logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo

Tag Penggunaan Kb

penggunaan kb suntik memiliki efek samping berupa perubahan siklus menstruasi, kenaikan berat badan sampai kulit berjerawat

Artikel penggunaan kb


Lihat Semua Artikel

Tindakan Medis penggunaan kb


Lihat Semua

Review penggunaan kb


Lihat Semua

Efek Samping Penggunaan KB, dari Perubahan Menstruasi Sampai Jerawat

Penggunaan suntik KB sebagai alat kontrasepsi ternyata memiliki efek samping. Namun, sebenarnya efek yang ditimbulkan tersebut terbilang normal seperti kenaikan berat badan, perubahan siklus menstruasi dan timbulnya jerawat.

Namun, jika Anda mengalami berbagai efek yang tidak normal seperti kemampuan seksual menurun, depresi, pendarahan pada vagina, sakit tulang, hingga mual dan muntah, maka ini perlu diwaspadai. Lantas apa saja efek suntik K Berikut ulasannya

Efek Samping Penggunaan KB

Setiap metode kontrasepsi sebenarnya memiliki efek samping terutama kontrasepsi hormonal seperti suntik KB. Lantas apa saja efek sampingnya? Berikut ulasannya.

1. Perubahan siklus menstruasi

Penggunaan KB, khususnya suntik KB dapat menyebabkan perubahan siklus menstruasi. Perubahan ini dapat berupa siklus haid menjadi lebih pendek atau justru lebih panjang.

Pada penggunaan pertama, efek yang umum dirasakan adalah haid yang berkepanjangan, lalu spotting atau flek, selanjutnya pengguna KB suntik menjadi harang haid atau justru berhenti haid. Sekitar 40 persen pengguna mengalami berhenti haid setelah menggunakan kb suntik di tahun pertama pemakaian.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ini merupakan efek samping normal yang tidak berbahaya. Berhentinya menstruasi tersebut bukan berarti darah haid menjadi menumpuk.

Ini karena kontrasepsi hormonal akan menekan terjadinya penebalan dinding rahim yang biasanya akan luruh dalam bentuk darah haid. Jika penebalan dinding rahim ini ditekan maka tidak ada darah yang perlu diluruhkan. Ini sebabnya mengapa haid berhenti.

2. Kenaikan berat badan

Efek samping penggunaan KB selanjutnya adalah kenaikan berat badan. Umumnya orang yang melakukan suntik KB mengalami kenaikan berat badan 1-2 kg per tahunnya.

Alasan mengapa ini terjadi karena hormon progesteron yang ada pada KB suntik dapat mempengaruhi pusat pengendali nafsu makan yang ada di hipotalamus. Ini menyebabkan nafsu makan menjadi bertambah sehingga berat badan pun naik.

Efek samping yang satu ini bisa ditekan dengan cara mengatur pola makan, seperti perbanyak mengkonsumsi buah dan sayur sehingga lebih cepat kenyang. Selain itu, sebaiknya Anda juga rutin olahraga supada berat badan lebih terjaga.

3. Kesuburan tidak kembali secara seketika

Bagi Anda yang ingin hamil kembali setelah berhenti suntik KB, Anda mungkin perlu menunggu untuk dapat hamil lagi. Pasalnya, kesuburan tubuh tidak langsung kembali setelah Anda menghentikan penggunaan KB suntik.

Berbeda dengan penggunaan pil KB dan IUD serta impan, penggunaan KB suntik membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengembalikan kesuburan, yakni sekitar 10 bulan baru kesuburan wanita dapat kembali normal.

Namun, prediksi pasti berapa lama kesuburan dapat kembali normal sulit untuk diprediksi karena efek ini dapat berbeda pada setiap individu. Lain dengan KB suntik, penguna implan, IUD, dan pil KB dapat langsung subur lagi setelah alat kontrasepsi dilepas atau ketika berhenti minum pil KB.

Jika Anda menggunakan KB suntik dan memiliki rencana hamil, maka sebaiknya hentikan penggunaan suntik KB segera.

4. Gairah seks dapat menurun

Salah satu kerja progesteron adalah untuk menetralkan lendir yang ada paga vagina. Bukan hanya itu, suntikan progestin juga dapat mengubah makanan dengan karbohidrat menjadi lemak yang lebih sulit bereaksi terhadap air.

Ini berarti, semakin banyaknya lemak yang ada di tubuh Anda akan sedikit pula air yang ada di di dalam tubuh. Hal ini akan menyebabkan vagina menjadi lebih kering. Dengan keringnya vagina, ini akan menyebabkan rasa sakit ketika berhubungan seksual.

Lama kelamaan ini dapat menyebabkan gairah seksual menjadi menurun. Anda dan pasangan bisa menyiasatinya dengan melakukan foreplay yang lebih lama. Selain itu, bisa juga dengan menggunakan pelumas untuk membantu membuat vagina tidak terlalu kering.

Jika kedua hal tersebut sudah dilakukan namun Anda masih merasa tidak nyaman, coba lah untuk mengkomunikasikannya dengan pasangan, misalnya tentang perubahan posisi seks atau sesuatu yang membuat Anda merasa lebih nyaman untuk melakukan hubungan seksual.

5. Perubahaan mood, sakit kepala, dan nyeri payudara

Efek samping lain dari penggunaan KB suntik adalah perubahan mood, sakit kepala dan juga nyeri pada payudara. Namun, ini juga merupakan efek samping normal dan tidak perlu dikhawatirkan.

Pada beberapa wanita yang menggunakan KB hormonal suntik dapat mengalami perubahan suasana hati misalnya lebih sering marah. Selain itu beberapa wanita juga dapat mengalami pusing, berkunang-kunang, dan nyeri payudara. Ketiga hal ini bukan disebabkan oleh penyakit namun karena perubahan hormon.

Meskipun normal, efek-efek tersebut mungkin membuat Anda tidak nyaman. Untuk mengurangi pusing dan nyeri payudara Anda bisa mengkonsumsi parasetamol. Namun, jika tidak tertahankan atau sangat mengganggu Anda bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan.

6. Berkurangnya kepadatan tulang

Efek samping lainnya adalah dapat menyebabkan penipisan tulang berkurang jika KB suntik dilakukan dalam jangka panjang. Ini dapat memicu terjadinya penurunan kepadatan tulang. Anda disarankan untuk mengkonsumsi makanan dengan kandungan kalsium dan vitamin D sehingga efek ini bisa diminimalisir.

7. Efek penggunaan KB suntik adalah jerawat

Perubahan hormon yang disebabkan karena KB suntik dapat menyebabkan efek pada kulit Anda termasuk munculnya jerawat. Ini karena hormon progesteron menyebabkan terjadinya sekresi pada lemak dan kelenjar minyak yang ada di wajah secara berlebih.

Akhirnya, terjadi penyumbatan pori-pori yang menyebabkan jerawat muncul. Untuk mengurangi efek ini, pastikan untuk selalu mencuci muka sebelum tidur, selain itu, bersihkan make up dan kotoran pada wajah sampai benar-benar bersih. Cara ini dapat meminimalisir munculnya jerawat pada kulit Anda.

Sumber:

https://www.nhs.uk/conditions/contraception/contraceptive-injection/

 

TAG TERKAIT

Kontrasepsi

Merencanakan Kehamilan

Kesuburan

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved