Tambal Gigi

25 Jun 2021|Popy Hervi Putri
Ditinjau olehNina Hertiwi Putri
Dokter akan mengecek kondisi gigi pasien sebelum melakukan tambal gigiTambal gigi dilakukan setelah pemeriksaan kondisi gigi pasien

Apa itu tambal gigi?

Tambal gigi adalah prosedur menutup lubang atau celah pada enamel gigi yang membusuk, patah, atau rusak. Enamel merupakan lapisan terluar dari gigi.
Tambalan pada gigi bisa bertahan selama lima hingga 15 tahun. Durasi ini tergantung pada jenis bahan yang digunakan serta kebiasaan ata gaya hidup pasien.

Apa saja bahan tambal gigi?

Untuk menutup lubang pada gigi, dokter dapat menggunakan beberapa jenis bahan tambalan gigi. Apa sajakah itu?
  • Bahan emas

Bahan emas memiliki beberapa kelebihan, seperti tahan lama hingga 15 tahun dan kuat. Bagi sebagian kalangan dan budaya, bahan ini juga tampak lebih indah dipandang.Namun di sisi lain, tambalan emas juga memiliki kekurangan, yaitu harganya lebih mahal, dapat memicu rasa sakit, dan mudah berubah warna.
  • Amalgam

Amalgam adalah bahan tambalan yang terbuat dari perak. Tambalan ini bisa tahan hingga 15 tahun, kuat, dan tidak terlalu mahal.Sedangkan kekurangan amalgam meliputi mudah retak jika terkena makanan atau minuman yang panas atau dingin, warna yang mudah berubah, dan bisa memicu reaksi alergi untuk beberapa orang.
  • Komposit sesuai warna gigi

Berbeda dengan bahan-bahan sebelumnya, komposit bisa disesuaikan dengan warna gigi pasien. Karena itu, gigi yang ditambal akan tampak lebih indah. Bahan ini juga lebih mudah menyatu dengan gigi.Sama seperti tamalan gigi lainnya, komposit juga memiliki kekurangan. Bahan in kurang tahan lama dan ata-rata bertahan maksimal lima tahun. Waktu pemasangannya pun lebih dan harganya yang mahal.
  • Bahan lainnya

Ada juga beberapa bahan tambal gigi yang biasanya digunakan oleh dokter gigi. Contohnya, semen ionomer kaca alias GIC, semen ionomer resin, porselen, dan campuran nikel.Pemilihan bahan gigi biasanya akan diputuskan dokter gigi dengan mempertimbangkan beberapa faktor. Mulai dari lokasi lubang di gigi, riwayat kesehatan pasien, kebutuhan estetika, finansial, dan referensi pribadi pasien.

Kenapa tambal gigi diperlukan?

Tambal gigi diperlukan untuk mengatasi beberapa gangguan kesehatan pada gigi yang meliputi:
  • Memperbaiki gigi patah atau rusak
  • Meratakan permukaan gigi
  • Meningkatkan fungsi rahang untuk menggigit dan mengunyah
  • Memperbaiki enamel gigi

Siapa yang membutuhkan tambal gigi?

Tambal gigi direkomendasikan bagi pasien dengan beberapa kondisi kesehatan di bawah ini:

Apa saja persiapan untuk menjalani tambal gigi?

Agar proses tambal gigi bisa berjalan lancar, dokter umumnya akan melakukan beberapa persiapan berikut:
  • Rontgen gigi

Rontgen gigi bertujuan melihat seberapa parah kerusakan yang terjadi pada gigi pasien.
  • Anestesi

Anestesi atau obat bius berguna untuk mencegah rasa tidak nyaman atau nyeri yang mungkin dirasakan oleh pasien selama proses pembersihan dan penambalan gigi.
  • Informasi pasien

Dokter akan menanyakan informasi medis pasien, dari riwayat penyakit, sedang hamil atau tidak, ada tidaknya alergi, hingga obat-obatan yang digunakan.

Bagaimana tambal gigi dilakukan?

Setelah memeriksa bahwa tidak ada infeksi pada gigi maupun akarnya, dokter akan mulai melakukan prosedur tambal gigi dengan cara-cara di bawah ini:Setelah memeriksa bahwa tidak ada infeksi pada gigi maupun akarnya, dokter akan mulai melakukan penambalan gigi dengan cara-cara di bawah ini:
  • Dokter akan memotong dan menghilangkan bagian gigi yang rusak, bisa secara manual atau dengan laser.
  • Dokter mengoleskan gel asam untuk membersihkan area gigi dan menghilangkan bakteri atau kotoran yang tersisa.
  • Setelah gigi benar-benar bersih, dokter akan mengoleskan bahan perekat tambalan (bonding) agar tambalan bisa melekat sempurna di permukaan gigi.
  • Bahan tambal kemudian diaplikasikan untuk mengisi rongga yang bolong dan dibentuk sesuai anatomi gigi.
  • Dokter akan meminta pasien untuk melakukan tes gigit agar tambalan terasa nyaman dan tidak mengganjal dalam mulut pasien.
  • Jika tambalan mengganjal, dokter akan kembali menyesuaikan ketinggian tambalan.
  • Dokter lalu mengeraskan tambalan dengan lampu khusus.
Umumnya, prosedur tambal gigi ini berlangsung selama 20 menit hingga satu jam. Jika lubang gigi berukuran besar, prosedur ini bisa saja memakan waktu lebih lama.

Apa saja yang perlu diperhatikan setelah tambal gigi?

Untuk merawat tambalan gigi, beberapa langkah di bawah ini perlu dilakukan:
  • Rutin memeriksakan kesehatan gigi ke dokter gigi, setidaknya enam bulan sekali
  • Menjaga kebersihan gigi dengan menggosok gigi memakai pasta gigi berfluorida
  • Menggunakan benang gigi atau dental floss atau obat kumur antibakteri, minimal sekali sehari
  • Jangan mengonsumsi makanan yang lengket dan keras selama beberapa hari setelah tambal gigi kerena gigi biasanya masih nyeri
  • Mengonsumsi obat pereda sakit sesuai anjuran dokter jika gigi terasa nyeri
  • Menghindari makanan atau minuman terlalu panas maupun dingin
  • Menjauhi makanan dan minuman asam
  • Mengunyah makanan menggunakan gigi yang tidak ditambal

Apa saja risiko komplikasi tambal gigi?

Sama seperti tindakan medis pada umumnya, tambal gigi juga memiliki beberapa risiko komplikasi di bawah ini:
  • Gigi yang sensitif
  • Rasa kebas atau nyeri pada gigi saat mengunyah, terutama jika mengonsumsi makanan panas atau dingin
  • Reaksi alergi terhadap bahan tertentu, seperti bahan tambalan atau anestesi
  • Kerusakan saraf akibat masuknya bahan tambalan yang masuk terlalu dalam
  • Infeksi pada bagian gigi yang bolong atau area yang disuntik obat bius
Jika gigi sensitif terasa sangat menganggu, atau ada bagian tambalan yang hilang dan retak, segera kembali memeriksakan kondisi gigi ke dokter gigi.
sakit gigigigi sensitifgigi berlubanggigi patah
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-long-does-it-take-to-get-a-filling#how-long
Diakses pada 25 Juni 2021
News Medical Life Science. https://www.news-medical.net/health/What-are-Dental-Fillings.aspx
Diakses pada 25 Juni 2021
News Medical Life Science. https://www.news-medical.net/health/Dental-Filling-Procedure.aspx
Diakses pada 25 Juni 2021
WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/dental-health-fillings#2-4
Diakses pada 25 Juni 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email