Artikel Kesehatan Mengenai Tumbuh Kembang Anak

Seputar Gizi Buruk pada Anak yang Harus Orangtua Kenali

Gizi buruk pada anak dapat terjadi akibat berbagai faktor, seperti rendahnya asupan makanan, hingga gangguan pencernaan. Kondisi tersebut bisa mengganggu pertumbuhan anak.
07 Jan 2022|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Gizi buruk pada anak harus orangtua waspadai

6 Masalah Gizi di Indonesia pada Anak dan Remaja

Masalah gizi di Indonesia rentan terjadi pada anak dan remaja. Mulai dari wasting, obesitas, stunting, anemia, kekurangan vitamin A, hingga gangguan akibat kekurangan yodium.Baca selengkapnya
Masalah gizi di Indonesia umum terjadi pada anak-anak

Speech Delay pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasi

Speech delay pada anak adalah gangguan komunikasi yang menyebabkan ia mengalami kesulitan dalam berbicara. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh gangguan mulut, masalah pendengaran, hingga kurang stimulus.
03 Jan 2022|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
Salah satu cara mencegah speech delay adalah sering berbicara dengan anak

Ciri-ciri Anak Introvert dan Tips Menghadapinya untuk Orangtua

Ciri-ciri anak introvert, di antaranya lebih suka menghabiskan waktu sendiri, memiliki sedikit teman, sering melamun, hingga kerap merasa lelah setelah bermain dengan teman-teman.Baca selengkapnya
Penyebab anak introvert yang membuatnya lebih suka menyendiri

Ketahui Cara Menggosok Gigi yang Benar pada Anak SD

Cara menggosok gigi yang benar untuk anak SD, di antaranya menyikat gigi dengan sudut 54 derajat ke arah gusi dan gigi, menyikat gigi secara lembut dan perlahan, hingga membersihkan pinggiran gusi.Baca selengkapnya
Mengajarkan cara menggosok gigi yang benar pada anak perlu dilakukan sedini mungkin

Waspada Faltering Growth, Saat Bayi Gagal Tumbuh

Faltering growth adalah istilah yang digunakan untuk anak dengan tingkat kenaikan berat badan lambat dan lebih rendah dari anak seusianya. Kondisi ini bisa berujung pada anak atau bayi gagal tumbuh.
15 Nov 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
anak gagal tumbuh atau faltering growth

Tahapan Tumbuh Kembang Anak Usia 1-3 Tahun yang Optimal

Mengetahui tumbuh kembang anak sangat penting untuk orang tua. Perkembangan anak bukan hanya tentang perubahan fisik, namun juga emosi, kepribadian, perilaku hingga pemikirannya.

Pada usia 1-3 tahun, anak telah mengalami berbagai perkembangan penting tersebut. Orang tua perlu memahami sejauh mana perkembangan anak mereka sehingga sehingga dapat mengetahui bahwa anak telah mengalami perkembangan secara optimal.

Tumbuh Kembang Anak Usia 1-3 tahun

Setiap anak dapat tumbuh dan berkembang dengan kecepatan yang berbeda. Orang tua dapat mencatat tonggak tumbuh kembang anak sehingga orang tua dapat memahami berbagai perubahan yang terjadi.

Ada berbagai faktor yang berperan dalam tumbuh kembang si kecil. Beberapa faktor tersebut meliputi genetik, nutrisi, jenis kelamin, masalah kesehatan, aktivitas fisik, hormon sampai dengan faktor lingkungan.

Orang tua juga dapat berkonsultasi dengan dokter anak untuk lebih memahami proses pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Berikut perkembangan anak dari usia 1-3 tahun

Pertumbuhan dan Perkembangan Anak 1-3 Tahun

Berikut beberapa perkembangan yang terjadi pada anak usia 1-3 tahun

Komunikasi

Anak usia 1 tahun

  • Mengucapkan kata pertama
  • Dapat menggembangkan 5-10 kata yang berbeda pada usia 18 bulan
  • Anak mulai dapat menanggapi pertanyaan

Anak usia 18 bulan

  • Setelah menginjak usia 18 bulan anak setidaknya dapat menggunakan 50 kata
  • Anak dapat memberi nama gambar atau objek
  • Mulai dapat menggunakan frasa dua kata, misalnya kucing ku
  • Dapat mengikuti petunjuk, misalnya ‘ambil buku, dan berikan pada ibu’
  • Senang mendengar cerita
  • Mulai bicara pada diri sendiri ketika bermain

Anak usia 2-3 tahun

  • Mulai mengucapkan kalimat lengkap pertama yang benar. Pada usia ini tata bahasa mulai muncul dengan kombinasi tiga kata
  • Berbicara tentang apa yang mereka lakukan
  • Keterampilan percakapan mulai meningkat dan si kecil lebih sering merespons

Fisik

1 tahun

  • Perkembangan fisik juga mulai tampak pada usia ini, beberapa perkembangan tersebut adalah
  • Membuat tanda di atas kertas
  • Mungkin bisa berdiri dan berjalan beberapa langkah sendirian
  • dapat duduk dengan mudah
  • Merangkak dengan cepat

