Prosedur Perbaikan Ptosis

13 Jul 2020|Nurul Rafiqua
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Prosedur perbaikan ptosis mampu mengatasi kelopak mata yang turun.Prosedur perbaikan ptosis antara lain diperlukan oleh individu dengan kondisi myasthenia gravis.

Apa itu prosedur perbaikan ptosis?

Prosedur perbaikan ptosis adalah suatu tindakan medis untuk mengobati kondisi kelopak mata turun yang disebut ptosis.

Ptosis ditandai dengan adanya kulit kelopak mata yang bergelambir sehingga membuat kelopak mata tampak turun. Ptosis disebabkan oleh longgarnya komponen struktural dari mekanisme pembukaan kelopak mata.

Untuk mengatasi kondisi ini, struktur kelopak mata perlu diperbaiki agar terangkat ke posisi yang sesuai. Prosedur perbaikan ptosis dilakukan berdasarkan kondisinya dan tingkat keparahan kelopak mata yang terkulai.

Ada dua jenis metode perbaikan ptosis, yakni, teknik umum yang dilakukan dengan mengencangkan otot levator pada mata, dan teknik sling yang melibatkan penggunaan otot frontalis untuk mengangkat kelopak mata.

Mengapa prosedur perbaikan ptosis?

Dalam banyak kasus, ptosis dilakukan atas alasan estetika sebagai bedah kosmetik, karena kondisi tersebut membuat penampilan terlihat lelah dan mengantuk.

Namun tak jarang juga dokter merekomendasikan prosedur ini untuk alasan medis bagi pasien yang penglihatannya terhalangi karena kelopak mata yang terlalu turun hingga menutupi sebagian atau seluruh pupil mata.

Operasi perbaikan ptosis juga disarankan bagi pasien dengan ptosis akibat kondisi yang lebih jarang seperti:

  • Kerusakan saraf atau otot
  • Infeksi
  • Kelemahan otot
  • Penyakit-penyakit sistemik seperti stroke dan tumor di belakang mata
  • Myasthenia gravis
  • Gangguan tiroid

Anak-anak yang dilahirkan dengan kondisi ptosis bawaan, juga disarankan untuk menjalani operasi perbaikan ptosis.

Apa yang perlu dipersiapkan sebelum menjalani prosedur perbaikan ptosis?

Sebelum operasi perbaikan ptosis dilaksanakan Anda akan menjalani evaluasi klinis terlebih dahulu yang terdiri dari:

  • Penelusuran riwayat medis seperti durasi terjadi ptosis, usia saat terjadi ptosis, keparahan serta derajat ptosis yang terjadi.
  • Penegakan diagnosis terkait kondisi lain seperti riwayat trauma, operasi sebelumnya dan juga riwayat keluarga dari pasien ptosis.
  • Evaluasi tampilan klinis dapat dilakukan dengan membandingkan foto lama dengan tampilan klinis saat berobat.
  • Pemeriksaan fisik yang terdiri dari margin reflex distance (MRD), tinggi fisura palpebra, lipatan kelopak mata atas, fungsi levator, derajat ptosis, dan lagoftalmos.

Apa yang dilakukan dokter pada prosedur perbaikan ptosis?

Berikut ini tahapan yang dilakukan dokter pada teknik umum dan teknik sling dalam memperbaiki kondisi ptosis.

Teknik umum

Ada dua pendekatan yang biasanya digunakan ahli bedah, yaitu pendekatan eksternal dan internal.

Pendekatan eksternal

Teknik yang disebut sebagai levator advancement ini dipilih untuk pasien yang memiliki lipatan kelopak mata atas yang tinggi dengan fungsi levator normal.

Pendekatan ini adalah teknik yang paling umum digunakan dengan langkah pengerjaan sebagai berikut:

  • Pasien tidak akan dibius total dan hanya diberikan obat penenang agar tetap rileks selama prosedur berlangsung.
  • Dokter bedah akan memulai prosedur dengan membuat sayatan di kulit kelopak mata.
  • Dokter kemudian akan mengangkat otot levator mata dan memposisikannya sehingga melekat pada tarsus.
  • Selanjutnya, sayatan akan ditutup dengan jahitan.

