Operasi Katarak

Bantuan alat khusus diperlukan dalam operasi katarak
Operasi dilakukan katarak dengan bantuan alat khusus

Apa itu operasi katarak?

Katarak merupakan kondisi medis yang ditandai dengan lensa mata menjadi keruh, sehingga membuat penglihatan Anda kabur. Operasi katarak adalah prosedur yang dilakukan untuk mengatasi kondisi ini.

Dalam operasi katarak, lensa pasien yang keruh akan diganti dengan lensa buatan. Prosedur ini dilakukan oleh dokter spesialis mata dan umumnya termasuk tindakan medis yang aman. 

Setelah operasi dilakukan, rawat inap lanjutan biasanya tidak diperlukan dan pasien bisa pulang ke rumah pada hari yang sama.

Berapa biaya operasi katarak?

Biaya operasi katarak bervariasi dan tergantung pada rumah sakit, teknik operasi, jenis lensa, dan tipe obat bius yang digunakan. Secara umum, biaya prosedur ini di rumah sakit swasta dimulai dari Rp 17.300.000

Kenapa operasi katarak diperlukan? 

Operasi katarak dilakukan untuk mengatasi katarak. Prosedur ini akan direkomendasikan oleh dokter mata apabila katarak sudah:

  • Menyebabkan aktivitas Anda terganggu
  • Mengganggu proses pengobatan penyakit mata lain, misalnya katarak yang membuat dokter kesulitan memeriksa bagian belakang mata untuk memantau atau menangani gangguan seperti age-related macular degeneration atau retinopati diabetik.

Apabila kemampuan penglihatan pasien masih dalam kondisi baik meski terdapat katarak, operasi katarak mungkin belum diperlukan.

Siapa yang membutuhkan operasi katarak?

Tidak semua orang dengan katarak memerlukan prosedur ini. Pasien mungkin tidak menyadari adanya perubahan pada penglihatannya.

Beberapa orang yang mengalami katarak masih bisa melihat dengan jelas dengan bantuan kacamata, kaca pembesar, atau pencahayaan yang tepat.

Seiring berjalannya waktu, katarak dapat menimbulkan gejala yang meliputi:

  • Pandangan buram atau kabur
  • Ketika melihat suatu benda dengan mata yang mengalami katarak, benda tersebut tampak ganda
  • Penglihatan yang memburuk di malam hari
  • Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya
  • Seperti ada lingkaran cahaya (halo) saat melihat cahaya terang, contohnya lampu

Jika pasien mengalami gejala-gejala di atas, operasi katarak dapat dilakukan untuk mengatasi keluhan tersebut. Namun apabila katarak tidak menimbulkan gejala yang mengganggu pasien, operasi kemungkinan belum diperlukan.

Operasi direkomendasikan oleh dokter ketika ukuran katarak sudah terlalu besar dan dapat meningkatkan tekanan dalam bola mata.

Apa saja persiapan untuk menjalani operasi katarak?

Beberapa langkah persiapan yang biasanya dilakukan adalah:

Menjalani serangkaian pemeriksaan

Satu atau dua minggu sebelum prosedur dilakukan, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengukur ukuran dan bentuk mata Anda. Pemeriksaan ini bertujuan agar dokter bisa memilih lensa buatan yang tepat untuk Anda.

Tanya jawab

Dokter juga akan mengajukan pertanyaan terkait obat-obatan yang sedang Anda konsumsi. Anda bisa diminta untuk menghentikan konsumsi obat yang dapat meningkatkan risiko pendarahan selama operasi. 

Pemberian obat tetes mata

Obat tetes mata antibiotik dapat diberikan pada satu atau dua hari sebelum operasi katarak dilakukan. Obat ini dapat mencegah terjadinya infeksi sekaligus mengurangi pembengkakan selama dan setelah operasi. 

Berpuasa

Dokter akan menyarankan Anda untuk berpuasa (tidak makan atau minum) selama 12 jam sebelum operasi.

Memilih jenis lensa

Anda perlu mendiskusikan jenis-jenis lensa mata buatan yang akan dipasang melalui operasi katarak. Beberapa tipe lensa ini meliputi:

  • Lensa monofokal yang memiliki titik fokus pada jarak tertentu. Jenis lensa ini paling sering digunakan.
  • Lensa multifokal yang berfungsi untuk melihat benda jarak dekat, menengah, dan jauh.
  • Lensa torik untuk mengatasi mata silinder.

