Artikel Kesehatan Mengenai Manfaat Dot Bayi

Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Empeng pada Bayi yang Patut Dipertimbangkan Orang Tua

Penggunaan empeng pada bayi dikenal bisa menurunkan risiko SIDS, namun juga bisa memicu infeksi telinga akut. Kenali apa saja manfaat dan bahaya empeng bayi ini agar bijak dalam menggunakannya.Baca selengkapnya
Penggunaan Empeng pada bayi dapat membuat ia lebih tenang dan nyaman untuk meredakan tangisannya

Manfaat dan Risiko Penggunaan Dot Bayi yang Perlu Diketahui

Penggunaan dot untuk bayi mungkin sudah tidak asing lagi. Umumnya, dot atau empeng ini digunakan ketika bayi rewel. Namun, apakah penggunaan empeng tersebut aman dan memiliki manfaat? Berikut ulasan lengkapnya.

Manfaat Menggunakan Dot Bayi

Salah satu cara menenangkan bayi menangis adalah dengan menggendong, menyusui dan juga memberikan empeng atau dot bayi. Sebenarnya, bayi sendiri senang untuk memasukan tangan ke mulut karena kebiasaannya sejak di dalam rahim.

Selain tangan, lebih baik memberikan empeng untuk si kecil karena tangan bayi bisa kurang terjaga kebersihannya karena kerap menyentuh benda tertentu.

Sebuah penelitian juga mengungkapkan bahwa bayi memerlukan sesuatu ke dalam mulut, sekalipun si kecil tidak merasa lapar. Meskipun begitu, Anda perlu mengetahui apa saja manfaat dan juga risiko dari penggunaan empeng tersebut? Berikut ulasannya.

1. Membuat bayi tenang

Si kecil kerap kali rewel dan menangis. Bagi para orang tua baru, mereka mungkin bingung bagaimana cara untuk menenangkan si buah hati. Salah satu cara simpel dan mudah untuk menenangkan bayi menangis yang rewel adalah dengan dot bayi.

Ada beberapa hal yang menyebabkan bayi rewel seperti lapar, lelah, atau rasa tidak nyaman. Penggunaan empeng ini akan membantu mengatasi hal tersebut.

2. Membantu bayi lebih cepat tidur

Empeng ini juga akan membantu membuat si kecil lebih cepat tidur kembali. Terkadang, bayi dapat terbangun di malam hari. Padahal waktu tidur adalah hal yang penting untuk tumbuh kembang si kecil.

Selain untuk membantu si kecil lebih cepat tidur, dot sendiri juga dapat digunakan untuk menenangkan buah hati ketika ia sedang menjalani pemeriksaan tertentu.
Empeng akan membuatnya lebih tenang sehingga dokter akan lebih mudah untuk melakukan pemeriksaan.

3. Menurunkan risiko meninggal mendadak pada bayi

Sudden infant death syndrome (SIDS) atau bayi meninggal mendadak adalah kondisi yang dapat dialami oleh bayi dengan usia dibawah 1 tahun. Kondisi ini bisa terjadi tanpa menunjukan gejala apapun sebelumnya.

Beberapa penelitian juga mengungkapkan penggunaan empeng dapat membantu mengurangi risiko bayi meninggal mendadak.

Itulah beberapa manfaat penggunaan dot bayi, orang tua mungkin khawatir apakah penggunaan empeng ini dapat menyebabkan ketergantungan? Tenang saja, umumnya menghentikan penggunaan empeng pada anak dapat dilakukan dengan mudah.

Risiko Menggunakan Dot Bayi

Selain manfaat dot bayi, orang tua juga perlu mengetahui risiko apa saja yang dapat disebabkan penggunaan dot bayi? Berikut ulasannya.

1. Dapat memicu gangguan telinga

Dalam sebuah penelitian mengungkapkan penggunaan empeng pada bayi dapat menyebabkan risiko infeksi telinga. Anda bisa membatasi penggunaan empeng tersebut sampai si kecil berusia 6 bulan. Setelah itu, mulailah untuk menghentikan memberikan dot bayi.

2. Dapat memicu masalah gigi

Salah satu risiko penggunaan dot bayi selanjutnya adalah dapat memicu masalah gigi. Namun, umumnya masalah ini dapat teratasi dengan sendirinya setelah anak tidak lagi menggunakan empeng tersebut. Umumnya, masalah ini terjadi selama usia anak dibawah 2 tahun.

Tapi, jika penggunaan empeng dilakukan hingga anak berusia lebih dari 2 tahun, risiko masalah gigi yang dapat terjadi menjadi semakin meningkat dan akan lebih sulit untuk diatasi.

Tips Menggunakan Dot Bayi

Guna mendapatkan manfaat dot bayi dan mengurangi risiko yang daoat ditimbulkan, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memberikan si kecil dot. Berikut beberapa hal tersebut:

  • Hindari penggunaan dot ketika si kecil masih menyusu dibawah usia 1 tahun atau sebelum anak dapat menyusu dengan baik. Sebaiknya, tunggu anak Anda untuk dapat menyusu dengan benar. Jika sudah, Anda bisa mempertimbangkan penggunaan dot tersebut.
  • Apakah Anda tahu jika ternyata dot memiliki berbagai ukuran yang sesuai dengan usia anak. Gunakanlah dot tersebut sesuai dengan mulut dan usia si kecil. Ini berguna untuk membuat dot terasa lebih nyaman.
  • Hindari penggunaan dot dengan tali pada leher si kecil. Meskipun tampak praktis namun dot dengan tali dapat meningkatkan risiko yang mungkin dapat membahayakan anak Anda.
  • Sebelum membeli empeng atau dot pilihlah produk yang bebas bahan bisphenol-A (BPA), produk dengan kandungan BPA dapat menyebabkan risiko masalah kesehatan.
  • Sebelum digunakan, cuci dot bayi dengan menggunakan air hangat dan juga sabun, ini berguna untuk memastikan kebersihan dot tersebut.
  • Jangan berikan sesuatu yang manis pada dot seperti madu maupun sirup atau cairan manis lain karena dapat merusak gigi,
  • Hindari penggunaan dot pada bayi jika berat badan si kecil cenderung sulit naik
  • Manfaat dot bayi memang dapat membantu untuk menenangkan si kecil yang rewel. Namun, sebaiknya Anda menenangkan bayi dengan cara menimang, mengubah posisi tidur, atau susui bayi jika tepat dengan waktunya makan.
  • Sebaiknya, Anda juga perlu menghindari pemberian dot ini pada waktu yang berdekatan dengan waktu si kecil menyusu. Sebaiknya, hentikan memberikan bayi dot sebelum si kecil berusia 1 tahun. Hal ini berguna untuk mencegah ketergantungan.

Itulah ulasan mengenai manfaat dot bayi dan juga risikonya. Anda bisa menggunakan informasi tersebut untuk mempertimbangkan penggunaan dot atau empeng ini. Jangan lupa untuk menjaga kesebersihan dot sebelum digunakan dan tips lainnya yang sudah disebutkan di atas.

Jika Anda mau, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah sebaiknya menggunakan dot tersebut atau tidak.

Sumber:

https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/pacifiers/art-20048140