logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Tag Perkembangan Janin

perkembangan janin terjadi sejak minggu pertama kehamilan, ketahui berbagai tumbuh kembang bayi dalam kandungan ibu

Artikel perkembangan janin


Lihat Semua Artikel

Penyakit perkembangan janin


Lihat Semua Penyakit

Tindakan Medis perkembangan janin


Lihat Semua

Review perkembangan janin


Lihat Semua

Perkembangan Janin dari Trimester 1 Sampai 3

Selama dalam kandungan, janin akan mengalami berbagai perkembangan. Umumnya, perkembangan janin dibagi menjadi beberapa trimester. Berikut berbagai perkembangan janin yang perlu Anda ketahui sehingga akan lebih mudah untuk mendeteksi adanya gangguan pada kehamilan yang sedang Anda alami.

Perkembangan Janin pada Trimester Pertama Sampai ketiga

Sebenarnya, perkembangan janin sudah dimulai setelah pembuahan. Umumnya, pembuahan terjadi dalam 2 minggu setelah wanita mengalami menstruasi terakhir.

Lantas bagaimana perkembangan janin selanjutnya? Berikut ulasannya.

1. Trimester pertama

Pada minggu ke 4 kehamilan Anda, sudah terdapat tabung jantung janin yang dapat berdenyut. Pada akhir bulan pertama kehamilan ini, janin sudah berkembang hingga panjang 0.6 cm, janin tentu sangat mungil.

Selain itu, ibu juga mulai merasakan beberapa gejala kehamilan seperti payudara yang membesar dan tubuh yang mudah lelah. Bukan hanya itu, ibu juga akan mengalami tidak menstruasi karena hormon kehamilan HCG yang meningkat. Ini merupakan salah satu tanda kehamilan awal.

Pada minggu ke-6, perkembangan janin mulai tampak lebih berkembang dari mulai wajah dengan lingkar untuk hidung, mulut, teling, dan juga mata hingga tenggorokan dan rahang bawah yang mulai terbentuk.

Sedangkan pada minggu ke-7 perkembangan yang terjadi yakni mulai terbentuk kaki dan tangan.

Lalu pada minggu ke-8 sampai dengan ke-10, janin juga sudah mengalami perkembangan struktur tubuh dan organ. Panjang janin juga sudah hampir 3 cm dan semakin banyak bergerak.

Selanjutnya, pada minggu ke-11 sampai dengan minggu ke-13, akan terjadi perkembangan otak secara pesat, jari dapat mengepal tinju dan ginjal juga sudah dapat mengeluarkan urin.
Sedangkan, alat kelamin janin akan mulai terbentuk pada minggu ke 12. Pada trimester pertama umumnya, panjang si kecil sudah mencapai 8 cm.

2. Trimester Kedua

Pada trimester kedua, perkembangan janin juga akan terus terjadi. Bahkan, pada trimester ini, risiko keguguran juga lebih rendah karena kandungan Anda yang terus berkembang dan juga semakin kuat.

Panjang janin umumnya 9 cm dengan berat 42 gram. Pada trimester kedua, ttengkorak dan tulang akan semakin mengeras. Bukan hanya itu, bayi dalam kandungan juga mengalami peningkatan dalam pendengaran.

Ibu dapat mulai merasakan detak jantung dan tendangan si kecil pada perut Anda. Bahkan, saat melakukan pemeriksaan USG pun Anda sudah dapat melihat ekspresi bayi yang ada dalam kandungan.

Berikut beberapa perkembangan janin yang terjadi pada trimester kedua.

  • Minggu ke-14 sampai ke-15 dapat mulai mendeteksi cahaya, dan indra perasa mulai terbentuk.
  • Minggu ke-16 sampai minggu ke-18 alat kelamin sudah terbentuk, dan janin mengalami pertumbuhan yang cukup meningkat.
  • Pada minggu ke-19, bayi sudah mulai dapat mendengar suara
  • Memasuki minggu ke-20 bayi lebih banyak memproduksi kotoran.
  • Pada minggu ke-21 hingga ke-22, tubuh bayi mulai tampak seperti manusia, bayi semakin aktif.
  • Minggu ke-25 rambut dan alis mulai tumbuh, berat badan juga mulai meningkat.
  • Pada minggu ke-26. Pada usia ini bayi mulai dapat menghirup dan juga mengeluarkan air ketuban atau cairan plasenta yang menandakan bayi mulai berlatih untuk bernapas. Pada
  • Minggu ke-27, bayi dalam kandungan Anda dapat menutup dan membuka mata, cegukan dan menghisap jari.

3. Trimester ketiga

Pada trimester ketiga, bayi umumnya memiliki berat sekitar 1 kg. Pada trimester ketika paru-paru dan otot juga semakin banyak berkembang. Kulit si kecil juga semakin halus dan perkembangan kepala semakin baik mengikuti perkembangan sel saraf.

Pada masa ini, bayi dalam kandungan juga sudah dapat berkedit, kuku dan bulu mata tumbuh serta rambutnya pun lebih lebat.

Semakin hari, bobot si kecil juga naik dan panjang badannya pun bertambah. Bayi dalam kandungan dapat mencapai panjang 48 cm dan memiliki berat sekitar 3 kg.

  • Minggu ke 31 sampai minggu ke-33. Pada minggu ini ibu akan merasakan tendangan bayi yang lebih kuat. Selain itu, kontraksi palsu juga kerap terjadi.
  • Keluhan yang kerap dirasakan pada usia kehamilan ini adalah sesak napas dan nyeri ulu hati karena rahim yang semakin membesar. Selain itu, Anda juga merasa lebih tidak nyaman.
  • Minggu ke-34.Pada minggu ini paru-paru dan sistem saraf semakin matang.
  • Minggu ke-36. Bayi biasanya akan semakin turun ke area panggul karena tanggal persalinan yang semakin dekat.
  • Minggu ke-37. Kontraksi akan lebih sering dialami dan ibu juga akan mengalami keputihan. Selama masa kehamilan Anda juga perlu memperhatikan kondisi kesehatan dan gejala yang mungkin mengarah pada preeklamsia. Ini merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan adanya protein pada urin, tekanan darah yang meningkat hingga kaki yang membengkak.
  • Minggu ke-39. Air ketuban dapat pecah dan ibu akan memasuki proses persalinan. Pada minggu ini Anda diharuskan lebih waspada pada kontraksi persalinan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Segera temui dokter atau langsung ke rumah sakit untuk menjalankan proses persalinan tersebut.

Namun, beberapa ibu hamil dapat belum menunjukan adanya tanda persalinan meskipun waktu perkiraan kelahiran bayi sudah terlewat. Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir karena ini cukup lazim.

Namun, jika usia kandungan sudah mencapai minggu ke-42 sebaiknya, Anda segera konsultasi dengan dokter. Mungkin, Anda juga memerlukan menjalani prosedur induksi persalinan.

Nantinya, dokter akan menyarankan untuk menjalani persalinan yang paling sesuai dengan kondisi Anda dan yang paling aman untuk dijalankan.

Selama hamil, pastikan pula untuk rutin memeriksakan kondisi kehamilan Anda dengan dokter kandungan untuk mengantisipasi adanya masalah atau kemungkinan kelainan pada janin Anda.

Sumber:

https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/prenatal-care/art-20045302#:~:text=The%20baby's%20brain%20and%20spinal,that%20will%20soon%20become%20arms.

 

TAG TERKAIT

Tumbuh Kembang Bayi

Kehamilan

Masalah Kehamilan

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved