Bedah skoliosis diperlukan untuk mengurangi derajat kelengkungan pada tulang belakang.
Bedah skoliosis mampu memperbaiki posisi tulang belakang secara signifikan.

Apa itu prosedur bedah skoliosis?

Bedah skoliosis dilakukan untuk memperbaiki tulang belakang. Tim medis menjalankan tindakan ini untuk meluruskan kembali tulang belakang yang melengkung. Dengan demikian, tulang belakang bisa pulih menjadi kesatuan yang kuat. Dengan peralatan medis dan teknologi saat ini, beda skoliosis bisa memperbaiki posisi tulang belakang dengan signifikan.

Mengapa prosedur bedah skoliosis perlu dilakukan?

Dokter bedah ortopedi akan merekomendasikan bedah skoliosis jika tulang belakang anak memiliki derajat kelengkungan yang parah (45-50 derajat). Operasi ini diperlukan untuk mengurangi derajat kelengkungan dan mencegahnya berkembang menjadi kondisi yang lebih buruk.

Apa yang harus dipersiapkan sebelum menjalani prosedur bedah skoliosis?

Sebelum menjalani bedah skoliosis, ada serangkaian pemeriksaan oleh dokter yang harus dilalui, seperti berikut ini:

  • Pemeriksaan riwayat kesehatan keluarga pasien, terutama dengan kondisi skoliosis
  • Pemeriksaan fisik dengan melihat lengkungan tulang belakang dari samping, depan, dan belakang tubuh pasien
  • Pemeriksaan keseimbangan tubuh, termasuk tinggi pinggul dan bahu
  • Pengamatan terhadap perubahan pada kulit yang bisa menandakan skoliosis sejak lahir
  • Pemeriksaan kemampuan gerak pasien, kekuatan otot, dan refleks pasien
  • Pengukuran tinggi dan berat pasien

Jika dokter mencurigai adanya kondisi skoliosis, pasien akan dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan pada kunjungan berikutnya beberapa bulan kemudian. Pemeriksaan dengan x-ray juga dibutuhkan.

Apa yang dilakukan dokter pada prosedur bedah skoliosis?

Prosedur bedah skoliosis akan berlangsung selama 4-8 jam, tergantung dari ukuran kelengkungan tulang belakang dan kondisinya yang membutuhkan perbaikan. Ada perbedaan dalam bedah skoliosis pada remaja dan orang dewasa.

1. Bedah skoliosis pada remaja

Dalam operasi ini, dokter akan menanamkan implan berbahan metal di tulang belakang, kemudian menyambungkannya pada 1-2 ruas tulang belakang. Langkah ini bisa memperbaiki posisi tulang belakang.
Pembedahan biasanya dilakukan di punggung. Meski demikian, dokter juga mungkin membuat sayatan di tubuh bagian depan, jika pasien memiliki kondisi tertentu pada thorax atau lengkungan di punggung bagian bawah. Pasien umumnya menjalani rawat inap selama 3-6 hari.

2. Bedah skoliosis pada orang dewasa

Tergantung dari luasnya area pembedahan, tindakan operasi ini bisa dilakukan dalam dua tahap, dengan jarak 5-7 hari. Berikut ini prosedur bedah skoliosis pada orang dewasa:

  • Microdecompression:
    Tindakan ini dilakukan untuk meringankan tekanan pada saraf. Dokter akan membuat sayatan kecil dan menggunakan kaca pembesar atau peralatan mikroskopik selama operasi berlangsung. Pada lengkungan tulang belakang lebih dari 30 derajat, prosedur ini berisiko memperparah lengkungan.
  • Surgical stabilization:
    Dalam prosedur ini, dokter akan menempelkan pengait, "kabel", maupun "skrup" pada tulang belakang dan menggunakan metal batangan untuk menyambungkannya. Langkah ini bisa menstabilkan tulang belakang dan membantunya kembali ke posisi yang benar.
  • Fusion:
    Dokter melakukan tindakan ini dengan menggunakan tulang pasien sendiri atau donor dari orang yang sudah meninggal, maupun tulang sintetis, untuk "meluruskan" posisi tulang belakang.
  • Osteotomy:
    Dalam prosedur ini, dokter akan memotong beberapa segmen tulang belakang dan memperbaiki posisinya untuk diluruskan.
  • Vertebral column resection:
    Tindakan ini dilakukan untuk mengangkat seluruh bagian tulang belakang, sebelum memperbaiki posisinya. Langkah ini ditempuh ketika osteotomi dan operasi lainnya tidak bisa memperbaiki tulang belakang yang mengalami skoliosis.

Hasil apa yang didapatkan dari prosedur bedah skoliosis?

Tulang belakang melindungi saraf yang ada di sana. Oleh karena itu, dokter bedah akan memperbaiki posisi tulang belakang, dengan mengutamakan keamanannya.

Perbaikan yang dapat dihasilkan dari bedah ini, tergantung dari fleksibilitas skoliosis sebelum tindakan operasi. Pada dasarnya, semakin fleksibel lengkungan tulang, maka akan semakin optimal perbaikan yang dihasilkan oleh tindakan bedah skoliosis. Dokter bisa mengukur fleksibilitas tulang sebelum operasi dilakukan, dengan menggunakan x-ray khusus.

Kebanyakan pasien menngalami perbaikan sebesar 25 derajat pada lengkungan tulang belakangnya. Namun pada banyak kasus, perbaikan ini bahkan tak terdeteksi.

Apa risiko dari prosedur bedah skoliosis?

Setiap pasien bisa merasakan nyeri yang berbeda setelah menjalani bedah skoliosis. Tindakan medis ini merupakan operasi besar yang dilakukan dengan memindahkan otot dan memperbaiki posisi tulang.

Oleh karena itu dalam beberapa hari, pasien bisa merasa tidak nyaman. Namun, kondisi ini akan pulih secara cepat pada hari ketiga dan keempat. Saat sudah pulih, pasien pun bisa kembali turun dari tempat tidur, berjalan-jalan, dan diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Meski demikian, rasa nyeri bisa muncul dan malah bertambah pada kebanyakan pasien remaja. Mereka merasakannya ketika mulai kembali beraktivitas di sekolah, 2-4 minggu setelah operasi. Nyeri ringan masih bisa dirasakan juga. Namun dalam 3-6 minggu setelah operasi, pasien tidak lagi membutuhkan obat antinyeri untuk meredakannya.

AAOS.
https://orthoinfo.aaos.org/en/treatment/surgical-treatment-for-scoliosis/
Diakses pada 16 April 2020

Medicine Net.
https://www.medicinenet.com/scoliosis/article.htm
Diakses pada 16 April 2020

SRS.
https://www.srs.org/patients-and-families/conditions-and-treatments/adolescents/treating-scoliosis
Diakses pada 16 April 2020

Artikel Terkait

Biaya operasi Caesar ditanggung BPJS apabila memenuhi syarat

Ini Syarat agar Biaya Operasi Caesar Ditanggung BPJS Kesehatan

Caesar tergolong dalam operasi besar yang cukup berisiko juga mahal. Namun, tenang saja, kini biaya operasi caesar ditanggung BPJS Kesehatan asal memenuhi beberapa syarat.