Psikoterapi

04 May 2020|dr. M. Helmi A.
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Psikoterapi adalah perawatan untuk meringankan gangguan jiwa yang dilakukan dengan berbicara kepada psikolog atau psikiaterPsikoterapi bisa membantu meredakan gangguan mental seperti stres, depresi, hingga kecanduan

Apa itu prosedur psikoterapi?

Psikoterapi adalah perawatan untuk meringankan penyakit kejiwaan lewat metode berbincang kepada psikolog atau psikiater. Dengan perawatan ini, pasien akan dibimbing untuk mengenali kondisi pikiran, perasaan, dan perilaku sehingga bisa kembali memiliki pemikiran positif dan mengontrol kehidupannya dengan baik.
Ada beberapa jenis psikoterapi, sehingga terapis dapat menentukan jenis mana yang paling sesuai dan efektif untuk kondisi pasien. Hingga beberapa waktu yang lalu, kata psikoterapi atau berobat ke psikolog dan psikiater masih dianggap tabu. Namun kini, kian banyak masyarakat yang terbuka untuk menerima perawatan kejiwaan.Akses untuk mendapatkan layanan psikoterapi juga sudah semakin luas. Bahkan, masyarakat bisa mendapatkannya dengan biaya yang sangat terjangkau bahkan gratis menggunakan BPJS Kesehatan.

Apa saja manfaat psikoterapi? 

Psikoterapi dapat membantu mengatasi berbagai kondisi yang berhubungan dengan kejiwaan dan hal-hal yang memberatkan pikiran, seperti: 
  • Konflik dengan pasangan atau orang lain
  • Rasa cemas dan stres akibat pekerjaan atau situasi lain
  • Kesulitan beradaptasi dengan perubahan
  • Sedang melewati masa-masa sulit
  • Trauma akibat kekerasan fisik atau kekerasan seksual yang pernah diterima
  • Masalah performa seksual yang menurun karena kondisi mental
  • Tidur tidak nyenyak akibat banyak pikiran
  • Gangguan kecemasan seperti penyakit obsesif kompulsif, fobia, gangguan panik, dan gangguan stres pascatrauma
  • Gangguan afektif seperti depresi atau gangguan bipolar
  • Kecanduan seperti kecanduan alkohol, berjudi, dan obat-obatan
  • Gangguan kepribadian
  • Skizofrenia
Meski tidak semua gangguan kejiwaan bisa sembuh total, namun dengan psikoterapi, setidaknya gejala yang dirasakan pasien akan lebih terkontrol.

Kapan psikoterapi perlu dilakukan?

Semua orang bisa mencari bantuan lewat psikoterapi di waktu-waktu yang diinginkan. Meski begitu, banyak orang yang masih menahan dirinya untuk datang ke fasilitas kesehatan yang menyediakan poli jiwa karena bingung dengan kondisinya sendiri.Apabila Anda mengalani gejala-gejala di bawah ini, maka sudah saatnya Anda mencari pengobatan untuk meringankan beban kejiwaan yang dirasakan.
  • Permasalahan yang ada sudah menyebabkan stres yang berat

Apabila Anda merasa permasalahan yang ada sudah menyebabkan stres berat hingga membuat produktivitas di tempat kerja, sekolah, atau area lain dalam kehidupan menurun drastis, maka sebaiknya periksakan diri ke dokter jiwa atau psikolog untuk mendapatkan psikoterapi.
  • Anda sudah mulai melakukan hal-hal berbahaya sebagai pengalih pikiran

Setiap orang punya caranya sendiri untuk melepas stres atau beban pikiran. Namun jika caranya sudah membahayakan diri sendiri maupun orang lain, maka sudah saatnya Anda meminta bantuan profesional untuk mengatasinya.Contoh perilaku berbahaya yang kerap menjadi cara untuk mengalihkan pikiran dari masalah adalah merokok, mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, makan berlebihan (binge eating)dan mudah marah bahkan oleh hal-hal kecil yang tidak signifikan.
  • Orang terdekat sudah mulai khawatir dengan kondisi Anda

Gangguan kejiwaan adalah hal yang disembunyikan oleh banyak pengidapnya. Hal ini tentu sangat disayangkan sebab menerima perawatan bisa menjadi langkah pertama untuk menjadi lebih baik.Kalau hal yang Anda sembunyikan dalam-dalam sudah tidak bisa dibendung dan muncul ke permukaan sampai membuat orang-orang terdekat khawatir dengan kondisi mental Anda, maka ini sudah saatnya memeriksakan diri ke psikolog atau psikiater.
  • Sudah berusaha untuk meringankan masalah tapi tidak ada yang berhasil

Ada banyak cara untuk meringankan beban pikiran, mulai dari melakukan hobi, membaca buku motivasi, hingga meditasi. Namun jika cara-cara tersebut tidak juga membantu, maka psikoterapi bisa dicoba untuk meringankan permasalahan yang dialami.

