Operasi Katarak

25 Jul 2021|dr. Levina Felicia
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Operasi katarak dilakukan untuk mengganti lensa mata yang kabur dengan lensa buatan yang jernihOperasi katarak dilakukan dengan bantuan alat khusus

Apa itu operasi katarak?

Operasi katarak adalah prosedur untuk mengganti lensa mata yang keruh dengan lensa mata buatan pada pasien katarak. Operasi ini dilakukan agar penglihatan pasien membaik. 

Biasanya, katarak mulai muncul pada orang mulai usia 40 tahun. Namun, gejala katarak baru benar-benar muncul pada usia 60 tahun ke atas. 

Pada beberapa kasus, katarak juga bisa terjadi pada bayi. Kondisi ini dinamakan katarak kongenital atau katarak bawaan lahir. 

Tidak semua pasien katarak membutuhkan operasi. Biasanya, jika tidak mengalami gejala yang berat, seseorang masih dapat melihat dengan bantuan kaca pembesar atau pencahayaan yang baik.

Namun, operasi katarak adalah satu-satunya cara mengobati katarak yang efektif sebelum katarak berkembang jadi kondisi yang lebih parah. Terutama pada pasien yang kualitas hidupnya sudah terganggu, seperti tidak bisa melihat dengan jelas, mengalami penglihatan ganda atau terlalu sensitif saat melihat cahaya matahari.

Operasi katarak dilakukan oleh dokter mata dan dapat dilakukan secara rawat jalan. Proses operasi katarak merupakan jenis operasi mata yang cukup umum dan termasuk prosedur yang aman serta minim komplikasi.

Apa saja jenis operasi katarak?

Terdapat beberapa pilihan metode operasi untuk mengobati katarak, antara lain:

1. Fakoemulsifikasi 

Fakoemulsifikasi adalah teknik operasi katarak yang paling umum dilakukan. Prosedur ini dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut probe ultrasonik dan membuat sayatan di tepi kornea. 

Probe ultrasonik akan mengalirkan getaran ultrasonik yang akan memecah lensa keruh menjadi fragmen kecil.

Pecahan lensa tersebut akan disedot keluar menggunakan alat yang menempel di probe. Lensa buatan kemudian akan dimasukkan untuk mengganti lensa keruh yang sudah dikeluarkan tadi.

2. Operasi katarak ekstrakapsular

Operasi katarak jenis ini biasanya dilakukan pada kasus katarak yang berat, seperti lapisan katarak yang telah menutupi sebagian lensa mata atau sudah terlalu padat untuk diatasi dengan fakoemulsifikasi.  

Prosedur ini dilakukan dengan sayatan yang lebih besar sehingga katarak dapat diangkat secara utuh dan tidak dipecah di dalam mata. Lensa buatan kemudian akan ditempatkan untuk mengganti lensa yang telah diangkat.

3. Operasi katarak intrakapsular 

Operasi katarak intrakapsular dilakukan ketika membutuhkan sayatan yang lebih besar. Prosedur ini melibatkan pengangkatan lensa secara utuh dan komponen lensa lainnya yang dinamakan kapsul lensa. 

Selain itu, lensa buatan akan ditempatkan di lokasi yang berbeda yakni di depan iris. Prosedur ini cenderung lebih jarang dipilih dibandingkan operasi katarak lainnya.

4. Femtosecond Laser Assisted Cataract Surgery (FLACS)

Femtosecond laser assisted cataract surgery (FLACS) adalah operasi katarak terbaru yang menggunakan teknologi laser. Dalam operasi ini, sayatan akan dibuat dengan sinar laser. 

Teknologi laser juga mampu melunakkan bagian inti dari katarak, sehingga proses pengeluaran lensa akan menjadi lebih mudah dan cepat. 

Hal ini juga bisa mengurangi peradangan maupun bengkak pascaoperasi, serta mempercepat durasi penyembuhan.

Berapa biaya operasi katarak?

Biaya operasi katarak bervariasi dan tergantung pada rumah sakit, teknik operasi, jenis lensa, dan tipe obat bius yang digunakan. Secara umum, biaya prosedur ini di rumah sakit swasta dimulai dari Rp17.300.000.

Kabar baiknya, operasi katarak dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Peserta JKN-KIS atau BPJS Kesehatan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menjalani operasi katarak, asalkan memenuhi ketentuan yang disyaratkan BPJS

Kapan operasi katarak diperlukan? 

 Operasi katarak umumnya disarankan untuk pasien katarak dengan kondisi berikut:

  • Mengalami gangguan penglihatan, seperti pandangan buram atau kabur
  • Mengalami penglihatan ganda (diplopia) saat melihat dengan mata yang mengalami katarak
  • Penglihatan memburuk di malam hari
  • Mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya
  • Melihat lingkaran cahaya (halo) saat menatap cahaya terang, seperti lampu
  • Katarak menyebabkan aktivitas Anda terganggu
  • Katarak mengganggu proses pengobatan penyakit mata lain, seperti degenerasi makula atau retinopati diabetik.

