Artikel Kesehatan Mengenai Transfusion Syndrome

Mengoptimalkan Nutrisi Ibu Hamil Kembar, Bagaimana Caranya?

Kebutuhan nutrisi ibu hamil kembar memang lebih besar, mengingat jumlah bayi yang dikandung lebih dari satu. Mengoptimalkan nutrisi ibu hamil sangat penting untuk mengurangi komplikasi kehamilan kembar dan mencegah twin-to-twin transfusion syndrome (TTTS). Mengoptimalkan nutrisi ibu hamil kembar juga dapat menjaga tumbuh kembang janin dan mencegah prematuritas.Baca selengkapnya
Kebutuhan nutrisi ibu hamil kembar memang lebih besar karena bayi yang dikandung lebih dari satu

5 Tips Esensial dalam Menjaga Kehamilan Kembar

Hamil kembar memiliki risiko yang berbeda dengan kehamilan tunggal, misalnya risiko prematuritas yang lebih tinggi dan kejadian twin-to-twin transfusion syndrome (TTTS). Menjaga kehamilan kembar bisa dilakukan dengan makan makanan bergizi sesuai kebutuhan kalori, hingga melakukan olahraga ringan.Baca selengkapnya
Hamil kembar memiliki risiko prematuritas lebih tinggi dan kejadian twin-to-twin transfusion syndrome (TTTS)

Memahami Risiko Keguguran dan Cara Mencegahnya

Keguguran adalah berakhirnya kehamilan dengan sendirinya dalam 20 minggu pertama. Kehamilan kembar memiliki risiko yang lebih tinggi untuk keguguran ketimbang kehamilan normal. Keguguran tidak dapat sepenuhnya dicegah, tetapi kehamilan yang sehat selalu dapat diupayakan.Baca selengkapnya
Keguguran tidak dapat sepenuhnya dicegah, tetapi kehamilan yang sehat selalu dapat diupayakan

Twin-to-Twin Transfusion Syndrome, Penyebab Perkembangan Janin Tidak Seimbang

Twin to Twin Transfusion Syndrome (TTTS) adalah suatu kelainan di mana salah satu bayi mendonorkan darah ke bayi kembarannya di dalam kandungan. Kelainan ini dapat terjadi pada kehamilan kembar monozigotik (kembar identik) dengan satu plasenta (monokorionik).Baca selengkapnya
Perkembangan janin kembar di dalam kandungan dapat menjadi tidak seimbang akibat kelainan Twin to Twin Transfusion Syndrome (TTTS)
Klik disini untuk konsultasi langsung dengan dokter