logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Tag Vitamin D

vitamin D diperoleh dari sinar matahari, makanan, sampai suplemen. Manfaatnya vitamin D adalah untuk melawan penyakit, mengurangi depresi dan penurunan berat badan.

Artikel vitamin d


Lihat Semua Artikel

Penyakit vitamin d


Lihat Semua Penyakit

Tindakan Medis vitamin d


Lihat Semua

Review vitamin d


Lihat Semua

Informasi Vitamin D dari Mulai Manfaat Sampai Sumber Makanan

Vitamin D seringkali diidentikan dengan vitamin sinar matahari. Ini karena kulit memproduksi vitamin tersebut sebagai respon dari sinar matahari. Vitamin yang satu ini merupakan vitamin yang larut dalam lemak. 

Tubuh akan memproduksi vitamin D secara alami saat terkena sinar matahari. Selain itu, vitamin yang satu ini juga bisa diperoleh dari jenis makanan tertentu maupun suplemen guna membantu memenuhi kebutuhan vitamin yang dibutuhkan dalam tubuh. 

Vitamin yang satu ini juga memiliki berbagai peran penting. Salah satu yang terpenting adalah mengatur penyerapan kalsium dan juga fosfor, serta memfasilitasi fungsi sistem kekebalan tubuh yang normal. 

Memperoleh vitamin ini dapat jumlah yang cukup sangat penting untuk pertumbuhan dan juga perkembangan gigi maupun tulang yang normal. Bahkan, vitamin ini juga berguna untuk meningkatkan ketahanan tubuh dari penyakit tertentu. 

Jika kebutuhan vitamin ini tidak tercukupi, Anda dapat mengalami risiko kelainan tulang seperti osteomalacia (tulang lunak) dan juga osteoporosis (tulang rapuh)

Manfaat Vitamin D untuk Kesehatan

Berikut tiga manfaat vitamin D yang penting untuk tubuh

1. Vitamin D mampu melawan penyakit

Penelitian menunjukan jika vitamin D memiliki peran dalam:

Mengurangi risiko multiple sclerosis, Hal ini juga diketahui dalam sebuah studi di tahun 2006 yang diterbitkan dalam journal of American Medical Association.

Mengurangi risiko terkena penyakit jantung, hal ini juga diketahui menurut temuan pada tahun 2008 yang diterbitkan di Circulation

Vitamin D juga berguna untuk membantu mengurangi kemungkinan mengalami flu, hal ini terdapat dalam penelitian 2010 yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition

2. Vitamin D mengurangi depresi

Vitamin D juga dikaitkan dengan penurunan depresi. Hal ini tampak pada penelitian yang menunjukan vitamin D mungkin memiliki peran penting dalam mengatur suasana hati dan juga berperan dalam menangkal depresi.

Dilansir dari helatline, para ilmuwan juga menemukan bahwa orang dengan depresi yang mendapatkan suplemen vitamin tersebut melihat adanya peningkatan baik pada gejala mereka.

Bahkan dalam penelitian lain yang dilakukan pada orang dengan fibromyalgia, peneliti juga menemukan kekurangan vitamin D lebih sering dialami oleh mereka yang juga mengalami depresi serta kecemasan.

3. Vitamin D meningkatkan penurunan berat badan

Manfaat lainnya adalah membantu untuk meningkatkan penurunan berat badan. Anda bisa pertimbangkan vitamin ini pada diet yang sedang Anda lakukan.

Dalam sebuat penelitian menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi suplemen vitamin D dan juga kalisum setiap hari mampu menurunkan lebih banyak berat badan mereka dibandingkan dengan orang yang mengkonsumsi suplemen plasebo. 

Ilmuwan juga mengungkapkan jika vitamin D dan ekstrak kalsium berguna untuk menekan nafsu makan seseorang.

Bahkan, dalam studi lain mengungkapkan bahwa orang yang memiliki berat badan berlebih dan mengkonsumsi suplemen vitamin D setiap hari, ini berguna untuk meningkatkan penanda risiko penyakit jantung. 