Pendekatan internal

Teknik ini dilakukan dokter untuk pasien dengan fungsi levator yang kuat, melalui langkah pengerjaan sebagai berikut:

  • Anda akan dibius total selama prosedur berlangsung.
  • Kelopak mata pasien akan dilipat keluar.
  • Lalu, dokter akan memperpendek otot-otot kelopak mata, termasuk ke dalamnya otot Mueller atau otot levator, tergantung otot yang berkontribusi pada turunnya kelopak mata.
  • Dokter biasanya akan fokus pada otot levator ketika pasien membutuhkan pengangkatan di kelopak mata yang lebih tinggi. Otot Mueller ditargetkan ketika dibutuhkan pengangkatan yang lebih rendah.

2. Teknik sling

Teknik sling yang juga disebut fiksasi frontalis sling biasanya digunakan ketika pasien memiliki fungsi otot dan ptosis yang buruk. Teknik ini dipilih untuk pasien yang didiagnosis mengalami ptosis neurogenik, ptosis kongenital, atau ptosis miogenik.

Teknik ini dilakukan dengan langkah berikut ini:

  • Pasien akan dibius total selama prosedur berlangsung.
  • Dokter akan membuat sayatan untuk menargetkan otot frontalis dan kelopak mata atas pasien yang saling menempel.
  • Kemudian, suatu batang silikon kecil akan ditempatkan di titik perlekatan keduanya. Titik ini berada tepat di atas alis.
  • Batang silikon tersebut akan memisahkan struktur otot frontalis dan kelopak mata, sehingga kelopak mata akan lebih terangkat.
  • Sayatan kemudian akan ditutup dengan jahitan.

Hasil apa yang didapatkan dari prosedur perbaikan ptosis?

Seusai menjalani prosedur perbaikan ptosis, posisi kelopak mata Anda akan lebih sesuai dengan proporsi yang baik. Kelopak mata Anda akan terlihat lebih alami dan ramping dengan garis mata yang jelas.

Faktor-faktor tersebut akan membuat wajah Anda terlihat lebih segar. Penglihatan Anda juga akan ikut membaik dengan melebarnya bukaan pada kelopak mata Anda.

Apa risiko dari prosedur perbaikan ptosis?

Risiko efek samping dan komplikasi dari operasi perbaikan ptosis, meliputi:

  • Memar atau bengkak yang tidak biasa setelah operasi
  • Infeksi
  • Memerlukan penyesuaian atau operasi tambahan
  • Tinggi kelopak mata yang asimetris
  • Overcorrection atau undercorrection
  • Titik mata yang kering sehingga membutuhkan pelumas
  • Kekakuan kelopak mata di downgaze
  • Diperlukan prosedur penurunan kelopak mata jika tidak toleran terhadap kelopak mata yang lebih terangkat

 

gejala strokekesehatan matamata malas

American Academy of Ophthalmology.
https://www.aao.org/bcscsnippetdetail.aspx?id=7ac50ac4-1aa3-449c-833a-ac80e195757d
Diakses pada 1 Juli 2020

Eye Consultants of Pennsylvania.
https://www.eyeconsultantsofpa.com/oculoplastic-surgery-and-facial-rejuvenation/ptosis-repair-reading-pa/#:~:text=Causes%20of%20Ptosis&text=Involutional%20ptosis%20is%20corrected%20by,crease%20in%20the%20upper%20lid.
Diakses pada 1 Juli 2020

Nvision Centers.
https://www.nvisioncenters.com/conditions/ptosis/recovery-time/
Diakses pada 1 Juli 2020

National Library of Medicine.
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4828926/#:~:text=The%20frontalis%20sling%20procedure%20transfers,be%20used%20as%20the%20sling.
Diakses pada 1 Juli 2020

Health Direct.
https://www.healthdirect.gov.au/surgery/ptosis-surgery
Diakses pada 1 Juli 2020

Departemen Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Cicendo Bandung.
http://perpustakaanrsmcicendo.com/wp-content/uploads/2019/07/Tatalaksana-Ptosis.Radityo-Akhmedika-Fauzie.pdf
Diakses pada 1 Juli 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email