Operasi juga direkomendasikan oleh dokter ketika ukuran katarak sudah terlalu besar dan dapat meningkatkan tekanan dalam bola mata.

Apa saja persiapan untuk menjalani operasi katarak?

Sebelum menjalani proses operasi katarak, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan, antara lain:

1. Menjalani serangkaian pemeriksaan

Satu atau dua minggu sebelum prosedur dilakukan, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk mengukur ukuran dan bentuk mata Anda. Pemeriksaan ini bertujuan agar dokter bisa memilih lensa buatan yang tepat untuk Anda.

Dokter juga akan melakukan tanya jawab berhubungan dengan obat yang sedang dikonsumsi. Dokter mungkin menganjurkan untuk berhenti minum obat tertentu sebelum operasi.

2. Memilih jenis lensa

Anda perlu mendiskusikan jenis-jenis lensa mata buatan yang akan dipasang melalui operasi katarak. 

Ada beberapa jenis lensa yang mungkin digunakan dalam proses operasi katarak, yaitu:

  • Lensa monofokal. Lensa ini dirancang khusus agar pasien bisa melihat dengan baik di jarak tertentu. Sementara itu, untuk penglihatan jarak dekat, biasanya pasien tetap perlu menggunakan kacamata baca. Jenis lensa ini paling sering digunakan.
  • Lensa monofokal dengan fokus akomodasi. Lensa ini hanya dapat mengoreksi satu jarak pandang.
  • Lensa multifokal. Lensa ini dapat membantu pasien melihat benda jarak dekat, menengah, dan jauh. Fungsinya hampir sama dengan kacamata bifokal. 
  • Lensa torik. Lensa ini adalah jenis lensa buatan yang biasanya dipilih pasien operasi katarak yang juga memiliki mata silinder.

 

 

3. Berpuasa

Dokter akan menyarankan Anda untuk berpuasa (tidak makan atau minum) selama 12 jam sebelum operasi.

4. Pemberian obat tetes mata

Obat tetes mata antibiotik dapat diberikan pada satu atau dua hari sebelum operasi katarak dilakukan. Obat ini dapat mencegah terjadinya infeksi sekaligus mengurangi pembengkakan selama dan setelah operasi. 

Bagaimana prosedur operasi katarak dilakukan?

Berapa lamanya operasi katarak berlangsung akan tergantung jenis operasi yang dipilih. Operasi katarak dengan pembedahan biasanya membutuhkan waktu sekitar 20-45 menit. 

Sementara operasi katarak dengan metode FLACS atau laser umumnya memerlukan waktu selama 15-20 menit.  

Berikut penjelasan langkah prosedur operasi katarak:

1. Prosedur operasi katarak dengan pembedahan

  • Dokter akan memberikan anestesi lokal pada mata berupa obat tetes mata atau suntikan di sekitar mata. Dokter juga dapat memberikan obat bius untuk membantu pasien agar tetap tenang.
  • Dengan bantuan mikroskop khusus, dokter akan membuat sayatan di dekat tepi kornea.
  • Jika memilih metode fakoemulsifikasi, sayatan kecil dibuat dengan ukuran kecil, sementara pada ekstrakapsular dan intrakapsular sayatan akan dibuat lebih besar. 
  • Pada fakoemulsifikasi, alat kecil khusus bernama probe akan dimasukkan ke dalam mata hingga mencapai lensa melalui sayatan. Lensa yang mengalami katarak akan dihancurkan dengan gelombang suara (ultrasound)
  • Setelah lensa hancur, lensa akan keluarkan dari mata dengan suatu alat penyedot yang menempel pada probe.
  • Sementara pada ekstrakapsular dan intrakapsular lensa akan diangkat secara utuh.
  • Lensa buatan yang baru kemudian akan dipasang pada mata pasien.

Biasanya, dokter tidak perlu membuat jahitan khusus untuk menutup luka sayatan. Pasalnya, sayatan bisa tertutup dengan sendirinya seiring waktu.

Anda akan memakai pelindung mata selama masa penyembuhan untuk melindungi mata dari gesekan atau benda asing.

2. Operasi katarak dengan laser

  • Dokter anestesi akan memberikan bius lokal pada mata. 
  • Dokter akan mengarahkan laser untuk membuat bukaan pada dinding luar lensa untuk mencapai lensa yang mengalami katarak.
  • Lensa yang mengalami katarak dikeluarkan dari mata, dan lensa baru dipasang.

Sama seperti metode pembedahan, Anda juga akan memakai pelindung mata setelah operasi selama beberapa waktu.

Setelah operasi selesai, pasien akan diminta untuk beristirahat di ruang pemulihan selama sekitar 15 hingga 30 menit. Setelah itu, pasien akan diizinkan untuk pulang.

Apa saja yang perlu diperhatikan setelah operasi katarak?

Ada beberapa perawatan pasca operasi katarak yang perlu Anda lakukan untuk mendukung pemulihan, antara lain:

  • Menggunakan obat tetes mata sesuai petunjuk dokter.
  • Menghindari masuknya benda apa pun ke dalam mata, seperti sabun atau air.
  • Jangan menekan ataupun mengucek mata.
  • Menggunakan kacamata atau pelindung mata yang disarankan oleh dokter.
  • Mengenakan pelindung mata ketika tidur.

Dokter juga akan memberitahukan kapan Anda dapat kembali berolahraga, berkendara, atau melakukan aktivitas lainnya. Sesudah operasi, mata Anda umumnya bisa benar-benar pulih dalam waktu kira-kira delapan minggu.

Sekitar 9 dari 10 pasien katarak yang menjalani operasi katarak dapat melihat dengan lebih baik, tetapi penglihatan Anda mungkin tetap terasa kabur pada awalnya begitu mata Anda pulih.

Beberapa orang memperhatikan bahwa warna lensa akan tampak lebih cerah setelah operasi katarak. Hal ini disebabkan karena lensa buatan umumnya bening, sedangkan lensa alami Anda sebelumnya berwarna kuning atau cokelat karena dilapisi katarak.

Setelah mata Anda benar-benar sembuh, Anda juga mungkin memerlukan kacamata resep atau lensa kontak baru untuk melihat dengan jelas.

Apa saja komplikasi operasi katarak?

Operasi katarak umumnya bisa dilakukan dengan aman. Namun, kemungkinan komplikasi tetaplah ada meski kemungkinannya kecil. 

Beberapa risiko dan komplikasi akibat operasi katarak antara lain:

  • Infeksi atau pembengkakan pada mata
  • Radang pada mata
  • Perdarahan
  • Lepasnya retina (ablasi retina)
  • Kelopak mata yang turun
  • Peningkatan tekanan bola mata sementara sekitar 12-24 jam pascaoperasi
  • Lensa buatan yang ditaruh bergeser
  • Glaukoma
  • Katarak sekunder
  • Kehilangan penglihatan

Kemungkinan terjadinya risiko akan semakin meningkat jika pasien memiliki riwayat penyakit yang serius.

Selain itu, pasien yang telah menjalani operasi katarak dapat kembali lagi mengalami katarak. Kondisi ini dikenal dengan istilah katarak sekunder atau posterior capsule opacification (PCO).

PCO terjadi akibat bagian belakang kapsul lensa yang tidak ikut diangkat pada saat operasi mengakibatkan bagian ini jadi buram dan mengganggu penglihatan.

Katarak sekunder dapat ditangani dengan prosedur bernama yttrium-aluminum-garnet (YAG) laser capsulotomy. Prosedur ini melibatkan sinar laser yang akan membuat bukaan kecil pada kapsul yang buram, sehingga cahaya bisa lewat dan penglihatan pasien akan kembali normal

katarakgangguan mata

National Eye Institute. https://www.nei.nih.gov/learn-about-eye-health/eye-conditions-and-diseases/cataracts/cataract-surgery
Diakses pada 19 Januari 2022

Missouri Medicine. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6139750/
Diakses pada 19 Januari 2022

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/cataract-surgery/about/pac-20384765
Diakses pada 19 Februari 2020

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/cataract-surgery/Diakses pada 19 Januari 2022

WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/cataracts/what-to-expect-from-cataract-surgery#1Diakses pada 19 Januari 2022

American Academy of Ophtalmology. https://www.aao.org/eye-health/diseases/what-is-cataract-surgery
Diakses pada 19 Januari 2022

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/8589-cataracts
Diakses pada 12 Juli 2021

American Academy of Ophtalmology. https://eyewiki.aao.org/Femtosecond_Cataract_Surgery
Diakses pada 19 Januari 2022

Touch Ophtamology. https://www.touchophthalmology.com/femtosecond-laser-assisted-cataract-surgery/
Diakses pada 19 Januari 2022

Wills Eye. https://www.willseye.org/centers-for-advanced-cataract-surgery/types-cataract-surgery/
Diakses pada 19 Januari 2022

Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/phacoemulsification-3422159
Diakses pada 19 Januari 2022

IrisVision Global. https://irisvision.com/types-of-cataract-surgery/
Diakses pada 19 Januari 2022

American Optometric Association. https://www.aao.org/eye-health/diseases/traditional-vs-laser-assisted-cataract-surgery
Diakses pada 19 Januari 2022

American Optometric Association. https://www.aoa.org/healthy-eyes/eye-and-vision-conditions/cataract?sso=y
Diakses pada 19 Januari 2022

BPJS Kesehatan. https://www.kodebpjs.com/biaya-operasi-katarak/
Diakses pada 19 Januari 2022

BPJS Kesehatan. https://bpjs-kesehatan.go.id/BPJS/index.php/post/read/2018/871/Kata-Siapa-Katarak-Tidak-Dijamin-BPJS-Kesehatan
Diakses pada 19 Januari 2022

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email