SehatQKemenkes

Prioritaskan Orang Tua!

Cek apakah orangtua kita (lansia >59 tahun)
berhak mendapat vaksin Covid-19 lewat survei
ini

Para Lansia, Ini Persiapan Vaksin Covid-19 yang Harus Diperhatikan!


Ada banyak hal yang harus dipersiapan sebelum penerimaan vaksin, khususnya bagi para lansia. Berikut ini ulasan selengkapnya.Pemberian vaksin Covid-19 sudah dilakukan sejak pertengahan Januari 2021 secara bertahap yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Pemerintah telah sukses menjalankan penerima vaksin Covid-19 tahap pertama, seperti para tenaga medis, TNI/Polri, aparat hukum, tokoh agama, tenaga pendidikan, aparatur pemerintah, penerima bantuan Iuran, dan kelompok lainnya.Kini, pemerintah telah memasuki penerimaan vaksin Covid-19 tahap kedua yang memprioritaskan 11 kelompok, yaitu masyarakat lanjut usia (lansia) 60 tahun ke atas, pedagang pasar, pendidik, tokoh agama dan penyuluh agama, wakil rakyat, keamanan, pariwisata, pelayan publik, pekerja transportasi publik, atlet, wartawan dan pekerja media.Kelompok lansia menjadi sasaran vaksinasi kedua mengingat usianya yang rentan dan tingginya angka kematian karena infeksi virus Covid-19.Sama halnya yang sudah tertulis pada syarat-syarat untuk penerimaan vaksin Covid-19, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk penerimaan vaksin, seperti
  • tidak mengalami kesulitan saat menaiki 10 anak tangga
  • tidak mudah mengalami kelelahan
  • tidak mengidap 5 penyakit yang dianggap kronis (diabetes, kanker, paru kronis, serangan jantung, nyeri dada, nyeri sendi, gagal jantung kongestif, stroke, penyakit ginjal, hipertensi, asma)
  • tidak mengalami kesulitan berjalan, minimal 100-200 meter
  • tidak adanya penurunan badan yang signifikan dalam kurung waktu satu tahun terakhir
Untuk menjawab semua kriteria-kriteria di atas, diperlukan adanya medical check up yang berfungsi untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan aman menerima vaksin Covid-19.

Cara pendaftaran vaksin lansia (60 tahun ke atas)


Vaksinasi lansia sudah dilakukan pada kota-kota besar, seperti Jakarta dan ibu kota di Indonesia. Jika Anda berusia 60 tahun ke atas atau memiliki orang tua yang umur masuk ke dalam kriteria tersebut, segera daftarkan untuk penerimaan vaksin. Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk pendaftaran vaksinasi lansia. Berikut informasi lengkapnya.
  1. Melalui fasilitas kesehatan, rumah sakit milik pemerintah, atau pusat kesehatan masyarakat

    • Peserta bisa mendaftarkan dirinya melalui situs resmi Kementrian Kesehatan, yaitu www.kemkes.go.id dan sehatnegeriku.kemkes.go.id atau melalui situs resmi penanganan Covid-19, yaitu www.covid19.go.id.
    • Pada situs resmi di atas, terdapat link atau tautan yang bisa diakses khusus untuk sarana vaksinasi masyarakat usia lanjut. Sebab, di dalam link tersebut terdapat sejumlah pertanyaan yang harus diisi dengan benar dan jujur.
    • Dalam pengisian data, peserta lansia dapat meminta bantuan anggota keluarga lain atau melalui kepala RT atau RW setempat./li>
    • Setelah mengisi data, maka secara otomatis informasi tersebut masuk ke Dinas Kesehatan provinsi masing-masing. Selanjutnya Dinas Kesehatan akan menentukan jadwal, termasuk hari, waktu, serta lokasi pelaksanaan vaksinasi, kepada masyarakat lanjut usia.

    Link pendaftaran vaksinasi untuk lansia

    • DKI Jakarta: dki.kemkes.go.id
    • Serang: serang.kemkes.go.id
    • Bandung: bandung.kemkes.go.id
    • Semarang: semarang.kemkes.go.id
    • Surabaya: surabaya.kemkes.go.id
    • Yogyakarta: yogyakarta.kemkes.go.id
    • Denpasar: denpasar.kemkes.go.id
    • Banda Aceh: bandaaceh.kemkes.go.id
    • Pangkal Pinang: pangkalpinang.kemkes.go.id
    • Bengkulu: bengkulu.kemkes.go.id
    • Gorontalo: gorontalo.kemkes.go.id
    • Jambi: jambi.kemkes.go.id
    • Pontianak: pontianak.kemkes.go.id
    • Banjarmasin: banjarmasin.kemkes.go.id
    • Tanjung Selor: tanjungselor.kemkes.go.id
    • Palangkaraya: palangkaraya.kemkes.go.id
    • Samarinda: samarinda.kemkes.go.id
    • Tanjung Pinang: tanjungpinang.kemkes.go.id
    • Bandar Lampung: lampung.kemkes.go.id
    • Ambon: kotaambon.kemkes.go.id
    • Ternate: ternate.kemkes.go.id
    • Mataram: mataram.kemkes.go.id
    • Kupang: kupang.kemkes.go.id
    • Manokwari: manokwari.kemkes.go.id
    • Jayapura: jayapura.kemkes.go.id
    • Pekanbaru: pekanbaru.kemkes.go.id
    • Mamuju: mamuju.kemkes.go.id
    • Makassar: makassar.kemkes.go.id
    • Palu: palu.kemkes.go.id
    • Kendiri: kendari.kemkes.go.id
    • Manado: manado.kemkes.go.id
    • Padang: padang.kemkes.go.id
    • Palembang: palembang.kemkes.go.id
    • Medan: medan.kemkes.go.id
  2. Melalui program vaksinasi massal oleh organisasi dan instansi

