Barium enema menggunakan enema untuk memasukkan udara serta cairan kontras melalui dubur
Cairan kontras pada barium enema akan dimasukkan lewat dubur dengan enema

Apa itu barium enema?

Barium enema adalah jenis pemeriksaan rontgen untuk mendeteksi perubahan atau kelainan pada usus besar. Prosedur ini juga disebut sebagai rontgen usus besar atau kolon.

Cairan kontras akan dimasukkan melalui enema ke dalam rektum dan melalui lubang dubur. Cairan ini mengandung zat logam (barium) yang kemudian melapisi permukaan usus besar.

Normalnya, rontgen biasa tidak dapat memberikan gambaran jelas dari jaringan lunak. Namun dengan barium enema, zat barium akan melapisi permukaan usus besar dan memberikan gambar hasil rontgen keadaan usus besar yang lebih jelas.

Kenapa barium enema dilakukan?

Barium enema dilakukan untuk mencari penyebab kelainan atau masalah pada usus besar yang meliputi:

  • Nyeri perut
  • Perdarahan rektal, yakni perdarahan yang keluar lewat anus
  • Perubahan pola buang air besar
  • Penurunan berat badan dengan penyebab yang tidak dapat dijelaskan
  • Diare kronis
  • Konstipasi kronis

Prosedur barium enema juga dapat membantu dokter dalam menegakkan diagnosis dari kondisi-kondisi di bawah ini:

  • Polip usus besar
  • Radang usus besar kronis (inflammatory bowel disease), seperti penyakit Crohn dan kolitis ulseratif)
  • Irritable bowel syndrome
  • Kanker usus besar

Seberapa sering Anda harus menjalani barium enema?

Tidak terdapat panduan spesifik mengenai seberapa sering seorang pasien harus menjalani barium enema. Dokter akan menentukan frekuensinya berdasarkan kondisi medis pasien.

Apa saja persiapan untuk menjalani barium enema?

Sebelum menjalani pemeriksaan barium enema, Anda akan diminta mengosongkan usus besar Anda terlebih dahulu. Pasalnya, gambaran rontgen bisa terganggu bila masih ada zat-zat sisa di usus besar.

Guna melakukan pengosongan usus besar, Anda akan diminta untuk:

  • Menerapkan pola makan khusus sehari sebelum pemeriksaan. Anda hanya akan diperbolehkan mengonsumsi cairan bening, seperti air putih dan sup kaldu.
  • Berpuasa setidaknya delapan jam sebelum pemeriksaan.
  • Mengonsumsi obat pencahar pada malam sebelum hari pemeriksaan.
  • Menanyakan pada dokter mengenai obat rutin yang boleh dan tidak boleh terus dikonsumsi sebelum pemeriksaan.

Bagaimana prosedur barium enema dilakukan?

Secara garis besar, langkah-langkah barium enema meliputi:

  • Pasien diminta mengganti pakaiannya dengan gaun khusus dari rumah sakit.
  • Pasien diminta untuk melepaskan kacamata, perhiasan, atau gigi palsu karena dapat memengaruhi hasil pemeriksaan.
  • Pasien diminta berbaring miring di atas meja pemeriksaan.
  • Petugas medis melakukan rontgen terlebih dahulu untuk memastikan usus besar pasien sudah bersih.
  • Setelah usus besar dipastikan bersih, barium enema akan dimasukkan melalui dubur.
  • Bila pemeriksaan yang dilakukan adalah double contrast, udara akan dipompa bersamaan dengan cairan barium.
  • Saat barium dimasukkan ke dalam usus besar, pasien mungkin akan merasakan dorongan untuk mengejan dan mengalami kram perut. Namun pasien diharap menahan keinginan ini dan mencoba untuk relaks dengan menarik napas dalam.
  • Pasien akan diminta berubah posisi beberapa kali sembari petugas medis mengambil gambar rontgen. Langkah ini akan memastikan agar keseluruhan usus besar sudah dilapisi oleh barium dan memudahkan petugas radiologi untuk menilai keadaan usus besar Anda dari berbagai posisi.

Setelah prosedur selesai, dokter alhi radiologi akan menganalisis hasil rontgen dan menyampaikannya pada dokter yang merawat pasien. Dokter kemudian mendiskusikannya dengan pasien.

Seperti apa hasil barium enema?

Hasil pemeriksaan barium enema bisa dikelompokkan menjadi dua jenis di bawah ini:

  • Negatif atau normal

Hasil barium enema dikatakan negatif bila dokter ahli radiologi tidak menemukan kelainan pada usus besar pasien.

  • Positif atau abnormal

Hasil barium enema dikatakan positif jika ahli radiologi menemukan kelainan pada usus besar pasien.

Apa yang harus dilakukan bila hasil barium enema tidak normal?

Apabila hasil barium enema Anda positif atau tidak normal, dokter mungkin akan menganjurkan pemeriksaan penunjang lain untuk memastikan diagnosis. Misalnya, kolonoskopi dan biopsi

Apa saja risiko barium enema?

Pada umumnya, barium enema termasuk pemeriksaan yang relatif aman. Namun seperti prosedur medis lainnya, prosedur ini juga memiliki beberapa efek samping yang meliputi:

  • Sering terjadi: reaksi alergi terhadap cairan barium
  • Jarang terjadi: peradangan pada jaringan di sekitar usus besar, penyumbatan saluran cerna, serta robekan pada usus besar

Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/barium-enema
Diakses pada 18 Maret 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/barium-enema
Diakses pada 18 Maret 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/barium-enema/about/pac-20393008?page=0&citems=10
Diakses pada 18 Maret 2020

Artikel Terkait

Fungsi usus besar yang utama adalah menyerap cairan dari sisa-sisa makanan

Fungsi Usus Besar dan Masalah Kesehatan yang Mengganggu

Fungsi usus besar adalah untuk menyerap cairan dari sisa makanan yang sudah dicerna. Pola makan yang tidak sehat bisa menimbulkan gangguan fungsi dari usus besar.