Imunoterapi Kanker

19 Feb 2020|dr. M. Helmi A.
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Imunoterapi kanker penting dalam melawan sel-sel kanker di tubuh.Imunoterapi kanker dibutuhkan agar tubuh mampu melawan sel-sel kanker.

Apa itu prosedur imunoterapi kanker?

Sistem imun (kekebalan tubuh) memiliki kemampuan untuk mengenali dan menghancurkan sel-sel kanker. Namun, sel-sel kanker pun memiliki kemampuan untuk menghindari paparan sistem imun, sehingga sulit untuk dihancurkan. Oleh karena itu, muncul salah satu metode terapi kanker yang cukup baru, yaitu imunoterapi kanker.
Imunoterapi kanker (terapi biologis) adalah suatu prosedur terapi yang bertujuan memperkuat atau mengembalikan fungsi sistem imun (sistem kekebalan tubuh) untuk melawan sel-sel kanker.

Mengapa prosedur imunoterapi kanker perlu dilakukan?

Prosedur imunoterapi dilakukan untuk memperkuat sistem imun atau membantu sistem imun mengenali sel-sel kanker sehingga sel-sel kanker dapat diserang. Berikut ini adalah beberapa indikasi prosedur imunoterapi perlu dilakukan:
  • Menghentikan dan memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker
  • Mencegah kanker untuk menyebar ke bagian tubuh lain
  • Membantu sistem imun bekerja lebih baik untuk menghancurkan sel-sel kanker
  • Membantu mengantarkan zat-zat toksik seperti efek radiasi dan tindakan kemoterapi ke sel-sel kanker

Apa yang harus dipersiapkan sebelum menjalani prosedur imunoterapi kanker?

Hal yang pertama harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter. Selanjutnya, dokter akan mengevaluasi beberapa hal berikut ini sebelum Anda menjalani prosedur imunoterapi:
  • Apakah penyakit yang Anda alami memang membutuhkan imunoterapi kanker?
  • Apakah Anda cukup sehat untuk mentolerasi efek dari imunoterapi kanker?
  • Apakah Anda siap menjalani seluruh regimen imunoterapi kanker?
  • Apakah Anda memiliki asuransi kesehatan yang dapat menanggung biaya imunoterapi kanker? Bila tidak, bagaimana cara Anda membiayai tindakan medis ini?
  • Apakah Anda memiliki kontraindikasi seperti sedang menjalani terapi kanker lain, mendapatkan diagnosis kanker yang sulit diobati, mempunyai gangguan jantung atau gangguan neurologis, maupun kondisi imunosupresi?

Apa yang harus dilakukan sebelum menjalani prosedur imunoterapi kanker?

Sebelum menjalani prosedur imunoterapi kanker, dokter akan menjelaskan tahapannya, manfaat, risiko, serta pilihan imunoterapi yang akan dijalani. Pilihan imunoterapi yang dapat Anda terima antara lain pemberian imunoterapi dengan antibodi monoklonal, imunoterapi dengan immune checkpoint inhibitor, imunomodulator, dan imunoterapi non-spesifik. Kemudian, dokter juga akan melakukan skrining atau pemeriksaan terhadap beberapa penyakit infeksi seperti tuberkulosis, hepatitis B, dan hepatitis C. Sebab, pemberian imunoterapi dapat mengaktifkan penyakit-penyakit yang telah disebutkan sebelumnya.

Apa yang akan dilakukan tim medis pada prosedur imunoterapi kanker?

Imunoterapi dapat diberikan per oral, secara intravena (disuntikkan ke pembuluh darah), dan secara topikal (diaplikasikan ke kulit). Beberapa obat imunoterapi hanya boleh diaplikasikan di rumah sakit. Namun, ada juga yang dapat digunakan sendiri di rumah sesuai instruksi dokter.Dokter akan memberikan jadwal berdasarkan kondisi kesehatan Anda, yang harus dipatuhi. Selain pemberian imunoterapi, dokter juga dapat memberikan obat-obatan lain seperti kemoterapi atau radioterapi untuk mengatasi kanker yang Anda derita.

Apa yang harus dilakukan setelah menjalani prosedur imunoterapi kanker?

Dokter akan melakukan monitor untuk melihat efektivitas dan efek samping dari imunoterapi, setelah siklus imunoterapi dijalankan. Efek samping dapat timbul langsung, dalam hitungan hari, beberapa minggu, atau beberapa tahun.

Hasil apa yang didapatkan dari imunoterapi kanker?

Imunoterapi dapat membantu sistem imun untuk mengenali sel kanker dan memperkuat respon sistem imun, sehingga dapat menghancurkan sel-sel kanker. Hasil yang diharapkan dari imunoterapi adalah hilangnya sel-sel kanker di dalam tubuh Anda.

Apa saja risiko dari prosedur imunoterapi kanker?

Efek samping atau risiko dapat terjadi akibat seluruh jenis imunoterapi dan bergantung dari jenis imunoterapi yang diterima, dosis yang diberikan, cara pemberian, dan kondisi kesehatan Anda.Umumnya, efek samping imunoterapi bersifat ringan dan dapat hilang dengan sendirinya, ketika tubuh sudah terbiasa menggunakan obat-obatan tersebut. Berikut ini adalah beberapa jenis efek samping atau risiko yang dapat dialami akibat prosedur imunoterapi kanker:
  • Flu-like symptoms seperti demam, menggigil, nyeri sendi, mual, muntah, dan hilangnya nafsu makan
  • Mudah lelah
  • Reaksi pada kulit seperti ruam dan gatal
  • Kelainan kongenital bila Anda sedang hamil pada saat menggunakan obat-obat imunoterapi golongan imunomodulator
  • Infeksi
  • Reaksi alergi berat atau anafilaksis
kankerkemoterapiimunitas turun
Canadian Cancer Society. https://www.cancer.ca/en/cancer-information/diagnosis-and-treatment/chemotherapy-and-other-drug-therapies/immunotherapy/?region=on
Diakses pada 12 Februari 2020
Kane, Sunanda V. “Preparing for biologic or immunosuppressant therapy.”
Gastroenterology & hepatology vol. 7,8 (2011): 544-6
Diakses pada 12 Februari 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email