Suntik Kolagen

21 Apr 2021|Nurul Rafiqua
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Suntik kolagen berisiko memicu alergi, infeksi, bahkan kerusakan sarafSuntik kolagen mampu menghilangkan garis halus pada kulit wajah.

Apa itu prosedur suntik kolagen?

Suntik kolagen adalah prosedur pemberian kolagen ke bagian bawah kulit untuk menghilangkan bekas luka, keriput, garis halus pada wajah, bahkan menebalkan bibir. Efek samping yang mungkin terjadi antara lain alergi, abses di bawah kulit, bengkak, dan kerusakan jaringan di area suntikan.
Kolagen adalah protein alami yang berperan sebagai zat pembangun utama kulit, otot, tulang dan bagian tubuh lainnya. Penyuntikkan kolagen ke kulit, dapat menggantikan kolagen alami dari tubuh yang telah rusak akibat usia atau kondisi tertentu. Karena salah satu fungsi kolagen adalah meningkatkan elastisitas kulit, maka setelah injeksi kolagen dilakukan, kulit akan terlihat awet muda.Selain itu, prosedur ini kerap dilakukan untuk:
  • Mengurangi kulit keriput di area wajah tertentu, termasuk di hidung, sekitar mata, mulut (garis kerutan) dan dahi
  • Menyamarkan bekas luka dan menghaluskan kulit
  • Menebalkan dan menambah volume bibir
Kolagen yang disuntikkan pada prosedur ini dapat diambil dari jaringan yang berasal dari hewan seperti sapi atau babi maupun dari pasien itu sendiri.Suntik kolagen adalah prosedur kosmetik elektif. Artinya, tindakan ini adalah prosedur yang sengaja dipilih pasien meskipun tidak diperlukan secara medis.

Apa saja persiapan suntik kolagen?

Sebelum prosedur dilakukan, dokter akan melakukan tindakan berikut ini:
  • Memeriksa, mengukur, dan mengambil gambar wajah pasien
  • Mendiskusikan alergi yang dimiliki pasien
  • Mendiskusikan tentang obat, suplemen, dan produk kulit yang Anda gunakan
  • Melakukan tes alergi pada kulit
  • Melakukan uji kulit untuk mengidentifikasi alergi
  • Mendiskusikan risiko dan manfaat prosedur
Sebelum prosedur, Anda juga akan diminta untuk:
  • Menandatangani formulir persetujuan tindakan
  • Menghindari penggunaan aspirin dan obat pengencer darah lainnya
  • Menghapus semua makeup

Bagaimana prosedur suntik kolagen?

Berikut ini tahapan suntik kolagen:
  • Saat prosedur dilaksanakan, dokter akan membuat tanda dengan pena khusus di area kolagen akan disuntikkan.
  • Wajah Anda akan dibersihkan dengan pembersih antibakteri.
  • Anestesi lokal atau topikal (oles) akan diberikan untuk mematikan rasa di daerah tersebut. Untuk area yang sempit, krim topikal atau es batu biasanya digunakan sebagai bius lokal. Untuk suntik kolagen yang dilakukan di bibir, pasien akan menerima suntik baal atau kebas pada bibir.
Kolagen bisa disuntikkan dengan dua cara, yaitu dengan teknik tusukan serial dan linear threading atau teknik mengipasi.

1. Teknik tusukan berseri

Teknik suntikan ini berupa serangkaian tusukan kecil yang disuntikkan pada sepanjang area target. Sejumlah dosis kolagen akan dimasukkan pada setiap titik tusukan.

2. Linear threading atau teknik mengipasi

Pada teknik ini, jarum akan dimasukkan sepenuhnya ke area yang ditargetkan. Kolagen akan disuntikkan secara perlahan saat jarum dilepas atau dimasukkan.Prosedur ini hanya memakan waktu beberapa menit atau dapat lebih lama, tergantung pada area yang disuntikkan. Anda bisa langsung pulang setelah prosedur selesai dilaksanakan.

Bagaimana hasil suntik kolagen?

Hasil suntik kolagen dilaporkan dapat bertahan hingga 5 tahun. Faktor-faktor lain dapat memengaruhi jangka waktu bertahannya efek suntikan, misalnya lokasi serta jenis bahan suntikan yang digunakan.Berikut ini beberapa hasil suntik kolagen dan waktu pemeliharaannya:
  • Suntik kolagen dengan hasil kerutan pada wajah yang lebih halus mungkin memerlukan beberapa kali perawatan lanjutan sepanjang tahun.
  • Suntik kolagen untuk mengurangi bekas luka hanya perlu dilakukan dalam 1-2 kali kunjungan setahun, tergantung pada seberapa parah bekas luka tersebut.
  • Suntik kolagen untuk menebalkan dan membesarkan volume bibir harus dilakukan setiap 3 bulan.
Efek dari suntikan kolagen dapat dirasakan dengan segera, walaupun mungkin memerlukan 1 minggu atau bahkan berbulan-bulan untuk melihat hasil sepenuhnya.

Apa risiko efek samping dari prosedur suntik kolagen?

Suntik kolagen secara umum aman selama dilakukan di bawah pengawasan dokter. Meski begitu, layaknya prosedur medis lain, risiko terjadinya efek samping tetap ada.Berikut ini beberapa efek samping yang dapat muncul setelah suntik kolagen:
  • Reaksi alergi
  • Benjolan, gumpalan, atau abses pada kulit
  • Penampilan kulit tidak merata
  • Ruam kulit, gatal
  • Infeksi
  • Perdarahan, memar, atau bengkak
  • Kerusakan jaringan dan saraf di dekat tempat suntikan
Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko komplikasi adalah:
  • Kebiasaan merokok
  • Mengonsumsi obat pengencer darah
  • Reaksi alergi
Pastikan untuk mendiskusikan risiko ini dengan dokter sebelum menjalani suntik kolagen.
kulit sehatperawatan kulitkulit dan kecantikan
Wincester Hospital.
https://www.winchesterhospital.org/health-library/article?id=620201
Diakses pada 28 Mei 2020
Healthline.
https://www.healthline.com/health/collagen-injections#where-to-use
Diakses pada 28 Mei 2020
Standford Healthcare.
https://stanfordhealthcare.org/medical-treatments/c/collagen.html
Diakses pada 28 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email