Operasi stereotactic antara lain dilakukan pada kasus tumor otak.
Operasi stereotactic dilakukan dengan pemindaian 3 dimensi.

Apa itu prosedur Operasi Stereotactic?

Operasi stereotactic adalah suatu prosedur bedah invasif minimal yang memanfaatkan sistem koordinat 3 dimensi untuk menemukan target kecil seperti lesi yang berada jauh di dalam jaringan. Prosedur ini juga dilakukan pada pasien yang akan menerima beberapa tindakan seperti ablasi, biopsi, injeksi, stimulasi, implantasi dan lainnya.

Meskipun secara teori operasi stereotactic dapat dilakukan pada organ tubuh manapun, namun, hingga saat ini, prosedur ini masih terbatas pada operasi otak, biopsi dan pembedahan payudara. 

Tindakan lain seperti rontgen, mammografi, computed tomography (CT scan) dan magnetic resonance imaging (MRI) dapat digunakan bersamaan untuk memandu berlangsungnya prosedur ini.

Artikel ini akan berfokus pada operasi stereotactic radiosurgery (SRS). Prosedur ini tidak memerlukan sayatan. Seperti bentuk radiasi lainnya, radiosurgery stereotactic bekerja dengan cara merusak DNA sel-sel yang ditargetkan. Sel-sel tersebut akan kehilangan kemampuan untuk bereproduksi sehingga dapat menyebabkan tumor menyusut.

 

Mengapa prosedur Operasi Stereotactic perlu dilakukan?

Dokter akan merekomendasikan operasi stereotaktik pada kondisi berikut:

  • Tumor otak. Stereotactic radiosurgery, seperti Gamma Knife, sering digunakan untuk mengobati tumor otak yang tidak bersifat kanker (tumor jinak) maupun yang bersifat kanker (tumor ganas), termasuk meningioma, paraganglioma, hemangioblastoma dan craniopharyngioma.
  • Untuk mengobati kanker yang telah menyebar ke otak dari bagian lain tubuh (metastasis otak).
  • Malformasi arteri (AVM). AVM adalah arteri dan vena yang abnormal di otak Anda. Dalam AVM, darah mengalir langsung dari arteri ke vena, melewati pembuluh darah kecil (kapiler). AVM dapat mengganggu aliran darah normal dan menyebabkan perdarahan atau stroke.
  • Neuralgia Trigeminal. Gangguan nyeri kronis pada salah satu atau kedua saraf trigeminal. Saraf ini berfungsi untuk menyampaikan informasi sensorik antara otak dan area dahi, pipi, dan rahang bawah. Gangguan saraf pada trigeminal dapat menyebabkan nyeri wajah ekstrem yang terasa seperti sengatan listrik.
  • Neuroma akustik (schwannoma vestibular), adalah tumor non-kanker yang berkembang di sepanjang keseimbangan utama dan saraf pendengaran yang mengarah dari telinga bagian dalam ke otak. Ketika tumor menekan saraf, seseorang dapat mengalami gangguan pendengaran, pusing, kehilangan keseimbangan dan dering di telinga (tinnitus). Tumor yang tumbuh akan memberi tekanan pada saraf yang mempengaruhi sensasi dan gerakan otot di wajah.
  • Tumor hipofisis. Tumor di kelenjar hipofisis yang dapat menyebabkan gangguan pada fungsi tubuh, seperti respons stres, metabolisme, pertumbuhan, dan fungsi seksual.
  • Tremor. Seperti pada penyakit Parkinson dan tremor esensial.

Para peneliti juga mengeksplorasi penggunaan radiosurgery stereotactic untuk mengobati kondisi lain, termasuk melanoma mata, kanker payudara, kanker paru-paru, kanker prostat, epilepsi dan gangguan psikologis seperti gangguan obsesif-kompulsif.

 

Apa yang perlu dipersiapkan sebelum menjalani prosedur Operasi Stereotactic?

