Pemeriksaan Kadar Vitamin D 25-OH Total

03 Jul 2020|Nurul Rafiqua
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Pemeriksaan kadar vitamin D 25-OH total untuk diagnosis penyakit osteoporosis.Pemeriksaan kadar vitamin D 25-OH total adalah tes darah untuk mengukur vitamin D dalam tubuh

Apa itu prosedur pemeriksaan kadar vitamin D 25-OH total?

Pemeriksaan kadar vitamin D 25-OH total adalah tes yang dilakukan untuk mengukur kadar vitamin D dalam tubuh. Hasil pemeriksaan ini akan menunjukkan apabila kadar vitamin D yang ada di dalam darah terlalu tinggi atau terlalu rendah. Kadar normal vitamin D dalam darah adalah 20-50 ng/mL. 
Selain untuk melihat kadar vitamin D, hasil pemeriksaan ini juga bisa menjadi dasar untuk mendiagnosis penyakit osteoporosis (tulang keropos) dan rakhitis (malformasi tulang).Vitamin D adalah vitamin yang sangat penting utuk tubuh sebab ia berfungsi untuk membantu penyerapan kalsium dan mempertahankan tulang agar tetap kuat. Vitamin ini bisa dihasilkan sendiri oleh tubuh ketika sinar ultraviolet dari matahari menyentuh kulit. Sumber vitamin lainnya dihasilkan dari konsumsi makanan dan minuman seperti ikan, telur, produk susu, serta suplemen vitamin D.Untuk bisa digunakan, vitamin D harus melalui beberapa proses pengolahan terlebih dahulu di dalam tubuh. Proses ini pertama kali terjadi di hati.Di organ tersebut, vitamin D yang didapatkan dari sinar matahari maupun makanan diubah menjadi bahan kimia yang dikenal sebagai 25-hydroxyvitamin D (D 25-OH) disebut juga sebagai calcidiol sebelum akhirnya diserap ke dalam darah dan diedarkan ke lokasi lain di tubuh.

Mengapa prosedur pemeriksaan kadar vitamin D 25-OH total perlu dilakukan?

Dokter akan merekomendasikan pemeriksaan kadar vitamin D 25-OH total jika Anda berisiko tinggi memiliki kadar vitamin D rendah seperti pada kondisi berikut ini:
  • Tidak banyak terpapar sinar matahari
  • Berusia lanjut
  • Mengalami obesitas
  • Pernah menjalani operasi bypass lambung
  • Memiliki penyakit usus seperti penyakit Chron, yang membuat tubuh kesulitan untuk menyerap nutrisi
Bayi yang hanya mendapatkan ASI pun ternyata berisiko kekurangan vitamin D. Susu formula yang diperkaya vitamin D bisa menjadi solusi, tentu saja sesuai petunjuk dokter.Dokter juga akan merekomendasikan prosedur ini jika Anda telah didiagnosis kekurangan vitamin D dan ingin melihat apakah pengobatannya berhasil.

Apa yang harus dipersiapkan sebelum menjalani prosedur pemeriksaan kadar vitamin D 25-OH total?

Tidak ada persiapan khusus yang harus dilakukan sebelum menjalani prosedur ini. Dokter akan melakukan pemeriksaan standar terkait kondisi Anda.

Apa yang dilakukan dokter pada prosedur pemeriksaan kadar vitamin D 25-OH total?