Apa saja jenis-jenis psikoterapi?

Ada banyak jenis-jenis psikoterapi yang bisa dilakukan untuk meringankan kondisi kejiwaan Anda. Terapis akan memilih salah satu teknik atau menggabungkan beberapa teknik yang dirasa paling cocok untuk kondisi pasiennya.Beberapa jenis psikoterapi yang kerap digunakan antara lain:

1. Cognitive behavioral therapy (CBT)

Pada CBT, Anda akan dibantu untuk mengenali stigma, perilaku, dan kepercayaan negatif yang ada di diri Anda dan menggantinya dengan yang positif.

2. Terapi psikoanalitik

Pada terapi ini, terapis akan mengulik ke dalam pikiran pasien, termasuk soal masa lalunya, sehingga bisa menemukan akar masalah secara tepat. Biasanya, hasil analisis yang didapat terapis akan mengejutkan pasien karena mereka tidak menyangka hal-hal yang dianggap biasa ternyata bisa menjadi sumber beban pikiran.

3. Terapi interpersonal

Pada terapi ini, pasien akan dibantu untuk fokus terhadap kemampuannya berinteraksi dengan orang lain. Terapis akan membantu memetakan pola interaksi yang selama ini Anda lakukan ke orang-orang sekitar Anda.

4. Terapi suportif

Terapi ini menitikberatkan pada dukungan dan memberikan cara-cara sehat yang dapat dilakukan sebagai pengalih pikiran.

Apa yang harus dipersiapkan sebelum menjalani prosedur psikoterapi?

Beberapa hal yang harus Anda persiapkan sebelum menjalani prosedur psikoterapi antara lain:
  • Mencari terapis dari sumber yang terpercaya seperti dokter pribadi Anda, keluarga, atau teman. Cari tahu tentang latar belakang, pendidikan, sertifikasi, dan lisensi terapis yang akan Anda kunjungi sebelum menjalani psikoterapi.
  • Mencari tahu tentang biaya yang harus dikeluarkan
  • Merinci ulang permasalahan yang akan Anda sampaikan pada terapis

Apa yang akan dilakukan terapis pada prosedur psikoterapi?

Pada pertemuan pertama, terapis akan menggali informasi terkait Anda dan alasan untuk menjalani psikoterapi. Anda akan diminta untuk mengisi formulir mengenai kesehatan jiwa saat ini dan riwayat kesehatan jiwa pribadi. Perlu diketahui, prosedur ini dapat berlangsung beberapa kali hingga seorang terapis dapat benar-benar memahami Anda dan permasalahan yang terjadi, sebelum melakukan tindakan psikoterapi.Pada pertemuan ini, Anda juga memiliki kesempatan bertanya pada terapis mengenai tindakan yang akan diberikan pada Anda, tujuan terapi, dan durasi maupun frekuensi terapi tersebut. Tiap sesi psikoterapi umumnya berlangsung selama 45-60 menit per sesi.Selama psikoterapi berjalan, terapis akan mendorong Anda untuk mencurahkan isi hati dan berbahai hal yang mengganjal di pikiran. Anda tidak perlu khawatir bila ingin membuka diri. Terapis akan melakukan hal tersebut secara perlahan hingga mendapatkan kepercayaan dari Anda.Karena psikoterapi melibatkan diskusi yang emosional, tidak menutup kemungkinan Anda dapat menangis, marah, atau bergejolak pada saat sesi psikoterapi dilakukan. Beberapa orang akan merasa lelah setelah menjalani psikoterapi.Terapis Anda akan berada di sana dan membantu mengatasi perasaan tersebut. Secara perlahan, dengan mendiskusikan permasalahan yang ada, terapis dapat membantu memperbaiki suasana hati, mengubah pola pikir, dan meningkatkan kemampuan Anda untuk mengatasi masalah.

Hasil apa yang didapatkan dari psikoterapi?

Psikoterapi mungkin tidak dapat mengatasi atau mengobati beberapa kondisi. Namun, psikoterapi dapat membantu untuk beradaptasi dengan masalah secara sehat dan membuat Anda merasa lebih baik serta berpandangan positif terhadap diri dan kehidupan pribadi.

Apa saja risiko dari prosedur psikoterapi?

Secara umum psikoterapi adalah prosedur minim risiko. Pada awal psikoterapi mungkin Anda akan merasa tidak nyaman akibat eksplorasi perasaan dan pengalaman yang menyakitkan. Namun, terapis akan membantu melewati masa-masa tersebut dengan mencocokkan jenis terapi dan intensitas terapi yang diberikan pada Anda.
gangguan mentalmasalah kejiwaanpsikoterapi
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/psychotherapy/about/pac-20384616
Diakses pada 31 Maret 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/156433
Diakses pada 31 Maret 2020
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/psychotherapy-4157172
Diakses pada 24 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email