Persiapan operasi stereotactic dapat bervariasi tergantung pada kondisi dan area tubuh yang akan dirawat, tetapi biasanya melibatkan langkah-langkah berikut:

  • Jangan makan atau minum apapun setelah tengah malam malam sebelum prosedur.
  • Bicaralah dengan dokter tentang konsumsi obat yang rutin Anda konsumsi sebelum prosedur dilaksanakan.
  • Pakailah pakaian yang nyaman dan longgar.
  • Hindari memakai barang-barang seperti perhiasan, kacamata, lensa kontak, kosmetik, cat kuku, gigi palsu, wig atau hiasan rambut.
  • Beri tahu dokter terkait hal berikut:
    • Jika Anda sedang minum pil atau suntikan untuk mengendalikan diabetes.
    • Memiliki alergi terhadap kerang atau yodium karena dapat bereaksi dengan pewarna khusus yang digunakan selama prosedur.
    • Memiliki alat medis yang ditanamkan di tubuh Anda, seperti alat pacu jantung, katup jantung buatan, klip aneurisma, neurostimulator atau stent. 

 

Apa yang dilakukan dokter pada prosedur Operasi Stereotactic?

Terdapat beberapa jenis teknologi yang digunakan untuk mengirimkan radiasi selama operasi stereotactic, yakni:

  • Mesin Linear accelerator (LINAC) menggunakan sinar-X (foton) untuk mengobati kelainan kanker dan non-kanker di otak dan bagian tubuh lainnya. Mesin ini dapat melakukan radioturgic stereotactic dalam satu sesi atau lebih dari tiga hingga lima sesi untuk tumor yang lebih besar, yang disebut radioterapi stereotactic fraksionasi.
  • Mesin Gamma Knife menggunakan 192 atau 201 sinar sinar gamma kecil untuk menargetkan dan mengobati kelainan otak kanker dan non-kanker. Mesin Gamma Knife umumnya digunakan untuk tumor kecil dan lesi di otak yang terkait dengan berbagai kondisi.

Semua jenis stereotactic tersebut bekerja dengan cara yang sama, yaitu:

  • Mesin yang digunakan akan memfokuskan banyak sinar radiasi kecil pada tumor atau target lainnya. Setiap dosis radiasi memiliki efek yang sangat kecil pada jaringan yang dilaluinya.
  • Radiasi dosis tinggi yang dikirim ke daerah tumor dapat membuat tumor menyusut dan pembuluh darah menutup sehingga suplai darah bagi tumor akan terhenti.

Langkah-langkah operasi stereotaktik dapat dibagi ke dalam tahapan berikut:

Persiapan

  • Penempatan bingkai kepala pada prosedur gamma knife. Sebelum prosedur dimulai, Anda akan dipasangkan bingkai ringan di kepala. Bingkai ini berfungsi untuk menstabilkan kepala Anda selama prosedur dan berfungsi sebagai titik referensi untuk memfokuskan sinar radiasi. 
  • Anda akan menerima obat bius pada saat bingkai dipasangkan, dua titik di dahi dan dua titik di bagian belakang kepala Anda. 
  • Anda tidak perlu bingkai kepala jika menjalankan radiosurgery stereotactic otak LINAC. Pada tindakan ini, biasanya Anda akan diberikan masker plastik lembut yang dapat mengikuti bentuk wajah. 

Pemindaian 

  • Setelah bingkai kepala terpasang, Anda akan menjalani pemindaian otak yang menunjukkan lokasi tumor atau kelainan lain. Jenis pemindaian yang digunakan tergantung pada kondisi yang dirawat. 
  • Untuk tumor, pencitraan yang digunakan termasuk CT scan atau MRI. 
  • Pada malformasi arteri (AVM), pencitraan yang digunakan mencakup CT scan, MRI, angiogram serebral atau beberapa kombinasi dari tes tersebut. 
  • Pada Neuralgia Trigeminal, MRI atau CT scan dapat digunakan.

Perencanaan dosis

  • Hasil pemindaian otak kemudian akan  dimasukkan ke dalam sistem perencanaan terkomputerisasi yang memungkinkan dokter untuk merencanakan area yang tepat, dosis radiasi dan bagaimana memfokuskan sinar radiasi.
  • Proses perencanaan ini mungkin memakan waktu satu atau dua jam. Selama waktu itu, Anda dapat bersantai di ruangan lain, tetapi bingkainya harus tetap melekat di kepala. Jika Anda melakukan radiosurgery stereotactic otak LINAC, biasanya Anda akan dipulangkan ke rumah selama proses perencanaan dan perawatan akan diberikan beberapa hari kemudian.

