Hipnosis

24 Mar 2021|dr. M. Helmi A.
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Hipnosis efektif dalam memberikan ketenangan sekaligus meningkatkan konsentrasi.Hipnosis atau hipnoterapi bisa meningkatkan daya konsentrasi.

Apa itu prosedur hipnosis?

Hipnosis (hipnoterapi) adalah suatu metode yang dilakukan untuk meningkatkan fokus dan konsenterasi, sehingga pikiran lebih mudah menerima sugesti positif. Sugesti positif inilah yang akan membantu mengubah hal-hal negatif yang bersumber dari otak, mulai dari rasa nyeri, emosi negatif seperti stres, hingga adiksi alias kecanduan. Saat menjalani hipnosis, Anda akan merasa tenang dan rileks. 
Hipnosis dilakukan oleh terapis, seperti psikolog atau psikiater. Saat melakukannya, terapis akan mengucapkan sugesti yang ingin ditanamkan di otak secara berulang-ulang sekaligus menggambarkannya dengan jelas melalui ucapan agar pasien semakin mudah memahaminya. 

Mengapa prosedur hipnosis perlu dilakukan?

Hipnosis merupakan prosedur tambahan yang dapat membantu psikoterapi (konseling). Hipnosis bisa menjadi suatu metode yang efektif untuk mengatasi stres dan rasa cemas, sebelum Anda menjalani prosedur medis lain seperti pengambilan jaringan maupun biopsi payudara. Selain itu, hipnosis dipercaya efektif:
  • Mengontrol rasa nyeri akibat luka bakar, kanker, proses persalinan, irritable bowel syndrome, fibromyalgia, dan beberapa nyeri lain
  • Menghilangkan gejala klinis yang timbul pada hot flashes di masa menopause
  • Mengatasi perubahan perilaku seperti insomnia, mengompol, kebiasaan merokok, dan makan berlebihan
  • Mengurangi gejala yang timbul sebagai efek samping terapi kanker
  • Memperbaiki gejala gangguan psikologis seperti pada gangguan kecemasan, depresi, fobia, dan stres pascatrauma (PTSD)
  • Mengurangi gejala ADHD
  • Mengurangi gejala demensia

Apa saja jenis-jenis hipnosis?

Terapis bisa melakukan beberapa cara untuk melakukan hipnosis, seperti:

1. Guided hypnosis

Jenis hipnosis yang satu ini dilakukan dengan menggunakan bantuan media seperti rekaman suara atau musik untuk membuat pasien bisa masuk ke dalam fase terhipnotis. Saat ini, beberapa aplikasi atau website sudah menyediakan fitur hipnosis yang bisa membantu seseorang menjalani guided hypnosis dengan lebih mudah.

2. Hipnoterapi

Hipnoterapi adalah jenis hipnosis yang paling umum dilakukan. Dilakukan dengan cara melakukan pengulangan verbal dan dilakukan dalam praktik psikoterapi untuk mengatasi berbagai gangguan mental seperti depresi, gangguan kecemasan, dan PTSD. Orang yang boleh melakukan hipnoterapi hanyalah ahli seperti psikologi dan psikiater. 

3. Self hypnosis

Sesuai namanya, self hypnosis adalah cara memberikan sugesti positif kepada diri sendiri secara berulang hingga sugesti tersebut bisa masuk ke pikiran. Cara ini biasanya dilakukan untuk  mengatasi stres.

Apa yang harus dipersiapkan sebelum menjalani prosedur hipnosis?

Anda tidak perlu mempersiapkan hal khusus sebelum menjalani prosedur hipnosis. Namun, Anda disarankan untuk menggunakan pakaian senyaman mungkin supaya membantu lebih rileks. Pastikan Anda telah beristirahat dengan cukup sebelum menjalani prosedur hipnosis, sehingga tidak tertidur selama prosedur berlangsung.

Apa yang akan dilakukan terapis pada prosedur hipnosis?

Terapis akan menjelaskan prosedur hipnosis dan mengevaluasi tujuan dari terapi hipnosis. Setelah itu, terapis akan mulai berbicara dengan suara yang lembut, nada yang menenangkan, dan mendeskripsikan gambaran yang dapat membuat Anda tenang, nyaman, dan aman.

Setelah memasuki fase reseptif, terapis akan mulai memberikan sugesti tentang cara untuk mencapai tujuan Anda. Misalnya, cara mengurangi rasa nyeri atau cara berhenti merokok. Pada fase ini, terapis juga akan meminta Anda untuk membayangkan diri sendiri ketika sudah mencapai tujuan yang diinginkan.
Prosedur hipnosis ini tidak seperti gambaran pada film maupun cerita televisi, yang memperlihatkan pasien seolah-olah kehilangan kesadaran dan tidak dapat mengontrol perilaku. Pada prosedur hipnosis, Anda akan tetap sadar dan mengingat kejadian selama prosedur hipnosis dilakukan.

Apa yang harus dilakukan setelah menjalani prosedur hipnosis?

Setelah prosedur hipnosis selesai, terapis atau Anda sendiri dapat mengakhiri fase reseptif atau relaksasi. Anda dapat berlatih untuk melakukan hipnosis pada diri sendiri di berbagai waktu.

Hasil apa yang didapatkan dari hipnosis?

Meskipun merupakan prosedur yang efektif untuk mengatasi nyeri, stres, dan rasa cemas, tetapi hipnosis bukanlah terapi utama untuk mengatasi hal-hal tersebut. Hipnosis digunakan merupakan terapi komplementer dari terapi utama seperti terapi perilaku kognitif. Tidak semua orang cocok menjalani prosedur hipnosis. Beberapa orang akan kesulitan untuk masuk ke dalam fase reseptif, sehingga efek hipnosis menjadi kurang maksimal.

Apa saja risiko dari hipnosis?

Hipnosis tidak cocok untuk semua orang yang memiliki gejala psikotik seperti halusinasi dan delusi, maupun individu pengguna obat-obatan terlarang atau alkohol. Prosedur hipnosis juga dapat menimbulkan munculnya memori palsu akibat pertanyaan dan sugesti yang diajukan oleh terapis. Namun, hipnosis bukanlah suatu prosedur berbahaya yang dapat mencuci otak atau mengontrol pikiran seseorang.
insomniakankerpost traumatic stress disorder (PTSD)gangguan kecemasanhipnoterapi
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/hypnosis/about/pac-20394405
Diakses pada 25 Februari 2020
WebMD. https://www.webmd.com/mental-health/mental-health-hypnotherapy#1
Diakses pada 25 Februari 2020
Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/what-is-hypnosis-2795921
Diakses pada 23 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email