Ekokardiografi

Hasil pemindaian terkait struktur dan aliran darah dalam jantung akan dicatat oleh alat ekokardiografi
Alat ekokardiografi akan mencatat hasil pemindaian terkait struktur dan aliran darah di dalam jantung

Apa itu ekokardiografi?

Ekokardiografi adalah pemeriksaan yang menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar terkait struktur dan aliran darah di dalam jantung. Prosedur ini termasuk pemeriksaan noninvasif yang dapat membantu dokter dalam memantau kondisi jantung serta fungsi katup jantung.

Karena termasuk jenis noninvasif, ekokardiografi bukanlah prosedur yang menyakitkan. Dokter akan menempelkan 12 buah elektroda pada dada, lengan, dan kaki Anda. Elektroda ini akan tersambung ke alat elektrokardiograf.

Dalam pemeriksaan yang disebut juga ekokardiogram (EKG) ini, alat bernama transduser diletakkan di atas dada pasien untuk mentransmisikan gelombang suara berfrekuensi tinggi.

Gelombang suara tersebut akan menangkap struktur organ jantung. Lalu, gema dari gelombang suara akan dikonversi menjadi gambar jantung dan katupnya pada layar komputer.

Pemeriksaan yang disebut juga USG jantung ini biasanya dilakukan oleh dokter spesialis jantung (kardiolog) di rumah sakit atau klinik.

Apa saja jenis elektrokardiografi?

EKG bisa dilakukan dengan beberapa cara. Mulai dari pasien dalam posisi berbaring, memakai treadmill, serta menggunakan Holter monitor. Berikut penjelasannya:

  • EKG dengan cara berbaring

Elektrokardiografi ini merupakan jenis yang paling umum dilakukan oleh dokter.

  • EKG treadmill (stress test)

Jenis EKG ini dilakukan untuk merekam kelistrikan jantung selama pasien beraktivitas dengan cara berjalan di atas treadmill atau menggunakan sepeda statis.

  • EKG dengan Holter monitor

Holter monitor bertujuan merekam aktivitas kelistrikan jantung selama 1-2 hari. Alat ini akan digantung di leher pasien dengan elektroda yang menempel di dada, dan pasien bisa beraktivitas seperti biasa selama memakainya.

Berapa biaya ekokardiografi?

Biaya ekokardiografi bervariasi dan tergantung pada pusat layanan kesehatan yang menyelenggarakannya. Secara umum, harga pemeriksaan ini di rumah sakit swasta dimulai dari Rp 500.000.

Kenapa ekokardiografi diperlukan?

Ekokardiogram biasanya diperlukan untuk:

  • Mengevaluasi fungsi jantung secara keseluruhan
  • Menentukan ada tidaknya penyakit jantung
  • Menilai pekembangan kelainan katup jantung dari waktu ke waktu
  • Mengevaluasi efektivitas terapi pengobatan atau operasi

Siapa yang membutuhkan ekokardiografi?

Ekokardiografi akan memeriksa struktur jantung dan pembuluh darah di sekitarnya. Dengan ini, tes pindai ini dapat membantu dokter dalam mendiagnosis dan memantau kondisi jantung pasien.

Pemeriksaan ini juga bisa menilai seberapa baik aliran darah jantung dan mengecek kemampuan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Ekokardiogram dapat membantu dalam mendeteksi beberapa kondisi medis berikut ini:

  • Kerusakan yang disebabkan oleh serangan jantung, yaitu kondisi ketika aliran darah ke jantung tiba-tiba terhenti.
  • Gagal jantung, yaitu kondisi ketika jantung gagal memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh.
  • Penyakit jantung bawaan, yaitu kondisi genetik yang mengganggu fungsi jantung.
  • Kelainan pada katup jantung yang berfungsi mengatur aliran darah dalam jantung.
  • Kardiomiopati, yaitu kondisi dinding jantung yang menebal atau membesar.
  • Endokarditis, yaitu infeksi pada katup jantung.

Apa saja persiapan untuk menjalani ekokardiografi?

Beberapa persiapan yang dilakukan sebelum rontgen ekokardiografi antara lain:

  • Tenaga medis akan menjelaskan prosedur ekokardiografi pada pasien.
  • Tanyakan semua yang ingin Anda ketahui terkait pemeriksaan ini.
  • Beritahukan pada dokter mengenai obat-obatan yang sedang dikonsumsi.
  • Beritahukan pada dokter apabila pasien memakai alat pacu jantung (pacemaker).
  • Menghindari pemakaian krim, minyak, atau losion di dada.
  • Apabila Anda memiliki bulu dada, sebaiknya dicukur terlebih dulu.

Pasien biasanya tidak perlu berpuasa sebelum ekokardiogram. Obat anestesi (bius) juga tidak dibutuhkan selama prosedur.

Bagaimana prosedur ekokardiografi dilakukan?

