PET Scan

19 Nov 2021|Nurul Rafiqua
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
PET Scan bisa mendeteksi penyakit kanker, jantung, atau kelainan otakPET scan menghasilkan gambaran organ dalam tubuh menggunakan tenaga radiasi

Apa itu PET scan?

Positron Emission Tomography (PET) scan adalah tes pencitraan yang menghasilkan gambar 3D dari organ dan jaringan di dalam tubuh. PET scan dapat membantu dokter memantau fungsi tubuh dan mendiagnosis berbagai kondisi medis, termasuk kanker.

PET scan melibatkan penggunaan zat kontras, yakni cairan pewarna khusus yang terbuat dari senyawa radioaktif dosis rendah. Cairan ini nantinya akan diserap oleh area tubuh yang ditargetkan sehingga bagian tersebut dapat terlihat lebih jelas bentuk dan strukturnya.

Dengan begitu, cairan tersebut bisa berfungsi sebagai alat pelacak (tracer) yang dapat menunjukkan perubahan atau pertumbuhan abnormal dari organ ataupun jaringan tubuh. Selain itu, dokter juga dapat memeriksa fungsi organ atau jaringan secara lebih detail melalui prosedur ini.

PET scan sering kali digabungkan dengan pemindaian lain, seperti CT scan (PET-CT) atau MRI (PET-MRI scan) untuk menghasilkan gambaran yang lebih menyeluruh.

Apa tujuan melakukan PET scan?

PET scan biasanya direkomendasikan oleh dokter untuk berbagai tujuan, antara lain: 

  • Mengevaluasi fungsi vital, seperti aliran darah, penggunaan oksigen, pH jaringan, dan metabolisme gula darah (glukosa).
  • Memeriksa organ dan jaringan yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
  • Mendeteksi kemungkinan adanya sel kanker.
  • Mengukur penyebaran kanker (metastasis).
  • Memeriksa apabila kekambuhan kanker. 
  • Mengukur seberapa efektif pengobatan yang telah diberikan. 

Siapa saja yang membutuhkan PET scan?

Pemindaian PET paling sering digunakan untuk mendeteksi penyakit seperti:

1. Kanker

Sel kanker punya tingkat metabolisme yang lebih tinggi dibandingkan sel normal. Itu sebabnya, sel kanker akan muncul dalam bentuk titik-titik yang lebih terang pada hasil PET scan.

Selain mendeteksi keberadaan sel kanker, PET scan juga bisa digunakan untuk memeriksa penyebaran kanker, keberhasilan pengobatan kanker, atau kekambuhan kanker.

PET scan bisa digunakan untuk pemeriksaan berbagai jenis kanker, seperti kanker otak, kanker serviks, kanker kolorektal, kanker kerongkongan, kanker kepala dan leher, kanker paru, kanker kelenjar getah bening, melanoma, tiroid dan kanker prostat. 

2. Penyakit jantung

PET scan dapat menunjukkan area di jantung yang aliran darahnya terganggu. Sebab, jaringan jantung yang sehat biasanya akan tampak lebih terang dibandingkan jaringan yang terganggu.

Beberapa penyakit jantung yang dapat terdeteksi lewat PET scan, antara lain penyakit jantung koroner dan serangan jantung.

3. Kelainan pada otak

Makanan utama sel-sel di otak adalah glukosa. Selama prosedur PET scan, cairan kontras akan lebih melekat pada glukosa. Dari sana, pemeriksaan ini akan mengetahui bagian otak mana yang menggunakan glukosa paling banyak.

Dokter kemudian akan memeriksa hasilnya dan menganalisis. PET scan bisa membantu mendiagnosis dan mengatasi masalah sistem saraf pusat, seperti:

Apa yang harus dilakukan sebelum menjalani prosedur PET scan?

Tim medis akan memberikan instruksi menyeluruh sebelum menjalankan prosedur PET scan. 

