Tes ANA

17 Mar 2020|dr. M. Helmi A.
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Tes ANA atau antinuclear antibody dilakukan melalui pengambilan darah.Tes ANA mampu mendeteksi penyakit autoimun, seperti lupus.

Apa itu prosedur tes ANA?

Tes antinuclear antibody (ANA) adalah pemeriksaan untuk mencari antibodi tersebut di dalam darah. Bila ANA terdapat di dalam darah, berarti Anda memiliki penyakit autoimun. Penyakit ini terjadi karena sel-sel imun atau pertahanan tubuh, melakukan kesalahan dengan menyerang sel, jaringan, atau organ tubuh sendiri.
Antibodi merupakan komponen sel-sel imun yang berperan penting dalam sistem pertahanan tubuh, terutama untuk menyerang virus dan bakteri. Keberadaan ANA di dalam tubuh sebenarnya normal. Namun saat jumlahnya terlalu banyak, antibodi ini justru akan membuat sistem imun menyerang sel-sel tubuh yang sehat dan nukleus (inti) dari sel-sel yang sehat.

Mengapa prosedur tes ANA perlu dilakukan?

Tes ANA dilakukan untuk mendiagnosis beberapa penyakit autoimun, seperti:
  • Systemic lupus erythematosus (SLE)
  • Rheumatoid arthritis
  • Skleroderma
  • Sindrom Sjorgen
Anda akan disarankan untuk menjalani tes ANA, apabila memiliki gejala penyakit autoimun seperti:
  • Demam berulang atau terus menerus
  • Ruam pada wajah atau butterfly-shaped rash
  • Kelelahan
  • Nyeri sendi dan pembengkakan
  • Nyeri otot
  • Ruam kemerahan pada kulit
  • Sensitif terhadap cahaya
  • Mati rasa atau kesemutan di tangan dan kaki
  • Rambut rontok

Apa yang harus dipersiapkan sebelum menjalani prosedur tes ANA?

Tidak ada persiapan khusus yang harus Anda lakukan sebelum menjalani tes ANA. Beberapa obat-obatan seperti obat yang dijual bebas dapat memengaruhi hasil tes ANA. Jenis obat yang paling sering memengaruhi hasil tes ANA adalah obat kejang dan obat jantung. Oleh karena itu, sebelum tes, beritahukan kepada petugas jenis obat-obatan yang biasa dikonsumsi. 

Apa yang akan dilakukan tim medis pada prosedur tes ANA?

Tes ANA sebenarnya mirip dengan tes darah pada umumnya. Berikut ini langkah-langkahnya.
  • Petugas akan mengikat sabuk khusus di lengan atas untuk memperjelas keberadaan pembuluh darah. 
  • Setelah itu, area tangan yang akan disuntik diusap menggunakan tisu antiseptik agar steril.
  • Petugas akan mengambil sampel darah dari pembuluh darah vena di lengan menggunakan jarum. Ketika jarum dimasukkan, darah diambil dan ditampung di dalam tabung. Anda akan merasakan sensasi tersengat ketika jarum dimasukkan dan dicabut. Prosedur ini memakan waktu kurang lebih 5 menit.
Pada anak atau bayi, tes ini dilakukan dengan cara yang berbeda. Darah tidak akan dikeluarkan atau disedot menggunakan suntikan sebab petugas biasanya akan membuat sedikit perlukaan di permukaan kulit hingga ada sedikit darah yang keluar, kemudian darah tersebut di ambil dengan pipet.Setelah selesai, darah yang sudah diambil akan dibawa ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut.

Apa saja risiko dari prosedur tes ANA?

Risiko dari prosedur tes ANA sangatlah minimal. Namun, pada orang yang pembuluh darahnya sulit ditemukan, prosedur ini mungkin akan terasa sedikit tidak nyaman karena proses pencarian menggunakan jarum suntik di kulit.Risiko lain yang mungkin terjadi saat menjalani tes ANA antara lain adalah nyeri dan bengkak di lokasi tempat pengambilan darah dilakukan. Efek ini ini akan menghilang dengan sendirinya.

Hasil apa yang didapatkan dari tes ANA?

Hasil tes ANA bisa keluar menjadi dua jenis, positif atau negatif.

1. Jika hasil tes ANA negatif

Jika hasil tes ANA negatif, artinya kemungkinan besar Anda tidak memiliki penyakit autoimun. Meski begitu, dokter biasanya tetap akan melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai gejala yang Anda alami untuk benar-benar memastikan diagnosis.Pasalnya, beberapa penyakit yang tidak terdeketeksi lewat tes ANA, bisa saja terdeteksi lewat tes antibodi lainnya.

2. Jika hasil tes ANA positif

Hasil positif menandakan bahwa terdapat ANA di dalam darah, yang dapat berarti:
  • Anda memiliki SLE
  • Anda memiliki penyakit autoimun selain SLE
  • Anda mengalami infeksi virus
Hasil positif bukan langsung menandakan Anda memiliki penyakit tersebut. Beberapa orang sehat memiliki hasil positif ANA di dalam darah mereka, terutama pada mereka yang sudah berusia lanjut.Sejumlah obat-obatan juga dapat memengaruhi hasil dari tes ANA. Tim medis akan merekomendasikan beberapa pemeriksaan lain, terutama bila Anda memiliki gejala-gejala penyakit autoimun.Namun secara umum, semakin tinggi jumlah ANA di dalam darah Anda, maka kemungkinan Anda mengidap penyakit autoimun, semakin tinggi. 
autoimunpenyakit autoimunsel darahdarah
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/ana-test/about/pac-20385204
Diakses pada 16 Maret 2020
MedlinePlus. https://medlineplus.gov/lab-tests/ana-antinuclear-antibody-test/
Diakses pada 16 Maret 2020
WebMD.
https://www.webmd.com/a-to-z-guides/what-is-an-antinuclear-antibody-test#1
Diakses pada 16 Maret 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/antinuclear-antibody-panel
Diakses pada 26 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email