    • Vaksinasi untuk lansia juga bisa dilakukan melalui program vaksin massal oleh sejumlah organisasi dan instansi yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan untuk melakukan vaksinasi massal untuk peserta lanjut usia.
    • Organisasi dan instansi yang sudah menjalin kerjasama akan mencari data-data masyarakat yang tergolong dalam usia lanjut usia, kemudian mereka akan menentukan jadwal, termasuk hari, waktu, serta lokasi pelaksanaan vaksinasi, kepada masyarakat lanjut usia

Persiapan sebelum menerima vaksin Covid-19


Sebelum Anda menerima vaksin Covid-19, ada beberapa persiapan vaksin yang harus dilakukan. Hal ini dilakukan agar tubuh dalam kondisi prima. Untuk lebih jelas lagi, berikut ini ulasan selengkapnya
  • Hindari minuman beralkohol

    Persiapan sebelum melakukan vaksinasi adalah batasi asupan alkohol satu hari sebelum Anda melakukan vaksin. Sebab, terlalu banyak mengonsumsi alkohol, bisa menyebabkan dehidrasi dan mabuk. Jika datang ke tempat vaksin dalam keadaan seperti itu, kemungkinan penerimaan vaksin akan dibatalkan karena bisa memberikan efek samping yang cukup berat.
  • Meredakan alergi

    Salah satu efek samping yang kemungkinan bisa Anda alami adalah alergi. Terdapat beberapa reaksi alergi yang diterima oleh penerima vaksinasi. Jadi, jika Anda termasuk golongan orang yang memiliki alergi khususnya terdapat obat, sebaiknya untuk mengonsumsi obat alergi sesuai dosis yang bisa Anda minum.Meskipun obat alergi ini tidak memberikan efek samping yang signifikan, tetapi setidaknya bisa mengurangi alergi yang mungkin saja timbul. Namun, jika Anda memiliki riwayat alergi yang cukup parah, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum melakukan vaksinasi.
  • Tidak melakukan aktivitas berat

    Sebelum melakukan vaksinasi, pastikan jangan ada aktivitas berat yang Anda lakukan, misalnya olahraga ekstrim atau terlalu menguras tenaga. Selain itu, hindari juga mandi air panas karena kedua hal ini dapat memicu reaksi alergi.
  • Menjaga sistem imun

    Imun yang prima menjadi salah satu hal yang harus Anda perhatikan sebelum menerima vaksin. Ada banyak hal yang bisa dilakukan, seperti mengonsumsi makanan yang bergizi, vitamin, dan juga suasana hati yang senang.
  • Jangan stress

    salah satu penyebab imun menjadi turun adalah tingkat stres yang Anda alami cukup tinggi. Meskipun rasa khawatir dan cemas menyelimuti Anda, tapi cobalah untuk tetap tenang dan berpikir positif. Tarik napas panjang dan duduk tegak di kursi menjadi salah satu treatment yang bisa dilakukan agar rasa cemas dan khawatir bisa hilang.Meskipun kini pemberian vaksin sedang berjalan, bukan berarti Anda meninggalkan protokol Kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Masih banyak diantara Anda yang belum menerima vaksin dan tentu tingkat penyebaran virus corona ini masih sangat tinggi. Jadi, pastikan Anda selalu memakai masker dimanapun kalian berada, mencuci tangan setelah atau sebelum memegang apapun, dan juga menjaga jarak. Yuk, sama-sama memutus rantai penyebaran virus corona dengan mengedepankan protokol kesehatan yang berlaku.
  • Lakukan Medical Check up

    Sebagai upaya untuk memastikan bahwa tubuh dalam kondisi yang prima, jangan lupa lakukan medical check up secara menyeluruh. Sebab, jika diketahui ada faktor tubuh yang kurang sehat, bisa mengakibatkan efek samping vaksin yang berat. Oleh karena itu, penting bagi para lansia untuk mendapatkan surat pernyataan layak vaksin dari dokter.

Cek sertifikat Covid-19


Bagi masyarakat yang sudah menerima vaksinasi, maka pemerintah akan memberikan sertifikat Covid-19 yang bisa di cek melalui cara berikut.

SMS dari 1199

Setiap penerima vaksin akan mendapatkan sms dari nomor 1199 yang menyatakan bahwa Anda telah melakukan vaksinasi. Pesan singkat ini berisikan nama lengkap, NIK, nomor tiket vaksin, jadwal vaksin tahap kedua lengkap dengan lokasi dan tanggal pelaksanaannya. Dalam sms ini terdapat tautan yang berisi sertifikat digital sebagai bukti Anda telah mengikuti vaksin tahap pertama

Melalui aplikasi PeduliLindungi

Selain melalui sms, sertifikat digital juga bisa Anda dapatkan melalui aplikasi atau website PeduliLindungi. Anda bisa unduh aplikasi ini melalui smartphone yang berbasis IOS dan android.Source:https://covid19.go.id/p/berita/mekanisme-pendaftaran-vaksinasi-masyarakat-lanjut-usia-60-tahun-ke-atashttps://www.uchealth.org/today/how-to-prepare-before-getting-a-covid-19-vaccinehttps://www.kompas.com/tren/read/2021/02/27/075000765/cara-cek-sertifikat-vaksin-covid-19?page=all