Pemeriksaan kadar vitamin D 25-OH total adalah tes darah. Prosedurnya meliputi pengambilan darah dan pemeriksaan sampel di laboratorium.Pada hari tes dilakukan, seorang petugas akan mengambil darah Anda. Sampel darah biasanya diambil dari vena di bagian dalam siku atau punggung tangan. Petugas akan memulai tindakan dengan mengoleskan antiseptik untuk membersihkan kulit. Langkah ini penting untuk membantu mencegah infeksi.Kemudian lengan Anda akan dibungkus suatu alat yang dinamakan tourniquet agar pembuluh darah terisi penuh. Lalu, teknisi akan memasukkan jarum ke pembuluh darah Anda. Darah kemudian akan mengalir melalui jarum masuk ke dalam tabung yang sudah disiapkan. Pengambilan darah ini hanya akan memakan waktu beberapa menit.Setelah mengambil darah, teknisi akan memberikan tekanan untuk menghentikan perdarahan. petugas akan membalutkan perban ke area tusukan dan mengirim sampel darah Anda ke laboratorium untuk pengujian. Seorang spesialis laboratorium akan menganalisis sampel Anda.

Hasil apa yang didapatkan dari prosedur pemeriksaan kadar vitamin D 25-OH total?

Menurut Departemen Suplemen Makanan Kementerian Kesehatan Amerika Serikat, kadar vitamin D yang diukur berdasarkan kadar D 25-OH dihitung dalam satuan nanomol/liter (nmol/L) atau nanogram/mililiter (ng/mL).Hasil pemeriksaan dikategorikan sebagai berikut ini:
  • Defisiensi/kekurangan vitamin D: kurang dari 30 nmol/L (12 ng/mL)
  • Potensi kekurangan: antara 30 nmol/L (12 ng/mL) dan 50 nmol/L (20 ng/mL)
  • Kadar normal: antara 50 nmol/L (20 ng/mL) dan 125 nmol/L (50 ng/mL)
  • Kadar tinggi: lebih tinggi dari 125 nmol/L (50 ng/mL)
Jika Anda mengalami defisiensi vitamin D dan Anda mengalami gejala nyeri tulang, dokter akan merekomendasikan pemindaian khusus untuk memeriksa kepadatan tulang.Kadar 25-hidroksi vitamin D yang rendah dalam darah biasanya menunjukkan kondisi berikut ini:
  • Anda tidak mengonsumsi makanan denngan gizi seimbang
  • Usus tidak menyerap vitamin dengan baik
  • Anda tidak menghabiskan cukup waktu di luar ruangan untuk menyerap kadar vitamin D melalui paparan sinar matahari
Beberapa bukti mengaitkan defisiensi vitamin D dapat menjadi risiko terkena kanker tertentu, penyakit kekebalan tubuh, dan penyakit kardiovaskular.Sementara itu, kadar vitamin D yang tinggi dalam darah umumnya terjadi karena Anda terlalu banyak mengonsumsi vitamin dan suplemen gizi lainnya.Vitamin D dosis tinggi dapat menyebabkan kondisi yang disebut hypervitaminosis D. Hypervitaminosis adalah kondisi langka yang dapat menyebabkan gangguan hati atau ginjal.

Apa risiko dari prosedur pemeriksaan kadar vitamin D 25-OH total?

Pemeriksaan kadar vitamin D 25-OH total adalah prosedur yang terbilang aman. Hanya ada sedikit risiko yang terkait dengan pengambilan darah. Anda mungkin merasa sedikit sakit atau pegal di lokasi jarum ditusukkan.Ada kemungkinan kecil terjadinya perdarahan atau hematoma berlebihan, yang ditunjukkan dengan adanya penumpukan darah menumpuk di bawah kulit. Ada juga risiko infeksi yang mungkin terjadi di lokasi tusukan, tapi peluangnya sangat kecil. 
suplemenosteoporosisvitamin d
Lab Test Online.
https://labtestsonline.org/tests/vitamin-d-tests
Diakses pada 18 Juni 2020
Healthline.
https://www.healthline.com/health/25-hydroxy-vitamin-d-test#results 
Diakses pada 18 Juni 2020.
Office of Dietary Supplements.
https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminD-HealthProfessional/
Diakses pada 18 Juni 2020
Medline Plus.
https://medlineplus.gov/ency/article/003569.htm
Diakses pada 18 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email