Prosedur mini facelift mampu mengencangkan kulit leher.
Mini facelift biasanya dikombinasikan dengan prosedur cangkok lemak.

Apa itu prosedur mini facelift?

Mini facelift adalah prosedur bedah kosmetik untuk mengangkat dan mengencangkan kulit kendur pada wajah dan leher. 

Mini facelift merupakan versi modifikasi dari prosedur facelift tradisional dengan melibatkan sayatan yang lebih kecil sehingga lebih sedikit pula jaringan yang dipotong.

Prosedur ini sering digunakan sebagai untuk menciptakan penampilan yang lebih halus dan awet muda.

Mengapa prosedur mini facelift perlu dilakukan?

Kulit mengalami penuaan seiring berjalannya waktu. Tanda-tanda penuaan yang paling awal muncul adalah di kulit wajah dan leher. Hal ini termasuk alis terkulai, terbentuk kantung di sekitar kelopak mata atas dan bawah, kulit kendur, pengurangan lemak di sekitar pipi, dan munculnya kerutan. Penuaan kulit umumnya mulai berkembang di usia 30-an lalu berubah menjadi lebih jelas di usia 40-an hingga 50-an.

Proses penuaan dapat berlangsung lebih cepat jika seseorang menjalani gaya hidup tidak sehat seperti merokok, stres, nutrisi yang tidak seimbang dan kurang tidur. Selain itu paparan sinar matahari sebagai faktor eksternal juga dapat memperparah kondisi tersebut.

Mini-facelift adalah perawatan yang ideal untuk orang yang ingin membalikkan tanda-tanda penuaan dan mencapai penampilan yang lebih muda tanpa menjalani prosedur facelift tradisional. 

Mini Facelift dapat mengatasi kondisi berikut:

  • Jowling, kulit kendur di bawah dagu atau rahang Anda.
  • Garis Marionette, kerutan dalam pada wajah yang terletak di bawah lipatan nasolabial, membentuk garis dari sudut mulut ke arah bawah hingga sudut luar dagu atau garis rahang.
  • Pipi kendur
  • Leher kendur

Apa yang perlu dipersiapkan sebelum menjalani prosedur mini facelift?

Dokter akan memberikan instruksi spesifik tentang cara mempersiapkan prosedur mini facelift. Secara umum, berikut hal yang harus Anda persiapkan:

  • Hindari memakai riasan dan perhiasan saat bertemu dengan dokter karena hal tersebut dapat menyulitkan dokter menilai kondisi Anda dengan akurat.
  • Mintalah seseorang untuk mengantar Anda pulang dari rumah sakit.
  • Informasikan pada dokter mengenai obat-obatan yang Anda konsumsi, termasuk herbal dan suplemen. Dokter juga akan meminta Anda untuk berhenti minum obat bebas tertentu, seperti aspirin dan ibuprofen untuk menghindari perdarahan yang berlebihan saat operasi berlangsung.
  • Jika Anda merokok atau menggunakan tembakau, dokter akan menyarankan Anda berhenti merokok selama 4 hingga 6 minggu sebelum operasi dilaksanakan.

 

Apa yang dilakukan dokter pada prosedur mini facelift?

Prosedur mini facelift dilakukan dengan tahapan berikut:

  • Anda akan dibius total atau lokal, agar tidak merasakan sakit selama operasi berlangsung
  • Dokter kemudian akan membuat sayatan kecil yang tersembunyi di lipatan alami belakang telinga dan garis rambut. 
  • Dokter akan memanipulasi jaringan di kulit yang bermasalah dengan mengangkat dan kemudian menariknya ke atas, sembari membuang kelebihan jaringan yang ada.
  • Prosedur ini biasanya dikombinasikan dengan prosedur cangkok lemak untuk mengembalikan volume wajah yang hilang. Lemak yang akan dicangkok berasal dari proses sedot lemak di bagian tubuh lain yang kemudian disuntikkan ke tulang pipi, pipi, pelipis, alis, dagu, dan area wajah lainnya yang memungkinkan untuk dapat meningkatkan keseimbangan dan struktur wajah.
  • Setelah operasi selesai, dokter akan menggunakan jahitan untuk menutup semua sayatan. Biasanya sayatan tersebut tidak akan meninggalkan bekas luka yang terlihat.
  • Operasi umumnya membutuhkan waktu antara 1 hingga 1.5 jam hingga selesai.

 

Hasil apa yang didapatkan dari prosedur mini facelift?

Hasil yang dapat diperoleh seseorang dari prosedur mini facelift tergantung pada individu tersebut. Namun, secara umum, masalah penuaan kulit seperti kulit kendur dan kerutan dapat berkurang hingga tidak terlihat sama sekali. Tampilan hasil mini facelift juga dianggap lebih alami daripada pemasangan implan. 

Sebagian besar pasien dapat terlihat hingga lima belas tahun lebih muda setelah menjalani mini facelift. Meskipun penilaian tersebut masih bersifat subjektif. 

Bagaimanapun, ada banyak faktor yang dapat memengaruhi hasil operasi seperti kelemahan kulit dan elastisitas kulit pada wajah dan leher pasien. 

Apa risiko dari prosedur mini facelift?

Risiko efek samping yang paling umum dari mini facelift adalah munculnya rasa sakit, bengkak, dan memar di area operasi. Gejala-gejala ini akan mereda setelah beberapa hari.

Namun, Anda harus segera menghubungi dokter jika mengalami tanda-tanda infeksi atau perdarahan yang berlebihan, ditandai dengan:

  • Bengkak yang tak kunjung mereda
  • Nyeri yang hebat
  • Darah mengalir dari jahitan operasi
  • Demam dan menggigil
  • Mati rasa karena kerusakan saraf

Healthline.
https://www.healthline.com/health/mini-face-lift#risks-and-side-effects
Diakses pada 22 Juli 2020

Cadogan Clinic.
https://www.cadoganclinic.com/mini-facelift/
Diakses pada 22 Juli 2020

New York Facial Plastic Surgery.
https://www.newyorkfacialplasticsurgery.com/plastic-surgery-results/facelift
Diakses pada 22 Juli 2020

Hopkins Medicine.
https://www.hopkinsmedicine.org/otolaryngology/specialty_areas/facial-plastic-reconstructive/cosmetic/face-lift.html
Diakses pada 22 Juli 2020

Artikel Terkait

Cara menghilangkan selulit dengan berolahraga

7 Cara Menghilangkan Selulit agar Tak Ganggu Penampilan

Cara menghilangkan selulit bisa Anda lakukan dari rumah. Mulai dari melakukan pijat, menggunakan scrub kopi, berolahraga, mengurangi berat badan, dsb.