Operasi Fibroadenoma Mammae

12 Jun 2020|dr. Levina Felicia
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Operasi fibroadenoma mammae dapat mengatasi benjolan di payudaraOperasi fibroadenoma mammae dilakukan untuk menangani benjolan di payudara

Apa itu operasi fibroadenoma mammae?

Fibroadenoma mammae merupakan istilah medis medis untuk benjolan pada payudara yang padat dan bersifat jinak. Kondisi ini disebabkan oleh aktivitas hormon estrogen, dan paling sering dialami oleh wanita berusia 15 hingga 35 tahun.

Benjolan di payudara yang juga disebut fibroadenoma ini biasanya tidak terasa nyeri, dan termasuk benjolan payudara jinak yang paling sering dialami oleh wanita muda.

Operasi fibroadenoma mammae adalah pembedahan yang dilakukan untuk mengangkat tumor jinak payudara, yakni fibroadenoma mammae. Prosedur ini menjadi pilihan bila benjolan payudara membesar dan dokter mencurigainya sebagia tanda kanker.

Kenapa operasi fibroadenoma mammae diperlukan?

Operasi fibroadenoma mammae menjadi pilihan jika:

  • Pemeriksaan fisik, pencitraan, atau biopsi payudara menunjukkan hasil yang tidak normal.
  • Fibroadenoma berukuran sangat besar, semakin lama semakin membesar, atau menimbulkan gejala tertentu.

Pada umumnya, fibroadenoma mammae tampak sebagai benjolan padat pada payudara dengan karakteristik sebagai berikut:

  • Bulat dengan tepi yang jelas
  • Mudah digerakkan, contohnya ketika ditekan dengan jari
  • Mudah berpindah-pindah di satu payudara yang sama, misalnya posisinya yang sedikit bergeser dari biasanya
  • Padat atau kenyal
  • Tidak nyeri

Fibroadenoma dapat dialami di salah satu maupun kedua payudara.

Siapa yang membutuhkan operasi fibroadenoma mammae?

Tidak semua fibroadenoma memerlukan operasi. Berdasarkan gejala, riwayat keluarga, dan keinginan individu pasien, dokter dapat mendiskusikan dengan pasien mengenai perlu atau tidaknya prosedur pengangkatan benjolan payudara.

Fibroadenoma mammae yang tidak bertambah besar dan tidak berisiko kanker dapat dipantau ketat oleh dokter. Pemantauan ini dilakukan dengan pemeriksaan fisik payudara dan pencitraan, seperti mammografi dan ultrasonografi (USG).

Dokter akan mempertimbangkan operasi fibroadenoma mammae pada pasien dengan kondisi-kondisi di bawah ini:

  • Fibroadenoma mengubah bentuk asli payudara
  • Fibroadenoma menimbulkan nyeri
  • Pasien khawatir benjolan akan berkembang menjadi kanker payudara
  • Pasien memiliki riwayat kanker dalam keluarga
  • Hasil biopsi payudara yang mencurigakan

Setelah diagkat, benjolan di payudara mungkin saja untuk kembali tumbuh, baik di tempat yang sama atau di bagian lain dari payudara.

Apa saja persiapan untuk menjalani operasi fibroadenoma mammae?

Beberapa persiapan berikut perlu dilakukan:

1. Saat pemeriksaan

Beritahu dokter bedah atau perawat apabila pasien memiliki kondisi seperti:

  • Sedang hamil atau kemungkinan hamil
  • Sedang mengonsumsi obat-obatan, suplemen, atau obat herbal tanpa resep dokter
  • Memiliki alergi obat atau lateks
  • Pernah mengalami reaksi alergi terhadap obat anestesi (bius)

2. Pada beberapa hari sebelum operasi

Selama beberapa hari sebelum menjalani operasi, pasien perlu melakukan sedereth langkah di bawah ini:

  • Menghentikan konsumsi obat-obatan pengencer darah, seperti aspirin, ibuprofen, clopidogrel, dan warfarin
  • Menanyakan pada dokter mengenai jenis-jenis obat yang boleh
  • Berhenti merokok sejak minimal dua minggu sebelum operasi

3. Pada hari operasi

Pada hari operasi, pasien perlu:

  • Mengikuti arahan dokter terkait puasa makanan dan minuman
  • Mengonsumsi obat-obatan sesuai arahan dokter
  • Sampai di rumah sakit tepat waktu
  • Menjalani tes darah yang meliputi tes darah lengkap serta tes pembekuan darah

Bagaimana operasi fibroadenoma mammae dilakukan?

