Cek Risiko Penyakit Jantung

Ketahui tingkat risiko gangguan jantung
dan pembuluh darah, disertai rekomendasi pola hidup sehat.

Mengapa Penyakit Jantung Sangat Berbahaya?


Munculnya penyakit jantung disebabkan karena adanya kelainan pada jantung, seperti kondisi penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah sehingga berakibat serangan jantung, nyeri pada bagian dada, hingga stroke.Penyakit jantung termasuk salah satu penyakit kronis yang cukup ditakuti oleh banyak orang. Terlebih lagi dengan gaya hidup jaman sekarang, penyakit ini bisa terjadi kepada siapa saja, baik itu wanita maupun pria.Kondisi ini tentu cukup mengkhawatirkan karena bisa berakibat fatal jika tidak langsung diberikan pengobatan. Pasalnya jantung memiliki fungsi untuk memompa dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Dalam sehari, jantung mengalirkan 14.000 liter darah. Oleh karena itu jantung termasuk bagian organ tubuh terpenting dalam kelangsungan hidup manusia.

Gejala Penyakit Jantung


Secara medis, gejala penyakit jantung cukup berbeda, sesuai dengan jenis penyakit itu sendiri. Untuk lebih jelas, berikut ini beberapa gejala penyakit jantung berdasarkan jenisnya.

Gejala penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular)

Pada jenis penyakit jantung ini, gejala yang dialami oleh pria dan wanita cukup berbeda. Wanita biasanya lebih mengeluh pada rasa ketidaknyamanan dibagian dada bersamaan dengan gejala lain, seperti mual-mual, sesak napas, dan merasa kelelahan yang berlebihan. Namun, untuk pria, cenderung hanya mengalami nyeri dada. Berikut gejala penyakit kardiovaskular:
  • Nyeri pada bagian dada, sesak dada seperti tertindih (angina)
  • Sesak napas
  • Nyeri, mati rasa, lemah atau dingin pada bagian kaki atau lengan jika ada pembuluh darah yang menyempit di bagian-bagian tubuh
  • Rasa sakit pada bagian leher, rahang, tenggorokan, perut bagian atas atau punggung

Gejala aritmia atau detak jantung tidak normal

Aritmia adalah salah satu penyakit jantung yang disebabkan oleh detak jantung tidak normal. Bisa berdetak terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur. Untuk gejala dari penyakit ini, meliputi:
  • Dada berdebar tidak beratur
  • Detak jantung berdebar kencang (takikardia)
  • Detak jantung berdebar lambat (bradikardia)
  • Nyeri pada dada
  • Sesak napas
  • Sakit kepala ringan
  • Pusing
  • Pingsan atau hampir pingsan

Gejala cacat kelainan jantung bawaan

Penyakit kelainan atau cacat jantung bawaan terbagi menjadi dua, ada yang cukup serius, dan tidak terlalu serius.Untuk cacat jantung bawaan yang cukup serius, biasanya bisa segera diketahui setelah bayi lahir dengan gejala berikut ini:
  • Kulit tampak berwarna abu-abu pucat atau biru (sianosis)
  • Bengkak pada bagian kaki, perut, atau area di sekitar mata
  • Biasanya bayi mengalami sesak napas saat menyusui, sehingga menyebabkan sulitnya kenaikan berat badan
Sedangkan cacat jantung bawaan yang tidak terlalu serius seringkali tidak terdiagnosis sampai masa kanak-kanak atau dewasa. Tanda dan gejala kelainan jantung bawaan yang tidak terlalu serius, meliputi:
  • Mudah sesak napas saat berolahraga atau beraktivitas
  • Mudah kelelahan saat berolahraga atau beraktivitas
  • Bengkak pada bagian tangan, pergelangan kaki, atau kaki

Gejala endokarditis

Endokarditis adalah jenis penyakit jantung yang disebabkan adanya infeksi pada lapisan dalam bilik dan katup jantung (endokardium). Gejala yang dirasakan meliputi:
  • Demam
  • Sesak napas
  • Kelemahan atau kelelahan
  • Bengkak pada bagian kaki atau perut
  • Perubahan irama jantung
  • Batuk kering atau terus menerus
  • Ruam pada kulit atau bintik-bintik yang tidak biasa

