Pulmonary Valve Replacement

17 Sep 2020|dr. Levina Felicia
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Pulmonary valve replacement dilakukan untuk mengatasi kelainan katup pulmonal jantungPulmonary valve replacement bertujuan mengatasi kerusakan pada katup pulmonal jantung
Apa itu pulmonary valve replacement?
Pulmonary valve replacement (operasi penggantian katup pulmonal) merupakan suatu prosedur pembedahan yang dilakukan untuk mengatasi kelainan atau kerusakan pada katup pulmonal. Katup pulmonal merupakan salah satu dari empat katup pada jantung yang berfungsi untuk mengatur aliran darah jantung.Katup pulmonal terletak di antara ruang jantung bawah (ventrikel) bagian kanan dan pembuluh darah arteri pulmonalis. Katup ini berperan untuk mengatur aliran darah dari jantung ke paru-paru. Ketika ventrikel kanan berkontraksi, katup pulmonal akan membuka sehingga darah rendah oksigen akan dialirkan ke arteri pulmonalis hingga mencapai paru-paru.Ketika katup pulmonal mengalami kerusakan, aliran darah dari jantung ke paru-paru akan terganggu. Hal ini dapat disebabkan oleh infeksi, kelainan bawaan, serangan jantung, atau faktor usia. Pada kondisi berikut, operasi ini diperlukan untuk mengembalikan aliran darah normal ke paru-paru, mengurangi gejala, dan memperpanjang usia harapan hidup pasien.Kenapa pulmonary valve replacement diperlukan?Penanganan untuk kerusakan atau kelainan pada katup jantung bervariasi tergantung pada tingkat keparahan juga tanda dan gejala yang dialami pasien. Bagi pasien dengan kelainan katup jantung ringan tanpa gejala, pemantauan ketat oleh dokter dapat dilakukan. Namun pada beberapa kasus, kelainan katup dapat memburuk tanpa penanganan lebih lanjut.Penanganan dengan operasi seperti pulmonary valve repair (operasi perbaikan katup pulmonal) dan pulmonary valve replacement (operasi penggantian katup pulmonal) perlu dilakukan pada kondisi medis berikut:
  • Regurgitasi katup pulmonal.
Pada regurgitasi atau insufisiensi katup jantung, katup tidak menutup dengan baik. Oleh karena itu, darah dapat mengalami kebocoran dan kembali ke ruangan jantung sebelumnya. Semakin besar kebocoran yang terjadi, jantung harus bekerja semakin keras untuk mengalirkan darah lebih banyak.
  • Stenosis katup pulmonal.
Kondisi ini ditandai dengan katup yang tidak membuka dengan baik karena katup yang menjadi kaku atau saling menempel. Darah pun sulit melewati katup sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah ke arteri pulmonalis dan paru-paru.
  • Atresia pulmonal.
Kondisi yang termasuk penyakit jantung bawaan ini ditandai dengan tidak terbentuknya katup pulmonal normal pada bayi baru lahir. Oleh karena itu, darah tidak dapat dialirkan dari ventrikel kanan ke pembuluh darah arteri pulmonal. Darah dialirkan ke paru-paru hanya melalui saluran di antara pembuluh darah arteri pulmonal dan aorta.Pada pasien dengan kelainan katup, dokter akan menyarankan dilakukannya operasi perbaikan katup pulmonal atau operasi penggantian katup pulmonal. Dokter akan menentukan jenis operasi mana yang akan dipilih dengan mempertimbangkan beberapa faktor seperti:
  • Tingkat keparahan kelainan katup.
  • Usia dan kondisi kesehatan pasien secara umum.
  • Apakah operasi jantung diperlukan untuk mengatasi kelainan jantung lainnya sehingga kedua kelainan jantung tersebut juga dapat diatasi bersamaan.
