Ekokardiografi

16 Jan 2020|dr. Levina Felicia
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Hasil pemindaian terkait struktur dan aliran darah dalam jantung akan dicatat oleh alat ekokardiografiAlat ekokardiografi akan mencatat hasil pemindaian terkait struktur dan aliran darah di dalam jantung

Apa itu ekokardiografi?

Ekokardiografi (echocardiography) adalah pemeriksaan menggunakan gelombang ultrasound untuk melihat gambaran struktur dan fungsi jantung serta aliran darah di dalamnya. Pemeriksaan ini disebut juga dengan USG jantung. 

Fungsi ekokardiografi, atau echo jantung adalah untuk mendeteksi adanya penyakit pada jantung sekaligus mengetahui kondisi kesehatan jantung secara keseluruhan. 

Dokter biasanya akan melakukan echo jantung untuk:

  • Mengevaluasi fungsi jantung secara keseluruhan
  • Menentukan ada tidaknya penyakit jantung
  • Menilai perkembangan kelainan katup jantung dari waktu ke waktu
  • Mengevaluasi kesuksesan pengobatan atau operasi
  • Menilai seberapa baik aliran darah jantung dan mengecek kemampuan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Apa saja jenis ekokardiografi?

Ada beberapa jenis ekokardiografi, yaitu:

1. Transthoracic echocardiography

Transthoracic echocardiography adalah salah satu jenis echo jantung yang paling sering dilakukan. Prosedurnya cukup sederhana. Petugas akan menempatkan alat khusus bernama transducer yang akan mengirimkan gelombang suara atau gelombang ultrasound ke dinding jantung.

Ketika gelombang tersebut kembali dipantulkan oleh dinding jantung, pola pantulannya akan terekam di alat dan menghasilkan gambaran mengenai kondisi jantung Anda. 

2. Transesophageal echocardiography

Apabila transthoracic echocardiography kurang bisa menghasilkan gambaran aorta yang jelas, dokter dapat melakukan pemeriksaan menggunakan metode transesophageal echocardiography.

Saat pemeriksaan dokter akan memasukkan alat khusus ke dalam tenggorokan lalu berlanjut ke esofagus. Ini akan memberikan gambaran jantung yang lebih jelas.

3. Stress echocardiography

Pemeriksaan echo jantung dengan stress echocardiography dilakukan dengan berolahraga atau minum obat yang diresepkan khusus oleh dokter. Tujuannya untuk membuat jantung berdetak lebih kencang.

Petugas kesehatan akan mengambil gambaran jantung Anda sebelum dan sesaat setelah olahraga. Beberapa penyakit jantung seperti penyakit jantung koroner lebih mudah terdeteksi dengan metode ini.

4. Three-dimensional echocardiography

Pemeriksaan three-dimensional echocardiography dilakukan agar dokter bisa mendapatkan gambaran tiga dimensi jantung. Dengan demikian, strukturnya dapat terlihat dengan lebih jelas.

Pemeriksaan ini biasanya akan dilakukan bersamaan dengan transthoracic ataupun transesophageal echocardiography.

5. Fetal echocardiography (ekokardiografi janin)

Ekokardiografi janin  dilakukan pada ibu hamil dengan usia kandungan 18-22 minggu untuk mendeteksi penyakit jantung pada janin. Saat pemeriksaan, katup elektroda akan ditempelkan di perut ibu. Prosedur ini aman untuk janin maupun ibu.

Berapa biaya ekokardiografi?

Biaya echo jantung dapat bervariasi, tergantung pada pusat layanan kesehatan yang menyelenggarakannya. Menurut PERMENKES NO 69 Tahun 2013, tarif pelayanan ekokardiografi pada fasilitas kesehatan dimulai dari kisaran Rp200.000

Selain itu, biaya echo jantung juga dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan selama memenuhi ketentuan dan indikasi medis yang telah ditentukan dokter.

Siapa yang membutuhkan ekokardiografi?

Ekokardiogram biasanya direkomendasikan dokter sebagai pemeriksaan penunjang dalam proses diagnosis kondisi medis, berikut:

  • Kerusakan yang disebabkan oleh serangan jantung, yaitu kondisi ketika aliran darah ke jantung tiba-tiba terhenti.
  • Gagal jantung, yaitu kondisi ketika jantung gagal memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh.
  • Penyakit jantung bawaan, yaitu kondisi genetik yang mengganggu fungsi jantung.
  • Kelainan pada katup jantung yang berfungsi mengatur aliran darah dalam jantung.
  • Kardiomiopati, yaitu kondisi dinding jantung yang menebal atau membesar.
  • Endokarditis, yaitu infeksi pada katup jantung.

Apa saja persiapan untuk menjalani USG jantung?

Beberapa persiapan yang dilakukan sebelum USG jantung, antara lain:

  • Tenaga medis akan menjelaskan prosedur ekokardiografi pada pasien.
  • Tanyakan semua yang ingin Anda ketahui terkait pemeriksaan ini.
  • Beri tahukan pada dokter mengenai obat-obatan yang sedang dikonsumsi.
  • Beri tahukan pada dokter jika Anda memakai alat pacu jantung (pacemaker).
  • Menghindari pemakaian krim, minyak, atau losion di dada.
  • Apabila Anda memiliki bulu dada, sebaiknya dicukur terlebih dulu.

