantung. Oleh karena itu, beritahukan pada dokter apabila Anda mengalami kondisi-kondisi tersebut.

Bagaimana prosedur tes gula darah dilakukan?

Tes gula darah dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu pengambilan darah melalui pembuluh darah vena atau menggunakan alat khusus pengukur gula darah (glukometer).

Tes gula darah dengan pengambilan sampel darah

Prosedur pengambilan darah melalui pembuluh darah vena meliputi:
  • Tenaga medis akan membersihkan area pengambilan darah dengan cairan antiseptik untuk membunuh kuman.
  • Lengan atas akan diikat oleh perban elastis agar aliran darah di lengan dapat terkumpul.
  • Setelah vena ditemukan, darah lalu akan diambil dengan jarum suntik steril dari pembuluh darah. Pasien mungkin akan merasa sedikit nyeri ketika jarum dimasukkan, tapi keluhan ini dapat diredakan dengan melemaskan tangan.
  • Ketika sampel darah sudah cukup, jarum akan dilepas dan bagian yang disuntik akan ditutup dengan perban.
  • Tenaga medis akan memberikan tekanan selama beberapa menit untuk mencegah memar.
  • Sampel darah yang diambil kemudian dikirim ke laboratorium untuk dianalisis.
Bila Anda juga dianjurkan menjalani tes gula darah dua jam setelah makan, Anda akan diminta untuk makan segera sehabis tes gula darah puasa. Dua jam kemudian, sampel darah Anda diambil lagi untuk diperiksa.

Tes gula darah dengan glukometer

Prosedur ini dilakukan sendiri di rumah dan langkahnya meliputi:
  • Pastikan alat glukometer bersih dan siap digunakan.
  • Ambil strip tes glukosa dari wadahnya, lalu tutup kembali wadahnya dengan rapat. Strip tes dapat rusak bila terpapar kelembapan udara.
  • Cuci tangan dengan sabun dan air hangat, lalu keringkan.
  • Jangan menggunakan alkohol karena dapat kulit dapat menjadi terlalu kering.
  • Pijat tangan supaya darah mengumpul pada jari. 
  • Gunakan jarum lancet untuk menusuk jari.
  • Tekanlah bagian dasar jari untuk mengalirkan darah ke atas strip tes glukosa. 
  • Letakkan strip tersebut ke dalam glukometer.
  • Setelah beberapa detik, angka kadar gula darah akan muncul.
  • Catat hasil pemeriksaan tersebut.
  • Buang jarum lancet dan strip tes ke dalam tempat sampah.

Seperti apa hasil tes gula darah?

Hasil tes gula darah tergantung dari tipe pemeriksaan yang Anda jalani. Berikut penjelasannya:

Tes gula darah puasa

  • Normal: 70-100 mg/dL
  • Prediabetes: 100-125 mg/dL
  • Diabetes: 125 mg/dL atau lebih

Tes gula darah sewaktu

  • Normal: di bawah 125 mg/dL
  • Prediabetes: 140-199 mg/dL
  • Diabetes: 125 mg/dL atau lebih

Tes gula darah dua jam setelah makan

  • Normal: Di bawah 140 mg/dL
  • Prediabetes: 140-199 mg/dL
  • Diabetes: Di atas 200 mg/dL pada lebih dari satu kali pemeriksaan

Tes Hba1c 

  • Normal: HbA1c di bawah 5,7%
  • Prediabetes: Hba1c antara 5,7-6,4%
  • Diabetes: HbA1c lebih dari 6,5%
Apabila hasil tes gula darah sewaktu pasien tidak normal, dokter akan melakukan tes gula darah puasa atau tes Hba1c untuk memastikan diagnosis.

Apa yang harus dilakukan bila hasil tes gula darah positif?

Hasil tes gula darah yang lebih tinggi dari angka normal mengindikasikan pasien memiliki diabetes atau berisiko tinggi mengalaminya. Namun kadar gula darah yang tinggi juga bisa menjadi tanda dari kondisi-kondisi medis lain yang meliputi penyakit ginjal, hipertiroid, pankreatitis, serta kanker pankreas.Sementara itu, hasil tes gula darah yang lebih rendah dari normal dapat mengindikasikan kondisi-kondisi medis seperti hipotiroid, penggunaan insulin atau obat diabetes lain yang terlalu banyak, serta penyakit hati.Pasien dengan kadar gula darah yang tidak normal tidak selalu memerlukan obat-obatan. Pasalnya, kondisi stres dan konsumsi obat-obatan tertentu dapat mempengaruhi kadar glukosa. Oleh sebab itu, berkonsultasilah dengan dokter untuk memastikan penyebab dari hasil tes glukosa yang tidak normal tersebut.

Apa saja komplikasi tes gula darah?

Risiko tes gula darah sangat kecil. Beberapa pasien mungkin merasakan nyeri, bengkak, dan memar pada area penusukan. Khususnya bila darah diambil dari pembuluh darah. Tetapi, keluhan ini akan menghilang di keesokan harinya.
diabetesgula darahprediabeteshipoglikemia
Medline Plus. https://medlineplus.gov/lab-tests/blood-glucose-test/
Diakses pada 26 Februari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/blood-sugar-tests
Diakses pada 26 Februari 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/blood-sugar/art-20046628
Diakses pada 26 Februari 2020
CDC. https://www.cdc.gov/diabetes/managing/managing-blood-sugar/bloodglucosemonitoring.html
Diakses pada 26 Februari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email