Operasi penggantian katup biasanya dilakukan bila operasi perbaikan katup tidak dapat dilakukan. Operasi penggantian katup paling umum dilakukan bagi pasien dewasa dengan penyakit jantung bawaan seperti atresia pulmonal.Apa saja persiapan untuk menjalani pulmonary valve replacement?Operasi katup jantung merupakan operasi yang dijadwalkan terlebih dahulu beberapa minggu sebelumnya, oleh karena itu pastikan pasien dalam kondisi baik pada hari operasi. Konsumsi makanan bergizi, tidur dan berolahraga cukup, juga manajemen stres yang baik akan direkomendasikan oleh dokter.Dokter juga akan menanyakan beberapa pertanyaan terkait obat-obatan dan suplemen yang sedang dikonsumsi pasien. Beritahu bila pasien merokok, memiliki alergi, sedang hamil, atau menggunakan alat pacu jantung. Pemeriksaan darah dan pemeriksaan preoperatif lainnya akan dilakukan untuk memastikan pasien dalam kondisi baik untuk operasi.Bagaimana prosedur pulmonary valve replacement dilakukan?Prosedur pulmonary valve replacement dilakukan di bawah pengaruh obat bius umum sehingga pasien akan tertidur dan tidak sadar selama operasi. Mesin pintas jantung paru (heart-lung bypass machine) akan terhubung pada tubuh pasien selama prosedur untuk memastikan jantung dapat tetap mengalirkan darah ke seluruh tubuh saat operasi dilakukan.Operasi dapat dilakukan dengan teknik operasi terbuka atau operasi minmal invasif. Pada teknik operasi terbuka, dokter akan membuat sayatan pada dada melalui dinding dada. Sementara pada teknik operasi ini minimal invasif dokter akan membuat sayatan berukuran kecil lalu memasukkan alat berbentuk selang panjang ke dalam sayatan tersebut.Setelah membuat sayatan, dokter akan mengangkat katup pulmonal yang rusak dan menggantinya dengan yang  katup jantung. Terdapat dua jenis katup pengganti yang dapat digunakan yaitu:
  • Katup buatan (mekanik)
Katup ini dapat bertahan hingga 30 tahun. Untuk mencegah terbentuknya gumpalan darah yang dapat muncul, dokter akan meresepkan obat pengencer darah yang perlu dikonsumsi setelah operasi.
  • Katup biologis
Katup biologis dibuat dari sapi, babi, atau jaringan jantung manusia. Katup ini dapat bertahan 10-20 tahun.Setelah penggantian katup dilakukan, dokter akan melepas mesin pintas jantung paru dari tubuh pasien, memastikan jantung berfungsi dengan baik dan menutup luka sayatan dengan jahitan.Apa saja yang perlu diperhatikan setelah pulmonary valve replacement?Setelah operasi, pasien akan dirawat semalam atau lebih di ruang perawatan intensif (ICU). Obat-obatan, cairan, dan nutrisi akan diberikan melalui selang infus. Selang kencing akan dipasang untuk mengeluarkan urine, dan selang drainase akan dipasang pada dada untuk mengeluarkan darah dan cairan dari area bekas operasi.Setelah dirawat di ICU, pasien akan dipindahkan ke ruang perawatan biasa selama beberapa hari. Dokter dan tenaga medis akan:
  • Memeriksa tanda-tanda infeksi pada luka bekas operasi.
  • Memantau tekanan darah, pernasapan, dan denyut jantung secara berkala.
  • Memberi obat-obatan pereda nyeri.
  • Menginstruksikan pasien untuk berjalan dan meningkatkan aktivitas fisik secara bertahap serta melakukan olahraga pernapasan selama masa pemulihan.
Waktu pemulihan bervariasi tergantung pada jenis prosedur, kondisi kesehatan pasien sebelum operasi, dan komplikasi yang dialami pasien. Pasien dengan katup pengganti berupa katup buatan perlu mengonsumsi obat-obatan pengencer darah seumur hidup untuk mencegah terjadinya gumpalan darah.Sementara itu, pasien dengan katup pengganti berupa katup biologis memerlukan operasi untuk mengganti katup di kemudian hari, karena katup biologis dapat mengalami degenerasi seiring berjalannya waktu.Apa saja risiko pulmonary valve replacement?Risiko yang dapat ditimbulkan dari operasi ini antara lain:
  • Perdarahan
  • Terbentuknya gumpalan darah yang dapat menyebabkan emboli paru, stroke, atau serangan jantung
  • Infeksi pada luka sayatan
  • Aritmia (gangguan irama jantung)
  • Gangguan pada katup pengganti
penyakit katup jantungkatup jantung
Mercy Health. https://www.mercy.com/health-care-services/heart-vascular/treatments/pulmonary-valve-replacement
Diakses pada 17 September 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/pulmonary-valve-repair-pulmonary-valve-replacement/about/pac-20385090
Diakses pada 17 September 2020
Penn Medicine. https://www.pennmedicine.org/for-patients-and-visitors/find-a-program-or-service/heart-and-vascular/heart-valve-disease/treatments-and-procedures/pulmonary-valve-surgery
Diakses pada 17 September 2020
WebMD. https://www.webmd.com/heart/leaky-heart-valve-treatment#1
Diakses pada 17 September 2020
Brigham and Women’s Hospital. https://www.brighamandwomens.org/heart-and-vascular-center/procedures/tricuspid-and-pulmonic-valve-repair-and-replacement
Diakses pada 17 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email