Tindakan 

  • Pasien anak-anak biasanya akan dibius selama prosedur berlangsung. Pasien dewasa biasanya akan tetap terjaga, tetapi mungkin diberikan obat penenang ringan untuk membantu pasien rileks.
  • Jika Anda menggunakan mesin Gamma Knife, Anda akan berbaring di tempat tidur yang terhubung ke mesin, bingkai kepala Anda akan terpasang dengan aman ke bingkai tempat tidur. Mesin tidak akan bergerak selama perawatan, alih-alih, tempat tidur yang akan bergerak di dalam mesin. Prosedur ini dapat memakan waktu kurang dari satu jam hingga sekitar empat jam, tergantung pada ukuran dan bentuk target. 
  • Berbeda dengan Gamma Knife, mesin LINAC bergerak dan berputar di sekitar target selama perawatan untuk memberikan sinar radiasi dari sudut yang berbeda. Perawatan ini memakan waktu kurang dari satu jam.
  • Selama prosedur Anda tidak akan merasakan radiasi yang diberikan dan dapat berbicara dengan dokter melalui mikrofon.

 

Hasil apa yang didapatkan dari prosedur Operasi Stereotactic?

Hasil pengobatan radiosurgery stereotactic terjadi secara bertahap, tergantung pada kondisi yang sedang dirawat:

  • Pada pengobatan tumor jinak (termasuk schwannoma vestibular), tumor dapat menyusut dalam 18 bulan hingga dua tahun setelah operasi stereotactic dilakukan. 
  • Tumor ganas atau kanker dapat menyusut lebih cepat, seringkali dalam beberapa bulan.
  • Hasil operasi pada AVM dapat memakan waktu dua tahun atau lebih.
  • Neuralgia Trigeminal. Rasa sakit menghilang dalam beberapa minggu, sebagian orang membutuhkan waktu beberapa bulan untuk mendapatkan efeknya.

Anda akan menerima petunjuk tentang tindakan lanjutan yang sesuai untuk memantau proses penyembuhan Anda.

 

Apa risiko dari prosedur Operasi Stereotactic?

Operasi stereotaktik tidak melibatkan sayatan bedah, sehingga umumnya ltidak ebih berisiko daripada operasi tradisional. Komplikasi atau efek samping yang dapat terjadi biasanya bersifat sementara, diantaranya adalah:

  • Kelelahan dapat terjadi pada beberapa minggu pertama setelah prosedur
  • Pembengkakan di otak atau di area sekitar target dapat menyebabkan tanda dan gejala seperti sakit kepala, mual dan muntah. Dokter mungkin akan meresepkan obat antiinflamasi (obat kortikosteroid) untuk mencegah atau mengobati kondisi tersebut.
  • Kulit kepala Anda mungkin akan memerah, teriritasi, atau peka di tempat-tempat perangkat dilekatkan selama perawatan. Beberapa orang mengalami kerontokan sementara pada rambut.
  • Masalah otak atau neurologis lainnya yang muncul berbulan-bulan setelah perawatan. Namun, hal ini sangat jarang terjadi.

Pune Neurosugeon.
https://www.puneneurosurgeon.in/stereotaxic-surgery/
diakses pada 14 Juli 2020

Research Gate.
https://www.researchgate.net/topic/Stereotactic-Surgery
diakses pada 14 Juli 2020

ERMC Rochester.
https://www.urmc.rochester.edu/neurosurgery/services/treatments/stereotactic-brain-surgery.aspx
diakses pada 14 Juli 2020

Radiology Info.
https://www.radiologyinfo.org/en/info.cfm?pg=stereotactic
diakses pada 14 Juli 2020

Mayo Clinic.
https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/stereotactic-radiosurgery/about/pac-20384526
diakses pada 14 Juli 2020

Artikel Terkait

Cara kerja mamografi dalam mendeteksi kanker payuadara adalah memancarkan radiasi

Kanker Payudara pada Ibu Hamil: Cara Deteksi Dini dan Cara Perawatannya

Tanpa banyak disadari, kanker payudara merupakan salah satu kondisi keganasan yang dapat terjadi pada ibu hamil. Oleh karena itu, deteksi dini kanker payudara pada ibu hamil, penting untuk dilakukan. Ada empat langkah yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kanker payudara pada ibu hamil, yaitu mengenali perubahan pada payudara, pemeriksaan ultrasound, biopsi, dan mamografi. Kemoterapi dapat menjadi pilihan perawatan kanker payudara saat hamil.