Lip flip dilakukan melalui penyuntikan botox pada bibir.
Prosedur lip flip mampu membuat bibir bagian atas tampak lebih penuh dibanding sebelumnya.

Apa itu prosedur lip flip?

Lip flip adalah prosedur pembesaran bibir atas dengan menyuntikkan zat kimia seperti botulinum toxin (botox).

Botox pada lip flip disuntikan dalam jumlah kecil di sudut mulut dan di dekat lekukan bagian tengah bibir atas (cupid’s bow). Suntikan botox akan membuat otot-otot di area tersebut rileks sehingga dapat dibentuk untuk sedikit ditarik ke luar. Hal Ini dapat membuat permukaan bibir tampak lebih luas, besar dan penuh.

Lip flip merupakan prosedur non-bedah yang dapat menjadi pilihan di samping operasi bedah bibir atau filler bibir (dermal lip fillers). Sebab, efek sampingnya lebih sedikit, biayanya lebih murah dan prosedurnya yang terbilang cepat dan mudah. Prosedur ini hanya membutuhkan waktu 10-30 menit.

Mengapa prosedur lip flip perlu dilakukan?

Lip flip mungkin direkomendasikan untuk pasien dengan kondisi seperti berikut:

  • Menginginkan bibir yang lebih penuh tanpa filler
  • Bibir atas Anda terlihat "menghilang" ketika tersenyum karena terlalu tipis
  • Tidak ingin gusi yang terlihat terlalu lebar saat tersenyum

Secara umum, efek dari prosedur ini hanya bertahan selama 8-12 minggu. Jika Anda mencari opsi yang lebih permanen, prosedur lain seperti lip lifts atau dermal lip fillers bisa jadi pilihan.

 

Apa yang perlu dipersiapkan sebelum menjalani prosedur lip flip?

Selama 3-4 hari sebelum prosedur, Anda harus menghindari alkohol dan obat pengencer darah seperti aspirin, karena dapat memperburuk pembengkakan.

 

Apa yang dilakukan dokter pada prosedur lip flip?

Prosedur lip flip dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut

  • Dokter mungkin tidak akan membius Anda, karena prosedur ini tidak terlalu menyakitkan
  • Dokter akan menyuntikkan botox ke tengah dan lekukan bagian tengah bibir atas

 

Hasil apa yang didapatkan dari prosedur lip flip?

Setelah lip flip selesai dilakukan, Anda akan merasakan hasilnya beberapa hari kemudian. Anda akan melihat efek menyeluruh dari lip flip berupa bibir atas yang lebih tebal dan penuh sekitar 10-14 hari setelah prosedur dilaksanakan.

 

Apa risiko dari prosedur lip flip?

Lip flip umumnya dianggap sebagai prosedur yang aman dan memiliki risiko yang rendah. Penggunaan botox dalam prosedur ini terbilang sangat sedikit, tetapi, memar kecil atau pembengkakan dapat terjadi di area injeksi.

Jika dosis botox lebih besar dari dosis seharusnya, hal tersebut dapat menyebabkan bibir terlalu lemas sehingga sulit untuk menutupnya. Selain itu dosis botox yang tidak sesuai dapat menyebabkan:

  • Keluarnya air liur secara tidak sengaja dari mulut
  • Tidak mampu untuk meludah atau bersiul
  • Kesulitan menjaga cairan di mulut setelah minum
  • Terkulainya salah satu sisi mulut, yang mirip dengan gejala stroke

Gejala-gejala tersebut akan mereda ketika botox berkurang seiring waktu.

Dalam kasus yang jarang terjadi, botox dapat menyebabkan sakit kepala, demam, dan meriang. Botulisme adalah efek samping botox yang sangat langka. Temui dokter jika Anda mengalami tanda-tanda botulisme yang meliputi:

  • Kesulitan menelan
  • Kesulitan berbicara atau bicara tidak jelas
  • Sulit bernapas
  • Penglihatan kabur

Healthline.
https://www.healthline.com/health/everything-you-need-to-know-about-lip-flips#
Diakses pada 23 Juli 2020

Board Certified Plastic Surgeon Gregory A. Buford.
https://www.beautybybuford.com/beauty-tips/what-is-a-botox-lip-flip/
Diakses pada 23 Juli 2020

Proffer Surgical Associates
https://www.drproffer.com/blog/what-is-the-botox-lip-flip-how-does-it-work#
Diakses pada 23 Juli 2020

Artikel Terkait

Siku hitam terjadi akibat penumpukan sel kulit mati

Siku Hitam Bikin Harimu Kelam? Intip 8 Cara Mencerahkannya

Siku hitam akibat penumpukan kulit mati memang mengganggu penampilan. Namun Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan bahan alami yang ada di rumah, seperti lidah buaya, kunyit, dan kentang.