Artikel Kesehatan Mengenai Teh

Pilihan Teh yang Tidak Mengandung Kafein, Anda Wajib Coba

Umumnya, teh yang tidak mengandung kafein adalah jenis herbal. Teh tanpa kafein ini bisa jadi pilihan bagi Anda yang sedang menghindari kafein.Baca selengkapnya
teh yang tidak mengandung kafein

Bahaya Minum Teh Panas untuk Kesehatan

Minum teh panas ternyata bisa meningkatkan risiko kanker kerongkongan. Cobalah untuk menunggu suhu minuman menjadi sedikit hangat untuk menurunkan risikonya.
29 Sep 2021|Ade Irawan
Baca selengkapnya
Minum teh panas ternyata bisa meningkatkan risiko kanker kerongkongan

Kecanduan Kopi, Kenali Gejala, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Beberapa orang merasa gelisah saat belum minum kopi pada hari itu. Hati-hati, bisa jadi ini gejala kecanduan kopi. Lantas, bagaimana cara menghilangkan kecanduan kopi?Baca selengkapnya
kecanduan kopi membuat badan gemetar

Sederet Obat Sariawan Alami yang Patut untuk Dicoba

Obat sariawan alami bisa Anda temukan di rumah. Mulai dari soda kue, lidah buaya, madu, teh, hingga kumur air garam adalah contoh obat sariawan tradisional yang bisa dicoba untuk mengatasi sariawan.
16 Jun 2021|Azelia Trifiana
Baca selengkapnya
Contoh obat sariawan alami, yaitu lidah buaya, madu, dan teh.

Jangan Asal Nikmat, Ketahui Dampak Sering Minum Teh Susu bagi Kesehatan

Teh susu merupakan minuman kekinian yang digemari banyak orang. Namun, ada bahaya teh susu bagi kesehatan yang perlu diwaspadai.Baca selengkapnya
minum teh campur susu bahaya

Meski Rasanya Tawar, Manfaat Minum Teh Pahit Bisa Bantu Tubuh Terhindar dari Penyakit

Manfaat minum teh pahit ternyata memberi efek baik bagi tubuh. Selain bisa menurunkan berat badan, membiasakan minum teh tawar juga mampu membuat Anda awet muda.
23 Mei 2021|Ade Irawan
Baca selengkapnya
Manfaat minum teh tanpa gula dapat meningkatkan mood serta menjaga Anda tetap awet muda

Manfaat Teh untuk Kesehatan Berdasarkan Jenisnya

Teh bukan hanya sekedar minuman yang umum dikonsumsi masyarakat, namun juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Sejumlah penelitian telah menunjukan berbagai khasiat berbagai jenis teh untuk kesehatan tubuh. 

Dilansir dari webmd studi juga menunjukan bahwa beberapa jenis teh mampu  mencegah kanker, diabetes, penyakit jantung, hingga membantu menurunkan berat badan. Bukan hanya itu, teh bahkan dapat membantu menurunkan kolesterol dan juga menjaga kesehatan menta. 

Menurut Katherine Tallmadge, MA, RD, LD. yang merupakan juru bicara American Dietetic Association menyebutkan jika tidak ada efek buruk dari teh. Bahkan ia berkata bahwa teh dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti kopi karena kafeinnya yang lebih sedikit.

Bahkan teh memiliki senyawa flavonoid yang baik untuk kesehatan jantung dan mengurangi risiko kanker. 

Meskipun masih banyak pertanyaan mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyeduh teh guna mendapatkan manfaat yang maksimal dan berapa kadar teh yang perlu Anda konsumsi, namun ahli gizi setuju jika teh tetap memiliki berbagai manfaat. 

Pastikan untuk mengkonsumsi teh yang diseduh dari pada teh botolan guna menghindari jumlah kalori dan penambahan pemanis di dalamnya. 

Manfaat Teh untuk Kesehatan Berdasarkan Jenisnya

Jenis teh yang ada saat ini cukup beragam, namun beberapa jenis teh berikut ini dikenal akan khasiatnya untuk menjaga kesehatan tubuh. Teh hitam, teh oolong, teh hijau sampai dengan  teh pu-erh merupakan jenis yang memiliki kandungan antioksidan yang disebut flavonoid

Berbagai kandungan yang ada pada teh tersebut juga berguna untuk membantu melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan arteri tersumbat, penyakit jantung, sampai dengan kanker. 

Berbagai jenis teh tersebut juga memiliki kandungan kafein serta theanine yang berguna untuk otak dan memiliki manfaat untuk mental. Semakin banyak proses yang dilakukan pada daun teh, umumnya akan mengurangi kandungan polifenolnya. P

ada teh oolong dan juga teh hitam melalui proses oksidasi atau fermentasi sehingga konsentrasi polifenol yang ada di dalamnya menjadi lebih rendah dari teh hijau. Namun tak perlu khawatir, daya antioksidan pada teh tersebut terbilang masih tinggi.