1-2 tahun

  • Semakin baik dalam berjalan
  • Dapat menggunakan sendok untuk makan sendiri
  • Si kecil bisa menumpuk balok di atas satu sama lain
  • Sudah mulai dapat minum air dari cangkir

2-3 tahun

  • Sebagian besar anak sudah dapat berpakaian/melepas pakaian sendiri, dengan waktu yang cukup
  • Dapat menggunakan toilet sendiri
  • Bisa melempar dan menendang bola
  • Berlari dengan lebih baik
  • Melompat
  • Ingin memanjat
  • Dapat mulai mengendarai sepeda roda tiga

Sosial dan emosional

1 tahun

  • Mampu mengenali diri sendiri di cermin

Dari 2-3 tahun

  • Emosi sudah mudah terlihat
  • Anak mulai Ingin melakukan sesuatu saat mereka ingin
  • Meluapkan berbagai perasaan yang beragam, anak juga mungkin mengamuk
  • Mulai bermain bersama anak lain
  • Lebih percaya diri dengan orang asing

Kognitif

1 tahun

  • Dapat menunjuk ke bagian tubuh yang disebutkan
  • Dapat mengidentifikasi hal-hal yang familiar dalam buku bergambar
  • Jauh lebih baik dalam memecahkan teka-teki

2-3 tahun

  • Mengenali beberapa huruf
  • Dapat menyebutkan warna
  • Dapat mengucapkan angka atau berhitung (tidak harus dalam urutan yang benar)
  • Peningkatan logika: memiliki pemahaman tentang realitas dan khayalan; tahu tentang sebab dan akibat (misalnya menyentuh air panas akan membuatnya sakit)
  • Lebih banyak meniru
  • Tahu nama sendiri

Cara Optimalkan Perkembangan Anak Usia 1-3 Tahun

Orang tua dapat melakukan beberapa cara untuk mendukung dan membantu mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Berikut cara tersebut.

1. Bacakan buku setiap malam

Dengan membacakan buku dapat menjadi salah satu cara untuk mengejarkan berbagai kosa kata baru untuk anak.

Selain itu, ini juga akan membantu meningkatkan kreativitas anak, meningkatkan perkembangan kognitif sampai dengan meningkatkan literasi si kecil.
Manfaatnya bukan hanya untuk saat ini namun juga untuk masa mendatang.

2. Batasi waktu menonton TV

Pada usia 1-3 tahun, anak-anak mungkin mulai senang menonton tv. Namun, jangan karena mereka menyukainya, Anda membebaskan si kecil untuk menonton sepanjang hari.
Batasi waktu si kecil untuk menonton tv, beri waktu maksimal 1 jam per hari.

Anda bisa bicarakan dengan anak, apa yang mereka saksikan saat menonton tadi. Ini akanmemberikan ruang untuk si kecil mengembangkan bahasa mereka.

Perlu diingat, semakin banyak anak-nak menonton tv, justru semakin sedikit mereka dapat mengembangkan keterampilan bahasa. Ini karena si kecil menjadi memiliki waktu yang lebih sedikit untuk berinteraksi.

3. Tanggapi emosi si kecil dengan tenang

Balita mungkin bingung untuk mengekspresikan perasaan mereka sehingga mereka kerap mengamuk. Namun, ingatlah sebagai orang tua, Anda perlu tenang untuk menghadapi berbagai bentuk emosi si kecil.

Alih-alih balik marah, biarkan si kecil memahami bagaimana perasaannya. Jika sudah tenang, Anda mulai bisa bicarakan mengapa mereka bertindak demikian. Apa yang membuatnya merasa kesal.

Beri penjelasan mengenai permasalahan tersebut. Misalnya, saat anak marah karena harus berbagi mainan dengan orang lain. Anda bisa jelaskan, mengapa terkadang perlu berbagi. Selain itu, jangan lupa puji perilaku mereka jika mereka berbuat baik.

Dengan penjelasan yang jelas, anak-anak dapat mengetahui apa yang harus dan tidak boleh dilakukan. Hal ini juga bermanfaat untuk mendukung perkembangan kognitif dan membantu si kecil belajar memecahkan masalah.

4. Beri mereka kebebasan

Pada usia 1-3 tahun, anak sudah dapat mulai mengenakan pakaian secara mandiri. Meskipun membutuhkan waktu yang lama, bersabarkan dan biarkan mereka mengenakan dan melepaskan pakaian sendiri.

Selain itu, beri si kecil kebebasan untuk memilih mainan yang akan mereka mainkan. Selain itu, orang tua juga dapat bergabung untuk main bersama si kecil. Misalnya, saat anak bermain telfon-telfonan, atau pembeli dan penjual.

Anda juga dapat membiarkan si kecil membantu Anda dalam kegiatan yang aman misalnya, membantu Anda menyiapkan bahan makanan.

Itulah beberapa bahasan mengenai tumbuh kembang anak usia 1-3 tahun dan bagaimana peran orang tua dalam tumbuh kembang si anak.

Sumber:

https://www.highspeedtraining.co.uk/hub/child-development-in-early-years/

 

TAG TERKAIT

Tumbuh Kembang Bayi

Olahraga Anak