Prosedur Norwood diperlukan oleh bayi dengan sindrom jantung kiri hipoplastik.
Prosedur Norwood umumnya dilakukan 1-2 minggu setelah bayi lahir.

Apa itu prosedur Norwood?

Prosedur Norwood adalah salah satu prosedur operasi jantung terbuka bagi bayi yang memiliki penyakit jantung bawaan bernama sindrom jantung kiri hipoplastik atau hypoplastic left heart syndrome (HLHS).

HLHS adalah salah satu bentuk cacat lahir cukup langka, yang membuat bagian kiri jantung bayi tidak berkembang dengan normal dan berukuran kecil. Akibatnya, darah tidak dapat dipompa ke seluruh tubuh.

Operasi HLHS terdiri dari tiga tahap, yang meliputi prosedur Norwood, Glenn, dan Fontan. Sebagai tahap pertama dari operasi, prosedur Norwood biasanya dilakukan pada 1-2 minggu setelah kelahiran bayi.

Mengapa prosedur Norwood perlu dilakukan?

HLHS adalah penyakit yang mematikan. Tanpa obat-obatan dan operasi, bayi yang mengalami HLHS tidak akan bisa diselamatkan. Oleh karena itu prosedur Norwood sebagai tahap pertama dari rangkaian operasi HLHS perlu dilakukan.

Prosedur Norwood adalah jenis operasi jantung terbuka yang bertujuan untuk:

  • Membuat aorta baru (jalan utama dari jantung ke tubuh).
  • Membuat pompa ventrikel darah yang tepat untuk tubuh melalui aorta baru
  • Membuat pompa ventrikel darah yang tepat ke paru-paru melalui jalan baru ke arteri pulmonalis (jalan utama dari jantung ke paru-paru)

Apa yang perlu dipersiapkan sebelum menjalani prosedur Norwood?

Sebelum prosedur Norwood dilakukan, janin yang telah didiagnosis menderita HLHS akan langsung dirawat di ICU selama seminggu segera setelah dilahirkan, untuk menjalani stabilisasi jantung.

Dalam fase awal stabilisasi, tim medis akan:

  • Mempertahankan bukaan lubang abnormal yang berada di jantung di sebelah kanan antara aorta dan arteri pulmonalis (ductal patency)
  • Menghindari aliran darah paru yang berlebihan
  • Memastikan aliran darah yang memadai dari atrium kiri ke atrium kanan

Pada pelaksanaanya, kateter akan ditempatkan di dalam pembuluh darah umbilikalis bayi. Hal ini membantu pemberian obat dan pengambilan darah untuk pengujian yang perlu dilakukan. Selanjutnya, infus prostaglandin (obat yang mencegah penutupan patent ductus arteriosus) akan diberikan agar aliran darah dari ventrikel kanan ke tubuh tetap berjalan.

Meskipun bayi mungkin mengalami saturasi oksigen yang rendah, oksigen tambahan tidak disarankan karena cenderung dapat mengalirkan darah lebih ke paru-paru, sehingga aliran ke tubuh secara luas dapat berkurang.

Pemantauan ketat pada tahap stabilisasi ini sangat penting untuk mendeteksi disfungsi organ dan menjaga stabilitas jantung. Pasalnya, HLHS pada bayi tidak dapat diprediksi dan bisa saja mengalami perubahan secara mendadak.

Apa yang dilakukan dokter pada prosedur Norwood?

Tujuan dari operasi Norwood adalah untuk memastikan darah mencapai paru-paru dan mencegah kerusakan pada paru-paru sserta jantung akibat aliran darah yang tidak terkontrol.

Selama prosedur, dokter bedah akan merakit kembali jantung pasien. Langkah awal dilakukan dengan membangun aorta baru yang lebih besar. Bagian bawah arteri pulmonalis akan digabungkan dengan aorta lemah dan tidak berkembang pada bayi yang memiliki kondisi HLHS. Aorta baru ini akan menjadi jalur utama ventrikel kanan mengalirkan darah ke tubuh.