Pasien biasanya tidak perlu berpuasa sebelum melakukan ekokardiogram. Obat anestesi (bius) juga tidak dibutuhkan selama prosedur.

Bagaimana prosedur ekokardiografi dilakukan?

Secara umum, USG jantung akan berlangsung selama 5-10 menit dengan prosedur sebagai berikut:

  • Anda akan diminta untuk melepaskan perhiasan atau aksesori lain yang dapat mengganggu jalannya pemeriksaan. Namun kacamata, kawat gigi, atau alat bantu dengar boleh dipakai selama prosedur.
  • Anda juga diminta untuk menanggalkan pakaian bagian atas dan mengenakan gaun rumah sakit.
  • Kemudian berbaringlah di kasur pemeriksaan dan memiringkan tubuh ke sisi bantal atau ganjalan khusus dapat diletakkan di punggung untuk menopang posisi pasien.
  • Elektroda-elektroda akan dipasang pada dada pasien untuk merekam aktivitas listrik jantung dan memantau irama jantung selama prosedur.
  • Pencahayaan dalam ruangan akan diredupkan agar gambar hasil ekokardiografi akan tampak jelas di layar komputer.
  • Dokter akan mengoleskan gel ke dada pasien lalu transducer akan digerakkan di atas dada.
  • Dokter akan memberikan sedikit tekanan sambil menggerakkan transducer guna mendapatkan gambar struktur jantung yang jelas.
  • Pasien akan diminta untuk tidak bergerak dan bicara selama proses ini berlangsung. Namun, infokan kepada dokter apabila Anda mengalami rasa tidak nyaman selama pemeriksaan.
  • Apabila struktur jantung sulit dievaluasi, dokter mungkin akan menyuntikkan cairan pewarna kontras ke dalam pembuluh darah vena pasien. Zat pewarna ini akan membuat jantung terlihat lebih jelas.

Setelah prosedur, dokter akan membersihkan gel dari dada pasien dan melepaskan semua elektroda. Pasien lalu dapat kembali mengenakan pakaiannya dan beraktivitas seperti biasa.

Apa saja yang perlu diperhatikan setelah ekokardiografi?

Tidak ada perawatan khusus yang diperlukan setelah ekokardiografi. Pasien dapat makan dengan normal dan melanjutkan aktivitas sehari-hari pascaprosedur. Meski begitu, dokter bisa memberikan instruksi lain sesudah pemeriksaan dan sesuai dengan kondisi pasien.

Seperti apa hasil tes ekokardiografi?

Hasil tes ekokardiografi dapat mendeteksi kelainan jantung yang meliputi:

1. Perubahan ukuran jantung

Adanya kelemahan atau kerusakan katup jantung, tekanan darah tinggi, atau penyakit lainnya dapat menyebabkan pembesaran ukuran ruang jantung serta penebalan dinding jantung.

2. Gangguan pompa jantung

Jantung yang tidak memompa darah untuk mencukupi kebutuhan tubuh, dapat menyebabkan gejala gagal jantung.

3. Kerusakan otot jantung

Bagian jantung dengan otot yang melemah bisa menjadi indikasi adanya kerusakan akibat gagal jantung atau aliran darah yang kurang ke area tersebut.

4. Kelainan katup jantung

USG jantung dapat membantu dokter untuk melihat kondisi katup jantung, misalnya apakah katup jantung bisa membuka dan menutup dengan baik atau tidak.

5. Penyakit jantung bawaan

Penyakit jantung bawaan bisa berupa gangguan ruang jantung, gangguan pembuluh darah jantung, dan kelainan jantung lain yang muncul sejak lahir.

Apa saja risiko ekokardiografi?

Pada umumnya, echo jantung adalah tindakan medis yang tergolong aman dan hanya memiliki sedikit efek samping. Pasien mungkin akan merasa kurang nyaman saat transducer diletakkan di atas permukaan kulit.

Pada beberapa orang, rasa kurang nyaman atau nyeri juga dapat ditimbulkan karena pasien perlu berbaring dalam satu posisi selama pemeriksaan. Sementara risiko lain yang mungkin terjadi akan tergantung pada kondisi medis pasien. Diskusikan dengan dokter terkait risiko sebelum menjalani USG jantung.

penyakit jantungserangan jantungpenyakit katup jantungkardiomiopatiendokarditis


American Heart Association. https://www.heart.org/en/health-topics/heart-attack/diagnosing-a-heart-attack/echocardiogram-echo
Diakses pada 4 Maret 2020

Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/echocardiogram
Diakses pada 4 Maret 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/echocardiogram/about/pac-20393856
Diakses pada 4 Maret 2020

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/echocardiogram/
Diakses pada 4 Maret 2020

Medicine Net. https://www.medicinenet.com/echocardiogram/article.htm
Diakses pada 4 Maret 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/echocardiogram
Diakses pada 4 Maret 2020

WebMD. https://www.webmd.com/heart-disease/guide/diagnosing-echocardiogram#1
Diakses pada 4 Maret 2020

National Heart, Lung, and Blood Institute. https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/echocardiography
Diakses pada 5 Juli 2021

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email