Artikel Kesehatan Mengenai Kontrasepsi

Habis Suntik KB, Bolehkah Langsung Berhubungan Seksual dengan Pasangan?

Suntik KB efektif untuk mencegah kehamilan. Namun, habis suntik KB bolehkah langsung berhubungan seks? Tidak. Anda harus tunggu sampai beberapa hari agar KB bekerja optimal supaya tidak kebobolan.Baca selengkapnya
habis suntik kb bolehkah langsung berhubungan

Memahami Risiko Efek Samping KB Steril (Tubektomi) pada Wanita

Meski jarang terjadi, efek samping KB steril pada wanita setelah melakukan tubektomi bisa berupa perdarahan, infeksi, hingga kehamilan luar rahim (ektopik).
09 Nov 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
efek samping kb steril tubektomi pada wanita

Mengenal KB Steril, Metode Kontrasepsi Permanen untuk Mencegah Kehamilan

KB steril adalah kontrasepsi permanen yang dilakukan untuk mencegah kehamilan. Ada 2 cara yang bisa dilakukan, yaitu tubektomi pada wanita atau vasektomi pada pria.
06 Nov 2021|dr. Reni Utari
Baca selengkapnya
perbedaan kb steril tubektomi dan vasektomi

Kenali Kelebihan dan Kekurangan Memakai Kondom Saat Berhubungan Seksual

Mengetahui kelebihan dan kekurangan memakai kondom bisa memberikan Anda kenyamanan dalam berhubungan seksual. Kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi yang cukup efektif untuk mencegah kehamilan.Baca selengkapnya
Mengetahui kelebihan dan kekurangan memakai kondom bisa memberikan Anda kenyamanan dalam berhubungan seksual

Kondom Bocor, Apa Saja Penyebabnya?

Kondom merupakan alat kontrasepsi yang cukup efektif untuk mencegah kehamilan dan juga menurunkan risiko penyakit menular seksual. Agar kegiatan seksual tetap aman dan terhindar dari kehamilan yang tidak diinginkan pastikan Anda tidak menggunakan kondom yang bocor.Baca selengkapnya
Kondom bocor kadang tidak terlihat mata

Pantangan Setelah Pasang IUD yang Harus Dipatuhi agar Efektif Mencegah Kehamilan

Pantangan setelah pasang IUD contohnya tidak boleh langsung berhubungan seks dan jangan menarik-narik benang. Melanggar larangan bagi pengguna KB spiral dapat berisiko kebobolan hamil.Baca selengkapnya
Pantangan setelah pasang IUD adalah tidak berhubungan seks segera, tidak menarik benang dan memasukkan apa pun ke vagina

9 Jenis Kontrasepsi, Manfaat dan Kekurangannya

Kontrasepsi digunakan untuk mencegah kehamilan, bahkan beberapa jenis juga berguna untuk melindungi dari infeksi menular seksual.

Karena memiliki beberapa jenis, Anda mungkin bingung harus menggunakan yang mana yang pas dengan kondisi dan kebutuhan Anda. Berikut informasi lengkap mengenai kontrasepsi dari jenis, kegunaan, manfaat hingga kekurangannya.

Jenis Kontrasepsi, Manfaat dan Kekurangannya

Apakah Anda ingin mencegah kehamilan atau mencegah IMS atau justru keduanya? Berikut berbagai jenis kontrasepsi dan kegunaannya yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Kondom

Alat kontrasepsi yang satu ini bukan hanya dapat mencegah kehamilan namun juga melindungi sebagian besar IMS. Kelebihannya adalah kondom mudah untuk dibawa dan digunakan sesuai dengan keingainan.

Terdapat jenis kondom untuk pria dan juga wanita. Kondom pria digunakan dengan cara digulung ke penis yang bertindak sebagai penghalang dan mencegah cairan masuk ke dalam vagina saat berhubungan seks.

Sedangkan untuk kondom wanita digunakan dalam bagina sebelum berhubungan seks. Umumnya, kondom wanita tidak seefektif kondom pria dan perlu latihan untuk membiasakan diri.

Kelebihan: Dapat melindungi diri dari IMS, digunakan sesuai keinginan, tidak mempengaruhi hormon.

Kekurangan: dapat lepas atau robek saat berhubungan seks jika tidak digunakan dengan benar.

2. Pil kontrasepsi oral

Tablet kecil ini digunakan dengan cara diminum sehari sekali. Ada beberapa jenis pil yang dapat dipilih. Pil ini memiliki banyak manfaat namun Anda harus mengkonsumsinya tepat waktu.

Kelebihan: Efektif jika digunakan dengan benar, tidak mengganggu seks, dapat mengurangi menstruasi yang terasa sakit.

Kekurangan: Tidak melindungi diri terhadap IMS, tidak efektif jika lupa mengkonsumsi pil secara teratur.

3. Perangkat Intrauterin (IUD)

Alat kecil berbentuk T ini terbuat dari bahan yang mengandung hormon progesteron atau plastik dan juga tembaga dan dipasang di dalam rahim wanita. Pemasangan dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan terlatih.

Ini merupakan metode kontrasepsi jangka panjang dan reversibel, yang dapat bertahan selama tiga sampai dengan 10 tahun, tergantung pada jenis yang Anda gunakan.

Beberapa IUD mengandung hormon yang akan dilepaskan secara bertahap guna mencegah kehamilan.

Kelebihan: Dapat mencegah kehamilan dengan efektif

Kekurangan: Tidak dapat melindungi diri dari IMS, dapat mengalami haid tidak teratur dalam 6 bulan penggunaan pertama.

4. Implan kontrasepsi

Metode kontrasepsi yang satu ini akan menempatkan batang kecil fleksibel pada bawah kulit lengan atas wanita. Nantinya, kontrasepsi ini akan melepaskan bentuk hormon progesteron yang berguna untuk menghentikan ovarium melepaskan sel telur dan berguna untuk mengentalkan lendir serviks.

Dengan begitu, sperma akan lebih sulit masuk dalam rahim. Batang ini perlu diganti 3 tahun sekali.

Kelebihan: efektif untuk mencegah kehamilan, tidak mengganggu seks, tahan lama

Kekurangan: Kadang dapat menyebabkan haid tidak teratur, tidak melindungi diri dari IMS.

5. Kontrasepsi injeksi

Penggunaan kontrasepsi jangka panjang masih menjadi pilihan banyak wanita. Injeksi dengan kandungan hormon progesteron versi sintetis ini akan disuntikan pada lengan atas atau pantat wanita. Nantinya hormon akan dilepaskan dalam aliran darah secara bertahap.

Kelebihan: efektif digunakan, tidak mengganggu seks

Kekurangan: dapat menyebabkan menstruasi terganggu, tidak melindungi diri terhadap IMS

6. Pil kontrasepsi darurat atau morning after

Jika Anda lupa menggunakan kondom atau tidak sedang menggunakan alat kontrasepsi lainnya, Anda bisa mencegah kehamilan setelah hubungan intim menggunakan morning after atau pil kontrasepsi darurat.

Pil ini efektif digunakan untuk mencegah kehamilan sebelum 5 hari setelah berhubungan seks. Efek samping umum dari penggunaan morning after adalah mual muntah dan menstruasi dapat tidak teratur. Kontrasepsi darurat tidak melindungi diri dari IMS

7. Cincin kontrasepsi

Metode ini menggunakan cincin plastik fleksibel yang akan terus melepaskan hormon. Cincin kontrasepsi ditempatkan pada vagina. Gunakan selama 3 minggu dan kemudian lepaskan selama seminggu lalu masukan cincin kembali.

Cincin ini akan melepaskan hormin progesteron dan estrogen yang merupakan hormon yang terdapat dalam pil kontrasepsi namun dalam dosis yang lebih rendah.

Kelebihannya: Dapat dimasukan maupun dilepaskan sendiri, hanya memiliki sedikit efek samping, dapat mengembalikan kesuburan dengan cepat ketika cincin dilepas dan dapat mengontrol menstruasi Anda.

Kekurangan: Tidak cocok untuk wanita yang tidak dapat menggunakan kontrasepsi dengan kandungan estrogen. Harus mengganti cincin ini di waktu yang tepat. Tidak dapat melindungi diri dari IMS.

8. Diafragma

Diafragma memiliki bentuk kubah silikon berukuran kecil yang lembut dan ditempatkan dalam vagina. Fungsinya adalah untuk menghentikan sperma masuk dalam rahim.

Diafragma perlu tetap digunakan setidaknya 6 jam setelah berhubungan seks. Jangan gunakan diafragma lebih dari 24 jam setelah Anda dan pasangan berhubungan seks. Selain itu, diafragma perlu dikeluarkan dan juga dibersihkan.

Kelebihannya: Anda dapat menggunakan diafragma lebih dari sekali. Selain itu, diafragma juga bertahan sampai 2 tahun jika Anda merawatnya dengan benar.

Kekurangan: Membutuhkan latihan untuk menggunakan diafragma dan perlu memantau waktu setelah alat ini digunakan. Diafragma tidak sebaik pil, implan kontrasepsi dalam mencegah kehamilan namun tetap efektif untuk mencegah kehamilan.

9. Sterilisasi

Stresiiasi merupakan proses menghilangkan kemampuan tubuh untuk dapat berperoduksi sepenuhnya. Proses ini dilakukan melalui operasi invasi terbuka. Ini merupakan metode permanen yang cocok digunakan oleh orang yang sama sekali tidak menginginkan anak.

Sterilisasi juga tersedia untuk wanita dan juga pria yang dilakukan di rumah sakit dengan anestesi umum. Anda bisa bicarakan tentang sterilisasi ini pada dokter mengenai prosedur, manfaat, kekurangn, risiko hingga komplikasi yang mungkin ditimbulkan.

Sumber:

https://www.health.qld.gov.au/news-events/news/types-contraception-women-condoms-pill-iud-ring-implant-injection-diaphragm

 

TAG TERKAIT

Kehamilan

Penyakit Menular Seksual

Masa Subur