Skleroterapi

08 Apr 2020|dr. M. Helmi A.
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Skleroterapi dapat berupa suntikan di kaki untuk menyembuhkan varises.Skleroterapi bisa dilakukan untuk mengatasi varises pada kaki.

Apa itu prosedur skleroterapi?

Skleroterapi adalah prosedur minimal invasif yang secara efektif dapat mengatasi varises dan telangiektasis (spider veins) dengan cara menyuntikkan larutan ke dalam pembuluh darah vena. Suntikan larutan tersebut dapat menyebabkan pembuluh darah vena menjadi jaringan parut, dan mengarahkan aliran darah ke pembuluh darah vena yang sehat.
Pembuluh darah vena yang kolaps tersebut diserap kembali ke jaringan sekitar dan lama-kelamaan akan menghilang. Skleroterapi juga dapat mengurangi rasa nyeri serta mengurangi efek samping yang disebabkan kerusakan pembuluh darah vena.

Mengapa prosedur skleroterapi perlu dilakukan?

Prosedur skleroterapi biasanya dilakukan pada daerah paha, betis, pergelangan kaki, kaki, wajah, dan dubur. Prosedur ini dilakukan untuk:
  • Alasan kosmetik, yaitu menghilangkan penampakan varises dan telangiektasis yang mengganggu
  • Mengurangi gejala klinis seperti nyeri, bengkak, rasa seperti terbakar, dan kram pada malam hari
  • Berperan sebagai terapi untuk kondisi lain seperti malformasi pembuluh limfe, hemoroid (wasir), dan hidrokel

Apa yang harus dipersiapkan sebelum menjalani prosedur skleroterapi?

Berikut ini hal-hal yang harus dipersiapkan sebelum menjalani prosedur skleroterapi:
  • Tim medis akan mengevaluasi riwayat medis dan melakukan pemeriksaan fisik. Riwayat medis yang digali adalah riwayat penyakit terdahulu, obat-obatan yang dikonsumsi, riwayat alergi, dan riwayat terapi untuk varises sebelumnya. Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mengevaluasi pembuluh darah vena dan melihat kemungkinan adanya penyakit yang mendasarinya.
  • Bila perlu, tim medis akan melakukan pemeriksaan ultrasonografi pada pembuluh darah vena, untuk melihat struktur pembuluh darah vena lebih jelas.

Apa yang harus dilakukan sebelum menjalani prosedur skleroterapi?

Hindari mencukur atau mengoleskan losion pada daerah yang akan menerima skleroterapi. Gunakan pakaian yang longgar dan nyaman.

Apa yang akan dilakukan tim medis pada prosedur skleroterapi?

Anda akan diminta untuk berbaring dengan kaki sedikit terangkat. Tim medis akan melakukan pembersihan pada kulit dengan alkohol, lalu menusukkan jarum secara perlahan, dan menyuntikkan larutan skleroterapi ke dalam pembuluh darah vena. Larutan ini dapat menyumbat aliran darah ke pembuluh darah vena yang akan diobati. Selanjutnya, pembuluh darah vena menjadi jaringan parut dan akan menghilang secara perlahan.Beberapa orang akan merasakan nyeri ringan dan kram pada saat jarum dimasukkan ke dalam pembuluh darah vena. Nyeri akan bertambah apabila larutan tersebut merembes dari pembuluh darah vena ke jaringan sekitar. Setelah selesai memberikan suntikan, tim medis akan mencabut jarum dan memijat area yang disuntik supaya larutan menyebar. Jumlah injeksi yang dilakukan bergantung dari luasnya pembuluh darah vena yang mendapat perawatan.

Apa yang harus dilakukan setelah menjalani prosedur skleroterapi?

Anda dapat bangun dan berjalan segera setelah prosedur selesai dilakukan. Anda akan disarankan untuk berjalan atau menggerakkan kaki untuk mencegah terbentuknya bekuan darah. Selama kurang lebih 2 minggu, Anda akan diminta untuk menggunakan perban yang berfungsi menekan pembuluh darah vena. Hindari aktivitas fisik berat kurang lebih 2 minggu setelah prosedur selesai dilakukan. Hindari juga paparan sinar matahari pada daerah tersebut untuk menghindari terbentuknya bintik hitam pada kulit.

Hasil apa yang didapatkan dari skleroterapi?

Anda dapat melihat hasilnya dalam waktu 3-6 minggu bila ukuran pembuluh darah vena yang mendapatkan terapi, berukuran kecil. Pada pembuluh darah vena besar, hasil akan nampak setelah Anda menjalani terapi terapi selama 3-4 bulan.

Apa saja risiko dari prosedur skleroterapi?

Beberapa risiko yang dapat terjadi pada prosedur skleroterapi antara lain:
  • Bengkak, kemerahan, perih, dan kulit berubah warna pada daerah kulit yang diinjeksi
  • Inflamasi atau peradangan
  • Terbentuknya bekuan darah
  • Terbentuknya gelembung udara di pembuluh darah
  • Reaksi alergi
pembuluh darahvariseswasir
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/sclerotherapy/about/pac-20384592
Diakses pada 31 Maret 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320282
Diakses pada 31 Maret 2020
Healthline.
https://www.healthline.com/health/sclerotherapy
Diakses pada 31 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email