Terapi Continuous Positive Airway Pressure (Terapi CPAP)

11 Jul 2020|Nurul Rafiqua
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Terapi CPAP adalah metode pengobatan untuk penderita gangguan tidur sleep apnea.Terapi CPAP diperlukan oleh pasien sleep apnea.

Apa itu prosedur terapi Continuous Positive Airway Pressure (CPAP)?

Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) adalah mesin yang terdiri dari selang dan masker oksigen yang dapat  menjaga saluran udara tetap terbuka, sehingga para pengidap sleep apnea bisa tetap bernapas saat tidur. Sebab pada pengidap gangguan tidur tersebut, saluran napas bisa berhenti sementara selama beberapa kali, memicu kesulitan bernapas yang terkadang bisa membahayakan nyawa.  

Selain mencegah kesulitan bernapas, CPAP juga dapat meningkatkan kadar oksigen di paru-paru dan menghilangkan gas yang tidak diinginkan (karbon dioksida) dari paru-paru. CPAP biasanya hanya dibutuhkan pada malam hari atau saat tidur.

CPAP adalah pilihan non-operasi yang paling efektif untuk sleep apnea. Seiring waktu, kebanyakan orang yang menjalani terapi CPAP mengalami lebih sedikit rasa kantuk di siang hari, serta penurunan risiko tekanan darah rendah, stroke, penyakit jantung dan depresi.

Mengapa prosedur terapi Continuous Positive Airway Pressure (CPAP) perlu dilakukan?

CPAP dapat direkomendasikan untuk menjaga kondisi pernapasan pada pasien bayi yang baru lahir atau bayi prematur, balita dan pasien anak yang mengalami dengan kondisi berikut

  • Asma
  • Bronkiolitis
  • Obstructive sleep apnea syndrome
  • Radang paru-paru
  • Kelelahan otot
  • Miopati
  • Memiliki risiko kerusakan paru-paru yang harus dicegah

Selain itu, tindakan tersebut juga dibutuhkan oleh orang dewasa dengan kondisi berikut ini:

Apa yang perlu dipersiapkan sebelum menjalani prosedur terapi Continuous Positive Airway Pressure (CPAP)?

Anda harus memelajari dan terbiasa dengan bagian-bagian mesin CPAP yang terdiri dari beberapa komponen, di antaranya:

  • Masker wajah, masker hidung, atau penyumbat hidung
  • Motor mesin, yang meniupkan udara ke dalam tabung
  • Pipa yang menghubungkan motor mesin ke masker atau colokan

Jika Anda membeli mesin CPAP untuk digunakan di rumah, petugas di bagian penjualan akan membantu memilihkan yang sesuai kebutuhan. Selain itu, teknisi akan memberi petunjuk tentang cara mengoperasikan serta membersihkan masker, pipa, dan bagian lain dari mesin.

Apa yang dilakukan dokter pada prosedur terapi Continuous Positive Airway Pressure (CPAP)?

Awalnya, Anda akan dijadwalkan janji temu dengan seorang petugas kesehatan yang akan memperkenalkan peralatan CPAP sesuai dengan kebutuhan pasien.

Selanjutnya, petugas kesehatan akan menguji coba alat CPAP selama 2-3 minggu sebelum Anda menjalani uji coba CPAP semalaman.

Mesin CPAP bekerja dengan cara meniupkan udara normal pada tekanan tetap atau tekanan tertentu yang telah ditentukan. Akan tetapi, pada uji coba pertama, CPAP yang diujicobakan tidak menggunakan tekanan apapun dan dilakukan pada siang hari.

Masker akan dipasangkan di sekitar hidung dan mulut Anda sembari mesin CPAP dinyalakan. Dokter atau petugas kesehatan lainnya mungkin akan mengamati pola tidur Anda pada tahap ini.

Pada hari prosedur dilaksanakan, Anda akan mengenakan peralatan CPAP selama semalaman. Uji coba CPAP kali ini akan sama dengan uji coba sebelumnya. Hanya saja akan ada seorang ahli fisiologi yang akan menyesuaikan tekanan yang cocok dari CPAP yang juga disesuaikan berdasarkan peninjauan studi tidur sebelumnya.

Idealnya, Anda akan tertidur selama tindakan berlangsung. Tim medis akan meninjau hasil pengamatan pada keesokan paginya. Jika ternyata diperlukan penyesuaian tekanan udara pada CPAP, tindakan lanjutan akan dilakukan pada malam harinya.

Anda akan dipersilakan pulang ketika sudah sepenuhnya terlatih dan percaya diri dalam menggunakan CPAP. Uji coba CPAP membutuhkan waktu selama 2 malam.

Hasil apa yang didapatkan dari prosedur terapi Continuous Positive Airway Pressure (CPAP)?

Kemungkinan besar Anda akan merasakan hasil terapi CPAP segera setelah Anda memulainya. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa efek maksimum terapi biasanya dicapai sekitar 2 minggu.

Efek yang akan Anda rasakan meliputi:

  • Jalan napas tetap terbuka saat Anda tidur.
  • Dengkuran yang berkurang atau hilang sama sekali.
  • Kualitas tidur yang meningkat
  • Rasa kantuk di siang hari dan gejala sleep apnea berkurang
  • Tekanan darah tinggi berkurang secara signifikan.

Apa risiko dari prosedur terapi Continuous Positive Airway Pressure (CPAP)?

Terapi CPAP dapat menimbulkan efek samping pada beberapa orang, seperti hidung kering atau tersumbat, iritasi pada kulit wajah, dan mata pegal karena udara yang bocor di sekitar masker.

Efek samping ini biasanya dapat dicegah atau dikendalikan dengan langkah-langkah sederhana seperti menggunakan semprotan hidung atau menyesuaikan ukuran dari masker yang dikenakan.

mendengkurgangguan tidurasmasleep apneappok

Hopkins Medicine.
https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/bipap
Diakses pada 27 Juni 2020

Pediatric Education.
https://pediatriceducation.org/2017/06/12/what-are-indications-for-continuous-positive-airway-pressure-cpap/
Diakses pada 27 Juni 2020

AAST.
https://www.aastweb.org/blog/what-is-cpap-continuous-positive-airway-pressure-therapy#:~:text=CPAP%2C%20the%20abbreviation%20for%20continuous,have%20breathing%20problems%20during%20sleep.
Diakses pada 27 Juni 2020

National Health Service.
https://www.gosh.nhs.uk/medical-information/procedures-and-treatments/continuous-positive-airway-pressure-cpap-non-invasive-ventilation
Diakses pada 27 Juni 2020

St. Lukes.
https://www.stlukesonline.org/health-services/procedures/continuous-positive-airway-pressure
Diakses pada 27 Juni 2020

Kids Health.
https://www.kidshealth.org.nz/continuous-positive-airway-pressure-cpap
Diakses pada 27 Juni 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email