  • Beritahukan pada tim medis tentang informasi berikut:
    • Riwayat alergi
    • Obat-obatan atau suplemen tertentu yang sedang dikonsumsi. Beberapa jenis obat atau suplemen dapat mengganggu evaluasi prosedur PET scan.
    • Sedang hamil atau dalam masa menyusui
    • Riwayat diabetes 
    • Punya klaustrofobia atau ketakutan berada di dalam ruangan kecil yang tertutup
  • Beristirahat dan menghindari aktivitas fisik berat selama beberapa hari sebelum menjalani PET scan.
  • Sehari sebelum menjalani prosedur, hindari makanan serta minuman yang mengandung karbohidrat atau gula.
  • Anda akan diminta berpuasa sebelum menjalani PET scan jika prosedur menggunakan anastesi atau pembiusan.. Jika harus minum obat, pasien dapat minum obat tersebut dengan sedikit tegukan air.
  • Sesaat sebelum prosedur, pasien akan diminta untuk mengganti baju dengan pakaian yang telah disediakan di rumah sakit dan buang air kecil untuk mengosongkan kandung kemih. 
  • Perhiasan dan aksesori lainnya juga harus dilepas, karena dapat memengaruhi hasil pembacaan PET scan.

Seperti apa prosedur PET scan berlangsung?

PET scan dilakukan dengan memberikan cairan radioaktif (zat kontras), yang disebut sebagai radiotracer serta kamera khusus dan komputer untuk mengevaluasi fungsi organ dan jaringan.  

Berikut ini adalah beberapa tahap pemeriksaan PET scan:

1. Penyuntikkan zat kontras 

Zat kontras (radiotracer) dapat dimasukkan ke dalam tubuh melalui beberapa cara, seperti disuntikkan pada pembuluh darah vena, diminum, atau dihirup. 

Radiotracer yang digunakan biasanya berupa bentuk radioaktif dari unsur-unsur alam yang relatif aman bagi tubuh. Jenis radiotracer yang digunakan dapat berbeda, tergantung dari target pemeriksaan. Misalnya, untuk mendeteksi tumor, radiotracer yang digunakan biasanya adalah  FDG (fluorodeoxyglucose), yakni molekul radioaktif yang mirip dengan glukosa. 

Setelah diberikan, Anda perlu menunggu beberapa saat hingga tubuh menyerap zat kontras dengan sempurna. Proses penyerapan ini memakan waktu kurang lebih selama satu jam, tergantung pada bagian tubuh yang akan dievaluasi menggunakan PET scan.

Selama menunggu, Anda akan diminta untuk membatasi gerakan dan tetap rileks. Bila menjalani PET scan untuk memeriksa bagian otak, Anda akan diminta untuk menghindari aktivitas tertentu, seperti menonton televisi, membaca, atau mendengarkan musik.

2. Memulai pemeriksaan PET scan

Setelah zat kontras terserap, maka pemeriksaan di dalam alat PET scan akan dimulai dengan langkah seperti berikut:

  • Anda akan diminta untuk berbaring di meja yang terhubung dengan mesin PET scan. Meja ini dapat bergerak dan masuk ke dalam mesin PET scan, yang akan melakukan proses pemindaian.
  • Cairan radioaktif yang telah masuk ke dalam tubuh akan memancarkan sinar gamma yang terdeteksi oleh pemindai PET. 
  • Selama proses pemindaian dilakukan, Anda tidak boleh bergerak sama sekali agar gambar yang terambil tidak buram atau kabur. Anda juga akan mendengar suara bising mesin.
  • Pada beberapa pasien, ada yang akan diminta untuk menahan napas selama beberapa saat.
  • Selanjutnya, komputer akan mengumpulkan informasi yang dipancarkan dan menampilkannya pada perangkat CT.
  • Prosedur ini memakan waktu kurang lebih 30-45 menit.

Apabila pasien dijadwalkan melakukan pemeriksaan PET scan dan CT scan bersamaan, biasanya petugas akan melakukan CT scan terlebih dahulu, baru dilanjutkan dengan PET scan. Proses pemeriksaan dengan CT scan hanya memakan waktu 10 menit.

Pemeriksaan menggunakan alat ini sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit. Namun bagi beberapa orang, masuk ke dalam alat yang sempit dengan suara bising bisa memicu kecemasan. Pada kasus ini, dokter mungkin akan memberikan obat khusus untuk membuat pasien merasa lebih tenang.

Apa yang harus dilakukan setelah menjalani prosedur PET scan?

Setelah prosedur pemindaian selesai dilakukan, Anda dapat pulang pada hari yang sama.  Anda juga bisa makan dan minum dengan normal seperti biasanya. 