Berikut beberapa manfaat teh untuk kesehatan berdasarkan hasil penelitian:

1. Teh hijau

Teh hijau memiliki konsentrasi EGCC atau Epigalocatechingallate yang ada pada jenis teh yang satu ini sangat tinggi. Antioksidan pada teh hijau tersebut juga berguna untuk menghambat pertumbuhan kanker payudara, kanker kandung kemih, lambung, kolorektal hingga pankreas.

Bukan hanya itu, manfaat lainnya adalah mampu untuk mencecah penyumbatan pembuluh darah, dapat membakar lemak, mengurangi risiko gangguan neurologis seperti parkinson maupun alzheimer. 

Selain itu, teh hijau juga berguna untuk melawan stres oksidatif pada otak, dan mengurangi risiko stro dan mengurangi pula peningkatan kadar kolesterol. Teh hijau sendiri merupakan salah satu jenis yang paling populer dan memberikan banyak manfaat kesehatan.

2. Teh hitam

Teh yang satu ini dibuat dengan daun teh yang melalui proses fermentasi. Teh hitam sendiri memiliki kandungan kafein yang tinggi dan beraroma khas.

Hasil penelitian menunjukan jika teh hitam memiliki manfaat untuk melindungi paru-paru dari kerusakan yang dikarenakan paparan asap rokok. Bukan hanya itu, teh yang satu ini juga berguna untuk mengurangi risiko stroke. 

3. Teh putih

Jika Anda lebih familiar dengan teh hitam, ada baiknya untuk mencicipi pula teh putih atau white tea. Ini karena berbagai manfaat yang dimiliki teh tersebut. 

Teh putih sendiri tidak melalui proses fermentasi menjadikannya kaya akan kandungan baik untuk tubuh. Pada sebuah studi menunjukan jika teh yang satu ini memiliki sifat anti kanker yang paling kuat dibanding dengan teh lain yang melewati proses lebih banyak. 

4. Teh oolong

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada hewan, mereka diberikan antioksidan yang berasal dari teh oolong. Ternyata penelitian tersebut ditemukan kadar kolesterol jahat yang lebih rendah. Manfaat teh oolong sendiri memang sudah banyak ditemukan, salah satunya adalah dipercaya dapat menurunkan berat badan.

Salah satu varietas dari teh tersebut adalah Wuyi yang kerap kali dijadikan sebagai suplemen untuk menurunkan berat badan. Namun sayangnya belum ada penelitian yang mendukung klaim tersebut. 

5. Teh pu-erh

Teh pu-er merupakan jenis teh yang terbuat dari tanaman Camellia sinensis. Ini adalah tanaman yang juga digunakan untuk membuat teh oolong, teh hitam, maupun teh hijau. Hal yang membedakan teh ini dengan jenis lainnya adalah pada proses pembuatannya. 

Teh pu-er melewati proses fermentasi yang lama, bahkan dapat mencapai waktu bertahun-tahun sampai puluhan tahun lamanya. Semakin lama proses fermentasi pada teh ini, maka rasa yang dihasilkan pun lebih nikmat. 

Meskipun memiliki rasa yang enak, namun umumnya teh ini memiliki bau yang cukup menyengat. Hal ini terjadi karena lamanya proses fermentasi yang dilalui. Manfaat teh yang satu ini juga mampu menurnkan berat badan dan mengurangi kolestrol jahat atau LDL. Satu penelitian yang dilakukan pada hewan juga menunjukan hal tersebut. 

Cara Menyeduh Teh yang Benar

Hal yang perlu Anda perhatikan untuk mendapatkan manfaat teh yang lebih maksimal adalah cara menyeduhnya. Cara menyeduh teh dapat berpengaruh pada manfaat yang akan diberikan minuman tersebut. Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat menyeduh teh:

  • Gunakan air mendidih dengan suhu 80 derajat celcius. Hindari penggunaan air dengan suhu lebih dari itu. 
  • Jangan terlalu lama menyeduh teh karena akan membuat rasanya lebih pahit. Teh hitam umumnya membutuhkan sekitar 4-5 menit, teh hijau dan oolong membutuhkan waktu selama 3 menit, dan teh putih membutuhkan waktu penyeduhan sekitar  4 menit.

Sumber:

https://www.webmd.com/diet/features/tea-types-and-their-health-benefits#1

https://www.healthline.com/nutrition/black-tea-benefits#TOC_TITLE_HDR_3