Nerve Conduction Velocity (NCV)

02 Jul 2020|Nurul Rafiqua
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Tegangan listrik yang digunakan pada Nerve conduction velocity (NCV) terbilang sangat rendah sehingga aman untuk digunakan.Nerve conduction velocity (NCV) dilakukan dengan merangsang saraf oleh kejutan listrik ringan melalui elektroda stimulasi.

Apa itu prosedur Nerve conduction velocity (NCV)?

Nerve conduction velocity (NCV) adalah suatu prosedur yang digunakan untuk menilai kerusakan dan disfungsi saraf. Prosedur ini juga dikenal sebagai uji konduksi saraf untuk mengukur kecepatan gerak sinyal listrik melalui saraf perifer.
Saraf perifer terletak di luar otak dan sepanjang sumsum tulang belakang. Saraf ini membantu Anda mengontrol otot dan merasakan indera. Saraf yang sehat akan mengirim sinyal listrik lebih cepat dengan kekuatan yang lebih besar daripada saraf yang rusak.Tes NVC dapat membantu dokter membedakan cidera pada serat saraf dan cidera pada selubung mielin, penutup pelindung yang mengelilingi saraf. Prosedur ini juga dapat mempermudah dokter melihat perbedaan antara gangguan saraf dan kondisi cidera saraf yang memengaruhi otot.Perbedaan-perbedaan tersebut dapat membantu dokter untuk mendiagnosis lebih akurat dan menentukan perawatan yang paling tepat bagi Anda.

Mengapa prosedur Nerve conduction velocity (NCV) perlu dilakukan?

Prosedur NCV digunakan untuk mendiagnosis sejumlah gangguan otot dan neuromuskuler, termasuk di antaranya adalah:
  • Sindrom Guillain-Barre
  • Sindrom lorong karpal (carpal tunnel syndrome)
  • Penyakit Charcot-Marie-Tooth (CMT)
  • Penyakit disk herniasi
  • Polineuropati dan neuropati peradangan kronis
  • Masalah saraf skiatik
  • Cedera saraf perifer
  • Saraf terjepit
Tes elektromiografi (EMG) sering dilakukan bersamaan dengan tes NCV. Tes EMG berguna untuk merekam sinyal listrik yang bergerak melalui otot. Tes ini dapat membantu mendeteksi keberadaan, lokasi, dan luasnya penyakit yang dapat merusak saraf dan otot.

Apa yang harus dipersiapkan sebelum menjalani prosedur nerve conduction velocity (NCV)?

Sebelum prosedur NCV dilaksanakan, dokter akan mendiskusikan tentang kondisi, obat-obatan, atau perilaku yang mungkin memengaruhi hasil prosedur, sebagai berikut:
  • Konsumsi alkohol berlebihan
  • Penggunaan obat neurologis tertentu, seperti pelemas otot, opioid, atau obat psikotropika
  • Diabetes
  • Hipotiroidisme
  • Penyakit sistemik
Penting juga bagi dokter untuk mengetahui penggunaan alat pacu jantung yang ditanam dalam tubuh pasien. Sebab, elektroda yang digunakan dalam tes NCV dapat memengaruhi impuls elektronik perangkat medis.Hentikan penggunaan losion atau minyak apapun pada kulit Anda beberapa hari sebelum prosedur dilaksanakan. Sebab, pemakaian krim bisa menyulitkan penempatan elektroda dengan benar pada kulit. Puasa biasanya tidak diperlukan, tetapi Anda mungkin diminta untuk menghindari konsumsi kafein beberapa jam sebelum prosedur.

Apa yang dilakukan dokter pada prosedur Nerve Conduction Velocity (NCV)?

Prosedur NCV dapat dilakukan secara rawat jalan. Prosesnya dapat bervariasi tergantung pada kondisi yang ada.NCV dilakukan oleh seorang ahli saraf dan teknisi radiologi yang akan melakukan beberapa bagian dari prosedur.

