Mammogram

Ditinjau olehdr. Reni Utari
Ketika menjalani mamogram, alat khusus akan menekan payudara Anda sehingga terasa tidak nyaman hingga nyeriSelama menjalani mammogram, payudara Anda akan ditekan dengan alat khusus

Apa itu mammogram?

Mammogram adalah X-ray pada payudara. Pada pemeriksaan yang juga disebut mammografi ini, Anda mungkin merasakan sedikit ketidaknyamanan pada payudara karena payudara Anda akan ditekan oleh alat yang disebut compressor.
Penekanan tersebut dilakukan agar hasil gambar yang diambil bisa divisualisasikan dengan lebih baik. Namun Anda tidak perlu khawatir karena prosedur mammogram hanya berlangsung beberapa saat saja. Terdapat dua jenis mammogram berdasarkan tujuannya, yaitu mammogram skrining dan mammogram diagnostik. 

Kenapa mammogram diperlukan? 

Berdasarkan tujuannya, mammogram dibagi menjadi mammogram skrining dan mammogram diagnostik. Berikut penjelasannya:
  • Mammogram skrining

Mammogram skrining dianjurkan dokter untuk proses deteksi dini atau pemeriksaan skrining. Sesuai namanya, prosedur ini bertujuan mendeteksi tanda kanker payudara pada wanita yang tidak mengalami gejala apapun pada payudaranya. Pada mammogram skrining, gambar yang diambil dari payudara hanya dari dua sudut (angle) saja.Namun tidak semua wanita dianjurkan menjalani pemeriksaan ini. Hanya wanita pada kelompok usia tertentu atau memiliki faktor risiko yang dianjurkan untuk menjalani mammografi.Lewat deteksi dini kanker payudara melalui mammogram, pengobatan bisa dilakukan sedini mungkin apabila hasil mammogram menunjukkan adanya gejala kanker payudara. Dengan ini, penyebaran sel-sel kanker bisa dicegah. 
  • Mammogram diagnostik

Tidak seperti mammogram skrining yang hanya mengambil gambar dari dua sudut payudara, mammogram diagnostik akan mengambil gambar dari lebih banyak sudut. Dengan ini, dokter bisa menilai kondisi payudara dengan lebih baik dan rinci. Mammogram diagnostik dilakukan pada wanita yang mengalami keluhan pada payudaranya. Misalnya, benjolan payudara, keluarnya cairan dari puting susu meski tidak menyusui, nyeri payudara, perubahan bentuk puting susu, dan sebagainya.Prosedur ini juga bisa dianjurkan bagi wanita dengan hasil mammogram skrining yang abnormal, untuk menilai ulang apakah hasil tes tersebut benar-benar kanker payudara atau bukan. 

Siapa yang membutuhkan mammogram?

Pemeriksaan mammogram skrining dianjurkan secara rutin pada wanita:
  • Berusia 50 tahun ke atas
  • Yang memiliki riwayat anggota keluarga kandung dengan kanker payudara 
Sedangkan mammogram diagnostik disarankan untuk wanita yang:
  • Memiliki hasil abnormal pada pemeriksaan mammogram skirining
  • Mengalami gejala mencurigakan pada payudaranya, seperti bonjolan payudara, muncul cairan dari puting susu, perubahan bentuk puting susu, nyeri payudara, dan lain-lain

Seberapa sering Anda harus menjalani mammogram?

Frekuensi pemeriksaan mammografi akan ditentukan berdasarkan kategori usia dan kondisi di bawah ini:
  • Wanita usia 50 tahun ke atas

Wanita berusia 50 tahun ke atas dianjurkan untuk menjalani mammogram skrining setiap 1-2 tahun sekali.
  • Wanita dengan riwayat kanker payudara dalam keluarga kandung

Wanita yang keluarga kandungnya (ibu atau saudara perempuan) mengalami kanker payudara, sebaiknya melakukan mammogram skrining setahun sekali dan secara rutin. Pemeriksaan ini disarankan sejak usia lebih muda dari usia saat keluarga kandungnya terdiagnosis mengalami kanker payudara.

Apa saja persiapan untuk menjalani mammogram?

Anda perlu mempersiapkan hal-hal di bawah ini sebelum menjalani mammogram:
  • Menentukan jadwal tes berdasarkan rekomendasi dokter.
  • Selalu informasikan pada dokter atau petugas radiologi bila Anda sedang hamil sebelum pemeriksaan dilakukan. Langkah ini bertujuan menghindari radiasi pada janin.
  • Jangan menjalani pemeriksaan mammogram seminggu sebelum atau saat sedang haid. Pasalnya, payudara Anda mungkin nyeri dan bengkak pada periode ini. 
  • Pada hari pemeriksaan mammogram, jangan menggunakan deodoran, parfum, atau bedak tabur sekitar ketiak dan payudara. Bahan-bahan yang terkandung dalam produk-produk ini bisa mengacaukan hasil pemeriksaan.
  • Hindari penggunaan gaun terusan saat pemeriksaan karena Anda akan diminta membuka pakaian Anda dari pinggang ke atas.
  • Bila Anda pernah menjalani pemeriksaan mammogram, bawalah hasilnya sebagai perbandingan dengan hasil yang baru.