Gejala katup jantung

Untuk gejala penyakit yang satu ini biasanya disebabkan oleh masalah pada katup jantung. Jantung memiliki empat katup, yaitu katup aorta, mitral, paru, dan trikuspid. Tujuan dari katup ini untuk mengarahkan aliran darah ke jantung Anda. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan katup jantung rusak, salah satunya penyempitan stenosis), bocor (regurgitasi atau insufisiensi) atau penutupan yang tidak tepat (prolaps). Jika terjadi kerusakan pada salah satu katup, biasanya ditandai dengan gejala berikut ini:
  • Kelelahan
  • Sesak napas
  • Detak jantung tidak teratur
  • Kaki atau pergelangan kaki bengkak
  • Nyeri dada
  • Pingsan (sinkop)

Penyebab penyakit jantung


Suatu penyakit muncul bukan tanpa sebab. Berikut ini beberapa penyebab penyakit jantung yang bisa Anda hindari.

Tekanan Darah Tinggi

Salah satu faktor utama penyebab penyakit jantung adalah tekanan darah yang tinggi. Oleh karena itu, penting untuk memeriksakan tekanan darah secara teratur agar Anda bisa mengambil langkah untuk menangani kondisi tersebut.

Kolesterol Tinggi

Kadar kolesterol yang tinggi dapat menyumbat arteri dan meningkatkan risiko penyakit arteri koroner dan serangan jantung. Kondisi ini sering sekali terjadi dan bisa berakibat fatal. Salah satu cara yang harus dilakukan adalah dengan mengubah gaya hidup dan mengonsumsi obat-obatan penurun kolesterol jika dibutuhkan. Meskipun penyakit jantung bisa menyerang siapa saja, tetapi dalam kondisi ini, wanita cukup rentan terserang penyakit jantung yang diakibatkan kolesterol.

Berat Badan Berlebihan

Berat badan berlebihan atau yang sering disebut obesitas menjadi penyebab penyakit jantung. Oleh karena itu, menjaga berat badan agar tetap ideal salah satu cara yang harus dihindari agar jantung dalam keadaan sehat. Sebab, dari obesitas bisa berpengaruh pada munculnya penyakit lain, seperti kadar kolesterol dan trigliserida darah tinggi, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

Pola Makan yang Tidak Sehat

Seringnya mengonsumsi makanan yang tidak sehat (lemak jenuh) bisa meningkatkan risiko Anda terserang penyakit jantung. Yuk, mulai ubah pola makan dengan mengonsumsi makanan yang sehat, seperti meningkatkan makanan tinggi natrium, membatasi lemak jenuh, memperbanyak buah segar dan sayur.

Perokok Berat

Merokok dapat meningkatkan tekanan darah dan berisiko terkena serangan jantung bahkan stroke. Jika Anda merokok, berhenti mulai saat ini untuk menurunkan risiko penyakit jantung. Meskipun tidak instan, tapi ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengubah kebiasaan ini, seperti mendatangi pelayanan kesehatan untuk mendapatkan terapi medis.

Mengonsumsi Alkohol Berlebihan

mengonsumsi alkohol terlalu banyak dapat meningkatkan tekanan darah sehingga berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung dan stroke. Sebab, alkohol menambah kalori ekstra sehingga menyebabkan penambahan berat badan.

Jarang Olahraga

Tubuh yang jarang digerakan bisa berakibat munculnya berbagai penyakit, salah satunya serangan jantung. Oleh karena itu, melakukan aktivitas, seperti olahraga maksimal 30-60 menit sehari bisa menurunkan risiko terserang penyakit jantung. Ada banyak olahraga yang bisa Anda lakukan, seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda, berenang, dan olahraga ringan lainnya.Referensi:https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-disease/symptoms-causes/syc-20353118https://medlineplus.gov/howtopreventheartdisease.html