Sebelum kanulasi tuba, dokter akan mendiskusikan manfaat dan risikonya dengan Anda
Kanulasi tuba dilakukan setelah dokter mendiskusikan manfaat dan risikonya dengan Anda

Apa itu kanulasi tuba?

Kanulasi tuba adalah prosedur pembedahan yang biasanya dilakukan dokter spesialis kandungan (obgyn) untuk mengatasi masalah kesuburan yang diakibatkan sumbatan pada tuba falopi.

Tuba falopi adalah struktur berbentuk seperti tabung yang tertetak pada sisi kanan dan kiri rahim. Pada dinding tuba falopi terdapat bulu-bulu halus. Bulu-bulu ini berfungsi membantu sel telur dari indung telur dan sperma bergerak ke arah rahim. Setelah sperma dan sel telur bertemu serta terjadi pembuahan, maka akan didorong oleh bulu-bulu halus pada tuba falopi ke arah dinding rahim untuk mengalami penempelan sehingga terjadi kehamilan normal.

Fungsi utama tuba falopi ialah sebagai tempat utama pembuahan sel telur oleh sperma. Bila terjadi masalah pada tuba falopi misalnya akibat bekas pembedahan atau infeksi,  maka tuba falopi dapat tersumbat yang pada akhirnya menyebabkan seorang wanita sulit mengandung.

Komplikasi lain yang dapat ditimbulkan oleh sumbatan tuba falopi ialah kehamilan ektopik yaitu kondisi dimana sel telur yang telah dibuahi tertahan dan tidak dapat bergerak ke dinding rahim sehingga terjadi kehamilan di luar rahim. 

Kenapa kanulasi tuba dilakukan?

Kanulasi tuba dilakukan untuk mengatasi masalah kesuburan yang diakibatkan sumbatan pada tuba falopi.

Siapa yang membutuhkan kanulasi tuba?

Wanita yang menjadi kandidat terbaik untuk menjalani kanulasi tuba meliputi:

  • Anda mengalami masalah kesuburan akibat masalah tuba falopi
  • Sumbatan tuba falopi dibuktikan dengan pemeriksaan histerosalpingogram atau laparaskopi dan dye test
  • Lokasi sumbatan tuba falopi ialah pada bagian proksimal tuba falopi (bagian tuba falopi yang paling dekat dengan rahim) dan tidak terdapat hidrosalfing (pembengkakan tuba falopi akibat sumbatan pada bagian ujung tuba falopi)

Siapa yang tidak boleh menjalani kanulasi tuba?

Kanulasi tuba tidak direkomendasikan pada wanita yang mengalami:

  • Terdapat jaringan parut berat pada tuba falopi
  • Mengalami infeksi tuberkulosis atau infeksi lain pada area kelamin
  • Pernah menjalani operasi tuba falopi sebelumnya
  • Sumbatan tuba falopi yang berat sehingga menyulitkan kateter untuk masuk melakui sumbatan tuba falopi tersebut
  • Kerusakan berat pada tuba falopi
  • Sumbatan pada ujung tuba falopi yang letaknya jauh dari rahim

Apa saja persiapan sebelum menjalani kanulasi tuba?

Persiapan yang dapat Anda lakukan sebelum menjalani induksi ovulasi adalah:

  • Menjalani pemeriksaan medis dengan dokter, termasuk diantaranya pemeriksaan pencitraan untuk membuktikan sumbatan tuba falopi.
  • Beritahukan kepada dokter bila Anda mengalami penyakit tertentu dan mengkonsumsi obat-obatan tertentu secara rutin.
  • Diskusikanlah manfaat dan risiko prosedur dengan dokter Anda

Bagaimana kanulasi tuba dilakukan?

Secara garis besar prosedur kanulasi tuba ialah sebagai berkut:

  • Dokter bius akan melakukan pembiusan
  • Dokter spesialis kandungan akan membersihkan area sayatan dengan cairan antiseptik untuk mencegah infeksi pada area sayatan
  • Kanulasi tuba dilakukan dengan melakukan sayatan kecil dan menggunakan 2 kamera yaitu histeroskopi dan laparaksopi
  • Ketika dokter menilai keadaan dalam perut dan rongga panggul, sebuah besi kecil dan tipis akan dimasukkan ke dalam rahim menuju ke tuba falopi. Besi kecil ini digunakan untuk membuka sumbatan pada tuba falopi.
  • Selanjutnya zat kontras dimasukkan ke dalam rahim dan tuba falopi untuk menilai apakah zat kontras dapat keluar ke rongga panggul dan untuk menentukan apakah prosedur sudah berhasil atau belum.

Apa saja yang perlu diperhatikan setelah kanulasi tuba?

Setelah prosedur kanulasi tuba, biasanya kebanyakan wanita dapat langsung rawat jalan, namun bila prosedur dilakukan dengan bius umum mungkin memerlukan rawat inap selama beberapa hari di rumah sakit.

Wanita yang menjalani prosedur kanulasi tuba dengan metode laparaskopi mungkin akan mengalami nyeri perut bawah, tungkai atas, dan nyeri pada tepi bahu. Bekas sayatan mungkin akan terasa sedikit nyeri setelah pembedahan sampai 10-14 hari ke depan.

Anda mungkin juga dapat mengalami perdarahan ringan lewat vagina selama beberapa hari setelah operasi. Sebaiknya tidak menggunakan pembalut tampon selama periode ini karena tampon dapat meingkatkan risiko infeksi. Bila perdarahan per vaginam berkepanjangan dan berbau, segeralah berkonsultasi dengan dokter Anda. Sebaiknya hindari hubungan seksual dulu sampai perdarahan vagina berhenti. Anda  dapat memulai program kehamilan ketika Anda sudah siap dan cukup nyaman.

Selain itu, hindari mengangkat barang berat dan melakukan pekerjaan berat selama 10-14 hari pertama setelah pembedahan. Pada umumnya, bila Anda mengikuti anjuran-anjuran ini, Anda dapat kembali beraktivitas seperti biasa dalam 7-14 hari.

Apa saja komplikasi kanulasi tuba?

Risiko yang mungkin ditimbulkan oleh prosedur kanulasi tuba ialah:

  • Cedera organ sekitar rahim seperti usus, kandung kemih, dan pembuluh darah besar
  • Perforasi atau robeknya tuba falopi
  • Infeksi tuba falopi

NHS Manchester University. https://mft.nhs.uk/app/uploads/sites/4/2018/04/Fallopian-tube-cannulation-July-2016-N-1.pdf
Diakses pada 28 Juni 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321419
Diakses pada 28 Juni 2020

WebMD. https://www.webmd.com/infertility-and-reproduction/guide/what-is-tubal-cannulation#1
Diakses pada 28 Juni 2020

Artikel Terkait

Inseminasi buatan dapat meningkatkan peluang kehamilan

Persiapan dan Prosedur Inseminasi Buatan untuk Program Kehamilan

Inseminasi buatan bisa jadi alternatif bagi pasangan dengan masalah kesuburan. Prosedur ini dilakukan dengan menempatkan sperma langsung ke dalam rahim.