Bagaimana prosedur operasi katarak dilakukan?

Operasi katarak biasanya hanya membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 45 menit. Prosedur ini memiliki banyak jenis yang meliputi:

  • Phacoemulsification
  • Operasi laser
  • Operasi katarak ekstrakapsular
  • Operasi katarak intrakapsular

Jenis operasi katarak yang paling sering dilakukan adalah pacoemulsification dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Dokter akan memberikan anestesi lokal pada mata berupa obat tetes mata atau suntikan di sekitar mata. Dokter juga dapat memberikan obat bius untuk membantu pasien agar tetap tenang.
  • Dengan bantuan mikroskop khusus, dokter akan membuat sayatan kecil dekat tepi kornea.
  • Alat kecil khusus akan dimasukkan ke dalam mata hingga mencapai lensa melalui sayatan.
  • Lensa yang mengalami katarak akan dihancurkan dengan gelombang suara (ultrasound) dan dikeluarkan dari mata.
  • Lensa buatan yang baru kemudian akan dipasang pada mata pasien.
  • Biasanya, dokter tidak perlu membuat jahitan khusus untuk menutup luka sayatan. Pasalnya, sayatan bisa tertutup dengan sendirinya seiring waktu.
  • Pelindung mata akan dipasang untuk melindungi mata selama masa penyembuhan.

Setelah operasi selesai, pasien akan diminta untuk beristirahat di ruang pemulihan selama sekitar 15 hingga 30 menit. Setelah itu, pasien akan diizinkan untuk pulang.

Apa saja yang perlu diperhatikan setelah operasi katarak?

Dalam beberapa hari atau minggu setelah operasi katarak dilakukan, Anda akan diminta untuk:

  • Menggunakan obat tetes mata sesuai petunjuk dokter.
  • Menghindari masuknya benda apapun ke dalam mata, seperti sabun atau air.
  • Tidak menggosok atau menekan mata.
  • Menggunakan kacamata atau pelindung mata yang disarankan oleh dokter.
  • Mengenakan pelindung mata ketika tidur.

Dokter juga akan memberitahukan kapan Anda dapat kembali berolahraga, berkendara, atau melakukan aktivitas lainnya. Sesudah operasi, mata Anda bisa benar-benar pulih dalam waktu kira-kira delapan minggu.

Pasien yang telah menjalani operasi katarak dapat kembali mengalami katarak. Kondisi ini dikenal dengan istilah katarak sekunder atau posterior capsule opacification (PCO).

PCO terjadi akibat bagian belakang kapsul lensa yang tidak ikut diangkat pada saat operasi, menjadi buram dan mengganggu penglihatan.

Katarak sekunder dapat ditangani dengan prosedur bernama yttrium-aluminum-garnet (YAG) laser capsulotomy. Prosedur ini melibatkan sinar laser yang akan membuat bukaan kecil pada kapsul yang buram, sehingga cahaya bisa lewat dan penglihatan pasien akan kembali normal.

Apa saja komplikasi operasi katarak?

Komplikasi yang dapat muncul karena prosedur ini sangat jarang terjadi, namun kemungkinannya tetap ada. Beberapa hal yang dapat terjadi meliputi:

  • Infeksi atau pembengkakan pada mata
  • Pendarahan
  • Lepasnya retina (ablasi retina)
  • Kelopak mata yang turun
  • Peningkatan sementara pada tekanan dalam mata pada sekitar 12-24 jam pascaoperasi

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/cataract-surgery/about/pac-20384765
Diakses pada 19 Februari 2020

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/cataract-surgery/
Diakses pada 19 Februari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/cataracts/what-to-expect-from-cataract-surgery#1
Diakses pada 19 Februari 2020

American Academy of Ophtalmology. https://www.aao.org/eye-health/diseases/what-is-cataract-surgery
Diakses pada 19 Februari 2020

Artikel Terkait

Bintik putih pada mata tak selalu katarak namun bisa juga luka pada kornea mata

Ini Cara Membedakan Luka pada Kornea Mata dan Katarak

Meski keduanya muncul bintik putih, luka pada kornea mata berbeda dengan katarak. Luka pada kornea berada di ulkus kornea, sedangkan katarak di lensa mata.