Operasi fibroadenoma mammae dapat dilakukan di bawah pengaruh anestesi, baik bius total atau bius lokal. Jenis pembiusan ini ditentukan berdasarkan metode bedah yang akan dilakukan.

Secara umum, operasi fibroadenoma mammae dapat dilakukan melalui dua metode di bawah ini:

1. Lumpektomi

Pada prosedur lumpektomi, benjolan fibroadenoma diangkat dari payudara dengan pembedahan dengan cara:

  • Dokter bedah akan membuat sayatan pada payudara.
  • Dokter lalu mengangkat jaringan fibroadenoma.
  • Dokter mungkin akan menggunakan pisau bedah listrik untuk mengurangi risiko pendarahan.
  • Dokter bisa akan memasang selang drainase untuk membuang cairan berlebih pada lokasi sayatan.
  • Dokter akan menutup luka sayatan dengan jahitan dan perban.

2. Cryoablation

Pada prosedur ini, dokter akan menggunakan bantuan USG untuk memeriksa keadaan fibroadenoma. Dokter kemudian memakai alat bernama cryoprobe yang diletakkan pada kulit payudara.

Cryoprobe akan mengeluarkan gas untuk membekukan jaringan, sehingga bbisa menghancurkan fibroadenoma tanpa pembedahan.

Apa saja yang perlu diperhatikan setelah operasi fibroadenoma mammae?

Setelah menjalani prosedur ini, pasien disarankan untuk:

  • Beristirahat
  • Memastikan luka operasi tidak terkena air selama 3-7 hari
  • Menghindari mandi dengan shower selama pemulihan luka jahitan
  • Mengenakan bra olahraga
  • Melakukan latihan lengan sesuai rekomendasi dokter

Jika pasien mengalami gejala seperti nyeri yang memburuk, bengkak, kemerahan, dan tanda-tanda infeksi lainnya, segera hubungi dokter.

Apa saja komplikasi operasi fibroadenoma mammae?

Komplikasi operasi fibroadenoma mammae meliputi:

  • Perdarahan
  • Infeksi
  • Reaksi alergi terhadap obat-obatan
  • Efek samping terkait anestesi umum, seperti mual, kedinginan, infeksi paru, alergi obat bius, dan sebagainya.
  • Gangguan penyembuhan bekas luka
  • Serangan jantung, stroke, dan kematian (sangat jarang)

Harap diingat bahwa penampilan payudara pasien dapat mengalami perubahan pascaoperasi. Contohnya, muncul bekas luka, bintik-bintik seperti lesung pipi pada payudara, atau perubahan bentuk. Area payudara di dekat luka operasi juga bisa mengalami mati rada atau baal.

Dokter akan mendiskusikan risiko-risiko tersebut secara mendetail dengan pasien. Dokter umumnya menyarankan operasi fibroadenoma mammae setelah menilai bahwa manfaat prosedur ini lebih besar dari risikonya.

Medline Plus. https://medlineplus.gov/ency/article/002918.htm
Diakses pada 12 Juni 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fibroadenoma/symptoms-causes/syc-20352752
Diakses pada 12 Juni 2020

WebMD. https://www.webmd.com/breast-cancer/what-are-fibroadenomas
Diakses pada 12 Juni 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/314151
Diakses pada 12 Juni 2020

Heinfeksialthline. https://www.healthline.com/health/fibroadenoma-breast
Diakses pada 12 Juni 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email