Rontgen dada tidak disarankan untuk wanita hamil
Ronten dada dapat membantu dokter mendiagnosa beberapa penyakit

Penjelasan mengenai rontgen dada

Rontgen dada adalah tes gambar menggunakan sinar X, yang digunakan untuk mengambil gambar bagian dada. X-ray ini digunakan untuk membantu dokter mendiagnosa penyakit jantung, penyakit paru-paru, pneumonia, fibrosis kistik, tulang dada dan masalah pada kelenjar getah bening.

X-ray atau yang dikenal juga dengan rontgen dada biasanya tidak dilakukan saat kehamilan karena adanya paparan radiasi. Pasien disarankan untuk memberitahu dokter jika sedang hamil.

X-ray dada adalah cara umum untuk mendiagnosa penyakit tertentu. Selain daripada itu, X-ray juga dapat digunakan untuk mengetahui apakah terapi pengobatan yang dijalani seseorang berhasil. Misalnya, X-ray bisa dilakukan beberapa kali dalam jangka waktu tertentu, supaya dapat  mengamati dan melacak masalah kesehatan yang terjadi, apakah membaik atau memburuk.

Kenapa rontgen dada harus dilakukan?

Rontgen dada adalah tipe pemeriksaan yang umum dilakukan. Rontgen dada adalah prosedur pertama yang akan direkomendasikan jika dokter curiga ada masalah pada jantung atau paru-paru. Hal ini juga dapat digunakan untuk mengecek bagaimana pasien merespons terhadap pengobatan yang diberikan.

Rontgen dada dapat memberikan gambaran kondisi tubuh seperti:

  • Kondisi paru-paru. Rontgen dada dapat mendeteksi kanker, infeksi atau kumpulan udara di ruang sekitar paru-paru. Rontgen dada juga dapat menunjukan kondisi paru-paru seperti emfisema atau fibrosis kistik, dan juga komplikasinya
  • Masalah jantung yang berkaitan dengan paru-paru. X-ray dada dapat menunjukan perubahan atau masalah pada paru-paru  yang berhubungan dengan masalah jantung
  • Ukuran dan dinding jantung. Perubahan pada ukuran dan bentuk pada jantung dapat mengindikasikan gagal jantung, cairan di sekitar jantung atau masalah katup jantung
  • Pembuluh darah. Karena dinding dari pembuluh darah besar dekat jantung, yaitu aorta dan arteri pulmonari dan vena terlihat pada rontgen dada,sehingga dapat memperlihatkan aneurisma aorta dan arteri pulmonari, masalah pembuluh darah atau penyakit jantung bawaan
  • Kekurangan kalsium. Rontgen dada dapat mendeteksi kehadiran kalsium di jantung atau pembuluh darah
  • Patah tulang. Tulang rusuk atau tulang belakang retak atau masalah lain dengan tulang dapat terlihat pada rontgen dada.
  • Perubahan pasca operasi. Rontgen dada digunakan untuk memonitor pemulihan setelah menjalani operasi dada.
  • Alat pacu jantung, defibrilator atau kateter. Alat pacu jantung dan defibrilator memiliki kabel yang terpasang pada jantung, untuk memastikan detak jantung dan ritme jantung normal. Kateter adalah pipa kecil yang digunakan untuk mengirimkan obat atau untuk cuci darah.

Persiapan yang dapat dilakukan sebelum rontgen dada

Prosedur ini cukup umum, jadi sebenarnya tidak ada persiapan khusus yang diperlukan. 

Sebelum rontgen dada dilakukan, Anda harus mengganti pakaian dengan pakaian yang disediakan di rumah sakit dan melepaskan semua perhiasan atau benda metal lainnya. Jadi, ada baiknya Anda memakai pakaian yang nyaman dan mudah dilepas, dan tinggalkan perhiasan atau jam tangan di rumah. 

Beritahu dokter jika Anda memiliki alat operasi yang ditanam didalam tubuh, seperti alat pacu jantung.

Pengambilan rontgen dada

Rontgen dada dilakukan di ruangan khusus dengan kamera x-ray yang dapat bergerak dan terpasang di lengan logam besar. Anda akan diminta berdiri di sebelah papan. Papan ini mengandung flm x-ray atau sensor khusus yang merekam gambar pada komputer. Teknisi X-ray akan mengarahkan bagaimana cara berdiri dan akan merekam kedua sisi (depan dan belakang) dada.

Sementara gambar diambil, Anda akan diminta menahan napas sehingga dada tidak bergerak naik turun. Usahakan agar Anda tidak bergerak, karena jika Anda bergerak, hasil gambar akan menjadi buram.

Prosedur ini akan selesai setelah teknisi X-ray sudah mengambil cukup gambar dengan kualitas yang bagus.  

Apa yang terjadi setelah rontgen dada dilakukan

Laboratorium biasanya mengembangkan gambar dari x-ray dada pada selembar kertas film besar. Ketika dilihat dengan latar belakang yang terang, dokter akan mengetahui masalah dari tumor sampai ke tulang yang parah. Ahli radiologi juga akan memeriksa gambar dan memberikan interpretasi kepada dokter. Dokter akan mendiskusikan hasil dari x-ray pada pertemuan berikutnya.

Risiko

Pasien dapat khawatir saat terpapar radiasi dari pemeriksaan x-ray pada dada terutama jika harus melakukan pemeriksaan ini secara terus menerus. Tetapi sebenarnya jumlah radiasi dari x-ray dada rendah, bahkan lebih rendah dari paparan radiasi lingkungan sekitar.

Meskipun keuntungan dari x-ray lebih banyak dibandingkan risikonya, tetapi pasien akan diberikan pakaian untuk melindungi area tubuh tertentu. Beritahukan dokter jika sedang hamil. Dokter dapat merekomendasikan cara lain untuk melindungi perut dari radiasi.

Hasil rontgen dada

Rontgen dada memproduksi gambar hitam putih dari organ didalam dada. Struktur yang padat akan menghalangi radiasi sehingga muncul di gambar berwarna putih, sementara struktur yang membiarkan radiasi masuk akan terlihat berwarna hitam di gambar.

Tulang akan berwarna putih karena mereka sangat padat. Jantung juga akan terlihat hitam keabu-abuan. Paru-paru terisi dengan udara dan sedikit menghalangi radiasi, sehingga paru-paru berwarna lebih gelap. Radiologis, yaitu dokter yang dilatih untuk menginterpretasikan x-ray dan pemeriksaan gambar lain, menganalisa gambar, mencari petunjuk yang merujuk pada gagal jantung, cairan di sekitar jantung, kanker, pneumonia dan kondisi lain. Dokter akan mendiskusikan hasil ini kepada pasien, termasuk pengobatanya, tes atau prosedur lain yang dibutuhkan.

Healthline. https://www.healthline.com/health/chest-x-ray#complications
Diakses pada 24 Januari 2020

Mayoclinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/chest-x-rays/about/pac-20393494
Diakses pada 24 Januari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/heart-disease/chest-xray-directory
Diakses pada 24 Januari 2020

Artikel Terkait

Segera periksakan diri ke dokter bila sering keringat di malam hari

Apakah Keringat di Malam Hari Berbahaya?

Keringat saat berolahraga atau di cuaca yang panas dan terik adalah hal yang lumrah. Namun, bagaimana jika Anda mengalami keringat di malam hari yang berlebih? Penyebabnya beragam bisa mulai dari menopause sampai kanker.