Dokter juga akan mulai mengalihkan aliran darah bayi ke paru-paru melalui beberapa langkah bedah pertama, termasuk ke dalamnya adalah:

  • Menempatkan shunt kecil, atau tabung penghubung, antara aorta dan arteri pulmonalis. Shunt (tabung bundar) digunakan untuk membawa darah ke paru-paru. Shunt berfungsi untuk mengalirkan darah, baik dari aorta (dengan shunt Blaylock-Taussig) atau langsung dari ventrikel kanan (dengan shunt Sano) ke arteri pulmonalis. Dokter akan memutuskan shunt yang paling cocok untuk pasien. Shunt adalah solusi sementara agar dapat membantu bayi mendapatkan darah dari paru-paru sampai tahapan operasi berikutnya dilakukan, sebagai solusi permanen.
  • Mengangkat otot yang membagi ruang atas jantung
  • Melepaskan dua arteri paru "cabang" dari arteri pulmonal utama
  • Menghubungkan arteri pulmonalis utama ke aorta terbelakang untuk membuat aorta "baru"
  • Memperbesar lengkungan aorta yang belum berkembang

Karena prosedur Norwood membutuhkan operasi jantung terbuka, mesin jantung-paru akan digunakan untuk sementara agar dapat mengambil alih fungsi pernapasan dan sirkulasi bayi selama prosedur berlangsung. Tindakan ini memakan waktu 5-6 jam.

Hasil apa yang didapatkan dari prosedur prosedur Norwood?

Setelah prosedur Norwood selesai dilakukan, biasanya pasien akan menghabiskan 3-4 minggu di rumah sakit sampai pulih. Pasien akan selalu diawasi dan mendapatkan obat-obatan untuk membantu meningkatkan aliran darah ke jantung.

Selama masa ini, tim medis akan mengajari orangtua cara merawat bayi mereka di rumah. Bayi biasanya bisa pulang setelah mampu makan dengan baik, tumbuh dengan baik, dan bertambah berat badannya.
Di rumah, bayi perlu diawasi dengan ketat. Orangtua harus berkomunikasi intens dengan tim medis dan selalu memantau:

  • Pertambahan dan pertumbuhan berat badan
  • Tingkat oksigen

Orangtua harus segera menghubungi tim medis jika bayi:

  • Memiliki masalah makan
  • Memiliki masalah pernapasan
  • Sangat mudah gelisah
  • Diduga mengalami gangguan kesehatan

Apa risiko dari prosedur Norwood?

Prosedur Norwood adalah tindakan medis dengan risiko paling kompleks dan tertinggi di antara 3 tahapan rekonstruksi untuk sindrom jantung kiri hipoplastik. Saat ini, bayi dengan HLHS yang menjalani prosedur Norwood dilaporkan mengalami perbaikan kondisi kesehatan 75% lebih besar daripada yang tidak menjalaninya.

Masa pemulihan di rumah sakit setelah prosedur Norwood seringkali tidak dapat diprediksi dan cukup rumit. Rata-rata bayi perlu menghabiskan waktu sekitar 3-4 minggu di rumah sakit. Sebagian kecil pasien yang telah pualng dari rumah sakit dapat terus mengalami masalah yang signifikan pada bulan-bulan pertama setelah prosedur dilakukan.

Terkadang, ventrikel kanan tidak berfungsi dengan baik. Bahkan dalam beberapa kasus, transplantasi jantung mungkin diperlukan sebagai operasi lanjutan.

Jika seorang anak dengan HLHS mencapai waktu untuk tahap kedua (sekitar 4-6 bulan) tanpa komplikasi besar, kelangsungan hidup melalui operasi Glenn dan Fontan akan jauh lebih baik, melebihi 90% dengan metode yang digunakan saat ini.

Hampir semua anak dengan sindrom jantung kiri hipoplastik akan terus membutuhkan pengobatan jantung untuk memastikan fungsi jantung bekerja dengan baik. Mereka juga memerlukan tindak lanjut berkala oleh ahli jantung untuk mengevaluasi fungsi jantung dan mendeteksi risiko komplikasi lanjutan seperti aritmia.

NCBI.
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK554576/
Diakses pada 29 Mei 2020

Children’s Wisconsin.
https://childrenswi.org/medical-care/herma-heart/conditions/hypoplastic-left-heart-syndrome/norwood-procedure
Diakses pada 29 Mei 2020

KidsHealth.
https://kidshealth.org/en/parents/norwood.html
Diakses pada 29 Mei 2020

Cincinnati Children’s.
https://www.cincinnatichildrens.org/health/h/hlhs
Diakses pada 29 Mei 2020

Artikel Terkait

Yoga merupakan salah satu olahraga yang disarankan untuk penderita aritmia

Cara Hidup Sehat bagi Anda yang Memiliki Kelainan Detak Jantung

Pengidap aritmia bisa mulai melakukan cara hidup sehat untuk meringankan kondisi yang dialaminya. Cara hidup sehat dapat dilakukan dengan membatasi konsumsi kafein dan alkohol, tidur cukup, dan olahraga secara teratur. Yoga dan kardio dapat menjadi pilihan olahraga yang dapat meringankan aritmia.