Bagaimana prosedur mammogram dilakukan?

Layanan pemeriksaaan mammogram biasanya dilakukan dengan metode rawat jalan. Ini berarti, Anda tidak perlu menginap di rumah sakit atau klinik. Mammografi dilakukan selama kurang lebih 30 menit dengan langkah-langkah sebagai berikut: 
  • Anda diminta untuk melepaskan pakaian atas dan menggantinya dengan baju khusus rumah sakit. 
  • Tergantung alat yang digunakan, Anda bisa diminta untuk berdiri atau duduk.
  • Mammogram dilakukan secara bergantian pada payudara satu dengan yang lain. Selama pemeriksaan, teknisi radiologi akan membantu untuk memposisikan payudara pada alat mammogram.
  • Alat bernama compressor kemudian menekan secara cukup kuat pada payudara. Hal ini bertujuan memadatkan jaringan payudara, sehingga gambar X-ray dapat divisualisasikan dengan baik.
  • Foto X-ray akan diambil dari berbagai sudut. Anda mungkin diminta menahan napas ketika gambar diambil.
Saat penekanan payudara dengan compressor, Anda mungkin merasa tidak nyaman atau nyeri. Anda bisa diminta untuk datang lagi dan menjalani mammografi di kemudian hari.Namun Anda tidak perlu khawatir karena hal ini tidak selalu berarti Anda mengalami kanker payudara. Mungkin saja, dokter butuh melakukan pemeriksaan ulang karena hasil gambar mammogram yang sebelumnya kurang jelas.

Seperti apa hasil pemeriksaan mammogram?

Berikut beberapa hasil yang bisa didapatkan dari pemeriksaan mammogram:

Normal 

Hasil mammogram dikatakan normal bila tidak menunjukkan tanda massa atau kalsifikasi. Bila hasilnya normal, Anda mungkin diminta kembali melakukannya pada 1-2 tahun kemudian.

Tidak normal 

Hasil mammogram yang dikatakan tidak normal umumnya meliputi:
  • Bintik berbatas tegas, teratur, dan rata. Ini biasanya menandakan kista payudara, bukan kanker payudara.
  • Adanya massa atau benjolan.
  • Bercak padat yang mungkin menandakan kanker payudara.
  • Kalsifikasi yang menandakan deposit kalsium pada jaringan payudara. Kondisi ini juga tidak menandakan kanker payudara.

Apa yang harus dilakukan bila hasil pemeriksaan mammogram tidak normal?

Hasil mammogram yang tidak normal belum tentu menandakan kanker payudara. Kebanyakan benjolan atau massa yang muncul bersifat jinak dan bukan sesuatu yang harus dikhawatirkan.Ketika memiliki hasil mammogram tidak normal, dokter akan menyarankan Anda untuk mengulangi prosedur ini beserta pemeriksaan lain. Misalnya, USG atau MRI payudara.Bila hasil pemeriksaaan mammogram ulang atau USG payudara menandakan gejala kanker payudara, dokter kemudian melakukan biopsi pada jaringan payudara untuk memastikan diagnosis. 

Apa saja risiko pemeriksaan mammogram?

Seperti pemeriksaan lainnya, mammogram juga memiliki risiko sendiri. Risiko ini berupa efek radiasi yang tergolong rendah. Namun manfaat mamografi melebihi risikonya, sehingga tetap dianjurkan untuk dijalani secara rutin bagi wanita di kelompok usia tertentu dan yang memiliki faktor risiko kanker payudara.Selain itu, mammogram juga tidak selalu akurat. Keakuratannya tergantung pada teknik yang digunakan serta keterampilan ahli radiologi yang menjalankan pemeriksaan.Sementara ada pula faktor-faktor lain, seperti usia dan kepadatan payudara Anda, yang dapat menyebabkan kesalahan intepretasi hasil mammogram.Bagi Anda yang sedang hamil, informasikan pada dokter atau teknisi radiologi terlebih dahulu. Walau risiko radiasi pada janin terbilang kecil dan mammogram aman dilakukan selama kehamilan, mammogram skrining biasanya tidak dianjurkan pada wanita hamil yang tidak memiliki faktor risiko kanker payudara.
penyakit dalampenyakit wanitakesehatan wanitakanker payudarakista
MedlinePlus. https://medlineplus.gov/ency/article/003380.htm
Diakses pada 5 Februari 2020
CDC. https://www.cdc.gov/cancer/breast/basic_info/mammograms.ht
Diakses pada 5 Februari 2020
Cancer.https://www.cancer.org/cancer/breast-cancer/screening-tests-and-early-detection/mammograms/mammogram-basics.htm
Diakses pada 5 Februari 2020
Radiology Info. https://www.radiologyinfo.org/en/info.cfm?pg=mammo
Diakses pada 5 Februari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email