Tes CD4

08 Apr 2020|dr. Levina Felicia
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Tes CD4 menggunakan sampel darah yang ditampung dalam tabung khususSampel darah untuk tes CD4 akan ditampung dalam tabung khusus

Apa itu tes CD4?

Tes CD4 adalah jenis pemeriksaan darah yang dilakukan untuk mengecek kadar sel CD4 dalam tubuh. CD4 termasuk sel darah putih yang memegang peran penting untuk sistem kekebalan tubuh.
Pemeriksaan CD4 diperlukan untuk mengetahui kondisi sistem imun pada pasien yang terinfeksi HIV (human immunodeficiency virus). Namun harap diingat bahwa tes CD4 tidak selalu menandakan seseorang terkena HIV. Pada orang dengan gangguan sistem imun, kadar CD4 juga bisa menurun.Ketika seseorang terinfeksi HIV, virus ini akan menyerang sel CD4 di dalam darah. Saat sel-sel CD4 hancur, jumlahnya akan berkurang dan menyebabkan sistem kekebalan tubuh semakin sulit untuk melawan infeksi. Karena itu, infeksi oportunistik dapat dialami oleh pengidap HIV.Tes CD4 dilakukan dengan mengambil sampel darah. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter dalam menentukan apakah pasien memiliki risiko mengalami komplikasi HIV atau tidak.Tes ini juga dapat membantu dokter dalam mengetahui seberapa efektif pengobatan HIV yang dijalani oleh pasien.

Kenapa tes CD4 diperlukan?

Tes CD4 diperlukan untuk membantu dokter dalam mengetahui seberapa besar kerusakan yang disebabkan oleh infeksi HIV pada sistem kekebalan tubuh pasien.Semua pengidap HIV perlu memulai terapi ART (antiretroviral treatment) berapapun kadar CD4 yang dimilikinya. Kadar CD4 harus meningkat sebagai respons terhadap pengobatan yang efektif.Dengan menjaga kadar CD4 tetap tinggi bersamaan dengan terapi ART yang efektif, gejala infeksi HIV dan komplikasi lebih lanjut dapat dicegah.

Siapa yang membutuhkan tes CD4?

Tes CD4 dilakukan pada kondisi-kondisi di bawah ini:
  • Pasien pertama kali terdiagnosis mengidap HIV.
  • Setiap beberapa bulan sekali untuk mengetahui ada tidaknya perubahan hasil CD4 sejak pemeriksaan pertama.
  • Melihat efektivitas pengobatan pada pasien yang sudah menjalani penanganan
Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan lain bersamaan dengan tes CD4. Apa sajakah tes tersebut?
  • Rasio CD4 dan CD8

CD8 merupakan salah satu jenis sel darah putih dalam sistem kekebalan tubuh. Sel ini berperan membunuh sel kanker dan benda asing lainnya.Pemeriksaan rasio CD4 dan CD8 dapat memberikan gambaran lebih baik mengenai kondisi sistem kekebalan tubuh yang dimiliki oleh pasien.
  • HIV viral load

Pemeriksaan HIV akan mengukur kadar sel HIV dalam darah pasien.

Seberapa sering Anda harus menjalani tes CD4?

Tes CD4 biasanya akan dilakukan pada awal terapi pengobatan HIV atau ketika dokter melakukan perubahan pada strategi pengobatan pasien. Secara umum, pemeriksaan ini perlu dilakukan:
  • Setiap tiga atau empat bulan pada pasien HIV.
  • Lebih sering untuk penderita HIV pasien dengan kondisi tertentu, misalnya pasien dalam dua tahun pertama pengobatan atau memiliki hasil tes viral load yang tidak membaik.
  • Dua kali dalam setahun untuk pengidap HIV yang sudah mengonsumsi obat harian untuk HIV, dan memiliki hasil tes viral load yang stabil selama dua

Apa saja persiapan untuk menjalani tes CD4?

Tidak ada persiapan khusus yang perlu dilakukan oleh pasien sebelum menjalani tes CD4.

Bagaimana prosedur tes CD4 dilakukan?

Pada tes CD4, tenaga medis akan mengambil sampel darah dari lengan pasien. Berikut prosedurnya:
  • Tenaga medis akan membersihkan area pengambilan darah dengan cairan antiseptik untuk membunuh kuman, biiasanya pada bagian dalam siku.
  • Lengan atas akan diikat dengan perban elastis agar aliran darah di lengan dapat terkumpul dan pembuluh darah vena mudah ditemukan.
  • Setelah vena ditemukan, darah akan diambil dengan cara menyuntikan jarum steril ke pembuluh darah.
  • Tabung khusus kemudian dipasang di belakang jarum untuk menampung darah pasien.
  • Ketika jumlah darah sudah cukup, jarum akan dilepas dan bagian yang disuntik akan ditutup dengan plester steril.
Prosedur pengambilan darah biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit. Pasien mungkin akan merasa sedikit sakit saat jarum disuntikkan atau dilepaskan. Sampel darah pasien kemudian dibawa ke labiratorium untuk diperiksa lebih lanjut.

Seperti apa hasil tes CD4?

Hasil tes CD4 akan ditunjukkan dalam jumlah sel per milimeter kubik darah dengan lategori sebagai berikut:
  • Normal: 500-1200 sel per milimeter kubik darah.
  • Tidak normal: 250-500 sel per milimeter kubik darah. Hasil ini menandakan pasien memiliki imunitas yang lemah dan mungkin terinfeksi HIV.
  • Tidak normal: 200 sel per milimeter kubik darah atau kurang. Angka ini mengindikasi adanya penyakit AIDS dan pasien berisiko tinggi untuk mengalami infeksi oportunistik yang mengancam nyawa.

Apa yang harus dilakukan bila hasil tes CD4 tidak normal?

Meskipun tidak ada pengobatan khusus untuk infeksi HIV, beberapa langkah penanganan dapat dilakukan agar menjaga sistem kekebalan tubuh pasien dan mencegah AIDS.Dokter akan menganjurkan pemeriksaan rutin maupun berkala pada pasien. Dengan ini, keefektifan pengobatan dan kondisi pasien bisa dipantau dengan baik.

Apa saja yang perlu diperhatikan setelah tes CD4?

Tidak ada hal khusus yang perlu dilakukan setelah pemeriksaan ini. Pasien biasanya boleh pulang dan kembali beraktivitas seperti biasa sambil menunggu hasilnya.

Apa saja efek samping tes CD4?

Risiko pengambilan darah tergolong sangat kecil, termasuk pada tes CD4. Pasien mungkin akan mengalami nyeri ringan atau memar pada lokasi pengambilan darah. Tetapi Efek samping ini akan menghilang dengan sendirinya.
hivaidskekebalan tubuh
Medline Plus. https://medlineplus.gov/lab-tests/cd4-lymphocyte-count/
Diakses pada 8 April 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/hiv-aids/cd4-viral-count
Diakses pada 8 April 2020
WebMD. https://www.webmd.com/hiv-aids/cd4-count-what-does-it-mean#1
Diakses pada 8 April 2020
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/what-does-a-cd4-count-and-viral-load-mean-48630
Diakses pada 8 April 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email