Secara umum, ekokardiografi akan berlangsung selama 5-10 menit dengan prosedur sebagai berikut:

  • Pasien diminta untuk melepaskan perhiasan atau aksesoris lain yang dapat mengganggu jalannya pemeriksaan. Namun kacamata, kawat gigi, atau alat bantu dengar boleh dipakai selama prosedur.
  • Pasien diminta untuk menanggalkan pakaian bagian atas dan mengenakan gaun rumah sakit.
  • Pasien diminta berbaring di meja pemeriskaan dan memiringkan tubuh ke sisi Bantal atau ganjalan khusus dapat diletakkan di punggung untuk menopang posisi pasien.
  • Elektroda-elektroda akan dipasang pada dada pasien untuk merekam aktivitas listrik jantung dan memantau irama jantung selama prosedur.
  • Pencahayaan dalam ruangan akan diredupkan agar gambar hasil ekokardiografi akan tampak jelas di layar komputer.
  • Dokter akan mengoleskan gel ke dada pasien lalu transduser akan digerakkan di atas dada.
  • Dokter akan memberikan sedikit tekanan sambil menggerakkan transduser guna mendapatkan gambar struktur jantung yang jelas.
  • Pasien akan diminta untuk tidak bergerak dan bicara selama proses ini berlangsung. Tapi beritahukan pada dokter apabila Anda mengalami rasa tidak nyaman selama pemeriksaan.
  • Apabila struktur jantung sulit dievaluasi, dokter mungkin akan menyuntikkan cairan pewarna kontras ke dalam pembuluh darah vena pasien. Zat pewarna ini akan membuat jantung terlihat lebih jelas.

Setelah prosedur, dokter akan membersihkan gel dari dada pasien dan melepaskan semua elektroda. Pasien lalu dapat kembali mengenakan pakaiannya.

Seperti apa hasil tes ekokardiografi?

Hasil tes ekokardiografi dapat mendeteksi kelainan jantung yang meliputi:

  • Perubahan ukuran jantung

Adanya kelemahan atau kerusakan katup jantung, tekanan darah tinggi, atau penyakit lainnya dapat menyebabkan pembesaran ukuran ruang jantung serta penebalan dinding jantung.

  • Gangguan pompa jantung

Jantung yang tidak memompa darah untuk mencukupi kebutuhan tubuh, dapat menyebabkan gejala gagal jantung.

  • Kerusakan otot jantung

Bagian jantung dengan otot yang melemah bisa menjadi indikasi adanya kerusakan akibat gagal jantung atau aliran darah yang kurang ke area tersebut.

  • Kelainan katup jantung

Ekokardiogram dapat membantu dokter untuk melihat kondisi katup jantung, misalnya apakah katup jantung bisa membuka dan menutup dengan baik atau tidak.

  • Penyakit jantung bawaan

Penyakit jantung bawaan bisa berupa gangguan ruang jantung, gangguan pembuluh darah jantung, dan kelainan jantung lain yang muncul sejak lahir.

Apa saja yang perlu diperhatikan setelah ekokardiografi?

Tidak ada perawatan khusus yang diperlukan setelah ekokardiografi. Pasien dapat makan dengan normal dan melanjutkan aktivitas sehari-hari pascaprosedur. Meski begitu, dokter bisa memberikan instruksi lain sesudah pemeriksaan dan sesuai dengan kondisi pasien.

Apa saja risiko ekokardiografi?

Secara umum, ekokardiografi tergolong aman dan hanya memiliki sedikit risiko. Pasien mungkin akan merasa kurang nyaman saat transduser diletakkan di atas permukaan kulit.

Pada beberapa orang, rasa kurang nyaman atau nyeri juga dapat ditimbulkan karena pasien perlu berbaring dalam satu posisi selama pemeriksaan. Sementara risiko lain yang mungkin terjadi akan tergantung pada kondisi medis pasien. Diskusikan dengan dokter terkait risiko sebelum menjalani prosedur ini.

American Heart Association. https://www.heart.org/en/health-topics/heart-attack/diagnosing-a-heart-attack/echocardiogram-echo
Diakses pada 4 Maret 2020

Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/echocardiogram
Diakses pada 4 Maret 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/echocardiogram/about/pac-20393856
Diakses pada 4 Maret 2020

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/echocardiogram/
Diakses pada 4 Maret 2020

Medicine Net. https://www.medicinenet.com/echocardiogram/article.htm
Diakses pada 4 Maret 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/echocardiogram
Diakses pada 4 Maret 2020

WebMD. https://www.webmd.com/heart-disease/guide/diagnosing-echocardiogram#1
Diakses pada 4 Maret 2020

Artikel Terkait

Khasiat bawang dayak populer sebagai obat herbal di Indonesia, khususnya di Kalimantan Tengah

Khasiat Bawang Dayak untuk Obati Penyakit Kulit Akibat Bakteri dan Jamur

Digunakan sebagai obat tradisional secara turun-temurun oleh masyarakat lokal di Kalimantan, beberapa penelitian ilmiah mencoba membuktikan khasiat bawang dayak yang diklaim oleh pengobatan tradisional.