Pemberian Vaksin BCG

11 Mar 2020|dr. Levina Felicia
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Vaksin BCG termasuk salah satu imunisasi dasar pada bayi IndonesiaVaksin BCG termasuk imunisasi dasar untuk bayi Indonesia

Apa itu vaksin BCG?

Vaksin BCG adalah jenis vaksin yang berfungsi mencegah penyakit tuberkulosis (TB). TB merupakan infeksi serius yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
TBC umumnya menyerang paru-paru. Tapi penyakit ini juga bisa menyerang bagian tubuh lain seperti tulang, sendi, dan ginjal. TB pun dapat menyebabkan radang selaput otak (meningitis).

Kenapa vaksin BCG diperlukan?

Vaksin bacille Calmette-Guerin berisi bakteri Mycobacterium bovis yang sudah dilemahkan. Karena itu, vaksin ini dapat memberi perlindungan terhadap penyakit TB berat dan radang selaput otak akibat TB.Pemberian vaksin BCG rutin dilakukan pada negara-negara dengan angka kejadian TB yang tinggi, termasuk Indonesia.

Siapa yang membutuhkan vaksin BCG?

Di Indonesia, vaksin BCG termasuk dalam imunisasi dasar lengkap pada bayi. Pemberian vaksin ini dianjurkan sebelum usia 3 bulan, dan paling optimal sebelum usia 2 bulan.Sementara pada bayi usia 3 bulan atau lebih, uji tuberkulin perlu dilakukan sebelum vaksin BCG diberikan.Pada anak-anak, vaksin BCG disarankan untuk anak dengan hasil tes tuberkulin negatif. Selain itu, vaksin dianjurkan juga apabila anak sering terpapar dan tidak bisa dipisahkan dari orang dewasa dengan kondisi-kondisi berikut:
  • Mengalami tuberkulosis, namun tidak berobat atau pengobatannya tidak tuntas
  • Mengalami tuberkulosis dengan bakteri yang resisten terhadap obat isoniazid dan rifampisin.
Vaksin BCG jarang diberikan pada orang dewasa berusia di atas 16 tahun. Pasalnya, kerja vaksin ini akan kurang optimal pada pasien dewasa.Namun vaksin BCG tetap disarankan bagi orang dewasa yang memiliki risiko tinggi terpapar bakteri penyebab tuberkulosis. Misalnya, para petugas medis.

Siapa yang sebaiknya tidak menerima vaksin BCG?

Vaksin BCG tidak boleh diberikan pada orang yang memiliki kondisi-kondisi di bawah ini:
  • Mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh (immunosuppresion)

Vaksin BCG tidak boleh diberikan pada pasien dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Misalnya, pengidap HIV/AIDS, orang yang menjalani kemoterapi untuk mengobati kanker, atau orang yang akan menjalani transplantasi organ.
  • Sedang hamil

Vaksin BCG tidak boleh diberikan pada pasien yang sedang hamil.

Seberapa sering vaksin BCG diberikan?

Vaksin BCG yang termasuk bagian imunisasi dasar lengkap pada bayi diberikan sebanyak satu kali pada bayi berusia 1 bulan.Vaksin yang diberikan pada anak-anak dan dewasa untuk mencegah terjadinya TB juga umumnya diberikan sebanyak satu kali, namun vaksin dapat diulang dalam 2 hingga 3 bulan apabila respon terhadap vaksin tidak baik. Respon dapat dinilai dengan tes tuberkulin.

Apa saja persiapan sebelum pemberian vaksin BCG?

Sebelum vaksin BCG diberikan, beritahukan pada dokter apabila Anda:
  • Memiliki alergi terhadap vaksin BCG atau obat-obatan lainnya.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, seperti obat antibiotik, immunoglobulin, dan imunosupresan.
  • Baru mendapatkan vaksin cacar air atau memiliki hasil tes TB yang positif.
  • Memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh, kanker, demam, infeksi, atau area luka bakar yang luas pada tubuh.
  • Sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui.

Bagaimana prosedur pemberian vaksin BCG dilakukan?

Vaksin BCG diberikan melalui suntikan pada lengan atas sebelah kanan. Satu dosis berisi 0,05 ml vaksin yang disuntikkan secara intrakutan (di bawah kulit). Prosedurnya adalah sebagai berikut:
  • Dokter akan membersihkan area penyuntikan dengan cairan antiseptik. Langkah ini bertujuan menghindari infeksi.
  • Dokter lalu menyuntikkan vaksin BCG ke bagian kulit yang telah dibersihkan tadi.
  • Setelah selesai, dokter akan kembali membersihkan area suntikan dan menutupnya dengan plester.
Sesudah menerima vaksin, pasien umumnya bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Apa saja yang perlu diperhatikan setelah pemberian vaksin BCG?

Setelah pemberian vaksin BCG, umumnya terjadi bisul atau luka bernanah pada kulit. Pasalnya, vaksin ini mengandung kuman hidup yang akan menimbulkan reaksi kekebalan tubuh pada pasien.Bisul tersebut akan muncul pada lokasi penyuntikan vaksin. Setelah beberapa waktu, bisul akan mengering dan menimbulkan jaringan parut (bekas luka).Jaringan parut atau bekas luka yang disebabkan oleh vaksin BCG biasanya muncul dalam 3 bulan setelah pemberian vaksin.Pada pasien yang belum pernah terpapar bakteri pemicu TB, bisul akan muncul dalam 2-12 minggu pascapemberian vaksin BCG. Apabila bisul sudah muncul kurang dari 1 munggu, pasien kemungkinan besar pernah terpapar bakteri penyebab TB sehingga butuh pemeriksaan lanjutan.Pada beberapa pasien, bisul bisa saja tidak terbentuk. Tapi ini bukan berarti vaksin gagal, jadi pengulangan vaksin BCG tidak perlu dilakukan.

Apa saja risiko pemberian vaksin BCG?

Selain bisul atau luka bernanah yang merupakan reaksi tubuh terhadap vaksin BCG, beberapa efek samping yang dapat timbul setelah pemberian vaksin ini meliputi:
Pasien juga perlu segera memberitahu dokter jika mengalami reaksi alergi terhadap vaksin BCG yang ditandai dengan:
  • Ruam kulit yang parah
  • Sulit bernapas atau menelan
  • Mengi, yakni munculnya bunyi ‘ngik’ pada setiap menarik napas
tbcimunisasi anaktuberkulosismeningitis
IDAI. http://www.idai.or.id/artikel/seputar-kesehatan-anak/skar-bcg
Diakses pada 11 Maret 2020
Kementerian Kesehatan RI. https://www.depkes.go.id/article/view/18043000011/berikan-anak-imunisasi-rutin-lengkap-ini-rinciannya.html
Diakses pada 11 Maret 2020
Kementerian Kesehatan RI. http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wp-content/uploads/2017/10/03Buku-Ajar-Imunisasi-06-10-2015-small.pdf
Diakses pada 11 Maret 2020
Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682809.html
Diakses pada 11 Maret 2020
CDC. https://www.cdc.gov/tb/publications/factsheets/prevention/bcg.htm
Diakses pada 11 Maret 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/vaccinations/bcg-tuberculosis-tb-vaccine/
Diakses pada 11 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email