Image-guided Radiation Therapy (IGRT)

22 Jun 2020|Nurul Rafiqua
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Image-guided radiation therapy mungkin akan didahului oleh tindakan CT scan.Image-guided radiation therapy dapat membantu dokter memantau kondisi kanker maupun tumor pasien.

Apa itu prosedur image-guided radiation therapy (IGRT)?

Image-guided radiation therapy (IGRT) adalah salah satu inovasi paling maju dalam teknologi pengobatan kanker yang tersedia. IGRT dapat mengendalikan kanker dan tumor non-kanker.

Pada saat prosedur sedang berlangsung, umumnya tumor dapat bergerak karena pernapasan, pergerakan kandung kemih dan usus atau gerakan lain di dalam tubuh.

Teknologi pencitraan IGRT dapat memastikan posisi tumor dengan tepat meskipun ia tengah bergerak. Dengan remikian dosis radiasi yang diberikan pun akan akurat dan tidak akan salah sasaran.

IGRT menggunakan radiasi kuat yang terfokus secara sempit di area target terapi. Saat menjalani IGRT, gambar berkualitas tinggi yang sangat rinci akan diambil dari setiap sesi perawatan. IGRT adalah standar perawatan untuk terapi terapi radiasi. Prosedur ini dapat digunakan untuk mengobati semua jenis kanker.

Mengapa prosedur image-guided radiation therapy (IGRT) perlu dilakukan?

IGRT sangat ideal untuk digunakan sebagai pengobatan tumor dan kanker yang terletak sangat dekat dengan struktur dan organ yang sensitif. IGRT juga berguna untuk mengatasi tumor yang cenderung bergerak selama perawatan berlangsung.

IGRT digunakan sebagai bagian dari rencana pengobatan radiasi karena:

  • Memberikan dosis radiasi yang akurat
  • Dapat menentukan dan memantau bentuk, posisi dan ukuran tumor sebelum dan sesudah prosedur 
  • Memungkinkan dosis radiasi yang lebih tinggi untuk meningkatkan kontrol tumor
  • Mengurangi paparan radiasi ke jaringan sehat di sekitar tumor

Apa yang harus dipersiapkan sebelum menjalani prosedur image-guided radiation therapy (IGRT)?

Sebelum IGRT dilakukan, beberapa persiapan mungkin dibutuhkan pada pasien dengan kondisi berikut ini:

Pasien dengan kanker prostat harus minum cukup air sekitar 1 jam sebelum prosedur dilakukan untuk menjaga kandung kemih penuh, sehingga prostat dapat dilihat lebih baik oleh mesin ultrasound.

Untuk beberapa prosedur IGRT, suatu penanda yang sangat kecil, disebut fidusia, atau dalam beberapa kasus berupa transponder elektromagnetik dapat ditempatkan di dalam tubuh pasien. Penanda tersebut akan diletakkan di dekat atau di dalam tumor untuk membantu dokter mengidentifikasi area target.

Alat tersebut biasanya ditempatkan setidaknya 1 minggu sebelum prosedur pertama dilakukan. Kulit pasien juga dapat ditandai dengan zat pewarna kontras untuk membantu menyelaraskan peralatan radiasi.

Beberapa persiapan berupa terapi radiasi lainnya seperti terapi radiasi konformal 3-D, terapi radiasi termodulasi intensitas (IMRT), terapi sinar proton, atau radioterapi tubuh stereotaktik (SBRT) mungkin diperlukan sebelum IGRT dilaksanakan.

Apa yang dilakukan dokter pada prosedur image-guided radiation therapy (IGRT)?

Pada awal prosedur, pasien akan diposisikan di meja perawatan dengan hati-hati. Perangkat IGRT akan melakukan pemindaian untuk memastikan posisi tubuh Anda dengan benar.

Beberapa teknik IGRT mengharuskan pasien menahan napas selama sekitar 30-60 detik. Pada tiap prosedur IGRT, tergantung pada jenis IGRT yang digunakan, x-ray, CT scan atau ultrasound akan dilakukan sebelum perawatan dilakukan.

Dokter atau terapis radiasi akan meninjau hasil gambar tersebut dan membandingkannya dengan gambar referensi yang diambil selama simulasi untuk membuat penyesuaian posisi. Setelah penyesuaian posisi pasien yang diperlukan selesai, terapi radiasi akan diberikan.

Dokter atau terapis radiasi mungkin akan memerlukan gambar yang lebih banyak dan akan memindahkan posisi Anda untuk memandu sinar radiasi menyasar target yang paling tepat.

Sesi IGRT dapat memakan waktu sedikit lebih lama daripada jenis perawatan radiasi lainnya, karena membutuhkan waktu lebih panjang untuk mengumpulkan dan melihat hasil pemindaian.

Hasil apa yang didapatkan dari prosedur image-guided radiation therapy (IGRT)?

Tergantung tujuannya, selepas IGRT dilakukan, dokter dapat memantau perubahan yang mungkin terjadi pada tumor Anda, seperti penyusutan, pertumbuhan, atau perubahan bentuk melalui hasil gambar yang dihasilkan dari pemindaian IGRT.

Apa risiko dari prosedur image-guided radiation therapy (IGRT)?

Tergantung pada area tempat IGRT dilakukan, efek samping awal mungkin terjadi termasuk:

  • Kerontokan rambut di area perawatan
  • Gangguan pada mulut dan kesulitan menelan
  • Masalah makan dan pencernaan
  • Diare
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Rasa sakit dan bengkak di area perawatan
  • Perubahan kemih dan kandung kemih

Efek samping susulan biasanya jarang terjadi. Namun pada beberapa kasus, efek samping ini dapat muncul berbulan-bulan atau bertahun-tahun kemudian setelah prosedur dilakukan dan seringkali bersifat permanen. Risiko tersebut termasuk:

  • Perubahan otak
  • Perubahan medula spinalis
  • Perubahan paru-paru
  • Perubahan ginjal
  • Perubahan usus besar dan dubur
  • Infertilitas
  • Perubahan sendi
  • Lymphedema
  • Perubahan mulut
  • Kanker sekunder
kanker payudarakankertumorkanker paru-parukanker usus besar

Radiology Info.
https://www.radiologyinfo.org/en/info.cfm?pg=igrt#therapy-preparation
Diakses pada 9 Juni 2020

Mayo Clinic.
https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/image-guided-radiation-therapy/about/pac-20385267
Diakses pada 9 Juni 2020

Memorial Sloan Kettering Cancer Center.
https://www.mskcc.org/cancer-care/diagnosis-treatment/cancer-treatments/radiation-therapy/what-igrt#how-is-igrt-given-
Diakses pada 9 Juni 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email