Perawatan Luka Bakar

15 Apr 2020|Maria Yuniar
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Perawatan luka bakar antara lain dilakukan melalui pemberian krim antibiotikDokter bisa melakukan perawatan luka bakar dengan mengoleskan krim antibiotik

Apa itu prosedur perawatan luka bakar?

Perawatan luka bakar dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, mulai dari penggunaan krim lidah buaya dan salep antibiotik untuk derajat luka bakar yang ringan, hingga operasi cangkok kulit untuk derajat luka yang paling parah. Agar hasilnya bisa efektif, maka perawatan yang dilakukan harus sesuai dengan tingkat keparahan luka.
Tingkat keparahan alias derajat luka bakar dibagi menjadi tiga, yaitu:

1. Luka bakar derajat pertama 

Luka bakar derajat pertama adalah luka yang hanya merusak bagian terluar kulit. Biasanya, ini terjadi karena paparan sinar matahari berlebih dan memiliki ciri sebagai berikut:
  • Memicu bercak kemerahan di kulit (eritema)
  • Terasa nyeri
  • Tidak menimbulkan lepuhan di kulit
  • Jarang memicu kerusakan jangka panjang

2. Luka bakar derajat kedua 

Pada luka bakar derajat dua, lapisan kulit paling luar dan juga lapisan di bawahnya yang disebut dermis, ikut rusak. Ini biasanya terjadi akibat tersiram cairan panas dan memiliki ciri sebagai berikut:
  • Kulit terlihat merah, bengkak, dan mengkilat
  • Muncul lepuhan
  • Nyeri terutama jika disentuh
  • Pada luka bakar derajat dua yang superfisial, hanya sebagian lapisan dermis yang rusak dan luka tersebut bisa saja tidak menimbulkan bekas
  • Pada luka bakar derajat dua yang lebih parah, perubahan kulit permanen seperti perubahan warna bisa terjadi.

3. Luka bakar derajat ketiga

Pada luka bakar derajat tiga, seluruh lapisan kulit rusak. Biasanya, kondisi ini terjadi akibat api, sengatan listrik atau petir, serta paparan dalam jangka panjang dengan cairan atau benda panas. Berikut cirinya:
  • Luka bakar tidak terlihat merah namun justru coklat gelap (terlihat gosong)
  • Beberapa memicu kulit yang terbakar terlihat putih seperti lilin
  • Tekstur kulit berubah menjadi lebih kasar dan keriput
  • Tidak terasa sakit karena panas yang ada ikut merusak ujung-ujung saraf yang ada di kulit
  • Tidak memicu lepuhan
  • Jika tidak ditangani dengan baik bisa memicu bekas luka yang parah dan kontraktur, dimana kulit terlihat seperti meleleh dan menyatu dengan bagian-bagian lain sehingga membatasi pergerakan.

Apa saja langkah pertolongan pertama pada luka bakar?

Pertolongan pertama dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih parah sebelum Anda bisa mendapatkan penanganan medis. Berikut ini langkah pertolongan pertama pada luka bakar yang perlu diperhatikan.
  • Basahi luka bakar secara menyeluruh dengan air dingin untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan lepaskan semua pakaian yang terbakar.
  • Jika memungkinkan, rendamlah area luka bakar dalam air dingin selama 30 menit untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.
  • Jika area luka bakar besar, setelah membasuhnya dengan air dingin, gunakan kain pembungkus yang bersih pada area tersebut untuk mencegah kehilangan panas dan hipotermia.
  • Segera kunjungi rumah sakit terdekat.
Sementara itu di rumah sakit, dokter akan memberikan pertolongan pertama sebagai berikut:
  • Membersihkan area luka bakar
  • Memberikan suntikan antitetanus
  • Melakukan tindakan debridemen atau pembersihan pada jaringan yang sudah mati (nekrotik)
  • Setetelah melakukan debridemen, dokter membersihkan luka bakar dengan 0,25% larutan chlorhexidine, 0,1% larutan cetrimide, atau antseptik ringan yang berbasis air lainnya. Dokter tidak akan membersihkan luka dengan larutan berbasis alkohol.
  • Mengoleskan lapisan tipis krim antibiotik, seperti silver sulfadizine
  • Membalut luka bakar dengan kassa yang cukup tebal untuk mencegah rembesan ke lapisan luar
Apabila diperlukan, dokter akan memberikan antibiotik melalui infus, terutama pada infeksi streptokokus beta hemolitik atau septikemia. Pada kondisi tertentu, dokter juga bisa merekomendasikan pencangkokan kulit.Selain perawatan oleh dokter, ada juga perawatan harian luka bakar yang tak kalah pentingnya, seperti berikut ini:
  • Mengganti kassa dua kali sehari untuk mencegah rembesan
  • Memeriksa luka untuk perubahan warna atau tanda-tanda infeksi

Bagaimana perawatan luka bakar berdasarkan tingkat keparahannya?

Pada dasarnya, berikut ini prinsip umum perawatan untuk bekas luka bakar berdasarkan derajatnya.

1. Perawatan luka bakar derajat pertama

Luka bakar derajat pertama bisa diobati dengan produk perawatan kulit (skin care) seperti krim lidah buaya dan salep antibiotik. Membalut area luka bakar dengan perban, bisa membantu melindunginya. Selain itu, obat acetaminophen bisa digunakan untuk meredakan nyeri akibat luka bakar ini.

2. Perawatan luka bakar derajat kedua

Luka bakar derajat kedua biasanya diobati dengan krim antibiotik, maupun krim atau salep dengan resep dokter.

3. Perawatan luka bakar derajat ketiga

Berbeda dari luka bakar derajat pertama dan kedua, luka bakar derajat ketiga ini membutuhkan tindakan operasi cangkok kulit, atau "penanaman" kulit sintetis.Luka bakar parah pada area yang luas di tubuh, akan membutuhkan lebih banyak perawatan intensif, termasuk infus antibiotik untuk mencegah infeksi. Cairan infus juga diperlukan untuk menggantikan cairan yang hilang ketika kulit terbakar.

Hasil apa yang didapatkan dari prosedur perawatan luka bakar?

Waktu yang diperlukan dalam penyembuhan luka bakar, bergantung pada derajatnya.
  • Luka bakar derajat pertama akan sembuh dalam seminggu tanpa meninggalkan bekas.
  • Luka bakar derajat kedua akan sembuh dalam waktu sekitar dua minggu. Terkadang akan muncul bekas luka, yang memudar seiring berjalannya waktu.
  • Luka bakar derajat ketiga membutuhkan waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk sembuh, dan akan menyisakan luka. Operasi cangkok kulit mungkin diperlukan untuk mengurangi risiko munculnya bekas luka ini.

Apa yang perlu diperhatikan dari prosedur perawatan luka bakar?

Anda bisa melakukan perawatan sendiri untuk luka bakar derajat pertama. Namun untuk luka bakar derajat kedua, sebaiknya tanyakan pada dokter mengenai perawatan yang dibutuhkan.Perhatikan kemungkinan munculnya tanda-tanda infeksi seperti kemerahan, pembengkakan, atau nanah. Sementara itu untuk penanganan luka bakar derajat ketiga, kunjungi rumah sakit sesegera mungkin.Namun, periksakan luka bakar yang Anda alami (entah itu ukurannya hanya kecil atau derajat pertama sekalipun) pada dokter, jika tidak sembuh dalam seminggu. Selain itu, berkonsultasilah juga dengan dokter apabila luka bakar menimbulkan bekas yang luas atau tidak kunjung memudar.
luka bakarpenyembuhan lukabekas luka
WHO.
https://www.who.int/surgery/publications/Burns_management.pdf
Diakses pada 15 April 2020
Healthline.
https://www.healthline.com/health/burn-scars#see-a-doctor
Diakses pada 15 April 2020
Cleveland Clinic.
https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/12063-burns/management-and-treatment
Diakses pada 15 April 2020
WebMD. https://www.webmd.com/first-aid/types-degrees-burns
Diakses pada 18 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email