Secara umum, tahapan dalam prosedur NCV adalah sebagai berikut ini:
  1. Anda akan diminta untuk melepaskan pakaian, perhiasan, jepit rambut, kacamata, alat bantu dengar, atau benda logam lainnya yang dapat mengganggu jalannya prosedur.
  2. Anda akan diminta berganti pakaian dengan mengenakan baju rumah sakit.
  3. Selanjutnya, Anda akan diminta duduk atau berbaring.
  4. Dokter akan menentukan saraf yang akan diperiksa.
  5. Elektroda perekam akan dipasang pada kulit di atas saraf tersebut dengan pasta khusus.
  6. Elektroda stimulasi akan ditempatkan pada jarak yang cukup jauh dari elektroda perekam.
  7. Saraf akan dirangsang oleh kejutan listrik ringan dan singkat yang diberikan melalui elektroda stimulasi.
  8. Anda mungkin akan merasa sedikit tidak nyaman selama beberapa detik.
  9. Stimulasi saraf dan respons yang terdeteksi akan ditampilkan pada osiloskop (monitor yang menampilkan aktivitas listrik dalam bentuk gelombang).
Prosedur NCV biasanya memakan waktu 20-30 menit. Sensasi yang dihasilkan mungkin tidak berasa nyaman, tetapi tanpa rasa sakit.

Hasil apa yang didapatkan dari prosedur Nerve Conduction Velocity (NCV)?

Hasil normal dari kecepatan saraf yang harus dimiliki berkisar antara 50-60 meter per detik.Hasil tersebut akan diperiksa bersamaan dengan informasi lainnya. Dokter akan membandingkan hasil tes dengan standar kecepatan konduksi. Hasil tes dapat dipengaruhi oleh usia, bagian tubuh yang diuji, jenis kelamin, atau bahkan tempat tinggal.Kecepatan saraf yang tidak normal menunjukkan kerusakan saraf atau penyakit saraf. Tes ini tidak dapat memperlihatkan penyebab kerusakannya. Namun, beberapa kondisi berikut mungkin menjadi penyebab kerusakan saraf maupun penyakit saraf tersebut:
  • Sindrom lorong karpal (carpal tunnel syndrome)
  • Kerusakan saraf median traumatis
  • Polineuropati inflamasi akut
  • Polineuropati inflamasi kronis
  • Neuropati diabetes
  • Palsy saraf median yang diinduksi obat
  • Sindrom Guillain-Barré
  • Penyakit Charcot-Marie-Tooth (CMT)
  • Penyakit disk herniasi
  • Masalah saraf skiatik
  • Saraf terjepit
  • Cidera saraf perifer
  • Kerusakan akibat obat kanker
Diagnosis akan ditentukan berdasarkan informasi lain dalam riwayat medis dan gejala fisik yang Anda alami.Tidak ada cara tunggal untuk mengobati saraf yang rusak atau sakit. Perawatannya akan bervariasi sesuai dengan kondisi spesifik Anda.

Apa risiko dari prosedur Nerve Conduction Velocity (NCV)?

Tegangan listrik yang digunakan pada NCV dianggap sangat rendah. Tidak ada efek samping jangka panjang yang diketahui dari prosedur ini. Efek samping utama adalah ketidaknyamanan jangka pendek dari stimulasi listrik.Beri tahu dokter jika Anda menggunakan defibrillator jantung atau alat pacu jantung. Apabila Anda memakainya, tindakan pencegahan mungkin perlu dilakukan.Risiko dari prosedur ini sebetulnya tergantung pada masalah kesehatan Anda. Pastikan untuk mendiskusikan masalah kesehatan yang Anda miliki dengan tim medis sebelum prosedur dilaksanakan.
cedera ototmasalah sarafsindrom karpalsaraf terjepitsumsum tulang belakangneuropati perifer
Hopkins Medicine.
https://www.hopkinsmedicine.org/neurology_neurosurgery/centers_clinics/peripheral_nerve/diagnosis/nerve-conduction-velocity-test.html#:~:text=NCV%20can%20determine%20nerve%20damage,the%20other%20electrode%20records%20it.
Diakses pada 19 Juni 2020

National Library of Medicine.
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4740585/
Diakses pada 19 Juni 2020

Healthline.
https://www.healthline.com/health/nerve-conduction-velocity
Diakses pada 19 Juni 2020

University of Rochester Medical Center.
https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=92&contentid=P07657#:~:text=The%20voltage%20of%20the%20electrical,a%20cardiac%20defibrillator%20or%20pacemaker.
Diakses pada 19 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email