Namun, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, antara lain:

  • Minum cairan lebih banyak dari biasanya. Hal ini dilakukan untuk membantu mengeluarkan zat kontras dari tubuh. Umumnya, zat kontras akan bertahan di dalam tubuh selama kurang lebih 12 jam hingga dua hari. 
  • Meski dosisnya sangat kecil, sifat radioaktif dalam zat kontras dapat berbahaya bila terpapar pada ibu hamil dan bayi. Oleh karena itu, sebagai langkah pencegahan, hindari interaksi dengan ibu hamil dan bayi selama beberapa hari.
  • Jika Anda diberikan obat penenang selama PET scan berlangsung, jangan mengemudi, minum alkohol, mengoperasikan mesin berat, atau melakukan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi penuh selama 24 jam setelah prosedur selesai.

Bagaimana cara membaca hasil PET scan?

Hasil dari PET scan akan dievaluasi oleh dokter radiologi, dan selanjutnya akan diberikan pada dokter yang merujuk Anda. Umumnya, hasil akan siap dalam waktu dua hari kerja.

Untuk pemeriksaan kanker, sel-sel kanker akan tampak sebagai titik yang lebih  terang. Sementara itu, untuk bagian tubuh yang mengalami penurunan aliran darah akan ditandai dengan zat kontras yang diserap lebih sedikit. Perbedaan warna dan tingkat kecerahan pada PET scan dapat mengindikasikan adanya gangguan fungsi jaringan, termasuk pada penyakit jantung.

Sementara itu, untuk masalah otak, bagian otak yang menyerap glukosa lebih lambat biasanya menandakan adanya gangguan, seperti penyakit Alzheimer.

Apa saja risiko dan efek samping PET scan?

Efek samping atau risiko dari bahan-bahan radioaktif dan radiasi yang digunakan pada PET scan dipastikan masih dalam batas minimal yang dapat diterima oleh tubuh. Namun, risiko prosedur PET scan berikut ini bisa saja terjadi:

  • Alergi terhadap bahan zat kontras seperti alergi iodin, aspartame, atau sakarin
  • Efek radiasi terhadap kehamilan yang tidak aman bagi janin
  • Efek radiasi terhadap ibu menyusui yang dapat memaparkan radiasi tersebut pada bayi yang disusui
  • Peningkatan efek samping dari zat kontras pada orang-orang yang memiliki gangguan ginjal
  • Rasa tidak nyaman pada saat pemindaian berlangsung, terutama pada pasien yang memiliki kondisi klaustrofobia
  • Efek samping injeksi seperti perdarahan, lebam, atau bengkak pada tempat dilakukannya injeksi

Berapa biaya PET scan?

Biaya PET scan dapat bervariasi, tergantung fasilitas kesehatan yang menyelenggarakannya. Sebagai gambaran, di salah satu RS pemerintah, PET scan dibanderol dengan harga mulai dari Rp6.000.000. Sedangkan di RS swasta, PET scan umumnya memiliki kisaran harga dari 14-16 juta rupiah. 

penyakit jantungkankerpenyakit otak

Radiology Info. https://www.radiologyinfo.org/en/info/pet#2fd8c81ac35a43ed977e3003c1c12bd0
Diakses pada 10 November 2021

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/pet-scan/
Diakses pada 10 November 2021

Healthline. https://www.healthline.com/health/pet-scan#preparation
Diakses pada 10 November 2021

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/pet-scan/about/pac-20385078
Diakses pada 10 November 2021

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/154877
Diakses pada 10 November 2021

Being patient. https://www.beingpatient.com/amyloid-pet-scan/
Diakses pada 10 November 2021

Independent Imaging. https://www.independentimaging.com/understanding-your-pet-scan-results/
Diakses pada 10 November 2021

Jamsos Indonesia. https://www.jamsosindonesia.com/newsgroup/selengkapnya/baru-ada-3-rumah-sakit-di-indonesia-yang-gunakan-pet-scan_1815
Diakses pada 10 November 2021

Mayfield Clinic. https://mayfieldclinic.com/pe-pet.htm
Diakses pada 10 November 2021

Alzheimer's Society. https://www.alzheimers.org.uk/research/take-part-research/pet-scan
Diakses pada 10 November 2021

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/10123-pet-scan
Diakses pada 10 November 2021

Cancer Research UK. https://www.cancerresearchuk.org/about-cancer/cancer-in-general/tests/pet-scan
Diakses pada 10 November 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email