Faktor yang Menyebabkan Kurangnya Vitamin D

Ada berbagai faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mencukupi kebutuhan vitamin D melalui sinar matahari, meliputi:

  • Tinggal di daerah dengan polusi tinggi
  • Menggunakan tabir surya
  • Menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan
  • Tinggal di kota besar di mana bangunan menghalangi sinar matahari
  • Memiliki kulit yang lebih gelap. (semakin tinggi kadar melanin seseorang, semakin sedikit pula vitamin D yang dapat tubuh serap)

Inilah mengapa Anda membutuhkan asupan vitamin D selain dari sinar matahari. 

Berikut beberapa gejala dari kekurangan vitamin D:

  • Kelelahan, sakit dan juga nyeri, seta perasaan tidak enak badan
  • Tulang atau otot terasa lemah yang parah sehingga Anda kesulitan untuk menaiki tangga
  • Kekurangan vitamin D juga akan dipastikan oleh dokter dengan melakukan tes darah. Jika Anda memang mengalaminya, dokter juga dapat melakukan rontgen guna memeriksa kekuatan tulang Anda. 

Makanan Sumber Vitamin D

Selain dari sinar matahari, Anda juga bisa memperoleh asupan vitamin ini dari makanan. Beberapa makanan memiliki kandungan vitamin D secara alami. Berikut daftarnya:

  • Ikan salmon
  • Ikan sarden
  • Udang
  • Kuning Telur
  • Susu
  • Yogurt
  • Jus jeruk

Jika Anda mengalami kesulitan untuk mencukupi kebutuhan vitamin ini setiap harinya dari sinar matahari maupun makanan, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen vitamin D untuk membantu mencukupi kebutuhan vitamin harian Anda. 

Berapa Banyak Vitamin D yang Diperlukan

Ada berbagai pandangan mengenai jumlah vitamin D yang diperlukan untuk tubuh setiap harinya, Pada penelitian terbaru mengungkapkan bahwa seseorang membutuhkan lebih banyak vitamin D dari pada yang selama ini diperkirakan. 

Bagi orang dengan kadar serum darah normal memerlukan sekitar 50 sampai dengan 100 microgram per deciliter. Kebutuhan vitamin ini berdasarkan tingkat darah Anda. Pada beberapa orang mungkin membutuhkan asupan vitamin D yang lebih banyak. 

Institut Ilmu Pangan dan Pertanian melaporkan rekomendasi baru berdasarkan unit internasional (IU) per hari. IU sendiri adalah jenis pengukuran standar yang digunakan untuk obat-obatan dan juga vitamin.

IU akan lebih membantu para ahli guna menentukan dosis, toksisitas, dan juga tingkat defisiensi yang direkomendasikan untuk setiap orang.Perlu diketahui, satu IU tidak sama untuk setiap jenis vitamin.

IU sendiri ditentukan oleh seberapa banyak suatu zat dapat menghasilkan efek dalam tubuh. Pada November 2010,  komite ahli Institute of Medicine menetapkan "asupan referensi diet" baru untuk vitamin D.

Asupan referensi ini berdasarkan asumsi bahwa seseorang hampir tidak mendapatkan asupan vitamin D yang berasal dari sinar matahari, dan sudah menjdapatkan jumlah kalsium yang cukup. 

  • Bayi usia 0 hingga 6 bulan: asupan cukup, 400 IU/hari; tingkat asupan maksimum yang aman untuk bayi dengan rentang usia tersebut adalah, 1.000 IU/hari
  • Bayi usia 6 sampai 12 bulan: membutuhkan asupan yang cukup, 400 IU/hari; tingkat asupan maksimum yang aman adalah, 1.500 IU/hari
  • Usia 1-3 tahun: membutuhkan asupan cukup, 600 IU/hari; sedangkan, tingkat asupan maksimum yang aman adalah 2.500 IU/hari
  • Usia 4-8 tahun: asupan cukup, 600 IU/hari; sedangkan, tingkat asupan maksimum yang aman adalah 3.000 IU/hari
  • Usia 9-70: asupan cukup, 600 IU/hari; sedangkan untuk tingkat asupan atas aman maksimum adalah 4,000 IU/hari
  • Usia 71+ tahun: membutuhkan asupan cukup, 800 IU/hari; sedangkan untuk tingkat asupan atas aman maksimum adalah 4,000 IU/hari.

Sumber:

https://www.healthline.com/health/food-nutrition/benefits-vitamin-d#how-much-you-need

https://www.webmd.com/osteoporosis/features/the-truth-about-vitamin-d-how-much-vitamin-d-do-you-need

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved