Anestesi Lokal (Bius Lokal)

16 Jan 2020|dr. Levina Felicia
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Anestesi atau bius lokal bisa dilakukan sebelum melakukan operasi minor, misalnya cabut gigiCabut gigi termasuk salah satu tindakan medis yang butuh anestesi lokal atau bius lokal

Apa itu anestesi lokal?

Anestesi lokal (bius lokal) merupakan prosedur pemberian obat-obatan yang dapat memblokir sementara rasa nyeri dan sensasi pada area tubuh tertentu selama operasi. Prosedur ini akan membuat area tubuh mati rasa. Pasien akan tetap sadar dan mungkin merasakan sedikit tekanan selama operasi dilakukan, namun tidak akan merasa nyeri sama sekali.
Obat-obatan anestesi menghentikan sinyal saraf dari pusat rasa sakit sehingga pasien tidak akan merasa sakit selama operasi. Efek dari anestesi lokal hanya bertahan beberapa saat, sehingga prosedur ini biasanya hanya dilakukan untuk operasi kecil yang tidak membutuhkan rawat inap paskaoperasi.

Kenapa anestesi lokal diperlukan?

Anestesi lokal dibutuhkan dalam:
  • Operasi kecil (minor) yang tidak membutuhkan anestesi umum atau regional
  • Operasi atau prosedur yang cepat sehingga pasien dapat pulang setelah operasi.
  • Operasi yang tidak memerlukan pelemasan otot atau kondisi pasien tidak sadar.

Siapa yang membutuhkan anestesi lokal?

Pasien akan menerima anestesi lokal sebelum menjalani operasi minor, seperti:
  • Operasi gigi, seperti penambalan atau pencabutan gigi geraham bungsu
  • Operasi kulit minor, seperti pengangkatan tahi lalat dan kutil
  • Operasi mata tertentu, seperti operasi katarak
  • Biopsi, yaitu pengambilan sampel jaringan tertentu untuk diperiksa lebih lanjut di bawah mikroskop.
Anestesi lokal juga dapat digunakan untuk operasi besar yang membutuhkan pasien untuk tetap sadar selama operasi, seperti operasi otak. Selain itu, prosedur ini juga digunakan untuk mencegah munculnya rasa nyeri setelah operasi besar dilakukan.

Apa saja persiapan untuk menjalani anestesi lokal?

Dokter atau dokter gigi akan menjelaskan persiapan yang perlu dilakukan sebelum prosedur ini dilakukan. Pasien perlu memberitahukan obat-obatan yang sedang dikonsumsi kepada dokter, terutama obat pengencer darah seperti aspirin atau warfarin. Beritahukan juga apabila pasien memiliki kelainan darah atau luka terbuka di sekitar area dilakukannya anestesi.Pasien juga akan diminta untuk berpuasa selama beberapa jam sebelum operasi. Hindari mengonsumsi alkohol dalam 24 jam sebelum pemberian anestesi lokal.

Bagaimana prosedur anestesi lokal dilakukan?

Obat-obatan yang diberikan dapat diberikan dengan cara disuntik, disemprot, atau dioleskan pada area tubuh. Jenis dan dosis obat tergantung pada usia, berat badan, alergi, bagian tubuh yang akan dioperasi, dan kondisi medis yang dialami pasien.Setelah dokter memberikan obat anestesi, pasien akan mulai mati rasa pada area tubuh tersebut. Operasi tidak akan dimulai hingga dokter yakin bahwa pasien sudah mati rasa dan tidak akan merasa nyeri.Tergantung pada jenis operasi dan kecemasan pasien, dokter mungkin akan memberikan obat sedatif yang dapat menenangkan dan mengurangi kecemasan pasien. Dokter akan memantau kadar oksigen dalam darah dengan menggunakan alat yang dipasang pada jari. Bila diperlukan, selang akan dipasang di hidung untuk memberi tambahan oksigen.

Apa saja yang perlu diperhatikan setelah anestesi lokal?

Anestesi lokal biasanya hanya bertahan selama 1 jam, namun pasien mungkin masih akan merasakan baal hingga beberapa jam paskaoperasi. Ketika efek obat mulai menghilang, pasien dapat merasa kesemutan atau mengalami kedutan.Pasien akan diminta untuk berhati-hari agar cedera atau luka pada area operasi tidak terjadi.

Apa saja risiko anestesi lokal?

Anestesi lokal pada umumnya merupakan prosedur yang aman dilakukan dan hanya menimbulkan efek samping berupa rasa kesemutan ketika efek obat mulai menghilang. Akan tetapi, efek samping lain dapat timbul bila obat-obatan anestesi diberikan dalam jumlah besar atau obat yang seharusnya masuk ke jaringan malah masuk ke dalam pembuluh darah vena.Efek samping tersebut antara lain:
  • Telinga berdenging
  • Pusing
  • Rasa baal
  • Kedutan
  • Rasa tidak enak di mulut
Meskipun sangat jarang terjadi, penggunaan obat anestesi dalam jumlah yang sangat besar dapat menimbulkan efek samping berupa:
  • Kejang
  • Tekanan darah rendah
  • Denyut jantung melambat
  • Gangguan pernapasan
Reaksi alergi terhadap obat-obatan anestesi lokal juga dapat terjadi.
anestesigigi bungsukesemutan
Johns Hopkins Medicine. https://www.hopkinsmedicine.org/health/treatment-tests-and-therapies/types-of-anesthesia-and-your-anesthesiologist
Diakses pada 4 Maret 2020
American Society of Anesthesiologist. https://www.asahq.org/whensecondscount/anesthesia-101/types-of-anesthesia/local-anesthesia/
Diakses pada 4 Maret 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/265689
Diakses pada 4 Maret 2020
NHS. https://www.nhs.uk/conditions/local-anaesthesia/
Diakses pada 4 Maret 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/local-anesthesia
Diakses pada 4 Maret 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email