logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Tag Susu

susu memiliki kandungan nutrisi penting bagi tumbuh kembang anak. Ketahui berbagai jenis susu yang tepat untuk si buah hati.

Artikel susu


Lihat Semua Artikel

Penyakit susu


Lihat Semua Penyakit

Tindakan Medis susu


Lihat Semua

Review susu


Lihat Semua

Jenis-jenis Susu yang Tepat untuk Anak

Susu memiliki peran penting dalam nutrisi anak. Sejak bayi baru lahir, mereka sudah minum ASI hingga balita, kemudian mengkonsumsi susu formula dan susu lainnya. Jenis susu sendiri cukup beragam. Anda bisa memberikan susu ini pada anak sesuai dengan selera atau kebutuhan.

Jenis Susu untuk Anak

Susu sapi mungkin menjadi yang paling populer diantara banyaknya jenis susu. Padahal, terdapat berbagai jenis lain dengan nutrisi yang bervariasi.

Berikut berbagai jenis susu yang umumnya dikonsumsi si kecil.

  • Susu sapi
  • Susu alternatif seperti kedelai, oat, almond dll
  • Susu kambing.

Nutrisi Susu

Susu sapi secara alami memiliki kandungan kalsium, protein, dan juga vitamin B12. Susu sapi juga diperkaya dengan kandungan vitamin D yang ditambahkan ke susu sapi selama pemrosesan. Selain itu, vitamin A juga ditambahkan ke susu rendah lemak maupun tanpa lemak.

Berbagai nutrisi tersebut sangat penting untuk tumbuh kembang si kecil. American Academy of Pediatrics (AAP) juga merekomendasikan supaya anak-anak mendapatkan asupan 2 gelas susu sehari.

Sedangkan untuk anak-anak yang lebih besar disarankan untuk mengkonsumsi susu 3 gelas sehari. Namun, jika si kecil tidak menyukai susu sapi, atau mengalami intoleransi laktosa Anda bisa mendapatkan nutrisi tersebut dari asupan nutrisi ini dalam makanan lainnya.

Si kecil bisa mengkonsumsi makanan dengan kandungan kalsium, protein, kalium, vitamin A dan juga vitamin D untuk menggantikan asupan gizi dari susu. Selain itu, si kecil juga bisa mengkonsumsi makanan olahan susu sapi seperti kefir, yogurt dan juga keju.

Jika anak tidak menyukai susu, Anda juga bisa mengakalinya dengan mencampurkan susu dalam makanan si kecil. Selain mendapatkan tambahan nutrisi, rasa makanan juga menjadi lebih lezat.

Susu untuk Anak Berdasarkan Usianya

Berikut rekomendasi susu untuk anak berdasarkan rentang usianya.

Bayi

Sebelum usia 12 bulan bayi mengkonsumsi ASI dan dapat mengkonsumsi susu formula yang diperkaya dengan zat besi. Susu sapi tidak cocok untuk bayi usia ini karena tidak memberikan cukup nutrisi yang dibutuhkan si kecil.

Apalagi, bayi juga masih sulit untuk mencerna susu sapi karena kandungan mineral da juga protein di dalamnya yang dapat memberikan efek tertekan pada ginjal. Bahkan, pada beberapa bayi, susu ini juga dapat sebabkan anemia defisiensi besi.

Anak-anak

Ketika Anda sudah berusia satu tahun, Anda dapat memberikannya MPASI dan juga susu utuh maupun susu rendah lemak (2%). Anda bisa membicarakan berapa banyak kadar susu yang bisa di kecil konsumsi dengan dokter.

Nantinya, dokter akan memperhitungkan berdasarkan berapa banyak makanan padat yang si kecil makan.

Dilansir dari Veriwelfamily, American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan anak-anak dengan usia 12 sampai 24 bulan mengkonsumsi susu sekitar 2-3 gelas aja per hari.

Hal ini karena terlalu makan mengkonsumsi susu dapat membuat si kecil merasa kenyang dan membuatnya tidak cukup lapar untuk mengkonsumsi makanan padat lainnya.

Sedangkan, untuk anak usia 2-3 tahun dapat mengkonsumsi dua gelas susu per hari
Lalu, untuk anak-anak usia 4-8 tahun dapat mengkonsumsi dua setengah gelas per hari.

Susu Rendah Lemak vs. Susu Murni untuk Si Kecil

Setelah masuk usia 2 tahun, tidak sedikit orang tua yang memilih untuk mengalihkan anaknya untuk mengkonsumsi susu rendah lemak. Namun, sebelumnya, Anda bisa melakukan diskusi dengan dokter terkait konsumsi susu ini.

Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan makanan yang dikonsumsi si kecil untuk menentukan jenis susu yang akan dikonsumsinya.

Jika anak Anda tidak memperoleh lemak yang cukup dari makanan yang mereka konsumsi, sebaiknya Anda memberikan si kecil susu murni, alih-alih susu rendah lemak.

Perlu Anda ketahui bahwa semakin bertambahnya usia si kecil, semakin banyak pula nutrisi yang perlu ia penuhi. Anak dengan usia 4-5 yahun, mereka memerlukan sepertiga jumlah kalori yang berasal dari lemak.

Jika tidak tercukupi dari makanan, mengkonsumsi susu murni dapat menjadi pilihan untuk menyiasatinya. Namun, mengkonsumsi susu murni secara terus menerus mungkin tidak terlalu baik untuk kesehatannya.

Anda bisa mulai mengalihkan si kecil untuk mengkonsumsi susu rendah lemak, apalagi jika anak Anda sudah mendapatkan asupan lemak yang cukup dari makanan.

Anda bisa beralih untuk memberikan susu rendah lemak kepada si kecil dengan bertahap. Guna memudahkan Anda untuk mengatur perubahan tersebut, lakukan secara perlahan saja.

Cobalah beralih dari penggunaan susu murni 2 persen terlebih dahulu, setelah itu beralih ke susu satu persen. Memulai transisi ini lebih awal dapat membantu untuk memudahkan pengalihan susu tersebut.

Anda bisa memulai dari anak usia 2 atau 3 tahun. Usia ini, mereka dapat menerima berbagai susu dengan lebih mudah dibandingkan dengan anak usia sekolah.

Bagaimana Cara Menentukan Susu untuk Anak?

Tersedianya berbagai jenis susu mungkin membuat Anda bingung untuk memilih susu terbaik untuk si buah hati. Ada sejumlah faktor yang membuat sebuah jenis susu lebih tepat untuk anak Anda, seperti:

  • Preferensi, kebutuhan nutrisi.
  • Kondisi si kecil, jika anak tidak memiliki intoleransi laktosa atau alergi susu sapi, Anda bisa memberikan susu alternatif seperti susu kedelai sebagai gantinya.
  • Jika si kecil tidak menyukai susu sapi cair, Anda juga bisa menggantinya dengan produk susu seperti keju, yoghurt, dan kefir yang dimasukan dalam makanan maupun cemilannya.
  • Selain itu, Anda juga bisa menggunakan susu sebagai tambahan makanan atau minuman seperti smoothie.

Sumber:

https://www.verywellfamily.com/got-skim-milk-2634526

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved