SehatQKemenkes

Cek Risiko Diabetes

Ketahui tingkat risiko diabetes
dan rekomendasi pola hidup sehat.

Cara Mencegah Penyakit Diabetes dengan Mudah


Penyakit diabetes ini termasuk penyakit seumur hidup, namun bisa dicegah dengan melakukan deteksi sedini mungkin. Salah satu caranya, yaitu melakukan pengobatan dan perubahan gaya hidup agar penyakit ini dapat terkontrol dan penderita bisa hidup dengan sehat.Diabetes adalah identik dengan kadar gula darah yang tinggi. penyakit gula ini berkaitan dengan hormon insulin yang memiliki fungsi untuk memindahkan gula dari tubuh ke dalam sel sebagai cadangan energi. Namun, untuk penderita kencing manis, produksi insulin ini buat sangat sedikit untuk menghindari munculnya masalah kesehatan yang lebih serius bahkan bisa mengancam nyawa.Oleh karena itu, salah satu hal yang paling utama dilakukan oleh penderita diabetes adalah menurunkan gula darah menjadi normal. Namun, langkah ini dilakukan juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas hidup.

Jenis-jenis diabetes


Diabetes terbagi menjadi dua jenis, yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2. Lalu, apa perbedaan dari keduanya?

Diabetes tipe 1

Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun, di mana sistem kekebalan tersebut menyerang dan menghancurkan sel-sel di pankreas, tempat insulin dibuat. Sehingga menghasilkan insulin dalam jumlah sedikit bahkan tidak bisa menghasilkan insulin sama sekali. Oleh karena itu, dalam kondisi ini, gula tidak dapat masuk ke dalam sehil yang biasa digunakan sebagai tenaga. Tidak jelas apa yang menyebabkan serangan ini.Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggunakan suntik insulin untuk mengendalikan kadar gula darah. Sekitar 10 persen penderita diabetes memiliki tipe ini, biasanya berada disekitar usia 30 tahun.

Diabetes tipe 2

Sama halnya dengan diabetes tipe 1, pada jenis ini pankreas tidak bisa menghasilkan insulin yang baik. Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh Anda menjadi resisten terhadap insulin dan gula menumpuk di dalam darah Anda. Untuk penderita diabetes tipe 2 ini biasanya berusia 40 tahun ke atas.

Diabetes gestastional

Selain diabetes tipe 1 dan 2, rupanya ada jenis gestastional yang menyerang pada wanita hamil tanpa ada riwayat sebelumnya. Jika Anda menderita penyakit ini, bisa kemungkinan besar bayi Anda berisiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan. Meskipun jenis diabetes ini biasanya hilang setelah bayi Anda lahir, tetapi meningkatkan risiko diabetes tipe 2 di kemudian hari. Bayi Anda lebih mungkin mengalami obesitas saat masih anak-anak atau remaja, dan lebih mungkin mengembangkan diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Gejala umum diabetes


Munculnya ciri-ciri diabetes disebabkan oleh naiknya gula darah dan biasanya ditandai dengan hal-hal berikut.

Kelaparan meningkat

Adanya penyakit ini menyebabkan tubuh tidak bisa mengolah gula menjadi energi. Sehingga mengakibatkan tubuh tidak memiliki energi cadangan yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas. Oleh karena itu, Anda akan mudah sekali lapar bahkan kelaparannya meningkat dari biasanya.

Sering kehausan

Selain meningkatnya kelaparan, penderita diabetes juga akan mudah sekali haus meskipun Anda merasa sudah minum dalam jumlah banyak. Tingginya kadar gula darah dalam tubuh menyebabkan naiknya cairan dari jangan sehingga tubuh mudah sekali dehidrasi.

Sering buang air kecil

Jika Anda mudah sekali haus dan sering buang air kecil, ada kemungkinan Anda menderita diabetes. Sebab, Anda akan sering minum, secara otomatis juga akan lebih sering buang air kecil. Bahkan untuk penderita diabetes tipe 2, kondisi ini sering terjadi pada malam hari.

Penurunan berat badan

Padahal Anda merasa napsu makan meningkat tapi tubuh tidak ada kenaikan berat badan, bisa jadi ini merupakan peringatan dini untuk mendeteksi diabetes. Anda merasa sudah mengonsumsi makanan yang cukup banyak tapi rupanya tubuh tidak mendapatkan cukup kalori sehingga kurangnya asupan energi yang disuplai gula, jaringan otot, dan cadangan lemak.

Mudah Lelah

Penderita diabetes akan merasakan kelelahan yang lebih ekstrim dibandingkan orang normal lainnya. Hal ini disebabkan kurangnya gula dalam sel sebagai cadangan energi. Gejala mudah lelah ini bisa terlihat dari perubahan tubuh, yaitu terlihat lesu, mengantuk, susah bernapas lega.

Pandangan yang kabur

Anda merasa perubahan penglihatan yang secara tiba-tiba bisa menjadi tanda penyakit diabetes. Sebab, tingginya gula darah dapat menyebabkan tubuh menarik cairan dari lensa mata sehingga berdampak pada fokus penglihatan yang menjadi kurang jelas.

Kesemutan atau mati rasa

Kesemutan dan mati rasa di tangan dan kaki secara bersamaan disertai rasa sakit yang membakar atau bengkak adalah tanda bahwa saraf pada tubuh sedang dirusak oleh diabetes. Semakin lama kadar gula darah dibiarkan merajalela, kerusakan saraf bisa menjadi permanen.

Cara mencegah diabetes


Ada banyak cara untuk mencegah diabetes yang bisa Anda lakukan dengan gaya hidup sehat. Apa saja gaya hidup sehat yang dilakukan, berikut ini ulasannya.

Mengurangi asupan gula

Salah satu penyebab munculnya diabetes adalah mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula tinggi. Untuk mencegah diabetes, Anda dianjurkan untuk mengonsumsi makanan sehat yang memiliki kadar gula rendah. Bahkan untuk Anda penderita diabetes, sangat disarankan untuk mengganti gula yang bisa dikonsumsi dengan gula khusus diabetes.

Olahraga secara teratur

Selain mengurangi asupan gula, cara lain yang bisa mencegah diabetes adalah dengan melakukan aktivitas fisik secara rutin, salah satunya olahraga. Tidak perlu mencari olahraga yang berat, Anda bisa melakukan jalan kaki atau bersepeda minimal 30 menit setiap harinya. Setidaknya ada aktivitas tubuh yang bisa dilakukan sebagai pencegahan diabetes.

Menjaga berat badan

Salah satu penyebab diabetes disebabkan obesitas. Oleh karena itu, penting Anda menjaga berat badan agar tetap ideal agar terhindar dari diabetes. Jika saat ini Anda memiliki berat badan yang berlebih, yuk mulai untuk mencoba menurunkan berat badan dengan berbagai macam jenis diet yang bisa dipilih. Contohnya, diet paleo, diet rendah karbo, dan lainnya.

Perbanyak konsumsi air putih

Sebagai ganti minuman yang manis, Anda disarankan untuk mengonsumsi air putih dengan memiliki sejumlah manfaat kesehatan, salah satunya dapat meningkatkan kendali tubuh terhadap kadar gula darah dan respons insulin.

Mengurangi makanan instan

Lebih baik Anda memasak sendiri makanan dibandingkan harus mengonsumsi makanan instan. Pasalnya, makanan jenis ini telah terbukti bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas, jantung, dan diabetes.http://www.p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/tanda-dan-gejala-diabeteshttps://www.cdc.gov/diabetes/basics/diabetes.html